MY NAUGHTY BROTHER (PART 2)

TITLE : MY NAUGHTY BROTHER (PART 2)

CAST :

  1. choi sooyoung [19]
  2. choi junhong (zelo) [16]
  3.  lee minhyuk  [19]
  4. Lee seungjong [16]
  5. Kim jongin (kai) [16]

GENRE : family, romance, school life

RATING : PG 15

NB :maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan,maaf jika ada kata-kata kasar/menyinggung.

—-

Happy reading and don’t be siders ^^

—-

mnb232

@ sekolah

“kriiiinkk kriiinkkk”

Bel istirahat berbunyi,sooyoung mengambil sesuatu ditasnya lalu beranjak pergi

“apa itu sooyoungie?”tanya minhyuk ayng memang duduk disamping sooyoung

Sooyoung menoleh pada minhyuk “oh ini.. ini bekal untuk junhong,”

Minhyuk mendelik “kau ingin mengantarnya?” Tanya minhyuk sedikit tak percaya.

Sooyoung mengangguk “setelah kejadian malam itu dia jadi jarang sekali makan.. aku takut jika maagnya kambuh” kata sooyoung khawatir,minhyuk terdiam.

Sebenarnya dia ingin mencegah sooyoung,karena ia yakin sooyoung hanya akan ditertawakan teman-teman zelo

Tapi setelah mendengar dan melihat sooyoung yang begitu khawatir dia membiarkannya

“baiklah… tapi berhati-hatilah,kudengar kelas zelo itu kelas paling nakal disekolah ini”

Sooyoung mengangguk “nde ^^”

———-

“HAHAHAHHAHAHAH!!!”

Benar saja,Sooyoung langsung terdiam saat semua teman-teman zelo menertawakannya

“noona kau hanya membuatku malu…”kata zelo kesal.

“ZELO,KENAPA KAU TAK MENERIMANYA… HAHAHAHA”

“AIGOOO AIGOO ANAK OMMA HARUS MAKAN BEKAL AGAR  TIDAK SAKIT BWAHAHAHAHA”

“LIHAT DIA,DIA SEPERTI ANAK TK YANG MASIH MEMAKAN NASI BEKAL… AIGOOO… HAHAHA”

Zelo hanya menunduk malu mendengar ejekan teman-temannya,sedangkan sooyoung masih terdiam

“AJHUMA, LEBIH BAIK KAU BUANG BEKAL ITU.. ADIKMU SAMA SEKALI TAK MENGHARGAINYA” kata kai

Sooyoung menatap tajam pada namja yang sedang duduk dipojok ruangan yang menatapnya remeh

“zelo-ya.. jangan perdulikan mereka.. kau belum makan sejak kemarin,kau harus makan..”kata soo pada zelo

“KUBILANG AKU TIDAK MAU!! LEBIH BAIK KAU BUANG SAJA BEKAL ITU… PALLI KAU HANYA MEMPERMALUKANKU” kata zelo

Sooyoung tersentak mendengarnya, zelo tak pernah seperti itu.dia selalu menurut jika memang itu demi kebaikannya

Tapi setelah ia pikir ia memang membuat zelo dipermalukan,Sooyoungpun berbalik dan pergi membawa bekal itu.

Lalu tiba-tiba seorang namja berdiri lalu menghadang jalan sooyoung.sooyoung sedikit terkejut

“noona,daripada mubazir… biar aku saja yang memakannya ^^ “kata seungjong sambil tersenyum.

Sooyoung sedikit tak percaya akan apa yang dilakukan seungjong.tapi dia mengangguk dan memberikannya

“aku hanya punya hyung yang tak pernah membuatkanku bekal,apalagi sampai rela mengantarnya..”lanjutnya

“SEHARUSNYA INI BUKAN SESUATU YANG DIJADIKAN LELUCON… TAPI SESUATU YANG DI IRIKAN DALAM SEBUAH KELUARGA.. “ kata seungjong pada teman-teman kelasnya.tapi sebenarnya yang ia tuju adalah zelo

Zelo terdiam,timbul sedikit rasa menyesal setelah mendengar kata-kata seungjong

Sooyoung tersenyum pada seungjong “gomawo seungjong-ah,kalau begitu aku pergi dulu” kata sooyoung

Kai yang melihat itu hanya diam,lalu seulas senyum terukir dibibirnya.bukan senyum nakal,melainkan senyum mengerti

————–

“kau beruntung memiliki adik seperti seungjong “kata soo pada minhyuk.mereka berjalan beriringan untuk pulang bersama.

Memang setelah pindahnya minhyuk,dia jadi jarang berkumpul dengan yuri dan lebih sering bersama dengan minhyuk.Bukan apa-apa,hanya saja sooyoung sedikit tidak suka dengan yuri yang setiap hari hanya membicarakan namja ataupun kehidupan glamor.lagipula yuri sekarang juga lebih sering menghabiskan waktunya bersama eunkwang

Minhyuk tersenyum “kau tahu aku dulu sama seperti zelo,nakal dan suka berkelahi… tapi karena seungjong aku berubah… seungjong sama sepertimu.. ^^”kata minhyuk

“jinjjayeo? Waah kuharap zelo bisa cepat berubah sepertimu…”

“nde.. kuharap seperti itu”

“AWAAAS!!!”

Terdengar teriakan dari arah lapangan basket

“BUGHHH” sebuah bola melayang dan mengenai tepat dikepala sooyoung.

Sooyoung terkejut dan langsung jatuh terduduk

“YA!!! Bwohaneungeoya!!”Terak minhyuk marah.

“sooyoungie gwenchanayeo?”Tanya minhyuk,suaranya melembut. Sooyoung mengangguk sambil memegangi kepalanya yang benar-benar pusing sekarang

“hey gwenchana?”Tanya seseorang yang berlari menghampiri mereka

“oh.. bukankah kau kakaknya junhong? Namamu sooyoung kan” Tanya orang itu

Sooyoung mendongak dan melihat seorang namja cukup tinggi yang memakai seragam basket,dia adalah kakak kai

“kau lagi…”gumam soo lirih.

“lain kali berhati-hatilah… jangan bermain seenaknya seolah sekolah ini hanya milikmu” kata minhyuk kesal lalu menolong sooyoung yang berusaha berdiri

Namja itu mendengus, “ salah siapa kalian pacaran dipinggir lapagan” kata namja itu kesal

“bwo?!!” minhyuk terlihat terbawa emosi.tapi sooyoung segera menahan lengannya

“sudahlah minhyuk-ah… menanggapinya hanya akan membuang waktu,ayo kita pergi”kata sooyoung lirih.dia masih merasakan sakit pada kepalanya

Minhyuk dan sooyoungpun pergi meninggalkan namja tadi tampa bicara apa-apa

“BEEBB BEEBB”

Sooyoung meraih handphone yang ada disaku roknya lalu mengangkat telphon yang berdering

“ne yeobseyo…?”

Dan tiba-tib Mata sooyoung terbelalak setelah mendengar suara parau ommanya.

“CTRAKKK” handphone sooyoung jatuh begitu saja ketanah.sooyoung jatuh terduduk lagi

“sooyoungie waeyo?”Tanya minhyuk khawatir

Sooyoung masih diam,matanya berkaca-kaca dan bibirnya bergetar

“Gwenchanayeo? Apa kau terluka karena lemparanku tadi?”Tanya namja berseragam basket itu yang ternyata belum pergi dan melihat sooyoung yang jatuh terduduk

“a.. appa.. “

——–

Langkah sooyoung terhenti saat melihat omma sooyoung menangis begitu keras diluar kamar rawat appanya

Sooyoung segera menghampiri ommanya dan memeluknya

“soo.. sooyoung.. appa hiks.. appa.. dia dalam keadaan kritis”

Sooyoung sebenarnya sangat sedih,tapi dia menyembunyikannya agar ommanya tak bertambah sedih

“omma tenanglah,appa pasti membaik”kata sooyoung sambil mengusap punggung ommanya

Minhyuk hanya menatap iba pada sooyoung. Rasa kagumnya pada sooyoung semakin bertambah saat ia melihat begitu tegarnya hati sooyoung dalam menghadapi masalah

“TAP TAP TAP “ zelo datang sambil berlari menghampiri omma dan noonannya

Wajahnya penuh kekhawatiran dan tentu saja penuh kesedihan

Omma sooyoung yang melihatnya langsung menghampiri zelo dengan murka

“lihat semua akibat yang kau LAKUKAN!!! Jika terjadi hal buruk pada suamiku AKU TAK AKAN MEMAAFKANMU JUNGHONG-AHH!!!!” teriak omma sooyoung frustasi.zelo hanya diam,

“omma jebal jangan seperti ini… semua ini bukan kesalahan junhong”cegah sooyoung saat ommanya ingin memukul zelo.Minhyuk menarik zelo agar menjauh dari sana

Lalu dokter yang meng menangani appa sooyoung keluar.

Sooyoung pov

Aku melihat dokter lee yang menangani appaku keluar,entah kenapa perasaanku menjadi tidak enak dan was-was

“dokter,apa suamiku sudah membaik?”Tanya omma

Aku,zelo,dan minhyuk menatap serius pada dokter lee

“mianhae… tuan choi,dia sudah kembali kesisi Tuhan… kami sudah berusaha semaksimal mungkin tapi takdir berkehendak lain”kata dokter lee

“DEG” aku merasa tubuhku benar-benar melemah tanpa tenaga.aku merasa sebagian dari nyawanya hilang bersama kepergian appa

“ANDWEEEEEEEE!!! ANDWEEEEEE!! APA YANG KAU LAKUKAN…!! KAU BISA BEKERJA ATAU TIDAK!!! SUAMIKUUUUU!!!  ANDWEEEEEEEEE” teriak omma sambil menarik lengan baju sang dokter

Aku segera menahan omma dan menjauhkannya dari dokter dengan tenagaku yang masih tersisa

“omma tenanglah”kataku.

Kulihat junhong terdiam dengan air mata yang mengalir dipipinya,dia tak berani mendekat dan malah pergi

“BRUKKKK” lalu kuliat omma terjatuh tak sadarkan diri.

——–

Backsound recommended : btob_aboji/father

Aku menutup wajahku dengan kedua telapak tanganku.

Tuhan,jika ini mimpi tolong segera bangunkan aku… aku sungguh tak kuat .dadaku benar-benar sesak

Air mataku yang sedari tadi kutahan kini pecah dan mengalir begitu deras dipipiku.sungguh aku sangat menyayangi appa,omma dan zelo

“hiksss” aku masih merasa tak kuat meski sekarang aku sedang duduk dikursi tunggu koridor rumah sakit

Entah apa yang harus kulakukan,appaku meninggal,ommaku pingsan dan adikku pergi entah kemana

Kuharap zelo masih menjaga akal sehatnya

aku melihat minhyuk yang kini berlutut didepanku.dia menatapku lembut dan tenang sambil membelai rambutku

lalu dia menarik pundaku dan memeluku erat.aku merasa sedikit tenang berada dipelukan hangatnya.

Normal pov

“hiks  hikss…appa..” kata soo lirih. Sooyoung mencengkram pundak minhyuk.air matanya membasahi seragam minhyuk

Minhyuk hanya diam sambil membelai rambut dan punggung sooyoung.berusaha mengurangi beban yang pasti begitu menghantam jiwa sooyoung

“gwenchana..”bisik minhyuk lembut.mungkin itu bisa memberi sedikit ketenangan pada sooyoung

“luapkan semunya jika itu membuatmu lega”lanjutnya

“hiks.. hikss… appa… app..appa hikss”sooyoung mulai menangis tersedu-sedu,suaranya begitu parau dan menyedihkan

——-

“ARGGGGHHHHHHHHHHHHHHH!!!”

Zelo berteriak dibawah guyuran hujan.langkahnya gontai

Dia ingin sekali menangis tapi air matanya tak mau keluar.hanya sesak yang ia rasakan

Yang ada dipikirannya saat ini adalah ia ingin sekali menggantikan posisi appanya.

“CHOI JUNHONG!!! BABOYA!!!!!!!! ARGGGGHHHHHHH ” teriak zelo lagi.kini dia memukuli kepalanya sendiri.

Dia jatuh terduduk didekat sebuah pohon yang ada dipinggir jalan.ia merasa kakinya benar-benar sudah tak memiliki tenaga lagi.

Dia hanya diam dan membiarkan hujan deras menghantam tubuhnya

Tapi beberapa saat kemudian dia merasa air hujan tak lagi membasahi tubuhnya.dia mendongak dan melihat yeoja yang beberapa hari lalu ia tolong kini menatapnya iba

Gadis itu memayungi zelo dengan payung pink transparantnya.Zelo hanya diam sambil menatap gadis itu.

Lalu gadis tinggi itu berjongkok disamping zelo lalu mengusap wajah zelo lembut dengan sapu tangannya

Zelo tetap diam dan membiarkan yeoja cantik itu mengusap wajah dan rambutnya yang basah kuyub

“menangislah, kau sedang dibawah hujan… jadi tak akan ada yang tahu jika kau menangis” kata gadis itu lembut

—–***—–

Sooyoung menatap makam appanya.tatapannya kosong

“appa… gomawo, atas semua yang telah kau berikan padaku, pada omma, dan pada junhong.. ,aku janji apapun yang terjadi aku akan menjaga omma dan junhong… aku janji tak akan mengecewakanmu appa… semoga kau tenang disisi Tuhan…”kata sooyoung lirih

“hiksss…. “ air mata sooyoung menetes lagi. sekeras apapun dia menahannya,tetap saja air matanya terus mengalir

“tikk tikk tikk” sooyoung merasa air mulai membasahi tubuhnya.dia melihat kesekeliling

Makam sudah sangat sepi,karena memang pemakaman appa soo sudah selesai 3 jam yang lalu

Diapun beranjak pulang,mengantisipasi jika omma akan memarahi junhong lagi nanti

“sooyoungie”panggil seseorang.sooyoung menoleh dan melihat seorang ajhuma menatapnya sambil tersenyum

“nde?”Tanya sooyoung.dia merasa tak asing dengan wajah itu tapi dia juga tak bisa mengingat

Lalu ajhuma itu menghampiri sooyoung dan memeluknya erat

“kau pasti sangat sedih… aku turut berduka cita atas meninggalnya appamu”kata ajhuma itu

“nd..nde..gamsahamnida”kata sooyoung

Ajhuma itu melepas pelukannya lalu menatap wajah sooyoung

“lihat,terakhir aku melihatmu kau masih berumur 5 tahun… dan sekarang kau benar benar cantik”kata ajhuma itu

“mm.. mianhae,apa dulu kita saling mengenal… aku… memiliki.. ingatan yang buruk ^^”kata sooyoung

Ajhuma itu tersenyum “aku bibi kim, … kau lupa?”

Sooyoung emmiringkan kepalanya kekanan dan kiri berusaha mengingat yeoja didepannya ini

“kita bertetangga waktu kau masih kecil… kau sering bermain dengan anaku dikolam ikan yang ada dirumahku..” Tanya bibi itu

sooyoung mulai tersenyum,”bibi kim,bibi kim ahh aku… aku ingat sekarang…”kata sooyoung

——***—–

Sooyoung berjalan menghampiri ommanya yang sedang melamun dikamar

“omma.. ayo makan,omma kan sudah sejak kemarin belum makan”kata soo lembut

Omma sooyoung hanya diam,lalu perlahan air matanya jatuh.membuat hati sooyoung benar-benar sakit melihatnya

“omma.. jika omma seperti ini appa akan sedih disana…”kata soo lembut

“kita harus mengusirnya,dia sudah tak ada hubungan lagi dengan kita” kata omma soo lirih

“maksud omma junhong?” Tanya sooyoung.omma tetap diam dengan tatapan datar

“andwe omma, dia adikku,dia harus tatap bersamaku” tolak sooyoung

“dia bukan benar-benar adikmu… dia sama sekali tak punya hubungan darah denganmu bahkan dengan appamu”

“omma jebal,pikirkan apa yang terjadi jika dia hidup sendiri,dia masih membutuhkan kita dan sampai kapanpun akan membutuhkan kita”

Omma sooyoung hanya diam sambil menghela nafas,tanpa menjawab lagi dia berbaring mmbelakangi sooyoung

“haaahh, aku ingin tidur… tolong tinggalkan omma soo”

Sejenak Sooyoung menatap prihatin,diapun menurut dan segera keluar.

Lalu Sooyoung melihat jam dinding,waktu sudah menunjukan pukul 10 malam tapi zelo belum juga pulang

Diapun beranjak mencari adiknya itu.dia hanya khawati zelo ikut mabuk-mabukan dengan teman-temannya

Dan  langkahnya terhenti saat ia melewati sebuah gang buntu yang cukup sempit,matanya membulat saat dia melihat zelo dan seungjong sedang dipukuli oleh gerombolan kai

“YAH!!! HENTIKAN!!”pekik sooyoung sambil menghampiri mereka

Kai yang melihat sooyoung langsung tersenyum smirk,

“tidak usah dipancing dia malah datang sendiri”kata kai

“lepaskan tanganmu dari adikku!!” kata sooyoung sambil mendorong mereka

“straaappp” dengan satu gerakan kai langsung mengunci tubuh sooyoung dengan lengannya

“BWOHANEUNGEOYA!!!” kata sooyoung sambil memberontak

“ajhuma kurasa aku mulai tertarik denganmu”bisik kai

“TAPP!!”

“BUGHHHH!!!” dengan tenaga yang tersisa zelo berhasil bangun dan menghajar wajah kai hingga tersungkur

“SINGKIRKAN TANGAN KOTORMU ITU DARI NOONAKU!!!” kata zelo sambil meraih kerah baju kai

Kai mengusap ujung bibirnya lalu tersenyum smirk pada zelo

“kau sudah merebut yeojachinguku… dan gantinya kau harus memberikan kakakmu padaku”katanya

“BUGHHHH!!!” sebuah pukulan yang lebih keras mendarat dipipi kai

“LANGKAHI DULU MAYATKU!!!” kata zelo

Lalu seorang teman kai menarik zelo,tapi orang itu tidak memukulinya melainkan hanya mengunci tubuh zelo dibantu satu temannya yang lain

Kai bangun dan mulai mengunci tubuh sooyoung ketembok.kini sudah tidak ada jarak diantara mereka

Lalu salah satu temannya mengunci mulut sooyoung dengan kain sehingga sooyoung tak bisa berteriak.dia juga menali tangan sooyoung dengan sangat kuat

Seungjong yang melihat itu langsung bangun dan menghampiri kai

“JANGAN SEKALI-KALI MENYENTUHNYA!!!” kata seungjong lalu mengayunkan tinju pada kai.tapi karena seungjong tak ahli berkelahi,kai mudah saja menghindar tanpa melepas cengkramannya pada sooyoung

“kau terlalu bodoh karena lebih berpihak padanya daripada berpihak padaku…”ejek kai.

Dua teman kai yang lain mengunci tubuh seungjong seperti apa yang dilakukan pada zelo

Kai beralih menatap sooyoung,dia melihat tubuh sooyoung dari atas sampai bawah

“zelo,apa kau pernah melihat noonamu telanjang?” Tanya kai. Seketika mata sooyoung,zelo dan seungjong terbelalak

“APA YANG AKAN KAU LAKUKAN!! CEPAT LEPASKAN SOOYOUNG NOONA!!!” kata seungjong

“CEPAT LEPASKAN DIA DAN PUKULI SAJA AKU!!!” lanjut zelo,dia menatap bersalah pada sooyoung

“aku sudah bosan memukulimu,kurasa melihat tubuh indah noonamu ini lebih menarik… benarkan teman-teman!!”

“hahahahaha tentu saja.. ayo cepat lakukan!!” suruh teman kai yang lain

“YAHHHH!!!!” pekik zelo marah,dia berusaha memberontak tapi gagal. Tiga orang sedang memegangi tubuhnhya

Dia hanya bisa menatap nanar pada noonanya yang mulai menangis

Mata sooyoung terbelalak saat kai mulai membuka kancing kemejanya

“ngggggg!!!!” sooyoung memberontak dan berusaha berteriak meski itu tak akan mungkin.hanya air mata yang menetes dipipinya

“JAUHKAN TANGANMU ITU DARI NOONAKU KEPA**T!!” kata zelo,dia merasa sedih saat melihat noonanya diperlakukan seperti itu,apalagi zelo hanya dapat melihat dan tak bisa berbuat apa-apa

Kancing baju sooyoung sudah hampir terbuka semua,

“YAHHH!!!! JANGAN KAI….!!!  JEBAL!!! HENTIKANNN!!!” teriak zelo,air mata mulai menetes dipipinya

Baginya,melihat noonanya seperti itu sama menyakitkannya dengan kematian appanya dulu

“AIGOO AIGOOO… KAU MENANGIS??!!! DASAR CENGENG!!”ejek kai pada zelo

Kai kembali tersenyum ada sooyoung “tubuhmu bagus juga ajhuma” kata kai

“KIM JONGIN!! HENTIKAN SEMUA!!!” sebuah suara mengejutkan kai.semua menoleh pada seorang namja yang berdiri diujung gang itu

“HYUNG?”

“KALIAN..!!! JIKA ,KALIAN TAK MELEPASKAN MEREKA, AKU AKAN MELAPOR PADA APPAKU AGAR ORANG TUA KALIAN DIPECAT!!” kata namja itu sambil menunjuk teman-teman kai

“anhi hyung… kami akan melepas mereka” kata teman-teman kai lalu segera berlari dari sana

Zelo dan seungjong terjatuh,lalu mereka segera berlari menolong sooyoung.

Seungjong membuka tali yang mengikat tangan sooyoung,dan membuka kain yang membungkam mulut sooyoung.

Sedangkan zelo langsung mengancingkan kembali baju noonanya yang hampir terbuka semua dan mengekspose tubuh indahnya

Karena Sebagai adik,dia harus menjaga kesucian kakaknya.

Dia melepas jaketnya lalu dipakaikan ditubuh sooyoung,dia tak perduli meski dia hanya menggunakan kaos sleeveless dan sekarang bisa merasakan betapa dinginnya udara malam

“noona gwenchana?” zelo memegang kedua pipi noonanya dengan tatapan khawatir dan penuh rasa bersalah. padahal wajahnya sediri sudah lebam dan berdarah

solo111

“hikss…hiksss” sooyoung hanya diam dan terus menangis.zelo langsung memeluk noonanya erat

Zelo merasa sangat sedih melihat noonanya seperti itu.

“mianhae noona ini salahku… “kata zelo sambil membelai rambut noonanya

Disisi lain,Kai hanya diam sambil menatap namja yang sejak tadi melihatinya dengan tajam,

“BUGHHH!!!” sebuah tinjuan mendarat dipipi kai

“tidak apa-apa jika kau nakal,tapi aku tak akan mebiarkan kau melakukan hal biadab seperi tadi… aku sungguh kecewa denganmu kai…!!!” kata orang itu

Kai hanya diam,dia tak bisa melakukan apa-apa pada hyungnya itu

—–***——-

Minhyuk menatap sedih pada sooyoung. Dia tahu semua kejadian yang dialami sooyoung beberapa malam lalu

Dia tak bisa membayangkan perasaan sooyoung saat ini, baru sehari setelah meninggalnya appa sooyoung,dia malah nyaris diperkosa didepan adiknya sendiri

Dia jadi semakin menyesal karena tak bisa menolong sooyoung,ingin sekali dia mendatangi kelas kai lalu memukulnya sampai pingsan

Biasanya sooyoung akan bercerita banyak hal pada minhyuk saat mereka pulang bersama,tapi setelah kejadian itu,sooyoung menjadi sangat pendiam dan jarang berbicara.

Bahkan sejak keluar gerbang sooyoung tak bicara sepatah katapun

“tappp” sooyoung terkejut saat tiba-tiba minhyuk menarik lengannya

“apa yang kau lakukan?” Tanya sooyoung

Minhyuk berhenti lalu tersenyum pada sooyoung

“kudengar ada pasar malam disana,ayo kita bermain dulu…”ajak minhyuk.

“tapi aku…” sooyoung tak melanjutkan kata-katanya karena minhyuk sudah menariknya

————-

Sooyoung masih diam sambil melihat sekeliling,begitu banyak orang dan pasangan yang ada dipasar malam itu.

Sedangkan dia? Dia menoleh lagi pada minhyuk.mereka hanya dua orang siswa yang masih mengenakan seragam sekolah dan tidak tahu ingin melakukan apa

“apa yang ingin kau lakukan disini? Ini terlalu ramai” kata sooyoung tak nyaman

Minhyuk mencoba melihat sekeliling,lalu matanya berbinar saat melihat sesuatu

“ayo kita main itu ”ajak minhyuk

Mereka menghampiri sebuah kotak permainan.cara mainnya adalah melempar busur panah pada balon,jika balonnya meletus maka mereka mendapat hadiah

Minhyuk mencoba mlempar,sooyoung hanya menatap minhyuk yang berkali-kali melempar tapi tetap saja tak bisa

“minhyuk-ah sebaiknya kau menyerah” kata sooyoung yang mulain tertawa melihat kefrustasian minhyuk

“ashh aku hampir bisa… “kata minhyuk tanpa melepas pandangannya pada balon itu

Lagi-lagi minhyuk gagal, minhyuk menggaruk kepalanya yang tak gatal

“sudahlah.. kau tak akan bisa,lebih baik kita pulang “kata sooyoung lalu tertawa kecil

“bagaimana jika aku bisa?” Tanya minhyuk lalu emnatap sooyoung. Sooyoung berfikir sejenak

“jika 3 kali kesempatan aku menang, kau harus mengabulkan permintaanku…bagaimana?”

“bagaimana jika kau tak bisa menang?”

“aku… akan menarikan lagu apink_no no no…”kata minhyuk percaya diri

“jinjja? Baiklah hahahha”

———–

Sooyoung memegangi perutnya karena sakit.sakit karena Sepanjang perjalanan pulang dia hanya tertawa

“jangan tertawa.. itu memalukan”kata minhyuk kesal

“hahahahha… jinjja,jika aku jadi kau,maka aku akan lari saja…kau tahu kau tak akan menang tapi kau menjanjikan seperti itu aigoooo hahahaha ”kata sooyoung sambil menepuk pundak minhyuk

“ daripada aku tidak menepati janjiku padamu lebih baik aku malu didepan mereka…” kata minhyuk.tawa sooyoung memudar setelah mendengarnya

Minhyuk berhenti sejenak sebelum masuk kedalam rumah,dia menatap lembut pada sooyoung

soohyuk

“lagipula aku senang ^^,karena kau kembali tertawa dengan begitu manis” lanjutnya

Seketika sooyoung merasa ada sesuatu yang menjalar dipipinya sehingga menjadi merah seperti tomat

“pukk pukkk” minhyuk menepuk kepala sooyoung pelan dan mengusapnya

“jangan terlalu memikirkan kejadian buruk yang sudah terjadi, kau gadis kuat dan aku yakin kau pasti bisa menghadapinya ^^” kata minhyuk

————

“kenapa sepi sekali? Pasti junhong belum pulang” kata sooyoung sat dia masuk kedalam rumah

“omma…” panggil sooyoung.

Dia memeriksa kamar ommanya,lalu kamar mandi,dapur,dan halaman belakang tapi dia tak berhasil menemukan diamana ommanya

Sooyoung masuk kekamar sambil memikirkan dimana tempat yang mungkin didatangi omma

Tapi matanya mengeryit saat ia melihat sebuah surat yang ada diatas meja belajarnya

Sooyoung meraih surat itu dan segera membacanya,

 

Sooyoungie,mianhae omma harus pergi

Semakin lama aku tinggal dirumah, maka aku akan semakin membencinya,

Aku sudah tak tahan melihat anak dari mantan pacar suamiku ada didekatku

Semoga kau tetap memaafkan omma,

Jangan mencariku dan hiduplah dengan baik

#omma

“strapppp” surat itu terjatuh kelantai.tangan sooyoung merasa sangat lemas sekarang

__TBC__

mianhae kalo membosankan, tetep ditunggu tanggepannya ya chingu

semakin banyak semakin cepat publish part selanjutnya ^^

28 thoughts on “MY NAUGHTY BROTHER (PART 2)

  1. Aaaaa jeongmal ini ff keren banget (۳º̩̩́Дº̩̩̀)۳ baca nya sampe nangis (˘̩̩̩~˘̩̩̩ƪ) kasian zelo (´⌒`q) bikin penasaran ini ff’-‘)b keren pake banget’-‘)b semangat thor untk lanjut nulis😉 publish part 3 nya jangan lama-lama ya ;;)

  2. kai nakalnya kebangetann….
    ohh, jadi junhong bukan anak ommanya soo ‘-‘
    kalo ommanya sooyoung pergi, junhong ga pulang, kasian sooyoung😦
    momen minhyuk sama sooyoungnya suka banget :3 next part momentnya ada lagi yaa😉
    next partnya ditunggu chinguu😀

  3. kyusoowon berkata:

    omo soo hampir ditelanjangi untung aja ada kakak’a kai tp aku penasaran siapa kakak’a kai itu…oh ternyata zelo anak dr mantan pacar’a appa’a soo…

  4. Jadi, zelo anak dari mantan pacarnya appa soo eonnie.
    Wah, jahat amat yah eomma soo eonnie, ninggalin mereka berdua gitu ajah.
    Heuh, perlakuan kai udah kelewat batas. Jadi kasihan deh sama zelo dan soo eonnie.

  5. Wahhhhh seungjong keren bngt….kalo punya adik kaya seungjong mau bngt tu hehhehe
    wahhhh kai keterlaluan bngt dehhhhh….setuju sama himchan oppa tuuuu
    omooooo eomma soo kabur dari rumah????trus gmn tu nasib soo ama zelo
    ngebut baca.ny nihhh heheh

  6. nisa berkata:

    huwa….. sedih bacanya…… untung aja ada minhyuk yang selalu ada di sisi sooyoung…. kai kok jahat banget sih…. sebenernya zelo kasihan juga sih….. semoga sooyoung selalu kuat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s