YOUR MOTHER (part 2)

TITLE : YOUR MOTHER (part 2)

CAST :

  1. choi sooyoung
  2. lee kikwang
  3. im yoona
  4. yong junhyung
  5. yang yoseob

GENRE : family, romance, sad

RATING : PG 15

—-

NB :maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan,maaf jika ada kata-kata kasar/menyinggung

—–

anyeong readerdeul,I’m back ^^

hehe mungkin kalian bertanya-tanya kenapa kemaren aku publish ff sekarang publish lagi *ga padahal

nah besok kan aku mau mid semester,jadi mungkin ga ngurusin blog dulu untuk sementara.dan biar plong,aku publish ni ff oke ^^

—–

Happy reading and don’t be siders ^^

—–

HHH

“maaf,kau siapa? kenapa kau membantuku?” Tanya sooyoung

namja itu menoleh pada sooyoung lalu tersenyum smirk

“kau tak ingat denganku.. padahal aku ingat betul denganmu,kau adalah yeoja pertama yang berani memukulku” katanya

sooyoung mengeryit.setahu dia, tidak ada orang yang mau berhubungan dengannya lalu bagaimana bisa ada seseorang yang pernah sooyoung pukul?

“kau lupa? hasshh anak muda jaman sekarang mudah sekali pikun… yasudah aku pergi dulu” kata namja itu lalu pergi

“hey tunggu.. apa kau.. nggg jun.. jun siapa ya?” sooyoung mendongak keatas dan berusaha mengingat satu nama yang mungkin adalah nama namja itu

namja itu berbalik dan menatap sooyoung.dia melipat kedua tangannya didepan dada lalu tersenyum tipis

“jun… jun…hong..junpyo… anhi anhi jun.. junki… jun siapa ya… apa namamu salah satu dari itu?” Tanya sooyoung.

namja itu tertawa kecil lalu menggeleng

“kau ketua berandal di Sky senior high school kan?” Tanya sooyoung

“kau tahu dari mana?” Tanya namja itu.dia terlihat sedikit terkejut

“dari salah satu tetanggaku,dia juga sekolah ditempatmu…jadi benar kan? nama depanmu jun kan? “ kata sooyoung

“benar, tapi namaku bukan salah satu dari yang kau sebutkan tadi..” kata namja itu

“ah sudahlah, lagipula kitakan tidak perlu saling mengenal…. ,kalau begitu aku pergi dulu… gomawo atas bantuanmu” sooyoung membungkuk dan segera pergi dari sana

sedangkan namja yang ditinggal itu hanya tertawa kecil melihat sikap sooyoung

——–

“sooyoungie..” panggil bibi lee

sooyoung menoleh lalu tersenyum pada bibi lee” selamat pagi bi ^^” kata sooyoung

bibi lee tersenyum, “tunggu sebentar,kikwang sedang mengambil kunci motornya” kata bibi lee

“nde?” sooyoung tidak begitu mengerti dengan maksud bibi lee

“kikwang kemarilah.. sooyoung sudah mau berangkat” teriak bibi lee kedalam rumahnya

tak lama kemudian kikwang keluar.dia menatap sooyoung datar

“sooyoungie.. kau berangkat dengan kikwang saja ya…” kata bibi lee

“bwo? an.. anhi bi.. tidak perlu.. aku naik bus saja…” tolak sooyoung sopan

“ahhh tidak apa-apa… iya kan kikwang?” bibi lee kini menoleh pada anak pertamanya itu

kikwang menghela nafas panjang lalu mengangguk malas “iya.. kau berangkat bersamaku saja” kata kikwang tanpa menatap sooyoung. sooyoung paham jika kikwang sebenarnya enggan berangkat bersamanya

“bughhh” bibi lee langsung memukul punggung kikwang

“yah!! kenapa wajahmu tidak tulus begitu?” omel bibi lee

“iya iya omma aku tulus kog..” kata kikwang

———-

sooyoung merasa sedikit canggung, dia berusaha agar tidak ada sedikitpun kontak tubuh dengan kikwang

“kikwang-ssi..” panggil sooyoung

“apa?” Tanya kikwang

“mm.. kurasa kita berhenti disini saja..” kata sooyoung

“bwo?!” Tanya kikwang tak mengerti

“aku tahu kau tidak nyaman dengan keberadaanku.. jadi kau turunkan aku disini saja…” kata sooyoung sedikit berteriak

kikwang pun meminggirkan motornya.sooyoung segera turun dan menyerahkan helm pada kikwang

“gomawo..” kata sooyoung lalu membungkuk

“hasshh kenapa tidak dari tadi kau memilih untuk turun,aku kan bisa menjemput yoona…ishh yasudah” kata kikwang kesal. sooyoung sedikit tersentak akan sikap kasar kikwang

“mi.. mianhae.. aku janji ini yang terakhir” kata sooyoung lalu membungkuk lagi

kikwang hanya mendesah kesal sambil menatap sooyoung tajam.lalu tanpa bicara apa-apa dia melajukan motornya

junhyung pov

langkahku terhenti saat aku melihat seorang yeoja turun dari motor seorang namja.

aku mengeryit,” bukankah dia gadis yang beberapa hari lalu bicara denganku? dan bukankah itu motor kikwang?”

“benar.. dia kikwang” kataku

kulihat yeoja itu membungkuk beberapa kali pada kikwang.karena penasaran akupun mendekat tanpa sepengetahuan mereka

“mi.. mianhae.. aku janji ini yang terakhir” kata yeoja itu samar-samar

lalu beberapa saat kemudian kikwang pergi.wajahnya terlihat kesal

normal pov

sooyoung membuang nafas panjang.salah ataupun tidak,dia akan selalu jadi pecundang yang dimarahi seenaknya

“hey apa tetangga yang kau maksud adalah kikwang?” Tanya seseorang yang tiba-tiba muncul dan menyamakan langkah dengan sooyoung

“aigoo jun-ssi.. kau mengagetkanku.. ish” sooyoung minggir sedikit sambil mengelus dadanya

“eyyyy.. kau itu berlebihan sekali, aku sejak tadi melihat kalian apa kalian tidak sadar?”

“oh. kkau.. melihat kami…?” sooyoung terlihat sedikit panik

“yah kenapa kau panik begitu?! aku Tanya apa yang kau maksud tetanggamu adalah kikwang?”

“mmm… jangan bicara dengan teman-teman kikwang jika aku tetangganya ya” mohon sooyoung

“kenapa?” Tanya jun tak mengerti

sooyoung terdiam sejenak,”hmm mungkin jika kau mengenalku dan kau satu sekolah denganku.. kau tak akan sudi berjalan bersamaku.. bahkan berbicarapun malu” kata sooyoung

jun mengeryit, “bwo? kenapa bisa begitu?!! apa disekolah kau dikucilkan?” tanyanya

sooyoung tidak menjawab tapi malah tersenyum, “tidak apa-apa,itu tidak penting…” kata sooyoung.jun mendesah kesal

“kenapa kau turun disana? sekolah kita kan masih cukup jauh.. apa tadi kau diturunkan kikwang karena kikwang membencimu?” Tanya jun

sooyoung menggeleng, “anhi.. aku yang minta turun.. aku hanya takut kikwang malah diejek karena memboncengkanku ^^” kata sooyoung lagi. semakin membuat jun geram

“sebenarnya kau bicara apa sih? bicaralah denganku.. aku pendengar yang baik kog..” kata jun

sooyoung terdiam,baru kali ini ada orang yang bersedia mendengarkan ceritanya

“anhi.. itu bukan masalah besar… mmm apa kau berangkat jalan kaki?” sooyoung berusaha mengalihkan.dia hanya tidak mau orang kasihan padanya dan menambah beban pikiran karenanya.

“anhi.. sebenarnya aku naik mobil.. tapi aku malas jadi aku naik bus saja” jawabnya

“lalu kenapa kau tidak naik bus jun-hyung-ssi?” Tanya sooyoung lagi sambil membaca nama dada yang ada diseragam namja itu.

“oh.. aku.. iya ya kenapa aku tidak naik bus.. kau sih mengajaku bicara” kata junhyung kesal

“heyy.. kaulah yang pertama kali mengajakku bicara…ishh” balas sooyoung tak terima

“haahhh kau ini.. yasudah aku jalan kaki saja.. dan kau harus menemaniku sebagai gantinya..”

sooyoung terkejut, “kenapa aku harus seperti itu.. aku kan tidak salah apa-apa” kata sooyoung

———–

“aku masuk dulu junhyung-ssi…” kata sooyoung saat dia sudah sampai didepan gerbang sekolahnya

“ya ya.. sudah masuk sana… “ kata junhyung cuek

sooyoungpun membungkuk sedikit lalu berjalan memasuki gerbang sekolah

“hey tunggu.. siapa namamu?” tanay junhyung

sooyoung berbalik lalu tersenyum,”choi-soo-young ^^” kata sooyoung

junhyung mengangguk lalu beranjak pergi.

mereka berdua tak menyadari jika beberapa pasang mata menatap hampir tak percaya dengan apa yang baru saja mereka lihat.

choi sooyoung,yeoja aneh yang selalu menyendiri,selalu sendiri sekarang sedang berangkat bersama seorang namja dari sekolah sebelah

———-

“tap” sooyong langsung mendongak saat seseorang menaruh sekota susu dimejanya

“yeoseob-ssi?”

“itu untukmu…” kata yoseob dingin.

“ga.. gamsahmnida..” kata sooyoung.

“dan mulai sekarang jangan lagi kau menghapus papan tulis.. biar saja namja dikelas ini yang melakukannya” lanjutnya

“YAHH!! YOSEOB… JADI SEKARANG KAU MENDEKATI YEOJA ANEH ITU?!?” teriak yuri.

“HAHAHAHAHA Yoseob-ah… menjauhlah darinya…” lanjut teman yang lain.

sooyoung hanya diam dan menunduk.dia menggenggam erat kotak susu yang ada dihadapannya.

“mianhae yoseob-ssi” kata sooyoung lirih.dia lebih sedih jika seseorang diremehkan karenanya daripada dirinya sendiri yang diremehkan

“kenapa kau minta maaf.. akulah yang menghampirimu..” kata yoseob lembut namun tatapannya tetap datar

“KENAPA AKU.. HARUS MENJAUH DARINYA?” Tanya yoseob pada teman-teman kelasnya

“karena dia pecundang..”

“karena dia jelek!!”

“karena dia munafik!!”

“karena dia aneh!!” semua orang mulai menyahut.membuat hati sooyoung semakin tersayat-sayat

“KALIAN BICARA BEGITU APA KALIAN SUDAH SEMPURNA..? JUJUR SAJA AKU MUAK DENGAN KELAS INI.. TIDAK HANYA SOOYOUNG.. KALIAN SEMUA MUNAFIK..!! KALIAN SOMBONG!!  DAN HAMPIR SEPARUH DARI SISWA DIKELAS INI MELAKUKAN BEDAH PLASTIK… JADI KENAPA KALIAN DENGAN BEGITU MUDAH MENJUDGE SOOYOUNG?”

sooyoung mendongak terkejut,“yoseob-ssi.. hajima.. kau bisa dimusuhi satu kelas..” bisik sooyoung

“gwenchana.. aku tak takut” katanya santai

“JADI SEKARANG KAU BERPIHAK PADANYA?”

“anhi.. Aku tak berpihak pada siapapun….”kata yoseob.

—-***—-

sooyoung terkejut saat melihat lokernya kosong

“dimana sweaterku?” katanya panik.dia berusaha mencari disekitar lokernya, tapi tak ada

dia menoleh kesegala arah.dan matanya terhenti pada yoona.

dia melihat yoona memakai sweater yang sangat ia kenal.benar,sweaternya

dengan perasaan sangat marah dia mengejar yoona yang sekarang berjalan keluar gerbang.

“IM YOONA!!” pekik sooyoung.tapi sepertinya yoona tak mendengar.yoona malah berjalan lurus untuk menemui kikwang yang sudah menunggunya

“TAPP TAPP TAPP!!” sooyoung berhasil meraih lengan yoona kasar.yoona membalikan badanya lalu menatap sooyoung marah

“YAH APA YANG KAU LAKUKAN?” Tanya kikwang terkejut

“im yoona.. kau itu yeoja cantik dan kaya,tidak bisa dipercaya jika kau adalah seorang pencuri!! KENAPA KAU MENCURI SWEATERKU?!! CEPAT KEMBALIKAN SWEATERKU!!!” pekik sooyoung.baru kali ini dia berteriak kepada seseorang

“SEKARANG INI ADALAH SWEATERKU!! KAU TAK BERHAK MEMINTANYA!!” kata yoona

“BWO?!! SUDAH JELAS-JELAS INI SWEATERKU!! KUBILANG CEPAT KEMBALIKAN SWEATERKU!!! APA KAU TULI?!!! INI SWEATERKU!!” teriak sooyoung sambil berusaha merebut sweater itu. air matanya mulai menetes

kikwang hanya diam dan terus menatap sooyoung. meski sooyoung sudah sering dibully,tapi baru kali ini dia melihat sooyoung sampai menangis

“ANDWE!!! INI PEMBERIAN OMMA KIKWANG!! YANG PANTAS MENDAPATKANNYA ADALAH AKU!! INI MILIKU!” kata yoona.dia mulai mendorong sooyoung kasar

“SUDAHLAH!! KENAPA KALIAN SEPERTI ANAK KECIL HANYA KARENA SWEATER!!!” kata kikwang.

sooyoung kini menatap tajam pada kikwang,” mungkin menurutmu ini hanya sweater,tapi bagiku sweater ini sangat berharga!!! seumur hidup aku tak pernah yang namanya mendapat hadiah.. tidak seperti kalian!!! kalian bisa mendapatkan segalanya dengan mudah!!”

kikwang terdiam, ”bagiku hanya ommamu lah satu-saunya orang yang menyayangiku didunia ini..!!” lanjut sooyoung

“jangan bicara omong kosong!! omma kikwang sama sekali tidak menyayangimu!! TIDAK ADA SEORANGPUN DIDUNIA INI YANG MENYAYANGIMU CHOI SOOYOUNG!!!” kata yoona

kikwang menghela nafas,entah kenapa hati kecilnya menuntutnya untuk memarahi yoona

” yoona hentikan,ini sudah cukup” kata kikwang

“bwo?!” yoona menoleh pada kikwang dengan tatapan tak percaya

“lepaskan sweater itu, itu bukan milikmu !” kata kikwang pada yoona.tapi tatapannya tertuju pada sooyoung

sooyoung hanya diam,dia tak percaya kikwang bisa bicara seperti itu pada yoona

“tapi aku menginginkannya…” rengek yoona

“aku menyayangimu.. banyak orang yang menyayangimu.. kau bisa mendapatkan yang seperti itu dari siapapun” lanjutnya

yoona tetap tak mau melepasnya.kikwang pun berjalan mendekat dan melepas paksa sweater itu.

“ini!!” kata kikwang sambil menyerahkan sweater itu pada sooyoung.sooyoung segera menerimanya

“shhh tak bisa dipercaya” kata yoona kesal.dia langsung berjalan kehadapan sooyoung

“PLAKKK!!” yoona menampar wajah sooyoung kasar

“YOONA!!!” pekik kikwang.dia meraih tangan yoona dan berusaha menariknya mudur.tapi yoona tak menggubrisnya

“kau senang kan? namjachinguku memarahiku dan lebih memilih membelamu!!!” kata yoona tajam.

sooyoung hanya diam sambil menatap yoona tajam,matanya berkaca-kaca

“TAPP!!” tiba-tiba seseorang menarik lengan sooyoung agar sooyoung mundur

“junhyung?” kikwang terkejut saat melihat junhyung memegang lengan sooyoung dan berdiri diantara sooyoung dan yoona.

yoona menatap tajam pada junhyung.begitu juga dengan junhyung

“wajahmu cantik!! tapi hatimu benar-benar BUSUK!!!” kata junhyung sambil mendorng tubuh yoona kasar.

kikwang segera menhan tubuh yoona agar tidak terjatuh

“siapa kau!! apa kau pacar sooyoung?!” Tanya yoona

“benar!! aku pacarnya!!” kata junhyung.mata sooyoung,kikwang dan yoona terbelalak tak percaya

“b..bwo?!!”

“ jadi jika kau berani menyakitinya, aku tidak segan-segan menyiramkan alcohol kewajah cantikmu itu!!” kata junhyung tajam.membuat yoona sedikit merinding mendengarnya

“ayo sooyoung.. kita pulang” kata junhyung lalu menarik tangan sooyoung lembut

yoona hanya menunduk sambil menghela nafas berkali-kali.saat ini dia sangat kesal,ia kesal menerima kenyataan jika ada seseorang yang menyayangi sooyoung

sedangkan kikwang hanya menatap kepergian sooyoung dan junhyung dengan tatapan tidak suka.entah kenapa dia tak suka melihat junhyung menggenggam tangan sooyoung

——-

sooyoung masih terdiam dan menunduk.dia menggenggam erat sweaternya.

junhyung hanya terdiam menatap sooyoung, dia tak pernah merasakan seperti ini.merasakan sedih saat melihat orang lain sedih.

guyu

“kau pasti sangat menyayangi sang pemberi sweater itu” kata junhyung lembut.sooyoung hanya mengangguk

“dan dia.. satu-satunya orang yang menyayangiku didunia ini..” kata sooyoung lirih

“apa itu pemberian ommamu?” Tanya junhyung lagi.dia tak menyadari jika saat ini dia bukan seperti junhyung yang dikenal orang.junhyung yang kasar dan brandal

sooyoung menggeleng, “ommaku meninggal saat melahirkanku..” kata sooyoung.junhyung tercekak mendengarnya

“mian.. jadi apa appamu yang memberikannya? atau saudaramu?” Tanya junhyung lagi

sooyoung menggeleng lagi,”aku tak punya saudara,aku juga tak tahu siapa saja saudaraku didunia ini… ,dan appa…”

sooyoung berhenti lalu membuang nafas panjang,” appa? hhahh aku hanya punya appa tiri yang entah menganggapku atau tidak….” kata sooyoung lagi.kini dia menatap kearah junhyung

“bibi lee..”

“bii lee?”

“e’hem.. yang memberiku sweater ini adalah bibi lee,dia adalah omma kikwang…” kata sooyoung

“mungkin aku terlihat berlebihan menangis hanya karena sweaterku diambil,tapi bagiku sweter itu sangat berharga.. bibi lee, dia satu-satunya orang yang menganggapku didunia ini” kata sooyoung sambil kembali menatap lurus kedepan

“dan yeoja tadi adalah pacar kikwang?” tanya junhyung.sooyoung mengangguk

“tak heran dia menginginkan sweater ini.., dia hanya takut namaku lebih dikenal omma kikwang daripada namanya” kata sooyoung sambil tersenyum  getir

“haahh sebrandal apapun aku,aku tak pernah yang namanya mencuri..” kata junhyung

“ terkadang orang yang terlihat brandal belum tentu brandal.. dan kau orangnya,” kata sooyoung lalau tersenyum manis pada junhyung

lalu sooyoung membungkuk pada junhyung,”gamsahamnida atas bantuanmu.. aku tak akan melupakannya”

junhyung balas menganguk,” sekarang kau tenang saja.. jika yeoja busuk itu mengganggumu aku akan benar-benar menyiramkan alcohol kewajahnya ^^” kata junhyung

sooyoung tersenyum,” itu tidak perlu ^^ kalau begitu aku pergi dulu junhyung-ssi anyeong” kata sooyoung lalu beranjak pergi

—***—

“PLAKKK!!!!” sooyoung jatuh tersungkur saat sebuah tamparan keras mendarat dipipinya

“DASAR ANAK BODOH!! KAU PIKIR AKU APPAMU SEHINGGA KAU MEMINTA UANG SEENAKNYA?!!!”

“appa.. aku butuh uang untuk ujian.. dan appa meminjam uangku beberapa hari lalu..” kata sooyoung

“MEMINJAM?!! TENTU SAJA KAU MEMBERIKANNYA BUKAN MEMINJAMKANNYA!!” kata appa sooyoung

“tapi appa.. aku butuh uang itu…” kata sooyoung lagi.sebenarnya jika bukan untuk membayar biaya ujian,dia tak akan memintanya

“HAHAAARRGGHHHH!!! appa sooyoung kembali mengayunkan pukulannya

“bughh!!” sooyoung kembali tersungkur.bahkan seluruh badanya kini menempel pada lantai.bibirnya mulai mengeluarkan darah

“ANAK TAK BERGUNA!!” umpatnya

“CHOI KYUNGJO HENTIKAN!!!” tiba-tiba seseorang berteriak dari arah pintu.dengan tatapan yang mulai kabur,sooyoung menoleh dan melihat paman lee dan kikwang disana.

“APA URUSANMU?!! JANGAN SUKA MENCAMPURI URUSAN RUMAH TANGGA ORANG LAIN LEE JAEBUM!!” balas appa sooyoung

“HENTIKAN ATAU AKU AKAN MELAPORKANMU PADA POLISI!!” kata paman lee.

appa sooyoung mendengus kesal,lalu tanpa bicara apa-apa dia pergi

kikwang dan paman lee segera menghampiri sooyoung yang terduduk lemah dilantai

“uhukk uhukkk” sooyoung terbatuk

kikwang pov

aku segera berlari menghampiri sooyoung,wajahnya berdarah,pipinya lebam dan matanya sendu

“uhukk uhukkk” kulihat sooyoung terbatuk.Ya Tuhan,sungguh hatiku benar-benar ikut sakit melihat keadaannya.

“sooyoung-ah gwenchanaeyo?” tanyaku sambil mengguncang bahunya pelan

“BRUGHH!!!” mata sooyoung mulai menutup dan tubuhnya terkulai lemas di lenganku

___TBC___

gimana nih chingu?

mian kalo membosankan,tetep ditunggu tanggepannya ya ^^

semakin banyak, semakin thothor semangat ngerjain MID-nya *apa hubungannya coba -_-

30 gagasan untuk “YOUR MOTHER (part 2)

  1. nyesekk!!!! pengen nangis bacanya, tapi gak bisa :(
    mending rivalnya kikwang junhyung aja chinguu soalnya yoseob nggak jelas ._. #apa ini
    hiii kikwang baiknya ke sooyoung kalo dirumah aja -_-
    aku suka kapel junhyung-sooyoung deh :3 uwaa
    semangat buat mid nyaa!!!

  2. Ksian bgt soo eonni . .
    Dibenci ama semua orang tpi gk semua orang benci ama soo
    smga soo eonni mndapatkan kbhgian ats pendritaannya

  3. Annyeong..
    Huaaah. Sumpah gw suka bgt nih fanfic XD Jarang bgt loh nemu ff yg pairingnya Kikwang ama Sooyoung. Sering liat pairnya Yoona mulu-__-”
    Aduh ada junhyung ama yoseobnya pula. Bikin gemes baca nih ff..
    Next part jgn lama2 ya chingu. Semoga MIDnya lancar. Fighting ya :)

  4. Ahhh rasanya mau nangis waktu baca ff ini, Ffnya daebakkkkkkk,junhyung kayaknya mulai suka sama soo,kikwang juga tapi belum sadar suka soo
    Semangat chingu,semoga midnya lancar dan sukses Aminnnnnn…… :)

  5. yoona emang minta disiram alkohol wajah’a kali buat ribut aja tp ga apa ada bang junhyung….hahahaa kwikwang mulai panas nih liat soo ma namja lain

  6. Junhyungie omo…. apakah dia yang akan menjadi orang ketiga?
    tapi firasatku Yoseob juga suka sama sooyoung, terbukti dengan dia yang mulai bersikap baik sama sooyoung.
    jujur aku galau, aku gak bisa mutusin sooyoung dengan siapa akhirnya.
    junhyung keren, gak nyangka ternyata dia baik.
    dan gikwang…
    ugh, dia masih sama. cuma gengi aja kayaknya.
    yoona enyah deh, dia jadi antagonisnya kebangetan di sini -_-

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s