antagonis (part 3)

TITLE : antagonis (part 3)

CAST :

  1. choi sooyoung
  2. lee jonghyun
  3. kim myungsoo
  4. seo joohyun

GENRE : family, romance, friendship

RATING : PG 15

—-

NB :maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan,maaf jika ada kata-kata kasar/menyinggung.

—–

anyeong raderdeul.. im back^^

wah akhirnya selesai juga mid indomie+ kejuruannya,

terimakasih ya atas doa kalian.. aku jadi lebih bersemangat* terharu.. peluk daehyun..#kumat -_-

—–

Happy reading and don’t be siders ^^

—–

antgns

sooyoung pov

“hey sikshin apa yang kau lakukan disana?” aku langsung membalikan badanku saat myungsoo memanggilku

aku tersenyum padanya,”tidak apa-apa… hehe” kataku berbohong

kurasa myungsoo tidak perlu tahu tentang hal yang baru saja kulihat agar beban pikiranya tidak bertambah.

“eyyy yasudah ayo pulang..” katanya lalu merangkul leherku

“uhukkk uhkuukkhh” aku terbatuk karena rangkulannya yang terlalu erat

“yah!! bisakah kau memperlakukanku layaknya yeoja haahh kau ini kasar sekali padaku…” omelku kesal

dia mengeryit lalu mendekatkan wajahnya agar bisa melihat wajahku lebih dekat

“jadi kau yeoja? jinjja?” tanyanya meledeku

“ihhhh dasar babo!!! kita sudah berteman hampir dua tahun bodoh!!” umpatku sambil menginjak ujung sepatunya

“arggghhhh” rintihnya sambil memegangi kakinya yang mungkin terasa sakit

“aku kan hanya bercanda…,lagipula jika kau yeoja kau harusnya tak bertingkah sekasar ini” katanya.

“biar saja… jika denganmu aku bisa melakukan semuanya sesukaku :p” kataku lalu menjulurkan lidah padanya

“benarkah?” dia tersenyum smirk lalu merangkulku kembali.kini dia menatapku intens

“apa yang kau lakukan?” tanyaku sedikit takut.dia diam dan terus daja menatapku

“kau bilang jika denganku kau bisa melakukan semuanya iya kan” tanyanya sedikit berbisik tepat ditelingaku,membuatku sedikit merinding

dan perlahan dia mendekatkan wajahnya padaku,aku langsung mundur tapi tangannya memegangi belakang kepalaku sedangkan tangannya yang satu memegang rahang bawahku.

“Ya Tuhan apa yang ingin dilakukan orang gila didepanku ini?” batinku

“TAAKKK” aku langsung menendang kakinya cukup keras

“YAKKK!!! BWOHANEUNGEOYA!!” pekikku

“ARGGHHHHH!!!” dia langsung melepasku dan beralih memegang betisnya.

“aku bercanda.. ishh kau ini sensi sekali..”rintihnya sambil terus memegang kakinya.entah hari ini sudah berapa kali aku menendang kakinya

“bercandamu sungguh tak lucu.. kubilang hal seperti itu menjijikan kau malah mengulangnya isshhh menyebalkan!!” kataku lalu segera pergi meninggalkannya

———

“padahal dikelas namjanya banyak.. tapi kenapa aku yang disuruh mengambil buku..”

“bruukkk brukk brukkk”

“haiiiishh aigoooo…” aku medesah kesal saat buku-buku yang kubawa jatuh semua kelantai.aku beranjak mengambilnya

“YAH tunggu jangan lari” tapi tiba-tiba lewatlah dua anak yang kelihatannya masih kelas satu.mereka berlarian layaknya anak playgroup yang baru bisa berlari.alhasil beberapa buku yang ingin kuambil malah terseret cukup jauh

“YAHH!!” pekiku kesal sambil menatap tajam pada mereka

“ah mianhae noona” kata mereka lalu kembali berlari.

“aku berdiri dan beranjak mengambil buku yang terserat tadi

sebelumnya aku membersihkan buku-buku yang berada ditanganku.aku masih ingat betul saat mr.jung,pustakawan sekolahku memarahiku karena buku-buku yang kupinjam kotor

“ini…” aku mendongak saat seseorang beridiri didepanku.

“oh.. gam..gamsahamnida..” kataku lalu tersenyum pada orang yang ternyata sudah membantuku mengambilkan buku-buku yang terseret tadi

“sudah jangan marah-marah lagi.. cantikmu jadi hilang” kata jonghyun sambil tersenyum manis padaku

Ya Tuhan,kurasa pipiku benar-benar memerah seperti tomat sekarang

“k.. kau bisa saja.. ng…kalau begitu aku kembali kekelas dulu jonghyun-ssi gomawo atas bantuanmu” kataku

“kau tidak kesulitan membawa buku sebanyak ini?” tanyanya

“ti-“ belum selesai menjawab dia sudah memotong

“biar kubantu ^^ ayo.. kelasmu diruang atas kan?” tanyanya. bukannya menolak aku malah mengangguk.

haaahh pesonanya benar-benar membuatku tak berkutik sama sekali

——-

normal pov

myungsoo langsung menoleh kearah pintu saat dia melihat sooyoung datang bersama seseorang.

“oh jonghyun-ssi kenapa kau kesini?” Tanya mr.park pada namja yang ikut masuk kekelas sooyoung itu

“oh songsaengnim,aku hanya membantu sooyoung-ssi membawakan buku-buku ini” kata jonghyun. myungsoo diam dan terus melihatnya

“ishh namja itu caper sekali… seharusnya aku tadi membantu sooyoung saja biar dia tak ikut kesini..” batin myungsoo kesal

“baiklah.. terimakasih bantuanmu..” kata mr.park

“gamsahamnida jonghyun-ssi..” sooyoung membungkuk sedikit pada jonghyun yang beranjak pergi

——–

“sooyoungie.. sejak kapan kau kenal dengan jonghyun?” Tanya amber

“mm… sekitar satu bulan yang lalu.. rumahnya satu jalur denganku dan kami sering bertemu di bus” jawab sooyoung

“kalian.. cepat sekali akrabnya” kata myungsoo. wajahnya terlihat sedikit tak suka

“karena dia tidak pengecut sepertimu…” ejek sooyoung

“tunggu.. apa maksudmu tidak pengecut? apa kau dan jonghyun sedang dalam masa pendekatan?” Tanya amber

sooyoung terdiam,pipinya memerah malu

“mm.. molla…” jawab sooyoung.myungsoo hanya mengeryit tak percaya melihat tingkah sooyoung yang berubah jadi aneh itu

“tapi mana mungkin?” gumam amber pelan

“kenapa ?” tanya sooyoung

“lee jonghyun.. diakan namja yang anti dengan yeoja” kata amber

“jadi dia adalah gay?” pekik myungsoo ,matanya membulat dan mulutnya terbuka

“yah itu tidak mungkin” bela sooyoung

“bukan begitu maksudku..  jonghyun kan ketua kelompok kerohanian gereja sekolah kita,dia itu terkenal tertutup dengan yang namanya yeoja.. tapi bagaimana mungkin dia mendekati sooyoung?” gumam amber

sooyoung terdiam sejenak untuk berfikir,”mungkin karena aku sering datang kegereja jadi dia berani dekat denganku”

—-***—-

seohyun terdiam saat dia menyadari dua orang yang ia kenal sedang berjalan dari arah berlawanan

“seohyun-ah dia disana” kata hyuna berbisik

seohyun hanya mengangguk,dia menghela nafas agar jantungnya tidak berdetak terlalu cepat

“hyuna-ya.. kenapa dia bersama yeoja yang beberapa hari lalu memarahi kita?” Tanya seohyun

“kau benar… apa mereka berpacaran?”Tanya hyuna.seohyun tercekak mendengarnya

“semoga mereka bukan sepasang kekasih” batin seohyun

“anyeong oppa onnie..” sapa hyuna dan seohyun saat mereka berdua sudah berpapasan dengan sooyoung dan myungsoo

sooyoung dan myungsoo hanya mengangguk membalas sapaan itu

———-

“siapa mereka..berani sekali memanggilku onnie.. kenal saja tidak” kata sooyoung kesal saat mereka sudah sampai dikelas

“yahh kenapa kau bicara seperti itu? mereka itu menghormatimu makanya mereka menyapa kita” bela myungsoo

sooyoung hanya mendengus kesal,”cihh pasti mereka menyapaku karena ada kau” kata sooyoung lagi

“yah sudahlah kenapa pikiranmu jadi jahat begitu…” kata myungsoo

sooyoung menghela nafas,entah kenapa setelah tahu jika seohyun tidak sepolos dugaannya dia jadi sedikit sinis dengan yeoja itu

“mianhae soo… aku lelah,tapi malah menjelek-jelekan yeoja yang kau suka.. mianhae” kata sooyoung setelah itu.dia tak mau merusak perasaan senang myungsoo saat ini

“sudahlah jangan dipikirkan lagi..” kata myungsoo

—***—

sooyoung berjalan memasuki gereja.dia tersenyum saat melihat motor yonghwa dan jonghyun ada disana

“yonghwa juga ada?” gumam sooyoung senang.diapun segera memasuki gereja

tapi langkahnya terhenti saat dia mendengar  namanya disebut

“jonghyun-ah… akhir-akhir ini kau sering bersama dengan sooyoung.. haha kurasa sebentar lagi kalian akan jadian”

pipi sooyoung memerah mendengarnya,”waah apa hubungan kami sudah sedekat itu sehingga orang-orang mengira kami akan berpacaran?” batin sooyoung senang

“jangan bicara omong kosong.. aku mendekatinya karena kupikir dia bisa membantuku mengajak siswa lain ikut dalam acara kerohanian gereja.. tapi ternyata dia sama sekali tak membantu”  kata jonghyun

“lagipula aku sudah mulai menjauhinya..” lanjutnya

“hey apa maksudmu? kenapa kau bicara seperti itu?” Tanya yonghwa

sooyoung pov

“jangan bicara omong kosong.. aku mendekatinya karena kupikir dia bisa membantuku mengajak siswa lain ikut dalam acara kerohanian gereja.. tapi ternyata dia sama sekali tak membantu”  aku tersentak mendengar jawaban jonghyun

“lagipula aku sudah mulai menjauhinya..” lanjutnya.tentu saja bagaikan jatuh tertimpa tangga,hatiku serasa dihantam batu berton-ton beratnya

“hey apa maksudmu? kenapa kau bicara seperti itu?” Tanya yonghwa.sepertinya dia juga tak kalah terkejut denganku

“kupikir dia itu gadis alim karena sering keluar masuk gereja.. tapi ternyata dia sama saja dengan yeoja lain.. kurasa dia malah lebih parah…” aku semakin terkejut mendengarnya.jantungku seakan berhenti berdetak dan perlahan terpecah belah

“dia itu gadis alim kog.. hanya saja dia menyesuaikan diri dengan lingkungan..” bela yonghwa

“halah alim apa.. aku pernah melihat dia berduaan dengan namja bernama myungsoo itu.. bahkan mereka ingin berciuman.. bagaimana bisa hal seperti itu dibilang alim”

aku berfikir sejenak,ah pasti dia melihat saat myungsoo menggodaku beberapa hari yang lalu

“dia dan myungsoo hanya bersahabat… tunggu!! kau bicara seperti itu karena cemburu dengan kedekatan sooyoung dan myungsoo? lalu kau menyerah?” Tanya yonghwa

“apa maksudmu menyerah?” Tanya jonghyun

“kau dulu bilang sendiri jika kau tertarik dengannya… tapi kenapa kau malah seperti ini?” Tanya yonghwa. aku terdiam,jadi sebenarnya dia menyukaiku atau tidak?

“aku tak pernah bicara begitu..lagipula  aku tidak suka dengan kelakuannya yang seperti namja…” sangkal jonghyun.

aku hanya bisa memegang dadaku yang semakin lama semakin terasa sakit dan sesak

“Ya Tuhan jonghyun… kenapa kau jahat begitu? kau tahu sendiri sooyoung sangat menyukaimu..,” kata yonghwa. lagi-lagi dia membelaku

“tapi aku tak menyukainya” jawab jonghyun dengan begitu mudahnya

“haahh tidak bisa dipercaya.. lalu apa yang akan kau lakukan sekarang?” Tanya yonghwa

“apa lagi.. aku akan menjauhi sooyoung agar dia tak mengharapkanku lagi,dan juga sudah kubilang kan jika aku menyukai gadis itu” kata jonghyun.

aku terbelalak,”menyukai gadis itu? siapa? bukan aku? dia benar-benar tak menyukaiku? jadi cintaku benar-benar bertepuk sebelah tangan?” batinku sedih

“siapa ? seohyun maksudmu? bukannya kau bilang kau ingin melupakanya?” Tanya yonghwa

DEG, jantungku serasa berhenti saat mendengar nama itu

“seo.. hyun?” gumamku lirih. aku mnutup mulutku karena syok

“tentu saja tidak…,dan coba bandingkan dia dengan sooyoung.. pastilah mereka sangat berbeda…,seohyun itu alim,polos,lembut, dan tentu saja feminim… dia juga cantik dan anggun” kata jonghyun

aku terdiam,benar seohyun itu dari luar terlihat anggun,feminim,alim,polos,lembut…,berbeda denganku,aku yeoja yang bahkan temanku sendiri bilang aku ini tidak seperti yeoja.aku cuek,tomboy, kasar,suka berteriak,tidak lemah lembut

“hey kau kan belum tahu sifat asli seohyun.. bisa saja dalamnya ternyata berbeda..” kata yonghwa.ya mungkin karena yonghwa termasuk sahabatku dan dia tahu banyak tentangku makanya dia seperti membelaku

rasanya aku ingin berlari kehadapan mereka dan berteriak didepan wajah jonghyun tentang sifat asli seohyun

“haaahh kau bicara begitu karena kau sahabat sooyoung dan satu organisasi dengannya kan… sudahlah aku tahu apa yang aku pilih.. kau tenang saja” kata jonghyun

aku menutup mulutku agar aku tak terisak disini,sungguh hatiku benar-benar sesak dan hancur mendengar apa yang jonghyun katakanan.

dia.. namja yang beberapa bulan ini menarik perhatianku karena kebaikannya,karena kealimannya,karena kepolosannya,karena kelemah lembutannya saat berbicara maupun bertindak,karena kedewasaannya,karena kebijaksanaannya,dan semua alasan yang membuatku sangat menyukainya,yang bisa benar-benar membuatku melupakan key

tapi kenapa? kenapa dia seperti itu? kenapa dia begitu remehnya memandangku? kenapa dia begitu mudahnya merencanakan untuk meninggalkanku? kenapa dia begitu mudah mengambil kesimpulan jika seohyun jauh lebih baik dariku? kenapa Tuhan? Kenapa?

aku beranjak pergi,sebelum ada yang menyadari kehadiranku disana,sebelum ada yang melihat seorang choi sooyoung menangis karena seorang namja tampan namun ke****t seperti jonghyun

“hikkss.. hiksss” aku terus terisak.aku benci terisak,aku choi sooyoung yang kuat tapi kenapa aku terisak?

akupun memakai jaketku dan menutup kepalaku dengan penutup kepala jaket itu.aku berjalan cepat sambil menunduk

“BRUKK!!”  sial!! aku malah menabrak sesorang

“sooyoungie.. gwenchanayeo?” Tanya orang itu.aku mengenal suara itu

aku mendongak dan melihat amber menatapku penuh khawatir

“hikss amber..” kataku lirih.aku semakin terisak

“heyy kau kenapa?” tanyanya lembut.

———

“bwo?!!” jonghyun? menyukai seohyun?!!” pekik amber terkejut

aku hanya menganguk,seulas senyuman getir terukir dibibirku

”haahh sulit dipercaya… bagaimana bisa seorang ketua kelompok kerohanian menyukai salah satu dari gerombolan gadis penggemar hotpant… apa dia tak tahu jika seohyun sebenarnya adalah bad girl?” gumam amber.dia terlihat ikut kesal.aku bisa memakluminya,karena dulu saat dia menyukai salah satu temanku yang bernama hoya.ternyata hoya juga menyukai seohyun

aku menggeleng,lalu membuang nafas panjang  “kenapa gadis itu?! Kenapa semua orang menyukai gadis itu?!!” kataku kesal

“sudahlah sooyoungie.. kau harusnya bersyukur karena kau tahu sekarang.. berarti jonghyun bukanlah namja yang tepat untukmu.. yakinlah jika Tuhan menyiapkan seseorang yang jauh lebih baik darinya” kata amber.

aku mengangguk,” aku harus segera melupakannya” kataku lirih.

entah aku bisa melupakannya atau tidak.karena dilubuk hatiku yang paling dalam,aku masih sangat menyukai namja bernama jonghyun itu.dia sudah terlalu dalam masuk kehatiku

——

“Hey ada apa denganmu? kenapa matamu bengkak? apa kau habis menangis?” Tanya myungsoo sambil menatap wajahku lekat-lekat

aku segera mengalihkan pandanganku kearah lain

“anhi aku tidak apa-apa” kataku lirih.

“haahh bodoh sekali aku… menangis karena seorang namja” batinku kesal pada diriku sendiri

“ayolah bicaralah padaku.. apa yang sebenarnya terjadi? siapa yang membuat seorang choi sooyoung menangis?” Tanya myungsoo.wajahnya terlihat khawatir

“namja bernama jonghyun dan yeoja bernama seohyunlah yang membuatku seperti ini soo” batinku.ingin sekali aku berteriak seperti itu padanya.

tapi aku segera mengurungkan niat itu,myungsoo tidak salah apa-apa.

myungsoo sebaiknya tidak tahu jika ada namja tampan dan keren yang menyukai yeoja idamannya.agar dia bisa terus memperjuangkan cintanya pada seohyun.

“kubilang tidak apa-apa.. sebaiknya kau pergi, kau bisa mendapat pelampiasanku nanti..” ancamku

“kalau menurutmu itu baik,aku tetap akan disini..” kata myungsoo ngeyel.aku kini menoleh padanya

aku menghela nafas sambil menatap lurus kematanya,”apa seohyun pantas mendapatkan sahabatku ini? bagiku myungsoo bisa mendapatkan yeoja yang jauh lebih baik dari seohyun,myungsoo… terlalu baik untuknya” batinku

“grebbb”  mataku terbelalak saat myungsoo tiba-tiba meraih tubuhku dan memeluknya erat

“jika kau tidak mau bercerita.. maka biarkan aku tetap membantumu,membantumu dengan cara menenangkan hatimu” bisiknya. aku terdiam,sungguh aku sangat menyayangi sahabatku ini

–***–

normal pov

seperti biasa,saat jam olah raga sooyoung tak pernah absen untuk ikut bermain basket.

“sooyoung tangkap” teriak woohyun.sooyoung melompat dan dengan mudah dia menangkap bola itu

“myungsoo tangkap!!” sooyoung kembali mengoper bola itu pada myungsoo yang memang paling dekat dengan ring

tapi ternyata lemparanya terlalu tinggi sehingga bola keluar lapangan

dan mata sooyoung terbelalak saat bola itu mengarah pada seseorang yang sedang berjalan dipinggir lapangan

“YAH AWAASS!!” teriak sooyoung.tapi sayang sekali bola  itu tak bisa dihindari.

“DUKK!!”

“SEOHYUN!!” terdengar pekikan seorang yeoja dari pinggir lapangan.mendengar itu myungsoo segera berlari menghampiri yeoja yang pingsan itu.

sooyoung pov

aku berlari menghampiri yeoja yang pingsan itu.dan mataku terbelalak saat melihat sohyunlah orangnya

“Ya Tuhan” pekiku merasa bersalah.myungsoo menoleh padaku dengan tatapan tajam.sepertinya dia marah padaku

“kurasa kita harus membawanya ke uks” kataku

“aku tahu!! diamlah!!” bentak myungsoo lalu segera membawa seohyun keruang UKS

aku sedikit tersentak akan sikap myungsoo.apa salahku begitu besar sehingga dia jadi seperti itu?

———-

“apa dia belum sadar?” tanyaku pada myungsoo yang kini sedang duduk disamping ranjang tempat seohyun berbaring

“apa kau tak lihat matanya masih tertutup?! sudahlah sebaiknya kau keluar saja” kata myungsoo kasar tanpa menatapku

aku mendengus,kurasa myungsoo memang marah padaku.

“ya ya ya baiklah aku keluar… tapi kau harus tahu satu hal SAHABATKU!!.. aku tidak bermaksud membuatnya pingsan..,kau tahu sendiri kan? “tanyaku sinis

“lagipula jika aku membencinya tentu saja aku akan melempar bola itu lebih keras agar hidungnya berdarah sekalian!!” kataku kesal lalu segera pergi

——–

myungsoo pov

aku terdiam beberapa saat mencerna kata-kata sooyoung. aku tak habis pikir kenapa dia jadi begitu sinis dan jahat pada seohyun?

lalu mataku berbinar saat seohyun terbangun

“oh.. oppa…” katanya lirih sambil memegangi kepalanya.

“seohyun-ah.. kau sudah sadar.. syukurlah” kataku. aku beranjak mengambil air minum yang ada dimeja lalu kuberikan padanya

aku terdiam sambil menatap wajah lembutnya,” kasihan sekali dia” batinku sedih

“oppa… gomawo kau sudah menolongku…” katanya. aku menganguk

“nde.. cheonmanae… dan seohyun-ah.. aku minta maaf atas kejadian tadi.. sooyoungie… dia tidak bermaksud melukaimu” kataku

dia tersenyum lembut,”gwenchana oppa.. meski dari luar dia terlihat kasar.. tapi aku tahu dia sebenarnya baik kog ^^” kata seohyun.

Ya Tuhan,ternyata bukan hanya wajahnya yang terlihat seperti malaikat tapi hatinya juga.aku bersyukur karena bisa menyukai yeoja sepertinya

___ tbc ____

gimana? gaje atau aneh? atau jelek?

mian kalo ga sesuai keinginan kalian

tetep ditunggu tanggepannya, semakin banyak semakin cepat juga publish part selanjutnya ^^

32 thoughts on “antagonis (part 3)

  1. Park Chanrin berkata:

    Ciaaaaaaattttt ! Ah makin gemes sumpeeehhh-_- idih jonghyunnya ngeselin banget sih-_- myungsoo jadi kesel sama sooyoung,sabar ya soo unnie :’) gimana eon,ulangannya susah ga ?😀

  2. kim nana berkata:

    waa,,
    setiap baca ff disini lyat sooyoung dicoupel in sama yang beda dari umumnya jadi suka
    hehehe
    jadiin myugsooyoung ya hehe
    ditunggu part selanjuntya🙂

  3. perutku serasa dililit pas baca ini .-. geregetan sama para cowoknya huuh…
    pilih yonghwa aja aku :3 wkwk chingu udah selese ujiannya? kalo udah, berarti bisa update yang your mother dong?😉 hehe next partnya ditunggu….. fighting!!!

  4. Aciyattttt
    Astaga makin gemes, gregetan, kesel. Ayolahh cogan jangan gini sama Soo kan kasian

    Jonghyun itu loh pengen rasanya ngegampar dia sampai berdarah, kurang ajar banget
    Myungsoo juga, aku pengen banget jambak rambut dia sumpah! sambil bilang Seohyun itu gak sebaik yang ia kira

  5. ismi khaerin berkata:

    nh sbenernya yg antagonis tuh seohyun, tp mlh myungsoo slh sngka sma syo. Myungsoo kmu tu udh slh pham. Jonghyun jga slh phm. Hmm emosi bgt , syo emank klhtan kasar tpkan yg pnting htinya baik gak kya seo.ckckck

  6. babysyoo berkata:

    myung jahatt T^T masa’ dia bentak syoo unni gara2 seo itu -___- seo mah setan berbaju malaikat/? -___- myung km terlalu baik buat dia sayangg /? :v :3 nice.. lanjut thorr :v

  7. itu minhyuk jahat banget siih, soo eon yg sabar yaah didunia ini emang lelaki bodoh lebih banyak jumlah’y dibanding lelaki buta…
    L juga knp sampe segitu’y ke soo eonni, iiish semua krn seohyun yeoja super nyebelin…. grrrr……
    drpd aq mrh” lanjut next aja deeh…
    author emang daebbak bkin reader benar” geram🙂

  8. kyusoowon berkata:

    amit2 sama semua namja kenapa pada suka ma seo sih yg jelas2 bermuka 2…udah soo dirimu balik lg aja ama key

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s