YOUR MOTHER (part 1)

TITLE : YOUR MOTHER (part 1)

CAST :

  1. choi sooyoung
  2. lee kikwang
  3. im yoona
  4. yang yoseob

GENRE : school life , romance, sad

RATING : PG 15

—-

NB :maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan,maaf jika ada kata-kata kasar/menyinggung

—–

anyeong readerdeul,I’m back ^^

aku bawa ff baru nih,dan pairingnya adalah riquestan dari beberapa reader.

jadi semoga kalian suka ya🙂

—–

Happy reading and don’t be siders ^^

—–

yfyfvhf

PROLOG

sooyoung pov

“sooyoungie kau berangkat?”

aku langsung menoleh pada bibi lee yang sedang menyiram bunga-bunga kesayangannya

“iya bi…^^” jawabku ramah

“kau berangkat bersama kikwang saja…” tawar bibi.lee,aku langsung terdiam.

“mana mau kikwang berangkat bersamaku” batinku

“anhi bi aku berangkat dengan temanku” kataku berbohong.ya tentu saja berbohong.aku adalah choi sooyoung,manusia yang hidup sendiri dimanapun dan kapanpun

—–***——–

“minggir..!!!” aku mendongak saat seseorang seperti bicara denganku.aku menutup lokerku lalu menoleh

“apa?” tanyaku

“minggirlah.. kau menghalangi jalanku” kata gadis bernama yoona itu.gadis yang sewaktu kecil bahkan selalu berlindung dibalik ketiaku

aku menghela nafas,mungkin aku bisa saja menyelesaikan kesongongannya hanya dengan memukul wajahnya pelan.tapi kuurungkan niatku.perbuatan seperti itu hanya akan menambah masalah lebih besar untuku

akupun mundur,sedangkan dia dan teman-temannya langsung tersenyum puas seolah mereka sudah memenangkan hadiah berlibur kepulau jeju selama satu bulan

“dasar babo !!” umpat taeyeon,teman yoona.

aku hanya diam,karena hanya diamlah yang bisa kulakukan saat menghadapi orang-orang seperti itu

aku segera pergi, sebelum aku bertemu lebih banyak manusia-manusia sejenis tadi

————-

“yah hentikan!!!” teriaku saat aku melihat seorang namja sedang dipukuli segerombolan siswa dari sekolah sebelah

“sudah sudah hentikan!!!” kataku lalu berlari ketengah mereka.mungkin jika orang lain melihat hal ini,alu bisa dianggap gila.tapi lebih baik dianggap gila daripada membiarkan kejahatan terjadi didepan mataku.

“hey lebih baik kau pergi!!” salah satu dari namja itu mendorongku hingga aku tersungkur dan jatuh

aku segera bangkit dan kembali melindungi namja yang sudah babak belur itu

“HEY KAU ITU GILA ATAU APA!!! KENAPA KAU MEMANGSAKAN DIRIMU SENDIRI?!!” kata namja yang sepertinya bos dari orang-orang itu.dia menghampiriku dan mengayunkan tinjunya padaku

“tappp bughhhh!!!” maaf saja,meski aku terlihat lemah dari luar,tapi aku cukup menguasai ilmu taekwondo

aku berhasil menangkisnya dan memukul balik orang itu.beberapa orang langsung terkejut melihatnya

“SUDAH HENTIKAN SEMUANYA!!” teriak seseorang.kami langsung menoleh

“kikwang?” gumamku terkejut.aku baru ingat bahwa gerombolan ini satu sekolah dengannya.

“hey sudahlah hentikan semuanya..,kalian tahu dia itu gadis lemah,apa kalian tidak malu melawan gadis lemah sepertinya..?” kata kikwang.ya seperti biasa dia selalu meremehkanku.

“ya apa kau mengenal gadis aneh ini?” Tanya salah satu dari gerombolan itu.

kikwang menatapku sejenak dengan tatapan dinginnya.

“tentu saja tidak..,sudahlah sebaiknya kalian pergi karena tadi aku melihat jung songsaengnim berjalan kemari” katanya

————-

“kenapa kau bisa berkelahi dengan gerombolan tadi?” Tanya kikwang pada sang korban(?) yang sedang kuobati

“junhyung sudah merebut pacarku…,!” kata orang yang memiliki nama dada hyunseung itu.aku sedikit terkejut

“jadi dikehidupan nyata juga ada kejadian karena hal sepele seperti ini?” batinku tak percaya.

“cihhh kau terlalu bodoh..seharusnya kau lepaskan saja yeojamu itu..junhyung adalah ketua brandal disekolahku,dia berani saja untuk membunuhmu…” kata kikwang

“aku tidak takut,aku sama sekali tak takut dengan siapapun dari sekolahmu…” kata hyunseung.

“cihh!! menggelikan,yang penting aku sudah memberitahumu..,jika terjadi sesuatu lagi padamu aku hanya akan menertawakannya” kata kikwang

aku hanya diam,aku menahan diri untuk tidak ikut campur bahkan bicarapun tidak

“haaahhhhh lepaskan aku pecundang,berani sekali kau menyentuhku!!!” tiba-tiba hyunseung mendorongku agar aku menjauh darinya.kikwang terlihat terkejut

aku menghela nafas,aku meletakan obat luka itu dikursi taman lalu berdiri.aku menatapnya tajam

“aku pergi…”  akhirnya hanya kata itulah yang keluar.meski hatiku kecilku ini ingin sekali memaki namja tak tahu diri ini

“haahhhh tidak bisa dipercaya!!!” kataku diperjalanan.

aku semakin ragu dengan keberadaan orang baik didunia ini.bahkan orang yang ku tolongpun tetap memperlakukanku dengan buruk

“soo!!” tiba-tiba seseorang memanggilku.aku menoleh dan melihat kikwang berlari kecil kearahku

aku kembali berjalan saat dia sudah berdiri disampingku dan menyamai langkahku

“dasar bodoh!!” kata kikwang.aku hanya diam,tak marah,tak menyangkal ataupun menanggapi.aku sudah terbiasa ia perlakukan seperti itu.sejak kecil dia selalu berlaku buruk padaku

“kenapa kau menolongnya?” Tanya kikwang.

“menolong itu ajakan hati..jadi aku tak tahu alasannya” kataku tanpa menatapnya

“cih… kau itu selalu saja bodoh,kau tak akan dihargai orang jika kau seperti itu” katanya.

aku menghela nafas panjang “aku berbuat baik ataupun jahat orang akan tetap memperlakukanku dengan buruk..jadi lebih baik aku berbuat baik karena Tuhan masih melihat kebaikanku” kataku

dia terdiam,kamipun berjalan tanpa bicara apapun

“lee kikwang” panggilku.aku berhenti lalu menoleh padanya

dia ikit berhenti,”apa?”

“gomawo,meski aku tahu alasanmu berbuat hal tadi bukan untuk menolongku aku tetap berterima kasih..” kataku

dia menaikan kedua alisnya sambil tersenyum tipis.

“seperti orang lain,aku tahu jika kau juga membenciku jadi lebih baik kau pulang duluan saja..jika salah satu temanmu melihat kau berjalan bersamaku pasti emreka akan mengejekmu kan ^^”

“baiklah,aku sebenarnya ingin bicara begitu tapi ternyata kau tahu diri juga…kalau begitu aku pergi” katanya lalu segera berjalan

—-***—-

normal pov

“sooyoungie kemarilah sebentar..” panggil bibi.lee pada sooyoung

“nde bi ada apa?” Tanya sooyoung lalu menghampiri bibi.lee

“begini,bibi harus pergi ke gangnam untuk menghadiri acara pernikahan temanku,acaranya satu jam lagi.. tapi bibi belum sempat memasak untuk kikwang,..” kata bibi lee panik

sooyoung tersenyum,”nde bi,aku yang akan menggantikan bibi membuat masakan” kata sooyoung yang sudah mengerti

“haahh sooyoungie gomawo..,” kata bibi lee sambil mengusap pipi sooyoung pelan

“cheonmanae bi,sudah sebaiknya bibi segera berangkat agar tidak terlambat..” kata sooyoung

———

sooyoung melihat sekeliling,sudah lama dia tak masuk ke rumah kikwang.mungkin terakhir dia kesana adalah saat junior high school.saat itu taemin, adik dari kikwang sakit dan saat itu tidak ada siapa-siapa disana

sooyoung berjalan kedapur dan mulai memasak.meski dia dan kikwang bukanlah teman baik tapi sooyoung sangat akrab dengan semua keluarga kikwang

“hahahahaha…” sooyoung mendongak saat dia mendengar suara tawa dari arah pintu.sooyoung melihat dari balik gorden jendela.

dan matanya terbelalak saat melihat kikwang berciuman dengan yoona mesra didepan pintu rumah.

“ckckckckck..” sooyoung hanya menggelengkan kepalanya lalu kembali memasak

“berani sekali dia berbuat seperti itu…ishhh” gumam sooyoung.

beberapa saat kemudian pintu terbuka

“oh apa yang kau lakukan disini?” Tanya kikwang yang terlihat terkejut akan keberadaan sooyoung didapurnya

“ommamu pergi ke gangnam.. jadi dia meminta tolong padaku untuk memasak disini..” kata sooyoung tanpa menatap kikwang

tanpa menanggapi apa-apa lagi kikwang segera naik kekamarnya

———-

kikwang menatap sooyoung yang berdiri disamping meja makan dengan tatapan kosong

“kenapa kau tidak makan?” Tanya kikwang.sooyoung tak menanggapi

“yah choi sooyoung!!” panggil kikwang lagi.

“oh nde?” Tanya sooyoung.ternyata sejak tadi dia melamun

“kau tidak makan? aku yakin dirumahmu belum ada makanan” Tanya kikwang.sooyoung menggeleng cepat

“hey meskipun aku tidak menyukaimu kau tetap harus makan.. jangan membuatku seolah aku ini pangeran yang berhati jahat” katanya.

sooyoung tersenyum tipis lalu menggeleng,”tidak terimakasih… sudah tidak ada lagi yang kau butuhkan kan? kalau begitu aku pergi dulu” kata sooyoung lalu beranjak mengambil tas sekolahnya

“hhh pasti karena appanya lagi” gumam kikwang sambil menatap kepergian sooyoung

——***——-

seperti biasa,sooyoung menghapus papan tulis setiap pelajaran selesai

“sooyoungie awaaasss!!!” sooyoung membalikan badanya.dan matanya langsung terbelalak melihat sekotak susu melayang kearahnya

“cpraaakkk!!!”

“BWAHAHAHAHAHAHAHAHAHA!!!”sontak semua siswa langsung tertawa begitu keras melihat wajah sooyoung yang kini berlumuran susu

“Yaa!! dasar babo!!” teriak salah satu teman kelas sooyoung

“kau memang pantas dilempar susu,siapa tahu wajahmu bisa berubah sedikit putih karena itu hahahahaha” sahut yang lain

sooyoung hanya diam,seburuk apapun perlakuan temannya, dia sama sekali tak menangis, tak marah, ataupun mengeluh.tanpa bicara apapun sooyoung segera keluar dari kelas

“haaahhhhhhh” sooyoung menghela nafas berkali-kali untuk mengendalikan emosinya

“sooyoungie sabar….” sooyoung mengelus dadanya agar dia lebih tenang.karena hanya itu yang bisa ia lakukan.saat senang dia akan tertawa sendiri dan saat sedih dia akan menghibur dirinya sendiri juga.

“sooyoung-ssi..” tiba-tiba seseorang memanggil sooyoung.sooyoung langsung berhenti tanpa menoleh.

ternyata dia menatap sooyoung sejak tadi,dia adalah yoseob.dialah yang tak sengaja melempar kotak susu itu ke sooyoung.

“ada apa?” Tanya sooyoung sambil menunduk

tanpa bicara apa-apa yoseob meraih tangan sooyoung lalu memberikan sapu tangannya pada sooyoung

sooyoung menoleh cepat seakan tak percaya dengan apa yang sedang yoseob lakukan sekarang.

yoseob menatap sooyoung sejenak dengan tatapan yang sulit diartikan.tapi tatapan tersebut bukanlah tatapan seperti teman sooyoung lainnya.tatapan itu bukan tatapan remeh,marah,benci,jijik atau tatapan penuh kebencian

“go.. gomawo..” kata sooyoung lirih sambil kembali menunduk.yoseob menghela nafas lalu pergi begitu saja.

—***—

“sooyoungie.. kemarilah” panggil bibi lee pada sooyoung yang sedang berlari kecil menghindari hujan yang mulai turun.sooyoung menoleh dan segera menghampiri bibi lee

“nde ada apa bi?” Tanya sooyoung

“tunggu sebentar ya.. aku akan mengambilkan sesuatu untukmu..” kata bibi lee lalu segera masuk kerumahnya.

“YAH APA YANG KAU LAKUKAN DISANA?” Tanya seseorang yang sedang berdiri didepan gerbang rumah bibi lee

sooyoung menoleh dan melihat yoona dan kikwang disana.seperti biasa pasangan itu selalu melakukan skinship dimanapun dan kapanpun. seperti sekarang,kikwang sedang merangkul bahu yoona dan yoona merangkul pinggang kikwang

“ pasti ommaku yang memanggilmu kesini, iya kan?” Tanya kikwang yang terlihat tidak suka.

sooyoung hanya mengangguk, “ tenang saja.. aku tak akan berlama-lama juga disini” kata sooyoung

“syukurlah kalau begitu..” kata kikwang

“ chagi… berhati-hatilah padanya,mungkin saja dia menggodamu dan mengganggu hubungan kita..” kata yoona

“jangan bergurau,aku tidak mungkin tergoda dengan gadis semacam dia chagi..” kata kikwang sambil mengecup pipi yoona sekilas.membuat sooyoung muak melihatnya.tidak seperti orang lain,dia cukup jijik melihat adegan yang dianggap romantis itu

“hentikan kikwang,im yoona!!” tiba-tiba bibi lee keluar sambil menatap marah pada yoona dan kikwang

“im yoona jangan karena kau lebih cantik kau jadi meremehkan seseorang begitu,kau juga kikwang berhati-hatilah saat berbicara.. kau tidak tahu takdir Tuhan itu menjodohkanmu dengan siapa” kata bibi lee

yoona hanya menunduk malu, sedangkan kikwang hanya menangapi kata-kata ommanya dengan ekspresi acuh

“nde omma…” kata kiwang.

“chagi ayo kita masuk…” kata kikwang pada yoona

“sooyoungie.. ini,kuharap kau suka oleh-oleh bibi.. aku membelinya di gangnam ^^” kata bibi lee pada sooyoung.dia memberikan sebuah sweater manis berwarna soft blue dengan hiasan bunga kecil dipinggirannya

yoona dan kikwang yang sedang berjalan kini berhenti sejenak untuk melihatnya.

“gomawo bi.. ini sangat manis^^” kata sooyoung senang.bibi lee mengangguk sambil membelai rambut sooyoung

yoona yang melihat hal itu langsung geram,dia mengepalkan tangannya kesal.kesal karena soyoung mendapatkan hadiah dari omma kikwang,kesal karena omma kikwang terlihat sangat emnyayangi sooyoung,dan kesal karena sooyoung bahagia.

—–***—–

 “BRUAKKK!!! CHOI SOOOOYOUNG!!!!”

sooyoung yang sedang belajar kini menoleh kearah pintu.

dia menghela nafas sejenak,”NDEE APPA…” katanya lalu segera keluar kamar

sooyoung langsung terhenti saat melihat semua makanan yang ia masak, kini sudah berceceran dilantai.tak ada satupun yang utuh

“YAH!! APA INI? KAU INGIN MERACUNIKU HAHHH?!! KENAPA KAU TIDAK MEMASAK AYAM ATAU DAGING?!!” Tanya appa sooyoung marah.

“appa mianhae,persediaan uang kita tinggal sedikit.. jadi aku-“

“ARRGGGHHHHHH!!! DASAR ANAK BODOH!!”

“PYARRRRR…!!!” appa sooyoung melempar gelas yang ada di meja.namun untung saja lemparan itu meleset, atau mungkin memang sengaja tidak diarahkan ke sooyoung.

“sooyoung memejamkan matanya sejenak karena terkejut

“SUDAHLAH AKU AKAN MAKAN DILUAR SAJA!!!!” kata appa sooyoung lalu pergi.

“huuuhhhh” sooyoung menghela nafas,”Ya Tuhaann hikss…” ucapnya parau dan lirih

dia segera membereskan makanan yang berceceran itu.padahal dia sengaja tidak makan agar appa tirinya bisa makan lebih banyak.tapi ternyata makanan itu malah terbuang sia-sia.

sooyoungpun mengambil sisa sisa makanan yang terlihat masih bersih dan masih layak untuk dimakan.

“GREEBBB” sooyoung terkejut saat tiba-tiba seseorang menarik lengannya.

kikwang pov

“kikwang,sepertinya appa sooyoung mengamuk lagi” kata omma.aku yang sedang bermain psp kini berhenti dan menoleh kejendela besar yang bisa memperlihatkan tampak depan rumah sooyoung

“kikwang.. apa kau mau menolong omma? “ Tanya omma.aku menghela nafas

“apa omma?”

“tolong.. antarkan beberapa makanan untuk sooyoung,omma takut jika sooyoung tidak makan hari ini” kata omma khawatir.aku terdiam

aku memang tidak suka dengan sooyoung,bagiku dia itu yeoja lemah dan munafik yang sama sekali tidak bisa marah.tapi aku juga merasa kasihan akan kehidupan buruk yang menimpanya

“baiklah omma..aku akan kesana”

sooyoung pov

aku mendongak dan melihat kikwang menatapku penuh khawatir.seumur hidup aku baru melihatnya seperti itu padaku

“hentikan… jangan memakan makanan itu” katanya lalu menariku pelan.

“kenapa kau kesini? jika appaku tahu kau bisa dipukuli” kataku khawatir

dia diam sejenak dan malah menuntunku duduk dimeja makan.dia meletakan bungkusan yang ia bawa

“makanlah ini…” katanya.

aku terdiam sejenak,jujur saja aku sedikit tak percaya akan perbuatannya padaku saat ini

normal pov

kikwang menatap sooyoung yang terlihat begitu lahap.

dia menghela nafas,dia benci melihat sooyoung seperti ini. karena dia jadi berubah kasihan padanya.

“haahhh kau itu sungguh manusia yang paling tak beruntung yang pernah kutemui… kau tidak punya pacar ataupun teman,dan keadaan keluargamu pun begitu mengerikan…” kata kikwang.

sooyoung berhenti mengunyah dan menatap kikwang,”jangan bicara seperti itu lee kikwang.. kau itu membenciku jadi jangan bicara seolah kau perduli dan kasihan padaku” kata sooyoung lalu kembali makan

“aku tidak perduli atau kasihan padamu.. aku hanya kesal kenapa aku memiliki tetangga sepertimu” kata kikwang

Sooyoung tersenyum,”aku beruntung kog..,aku masih punya kaki,tangan, dan anggota tubuh yang utuh dan berfungsi seperti pada umumnya.. aku juga beruntung memiliki tetangga seperti ommamu.. jika tidak punya pacar ataupun teman itu bukan masalah besar bagiku..meski keadaanku seperti ini aku percaya Tuhan tetap menyediakan seseorang untukku nanti..” kata sooyoung sambil tersenyum pada kikwang

kikwang terdiam membeku.dia sedikit tak percaya sooyoung bisa menanggapi kata-kata kasarnya dengan sikap positif seperti itu

“dan kau tenang saja, kau tak akan lama memiliki tetagga semacamku… kuharap kau bersabar sejenak ^^” kata sooyoung

“maksudmu?” Tanya kikwang yang masih belum mengerti

—–***—–

#pulang sekolah

sooyoung berhenti melangkah saat melihat yoona dan gerombolan temannya kini menatapnya.sooyoung kembali berjalan menuju halte seakan dia tak melihat siapa-siapa

tapi ternyata yoona menghadang jalan sooyoung

“apa maumu?” Tanya sooyoung

“kau senang karena mendapat nilai baik dimata omma kikwang hah? kau pasti sengaja mendekati omma kikwang kan?” kata yoona kesal

sooyoung tertawa remeh,” kau pikir kau kenal denganku baru satu dua tahun? kita, apalagi aku dan kikwang adalah tetangga… jadi wajar saja aku dekat dengan bibi lee..” sooyoung ternyata berani melawan

“cihh… kau itu yeoja munafik..” kata yuri

“serahkan sweater itu dan aku tak akan mengganggumu” kata yoona

“BWO?!! im yoona kau sudah kelas tiga senior high school kan? kenapa kau begitu kekanak-kanakan hanya karena masalah sweater?” kata sooyoung.

“hey berani sekali kau bicara begitu” kata fanny.dia mendorong bahu sooyoung kasar

“cepat lepaskan.. yang pantas mendapatkannya adalah aku!!” kata yoona.dia menarik sweater sooyoung.

“andwe.. ini pemberian bibi lee untukku!!” kata sooyoung sambil berusaha melepaskan tarikan yoona.

“lepaskan dan semua akan beres!!” kata yuri.dia dan fanny ikut membantu yoona

“andwe.. hajima!!” kata sooyoung tak kalah ngeyel

“YAH !!! BISAKAH KALIAN BERHENTI BERTENGKAR DIPINGGIR JALAN!!” tiba-tiba seseorang berteriak.semua langsung menoleh

“siapa dia?!!” kata yuri sambil melihat lekat-lekat orang itu

“molla,tapi sepertinya dia siswa sekolah lain..  seragamnya sama dengan seragam kikwang” kata yoona

“kalian itu yeoja.. bagaimana bisa bertengkar seperti itu didepan umum” kata orang itu sambil menghampiri mereka

“siapa kau? kau murid dari sky senior high school kan?” Tanya fanny

namja itu hanya tertawa remeh,”untuk apa kalian tahu siapa aku? sudahlah sekarang cepat lepaskan dia dan pergi.”

“bagaimana jika aku tidak mau?” kata yoona

namja itu tertawa lagi.”hey kalian lihat mereka kan? mereka adalah gerombolanku… aku bisa saja memanggil mereka dan kusuruh untuk menghajar wajah-wajah bedak kalian” kata namja itu sambil menunjuk segerombolan orang yang sedang bergerombol ditaman kota yang tak jauh dari sana

sooyoung hanya diam sambil menatap namja itu.dia merasa tak asing dengan wajah itu

“HANA!!!…… DUL!!!!…. SETT!!!!! KHA!!!” teriak namja itu

“teman-teman sebaiknya kita pergi saja kajja” kata yoona lalu segera pergi diikuti yuri dan fanny

“hahhhh bagaimana bisa ada yeoja semacam itu.. yang boleh membully disekitar sini kan hanya aku” gumam namja itu sambil terus menatap kepergian yoona

“maaf,kau siapa? kenapa kau membantuku?” Tanya sooyoung

namja itu menoleh pada sooyoung lalu tersenyum smirk

___ TBC ___

gimana readerdeul? jelekah? gajekah? alaykah? mianhae

tetep ditunggu tanggapannya ya,semakin banyak semakin cepet juga publish part selanjutnya

33 thoughts on “YOUR MOTHER (part 1)

  1. Park Chanrin berkata:

    KYAAAAAAAAAA ! /plak/ -_- maafin aku eon,maklum baru liat pairing ini sih :p keren banget ini mah eon aku sukaaaaaaa sekali~ aku tunggu lanjutannya eon,fighting !😉

  2. uwaaa itu siapa??? ><
    Itu cowoknya masa yoseob??? tapi tadi kan yoseob temen sekelas soo, apa itu hyunseong??
    aku suka sama ff ini juga kan jadinya :3
    antagonis part 2 sama kelanjutan your mothernya bakal aku tunggu chingu😀
    fighting!!!

  3. mili arsen berkata:

    Waktu lihat castnya seneng banget
    Tapi kikwang kenapa jahat sama sooyoung? Sooyoung kasihan,waktu baca pingin nangis hikkkks hikks, namja yang nolongin sooyoung kayaknya hyunseung. Bener nggak?chingu..
    Lanjutttt chingu……

  4. kyusoowon berkata:

    jgn2 yg nolong soo itu si junghyun ketua berandal di sekolahan’a kwikwang…omo yoona ma kikwang ga tau malu amat ciuman di depan rumah…cepat lanjut chingu

  5. huwaaaa!
    gomapta banget udah dibuatin pairing sooyoung sama kikwang…
    hohoho, orang ketiganya yoseob ya…
    kan mereka bertiga sama sama 90line tuh, hahaha
    kikwang jangan jahat-jahat gitu dong sama sooyoung, awas aja nanti kamu jadi cinta /jiiaaaah/

  6. aigoo soo sering banget siih dapetin peran yg kasian pke bgt, huuft… yoona nae eonni koq km jht siih, berwjh angel tp berhati devil….
    ini jg gikwang so’ deeh isssh….
    author mmg daebbak bkin ff’y🙂

  7. rina choi berkata:

    sebenernya udh beberapa.kali baca ff ini, tapi baru sempet komem sekerang..
    Apa sih alasan sooyoung diam, seakan pasrah sma takdir?

  8. yani yanuari berkata:

    knpa soo eonni d’jahatin gtu ko diem ajaa sih? trus it lagi knpa yoona suka ngjahatin soo eonni, kan kesian soo eonni’a😥 namja yng ngbela soo eonni it sapa thor? jdi pnasaran nih, kajja d’next😉

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s