YOUR MOTHER (part 3)

TITLE : YOUR MOTHER (part 3)

CAST :

  1. choi sooyoung
  2. lee kikwang
  3. im yoona
  4. yong junhyung

GENRE : family, romance, sad, school life

RATING : PG 15

—-

NB :maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan,maaf jika ada kata-kata kasar/menyinggung

—-

anyeong readerdeul,I’m back ^^

pada nunggu ni ff ga?*reader:gak tuh thor :P  #nangis,nyari dada daehyun*whatthepakk!

sebenernya aku lagi ngerjain proposal kwu readerdeul, tapi karena stress ngeliat angka bejejer kaya roda trek gandeng*apphaini?-_- yaudah aku posting ff dulu aja deh,mumpung udah selesai yang part ini… kekeke

—-

Happy reading and don’t be siders ^^

—-

ymnijuih

Sooyoung pov

aku membuka mata perlahan.ku kerjapkan mataku yang terasa berat ini beberapa kali

“dimana ini?” gumamku.aku yakin ini bukan kamarku.karena yang ini lebih bagus,wangi dan bersih.

“ckleekkk” aku menoleh pada pintu yang kini terbuka

aku segera bangun dan menyambut bibi lee yang masuk sambil membawa mangkuk dan gelas.

“Syukurlah kau sudah bangun sooyoungie” kata bibi lee.dia duduk disamping ranjang yang sedang kutempati

“sekarang kau makan ya.. aaaaa” aku terdiam sejenak,seumur hidup baru kali ini aku merasakan yang namanya disuapi.dengan sedikit ragu aku membuka mulutku

“aahhh” baru beberapa kali mengunyah tiba-tiba aku merintih merasakan sakitnya pipiku

“ada apa? apa masih sakit?” Tanya bibi lee sambil memmegang pipiku lembut

“an.. anhi bi tidak apa-apa ^^” kataku

“ckleekk” pintu terbuka lagi,kini giliran kikwang yang masuk.dia menghampiri kami sambil menatapku sejenak dengan tatapan datar

“babo!!” umpatnya saat dia sudah duduk ditepi ranjangku.dia menatapku dengan kesal

“Yahh!! kenapa kau bicara seperti itu!!!” bentak bibi lee

“sooyoungi aaa” bibi lee menyuapiku lagi.

aku jadi sedikit canggung karena kikwang melihatiku terus saat bibi lee menyuapiku

“bibi.. biar aku sendiri saja ^^” kataku tidak enak

“anhi.. lihat tanganmu masih bengkak” kata bibi lee sambil menunjuk luka lebam yang ada ditanganku.haahh pasti karena terjatuh kemarin

“YEOBOOO~~~” terdengar suara paman lee dari bawah

“NDEE~~” bibi lee balas berteriak

“kikwang.. tolong kau gantikan omma menyuapinya ya… omma harus membuatkan sarapan untuk appamu dulu” kata bibi lee lalu menyerahkan mangkuk makananku pada kikwang.aku bisa melihat wajah kikwang yang terkejut

“bwo?!! omma tapi..” belum selesai bicara,bibi lee sudah berjalan keluar dan segera turun

kikwang membuang nafas lalu duduk dikursi samping ranjangku

“nggg biar aku saja…” kataku lalu meraih mangkuk itu.kikwang tentu saja menyerahkannya dengan senang hati

“ctaaakkk!!” tapi baru ingin menyendok makanan, sendok yang kupegang sudah terjatuh

“arrghhh” rintihku pelan,aku menunduk sambil memejamkan mata saat merasakan ngilu yang luar biasa pada tanganku

“sakit?” tanya kikwang.aku hanya mengangguk pelan,mataku masih menutup merasakan sakit yang amat sangat pada lukaku

“haahhh dasar keras kepala” umpat kikwang sambil terus menatapku

“mianhae.. aku akan membersihkannya” kataku setelah kurasa ngilu itu sudah berkurang.aku beranjak mengambil sendok yang tadi terjatuh.tapi kikwang malah merebutnya

“jangan bertindak bodoh lagi” katanya.dia membersihkan sendok itu dengan bajunya.

dia mulai menyendok makanan yang tersisa dan diarahkannya kemulutku

aku mengerjapkan mata,”benarkah dia menyuapiku?” batinku sedikit tak percaya

”cepat buka mulutmu.. kau tidak mau pingsan lagi kan?!” katanya.

akupun menurut dan memakan makanan yang ia suapkan padaku

beberapa saat kami hanya diam tanpa bicara apa-apa

“sooyoung-a” panggilnya memecahkan keheningan.dia menatapku sejenak

“nde?” tanyaku

kikwang menaruh mangkuk makananku di meja.lalu dia meraih sesuatu yang ada disakunya

mataku terbelalak saat tiba-tiba kikwang menaruhkan handsaplash dipipiku yang terluka.dia mengusapnya lembut agar lebih menempel.

“DEGG “ jantungku tiba-tiba berdetak cepat.sungguh seumur hidup aku tak pernah diperlakukan namja seperti ini.

“kalau begini mukamu tidak terlalu jelek” katanya setelah itu.aku hanya menunduk malu

“sooyoung-ah…nggg…apa.. kau.. benar…apa.. aku benar-benar berpacaran dengan junhyung?” tanya kikwang,dia terlihat sedikit ragu

aku terdiam,jadi dia masih mengingat kata-kata junhyung kemarin? aku saja malah sudah lupa

“aku… kami…” belum sempat aku menjawab dia malah memotong kata-kataku

“sudah kubilang dia itu ketua berandal disekolahku,dia sangat nakal dan liar.. setidaknya jika kau punya pacar maka carilah yang bisa menyayangimu..” katanya

aku mengeryit,”kenapa dia bicara begitu?” batinku heran

“tapi junhyung-ssi juga baik… buktinya dia menolongku meski kami baru beberapa kali bertemu” kataku menyangkal.

jujur saja,dibandingkan kikwangpun junhyung masih jauh lebih baik padaku.kikwang menolongku saat omma dan appanya memintanya.jika tidak mungkin dia akan acuh saja dengan apa yang terjadi padaku

“kau belum mengenalnya saja… aku sudah hampir tiga tahun kenal dengan junhyung dan itulah kenyataannya” katanya lagi

“bagiku,baik atau tidaknya seseorang itu tidak tergantung berapa lama kita mengenalnya.. buktinya kau.. kau mengenalku sejak aku belum bisa bicara dengan lancar.. tapi buktinya…,kau sama saja dengan yang lain,kau membenciku iya kan?”

kikwang terlihat diam,sepertinya dia sedikit terkejut dengan kata-kata yang kulontarkan

“sudahlah.. aku hanya menasehatimu,jika terjadi sesuatu padamu karena junhyung aku tak akan menolongmu” katanya. entah kenapa aku ingin sekali tertawa mendengar kata-katanya

“tenang saja.. aku sudah biasa berada dalam bahaya tanpa ada seseorang yang menolongku..mungkin jika terjadi sesuatu padaku dialah yang malah menolongku” kataku. entah kenapa aku benar-benar seperti sudah mengenal junhyung

——-

normal pov

“maaf apa kau melihat sooyoung? apa dia sudah keluar?” Tanya junhyung pada salah satu siswa yang baru saja keluar dari gerbang nature senior high school,sekolah sooyoung

“sooyoung siapa? oh pecundang itu… molla aku tidak satu kelas dengannya” kata yeoja itu. junhyung menggesekan giginya karena kesal

“dasar!!wajahmu saja jauh lebih terlihat seperti pecundang daripada sooyoung!!” batin junhyung

“lalu bisakah kau menunjukanku teman satu kelasnya?” Tanya junhyung lagi.

“ngg.. ah dia.. namja bernama yang yoseob itu teman satu kelasnya…” kata yeoja itu sambil menunjuk seorang namja pendek yang berjalan kerah gerbang

“oh baiklah…” kataku lalu pergi begitu saja

“maaf apa kau teman satu kelas sooyoung?” Tanya junhyung pada yoseob.yoseob terlihat terkejut.dia melihat junhyung dari atas sampai bawah

“kau siapa?” Tanya yoseob datar

“aku junhyung..aku.. nggg… pacarnya.. iya..” kata junhyung. tentu saja yoseob terkejut mendengarnya

“bwo?!!! pacarnya?!!” pekiknya tak percaya

“benar.. apa dia sudah pulang?” Tanya junhyung sambil melihat kesekeliling sekolah sooyoung dengan tatapan songongnya

“dia tidak masuk karena sakit.. “ jawab yoseob dingin

“bwo?! sakit??” wajah junhyung terlihat berubah khawatir

“bukankah kau pacarnya.. bagaimana bisa kau tidak tahu jika dia sakit? apa.. kau sungguh.. pacarnya?” Tanya yoseob.dia masih belum percaya dengan ungkapan junhyung tadi

“tentu saja…, kau tidak percaya? aku tahu jika semua teman satu sekolahnya mengucilkannya…” kata junhyung

yoseob terdiam,”sooyoung bahkan mau menceritakan penderitaan yang biasanya ia sembunyikan pada orang lain” batin yoseob

——–

kikwang berjalan menghampiri junhyung

“ada apa?” Tanya kikwang datar

“bawa aku kerumah sooyoung” kata junhyung dingin tanpa membuang gagang permen yang ada di mulutnya

“bwo? untuk apa?” Tanya kikwang

“tentu saja karena aku pacarnya… dan kudengar dia sedang sakit..” kata junhyung

kikwang terdiam,“kau tidak bisa menemuinya…” kata kikwang

“wae.. kau hanya perlu menunjukan dimana rumahnya” kata junhyung

“haahhh sooyoung sedang tidak ada dirumahnya!!! tapi dia ada dirumahku!!” kata kikwang sedikit membentak

“BWO?!!” pekik junhyung terkejut,matanya membulat seakan ingin keluar *dih author alay pisan

“sebaiknya kau tidak usah menemuinya.. ommaku tak akan suka kau dekat-dekat dengan sooyoung” kata kikwang asal.sebenarnya dia hanya tak mau junhyung emnemui sooyoung

“ah pasti kau bohong… setahuku ommamu adalah orang baik dan menyayangi sooyoung.. jadi mana mungkin dia melarangku menjenguknya” kata junhyung ngeyel

kikwang terdiam,”dia menceritakannya pada junhyung?” batinnya terkejut

“ayolah kenapa kau tidak mengizinkanku?!! jangan bilang kau cemburu padaku!!” kata junhyung sambil mendelik

kikwang tergagap,”a.. apa maksudmu.. jangan bicara omong kosong!!! yeojachinguku jauh dan jauh lebih cantik darinya”  sangkal kikwang

“cih.. cantik tapi hatinya tidak..!! meski tidak begitu cantik tapi hati sooyoung baik.. harusnya kau juga melihat sisi itu!! bukankah kau tetangganya? harusnya kau jauh lebih mengerti daripada aku!!” kata junhyung yang sukses menyentil hati kikwang

“aku hanya ingin menjenguknya.. setidaknya sakitnya akan berkurang saat ada seseorang yang perhatian dengannya.. biarkan sooyoung hidup layak seperti yang lainnya!” lanjut junhyung

——-

sooyoung menatap kearah jendela,terlihat atap rumah sooyoung dari sana.

yang ada dipikirannya adalah entah apa yang sedang appanya lakukan saat ini? mencarinya atau tidak,memikirkan jika anaknya kesakitan atau tidak

“tokk tokk tokkk!!” terdengar suara pintu diketuk

sooyoung menoleh dan melihat kikwang masuk bersama seorang namja yang ia kenal

“junhyung-ssi..” sooyoung tersenyum melihat sosok junhyung.tidak bisa dipungkiri dia senang akan kehadiran orang itu.kikwang sedikit heran akan sikap sooyoung yang terlihat begitu berbinar saat melihat junhyung

“sooyoung-ssi.. ^^” junhyung duduk dikursi yang ada disamping ranjang sooyoung lalu menatap lembut padanya

“bagaimana kau tahu jika aku disini?” Tanya sooyoung

“aku Tanya salah satu teman kelasmu dan mereka bilang kau sakit.. makanya aku menemui kikwang untuk menanyakan rumahmu” kata junhyung.sooyoung mengaguk paham

“aigoo.. pipimu kenapa?” Tanya junhyung sambil memegang pelan pipi sooyoung. membuat mata sooyoung maupun kikwang terbelalak

“a..a ku..” sooyoung tentu saja tak mau menjawabnya. dia berusaha sedemikian mungkin untuk menutupi masalah keluarganya

“appanya yang melakukan hal itu..” sahut kikwang

“bwo?!!” junhyung menoleh pada kikwang dengan ekspresi terkejut

sooyoung hanya menunduk,”appa tirinya memukulnya sampai dia pingsan” lanjut kikwang.tatapannya lurus kearah sooyoung

junhyung kembali menoleh pada sooyoung,dia melihat tubuh sooyoung dan dia baru menyadari jika terdapat banyak luka disana

“apa sakit?” Tanya junhyung sambil memegang bahu sooyoung lembut.sebenarnya dia sering merasakan yang namanya babak belur,tapi sungguh melihat sooyoung seperti ini entah kenapa terasa lebih menyakitkan

sooyoung menggeleng,”tidak apa-apa ^^” kata sooyoung

“ckleeekkk”

“sooyoungie..” panggil bibi lee yang masuk sambil membawakan minuman.sooyoung,junhyung dan kikwang menoleh kearah pintu

“oh…  ada tamu” bibi lee sedikit terkejut saat melihat junhyung disana

junhyung berdiri lalu membungkuk sopan pada bibi lee.bibi lee balas tersenyum.

“ini.. minumlah sooyoungie.. itu vitamin agar kau cepat sembuh” kata bibi lee saat dia sudah sampai dihadapan sooyoung

“gamsahamnida bi.. ^^” kata sooyoung.dia menerima dan langsung meminumnya

“apa kau sudah lebih baik?” Tanya bibi lee sambil membelai rambut sooyoung lembut.

“iya bi.. sudah jauh lebih baik ^^” jawab sooyoung

junhyung hanya tersenyum melihat pemandangan didepannya.ternyata omma kikwang memang sungguh baik pada sooyoung

“hhaahh syukurlah… “ kata bibi lee,kini dia menoleh pada junhyung

“apa dia temanmu?” Tanya bibi lee.sooyoung mengangguk

“bibi sedih saat mendengar dari taemin jika disekolah kau tidak punya teman.. tapi ternyata ada ^^ bahkan dia begitu perhatian hingga menjengukmu kesini.. ini mebuat bibi lega” kata bibi lee

“ saat mengetahui jika sooyoung hanya memiliki appa tiri,aku juga terkejut dan merasa sedikit khawatir.. tapi sooyoung bilang ada seseorang yang sangat menyayanginya dan itu adalah anda” kata junhyung pada bibi lee

bibi lee tersenyum,”jinjja?”

junhyung mengangguk “mmm..dan juga sebenarnya aku tidak satu sekolah dengan sooyoung,aku satu sekolah dengan kikwang,.. tapi aku janji akan tetap memperhatikan sooyoung …” lanjut junhyung.sooyoung terdiam mendengarnya

“apa junhyung memang benar-benar perhatian padaku?” batin sooyoung.

“cih.. apa maksudnya bicara begitu?” batin kikwang tidak suka

“syukurlah… aku benar-benar senang mendengarnya..,sejak dulu aku selalu minta kikwang untuk memperhatikan sooyoung.. tapi mungkin dia terlalu sibuk dengan yeojachingunya..” kata bibi lee

“omma.. aku kadang tetap memperhatikannya kog..” sangkal kikwang.sooyoung hanya tersenyum tipis mendengarnya

“omma sooyoung.. dia adalah sahabatku sejak kami masih duduk di junior high school, jadi sooyoung sudah kuanggap anakku sendiri, maka dari itu… junhyung-ssi kuharap kau bisa lebih memperhatikan dia,karena kau satu-satunya orang yang mungkin memahami sooyoung… ^^” kata bibi lee.

sooyoung terkejut,padahal hubungannya dengan junhyung tidak sedekat yang dibayangkan.

“kenapa omma bicara begitu didepan anaknya sendiri? apa omma pikir aku tak bisa menjaga sooyoung?” batin kikwang

“baik, aku janji ..” kata junhyung lalu membungkuk

—***—

kikwang terhenti saat tiba-tiba sooyoung keluar dari kamar mandi

“oh.. kikwang-sii..” kata sooyoung lalu membungkuk sedikit.

kikwang terdiam melihat sooyoung yang baru selesai mandi.melihat rambut indah sooyoung yang masih basah dan terkibas saat dia membungkuk tadi

“GLEEKKK” entah kenapa dia menelan air liuarnya.hati kecilnya baru menyadari jika sooyoung terihat begitu cantik meski tidak memakai make up.apalagi kulit sooyoung yang masih basah dan terlihat lebih bersih dari biasanya

“yah babo!! apa yang kau pikirkan bodoh!!” batin kikwang

“bisakah kau minggir!! kenapa kau malah diam saja disana?” kata kikwang menyembunyikan perasaan gugup yang tiba-tiba datang

“aku ingin minggir tapi kau menghalangi jalanku…” kata sooyoung

“aishh jinjja…” kikwang memiringkan badanya lalu segera masuk kekamar mandi

sooyoung hanya menggaruk kepalanya yang tak gatal,”pagi-pagi dia sudah se sensi itu..ishh” gumam sooyoung lalu segera kembali kekamarnya

——–

kikwang meraba dadanya yang perlahan mulai berdetak cepat. padalah sudah beberapa kali dia memboncengkan sooyoung.tapi setelah kejadian tadi pagi jantungnya jadi berbeda

“kikwang-sii.. kau turunkan aku disini saja?” kata sooyoung yang sedang membonceng dibelakangnya

“wae?” Tanya kikwang yang terlihat enggan

“aku naik bus saja bersama…lagipula kau ingin menjemput yoona kan?” Tanya sooyoung.

kikwang mendengus ,”lagi-lagi junhyung!!” batinnya kesal

“anhi.. aku tidak menjemput yoona,dia kan bisa berangkat sendiri…!! pokoknya kua berangkat bersamaku saja” kata kikwang

sooyoung mengeryit dibalik helmnya,”bukannya dia benci memboncengkanku ya” batinnya heran

——-

“DUKKK DUKKK” sooyoung mendongak dan melihat yoseob

“ini untukmu” kata yoseob dingin.sejak kejadian pelemparan itu,yoseob jadi rutin memberi sooyoung sekotak susu setiap pagi.

“kenapa dua?” Tanya sooyoung saat melihat dua kotak susu ada dimejanya

“agar kau cepat sembuh…,haahhh bukankah kau yeoja kuat?! kenapa kau bisa tidak masuk selama tiga hari karena sakit..?!” kata yoseob sedikit membentak.sooyoung mengeryit

“apa maksudnya?” batin sooyoung heran

sooyoung menunduk sambil memegang dua kotak susu itu

“gamsahamnida… entah karena kasihan atau perhatian,aku sungguh berterimakasih padamu..” kata sooyoung

“aku.. sungguh tidak kasihan padamu..!!” kata yoseob.sooyoung hanya tersenyum tipis mendengarnya.sudah ia duga yoseob akan bicara seperti itu padanya

“tapi……..” yoseob menghela nafas sejenak

“aku.. tulus……… karena perduli padamu” kata yoseob sambil menatap sooyoung. sooyoung mendongak karena terkejut

“yoseob-ssi..” kata sooyoung. yoseob tersenyum tipis

“setidaknya sekarang kau sudah punya kekasih yang bisa melindungimu..” lanjutnya

“bwo? kekasih?” sooyoung terbelalak mendengarnya

“iya… namja bernama junhyung itu.. kekasihmu kan?” Tanya yoseob. sooyoung masih terdiam dan berfikir

“apa yoseoblah teman satu kelas yang dimaksud junhyung-sii?” batinnya

——

sooyoung berhenti saat yoona dan kawan-kawannya menghadang jalannya.

“apa maumu?” Tanya sooyoung dingin.

“cihh jadi sekarang kau sudah punya namja chingu? seorang itik buruk rupa ternyata juga bisa menarik hati namja” ejek yoona sinis

sooyoung hanya diam dan terus menatap yoona tajam.yoona kini menatap tubuh sooyoung dari bawah sampai atas,

“ckckckck lihat tubuhmu!! penuh memar!! haahh pasti appamu yang melakukan ini” kata yoona

“itu bukan urusanmu im yoona” kata sooyoung

yoona menoleh pada teman-temannya lalu tersenyum licik.lalu tiba-tiba dia meraih lengan sooyoung yang terluka,lalu menggenggamnya erat

“ARRRRRRRRRRHHHHHH” pekik sooyoung kesakitan

“kau pikir teriakanmu berguna haa? disini sudah tidak ada siapa-siapa,dan pahlawanmu ataupun kikwang tidak akan mendengar teriakanmu dari sana” kata yoona lalu semakin menekan genggamannya pada lengan sooyoung

“ARGGGGGGGGGGGHHHHH APPPPOOOOOOO!!!” air mata sooyoung mulai menetes

“hahahah dasar cengeng!!” ejek yuri lalu menekan telunjuknya kepipi sooyoung *ni adegan kaya sinetron indo banget yak (-_-“)a

“choi sooyoung!! bangunlah!! kau itu pecundang dan akan selamanya jadi pecundang!!” kata taeyeon

“ARGGGGGGGGHHH JEBAL HAJIMAAAA!!” rintih sooyoung

“HEY HAJIMA!!”

junhyung pov

aku berjalan menuju sekolah sooyoung.lalu didepan gerbang aku bertemu dengan kikwang.haahh pasti dia sedang menunggu nenek lampir itu

aku bersiul dan menaruh kedua tanganku disaku celana.aku berjalan seolah tak melihatnya

”junhyung-ah.. apa sooyoung belum pulang?” Tanya kikwang yang malah memanggilku

“aku belum bertemu dengannya… memang kenapa?” Tanyaku

“hhmmm.. yoona sejak tadi juga belum keluar padahal jam sekolah sudah  berakhir sejak tadi.. aku hanya khawatir jika yoona melakukan sesuat lagi pada sooyoung..”

mataku terbelalak,”dasar bodoh!! kenapa kau tidak segera masuk!!! bagaimana jika pikiranmu itu benar!!” umpatku kesal.aku langsung berlari memasuki sekolah sooyoung. kikwang mengikutiku dari belakang

“beebbb”

argghhh sial!! disaat seperti ini siapa yang menelphonku sih!!

“nde.. yebseyo..” sapaku tanpa berhenti berlari

“oppa..” ternyata adiku junmi lah yang menelpon

“nde junmi..ada apa?” Tanyaku

“oppa.. appa kambuh.. cepatlah pulang!!” dan tiba-tiba langkahku terhenti.

“ada apa?” Tanya kikwang

aku menghela nafas,” kikwang-ah aku harus segera pulang.. jebal jika terjadi sesuatu pada sooyoung maka bantulah dia.. aku mohon padamu” kataku memohon.dia menatapku sejenak lalu mengangguk

normal pov

“HEY HAJIMA!!” tiba-tiba seseorang berteriak dari arah ujung koridor.semua menoleh kecuali sooyoung.dia masih merasakan sakit yang amat sangat ditangannya

“kikwang?” yoona terbelalak terkejut.kikwang menatap tajam pada yoona.sungguh baru kali ini kikwang emnatapnya seperti itu

kikwang langsung berjalan menghampiri mereka dan dengan sangat kasar kikwang mendorong semua orang yang mengerubungi sooyoung.termasuk yoona

“kalian ini benar-benar manusia tidak beradab!!” umpat kikwang

“chagi… kenapa kau seperti ini? “ Tanya yoona dengan wajah sedih dan memohon.dia meraih lengan kekar kikwang

“lepaskan aku!!!” bentak kikwang sambil mengibatkan tangannya agar tangan yoona terlepas

“sooyoungie.. ayo..” kikwang langsung menarik tangan sooyoung lembut dan segera pergi meninggalkan yoona dan teman-temannya

___ tbc ___

gimana nih chingudeul? aneh?gaje? jelek? sesuatu?

mianhae kalo ga sesuai keinginan kalian.

tetep ditunggu tanggepannya ya ^^,semakin banyak semakin saya semangat bikin part selanjutnya ^^

30 gagasan untuk “YOUR MOTHER (part 3)

  1. akhirnya di post juga :-D .aish… Tbc nya mengganggu bnget -_- .ternyata walaupun dingin ,yoseob ttap perhatian ama sooyoung :-) .wah.. kelihatannya kikwang cemburu tuh ama junhyung ckck… .next part nya ditunggu ^^

  2. Sepertinya kikwang mulai jatuh cinta ke soo onnie nie…
    Tapi kasihan juga yah ngeliat soo onnie , sedihhhh aq
    hiksss…hikssss

  3. yaahhh, kok cuma kikwang yang ngebantu sooyoung? kan aku pengennya ada 2 pangeran gitu yang nolongin sooyoung jadinya kan ntar kelihat wah gimana…… gitu :3 #berandai-andai tinggi
    huwaaaa kikwang sudah mempunyai rasa pada sooyoung, dan kelanjutan kisahnya akan tetap saya tunggu hoho~
    pokoknya part ini TOP markotop!!!! :D

  4. si kikwang cemburu itu… hahaha
    junhyung ngapain sih ngaku-ngaku aja pacarnya youngie
    tapi aku masih berharap yoseob itu suka juga sama sooyoung, aku suka yoseob-sooyoung soalnya.
    di AFF ada fanfic mereka keren banget /kok malah curhat/

  5. Telat bacanya tapi seneng ternyata udah di post
    Uhhhhh kikwang mulai suka sama sooyoung, kikwang vs junhyung seru apalagi dua-duanya suka sama soo

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s