YOUR MOTHER (part 4)

TITLE : YOUR MOTHER (part 4)

CAST :

  1. choi sooyoung
  2. lee kikwang
  3. im yoona
  4. yong junhyung

GENRE : family, romance, sad

RATING : PG 17

—-

NB :maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan,maaf jika ada kata-kata kasar/menyinggung

—–

anyeong readerdeul,I’m back ^^ sebelumnya aku minta maaf, karena kejar tayang aku jadi ga sempet meriksa penulisannya

jadi harap maklum kalau part ini banyak penulisan yang salah

—–

Happy reading and don’t be siders ^^

—–

“kalian ini benar-benar manusia tidak beradab!!” umpat kikwang

“chagi… kenapa kau seperti ini? “ Tanya yoona dengan wajah sedih dan memohon.dia meraih lengan kekar kikwang

“lepaskan aku!!!” bentak kikwang sambil mengibatkan tangannya agar tangan yoona terlepas

“sooyoungie.. ayo..” kikwang langsung menarik tangan sooyoung lembut dan segera pergi meninggalkan yoona dan teman-temannya

CherryBlossompart 4

“kikwang.. sebaiknya kau jangan seperti ini” bisik sooyoung.

“kenapa? kau takut hubunganku dengannya rusak?” Tanya kikwang.sooyoung mengangguk pelan

“LEE KIKWANG!!” bentak yoona.dia berlari menghadang sooyoung dan kikwang

“bisakah kau berhenti berteriak?!!! kenapa kau seperti ini im yoona,kenapa kau menjadi seperti nenek sihir yang kejam?.. apa kau tak mengingat saat masa-masa kecilmu dengan sooyoung?! bahkan dulu dia selalu melindungimu” kata kikwang.tatapannya terlihat sedih dan kecewa

yoona hanya terdiam.dia tercekak mendengar kata-kata kikwang itu

“kau pikir selama ini kau sudah baik dengannya? bukankah kau sama saja denganku..” kata yoona. kikwang menatap tajam pada yoona

“mamdaero saenggakhae!!!(*berpikirlah sesukamu)” kata kikwang datar lalu kembali berjalan meninggalkan yoona

sooyoung hanya diam dan mengikuti kikwang.

“LEE KIKWANG!! AKU TIDAK AKAN MELUPAKAN SEMUA INI!! AKU TAK AKAN MEMBIARKANNYA!!” teriak yoona

kikwang tak memperdulikannya dan tersu berjalan

“kikwang.. kenapa kau seperti itu dengannya?” Tanya sooyoung

“jangan pikirkan yoona,atau hubunganku dengannya.. sekarang yang kau pikirkan adalah tanganmu yang kembali terluka!!” kata kikwang dingin tanpa menoleh pada sooyoung

———–

sooyoung pov

aku terdiam melihat kikwang yang begitu lembut mengobati luka yang diakibatkan yoona tadi.karena kuku yoona yang tajam tangankupun jadi sedikit berdarah

“soo.. bisakah kau berubah menjadi sedikit lebih tegas? kau tak sadar ini semua terjadi karena hatimu yang terlalu polos dan baik” kata kikwang setelah dia selesai mengobati

“aku.. tidak bisa, aku ingin tetapi aku tetap tidak bisa..” kataku

“wae?” tanyanya

aku terdiam sejenak,”molla… aku hanya berfikir membalas tidak akan menyelesaikan masalah”

“tapi jika kau membiarkannya itu juga tak baik.. , bagaimana kau bisa mempertahankan hidup jika kau seperti itu, tidak mungkin kau selalu mengandalkan orang lain untuk menolongmu” kata kikwang

“ aku hanya merasa jika hidupku tak begitu berguna…, aku hidup sendiri didunia ini..,dikelilingi orang-orang yang hanya memikirkan ego sendiri…, dikelilingi orang yang sama sekali tidak mau menemani kesendirianku… entah keluarga,sahabat, ataupun kekasih.. aku sama sekali tak memiliki salah satu dari hal itu” kataku sedih

aku menatap kikwang yang kini terdiam. kurasa dia belum paham apa yang kukatakan.

tentu saja, dia tidak pernah merasakan apa yang selama ini kurasakan.dia memiliki semua yang tidak kumiliki, dia punya keluarga yang saling menyayangi, punya kekasaih yang cantik dan popular dan juga punya banyak teman

“setidaknya kau bertahan, kau tak mungkin akan selamanya mengalami kesedihan.. bukankah kau pernah bilang jika kau yakin Tuhan sudah menyyiapkan jodoh untukmu?” tanyanya dengan tatapan prihatin

“itu benar… tapi apa itu mungkin, bahkan laki-laki yang melihatku saja langsung illfeel dan menganggapku remeh” kataku lagi

“lalu bagaimana dengan junhyung?”

aku membuang nafas,”mana mungkin, dia hanya mengaku sebagai pacarku agar yoona dan teman-temannya tak menggangguku lagi” kataku

“jinjja?” tanyanya,aku mengangguk

“CHOI SOOYOUNG!!! ODDIIEEE!!!” tiba-tiba aku dan kikwang mendengar seseorang berteriak.

aku dan kikwang bertatapan sejenak,lalu segera beranjak keluar

“YAAHH!! ANAK KEPAR**T.. TERNYATA KAU BERSEMBUNYI DISINI HAAHH?!!” bentak appa sambil berjalan kearahku dengan wajah murka

“aku releks mundur dan berusaha menghindari appaku

kikwang menggenggam tanganku erat lalu dia berjalan kedepanku

“MINGGIR KAU!!! BIARKAN AKU MENGHABISI ANAK TAK TAHU DIUNTUNG INI!!” kata appa pada kikwang

“aku tak akan minggir,aku tak akan biarkan kau menyakiti sooyoung!!” kata kikwang dingin

“YAH DASAR ANAK KURANG AJAR!!” umpat appa pada kikwang. aku hanya bisa memejamkan mata dan meremas tangan kikwang

“KIM KYUNGJOO!! APA YANG KAU LAKUKAN?! BERTERIAK SEENAKNYA DIRUMAH ORANG!! CEPAT PERGI DARI SINI!!” tiba-tiba bibi lee datang dari arah dapur bersama taemin. mereka berjalan kearahku

“PASTI KAU KAN?!! KAU YANG MEMBAWA SOOYOUNG KESINI!!” kata appa sambil menunjuk bibi lee.

“benar!! aku yang membawanya kesini!! karena dirumah,kau hanya memperlakukan sooyoung layaknya hewan dan budak!!” kata bibi lee

“APA KAU BILANG?!! HEY SOOYOUNG ITU KUBESARKAN SEJAK DIA BAYI.. JADI AKU BERHAK MENYURUH ATAUPUN MEMUKULNYA!!” kata appa

“ KAU PIKIR AKU TAK LUPA?!! KAU SELALU MEMBAWA SOOYOUNG KERUMAH INI SAAT DIA BAYI…!! AKULAH YANG MERAWATNYA JADI AKU BERHAK MELINDUNGINYA!!” kata bibi lee sambil merangkulku.

aku terdiam,jadi bibi lee merawatku sejak kecil?

“JANGAN BERGURAU!!! SEKARANG BIARKAN AKU MEMBAWANYA PULANG!!!” kata appa sambil berusaha menerobos kikwang dan taemin yang berdiri didepanku untuk melindungiku

“Ya Tuhan, bagaimana bisa ada keluarga yang baik seperti ini” batinku terharu.

“AKU TAK AKAN MEMBIARKANNYA!!” kata bibi lee sambil memeluku erat

“bibi..” kataku. saat ini aku takut,aku takut jika appa melakukan sesuatu yang berbahaya pada salah sati dari keluarga lee

“ sooyoung akan tetap disini bersama kami!!” kata kikwang.

“HARRGGHHH MINGGIR KAU ANAK INGUSAN!!!” appa langsung mengayunkan tinjunya pada kikwang. dan karena badan appaku yang kekar dan besar, kikwangpun langsung terjatuh

“hyung!! “ teriak taemin

“APPA!! JEBAL HAJIMA!!” teriaku sambil emnitikan air mata. aku melihat kearah kikwang.bibirnya berdarah dan pipinya biru lebam

“paman jebal jangan seperti ini!!” kata taemin. dia maih terus berusaha melindungiku

“minggir taemin!!!” kata appaku lalu mendorong tubuh taemin hingga dia tersungkur

“JANGAN MENDEKAT!! KUBILANG JANGAN MENDEKAT!!” kata bibi lee sambil mengeratkan pelukannya padaku

“DIAM KAU!!”

“bibi lepaskan saja aku” kataku. aku hanya takut appa akan melakukan sesuatu pada bibi lee seperti apa yang sudah dia lakukan pada kikwang dan taemin

“anhi sooyoungie… kau harus tetap disini!!” kata bibi lee

“BUGGHHH” benar, appa menarih bibi lee lalu mendorongnya sembarang hingga dia tersungkur kelantai

“BIBI!!!” pekiku terkejut. aku beranjak menolongnya tapi

“TAPP!!!” appa berhasil meraih tanganku,dia langsung menarikku keluar rumah itu

aku menoleh kebelakang dan melihat taemin dan kikwang sedang menolong bibi lee

——

appa langsung melemparku masuk kekamar

“ awas jika kau kembali kerumah itu lagi!! aku akan benar-benar menghajarmu!!dan aku akan menghabisi keluarga itu jika perlu!!!” katanya sambil menunjuk wajahku

aku hanya diam dan terisak, sungguh aku ingin sekali berlari kesana untuk melihat keadaah bibi lee

“BRUAKK!!” appa langsung mebanting pintu kamarku dengan sangat keras. aku reflek memejamkan mata dan menutupi kedua telingaku

“Ya Tuhan apa yang harus kulakukan sekarang?” gumamku. aku menekuk kedua lututku dan membenamkan wajahku diantaranya

“hikks  hikksss,,,” aku hanya bisa terisak.

—***—

“sooyoungie… apa kau baik-baik saja? apa nenek lampir itu menyakitimu?” Tanya junhyung padaku

aku tersenyum lalu menggeleng, “nan gwenchana ^^” kataku.

tapi dia malah melihat tubuhku dari atas sampai bawah

“kenapa kau melihatku seperti itu?” tanyaku sedikit risih

“aku tahu kau bohong.. aku hanay berusaha mencari dimana lukamu yang disebabkan yoona” katanya.

aku tertawa kecil, “sudahlah.. toh aku masih berdiri dihadapanmu dengan keadaan sehat..”

“haahh yasudah… mm bagaimana kalau kita mampir ketoko es krim dulu”

mataku berbinar “es krim?”

dia mengangguk,”iya.. aku yang mentraktir ^^” katanya sambil tersenyum lembut padaku

“baiklah ayo..hihi” ajaku bersemangat. tapi langkah kami terhenti saat melihat sebuah pertengkaran

normal pov

kikwang menatap datar pada yoona yang kini sedang berjalan kearahnya

“chagi…” dia merengek lalu merangkul lengan kikwang manja

“apa maumu..?” Tanya kikwang dingin

“chagi kenapa kau seperti ini? apa karena yeoja itu tinggal dirumahmu? kau jadi perduli dengannya?” Tanya yoona

kikwang mengeryit, “bagaimana kau bisa tahu?” Tanya kikwang

“aku tahu darimana itu tidak penting… ayolah chagi jangan seperti ini? kenapa kau jadi dingin seperti itu padaku..” rengek yoona

“tunggu.. kurasa aku tahu siapa penyebab keributan kemarin…” kata kikwang sambil berfikir sejenak

“kaau pasti mengadu pada appa sooyoung kan jika sooyoung berada dirumahku!!” Tanya kikwang setelah itu

yoona hanya diam dan menunduk,”an.. anhi..” jawabnya ragu

“jangan berbohong padaku!!!” kata kikwang

yoona kini mendongak dan menatap tajam pada kikwang,”memang kenapa jika aku mengadu? dia kan appa sooyoung!! ” kata yoona

“lagipula kenapa kau begitu marah? jangan-jangan kau sedih karena tidak bisa serumah lagi dengan sooyoung” lanjutnya

kikwang mendesah kesal, “im yoona.. kau mengenal sooyoung sejak dia kecil kan?, kau tahu bagaimana menyedihkannya keadaan sooyoung kan? kau tahu dia tak punya siapa-siapa kan? kenapa kau begitu kekanak-kanakan ?” kata kikwang. matanya memancarkan kekecewaan

“kau pikir kenapa aku seperti ini?! aku hanya takut kehilanganmu!!” kata yoona. air matanya mulai menetes

“kau tahu sifat seperti itulah yang sebenarnya membuatku berubah…sekarang kau berbeda! kau terlalu kejam! kau bukan lagi im yoona yang polos, yang selalu berlindung dibelakang sooyoung saat aku menjahilimu.. kau harusnya mengingat hal itu, mengingat saat-saat sooyoung selalu melindungimu“ kata kikwang

yoona menunduk, sekelebat bayangan saat dia bersama sooyoung muncul lagi diotaknya. im yoona adalah satu-satunya teman yang pernah ada disejarah hidup sooyoung meski itu adalah masa lalu yang mungkin tak akan terulang lagi.

“a.. aku..” yoona ingin menjawab, tapi tiba-tiba sooyoung yang sedang berjalan bersama junhyung kini melihat kearah mereka.kikwang ikut menoleh, entah kenapa wajahnya kini berubah tidak suka

“kata sooyoung mereka tidak berpacaran, tapi kenapa mereka selalu pulang bersama?” batin kikwang kesal

“ jangan hiraukan mereka.. anggap saja kita tak melihat siapapun” bisik junhyung pada sooyoung

sooyoung mengangguk, merekapun melanjutkan berjalan tanpa menghiraukan dua orang yang sedang memperhatikan mereka

“TAPP!!” tapi ternyata saat bersisipan, kikwang langsung meraih tangan sooyoung.sooyoung dan junhyung berhenti lalu menoleh pada kikwang

“apa maumu?” tanya junhyung sinis. dia berusaha menarik sooyoung agar pegangan kikwang terlepas. tapi sayangnya kikwang malah menatap remeh pada junhyung dan semakin mengeratkan genggamannya pada tangan sooyoung

“ada apa kkikwang-sii?” tanya sooyoung

“kau pulang bersamaku” kata kikwang

“BWO?!!” pekik yoona, sooyoung dan junhyung bersamaan

“maaf, tapi sooyoung sudah ada janji denganku” kata junhyung.

“sooyoung harus pulang bersamaku.. ini perintah ommaku” kata kikwang berbohong

“mianhae kikwang-ssi.. aku harus pergi dengan junhyung..” kata sooyoung

kikwang kini menoleh pada sooyoung, “ada yang harus kita bicarakan.., lagipula kau tak benar-benar berpacaran dengannya kan?” katanya.

junhyung dan yoona terkejut mendengarnya, “apa maksudnya tidak berpacaran?” gumam yoona

“meski dia bukan pacarku.. tapi aku tetap harus pulang bersamanya,dia sudah berjanji padaku” kata junhyung

“anhi.. sooyoung ayo kita pulang!!” kikwang hanya menanggapinya dengan santai. dia kini menarik sooyoung kemotornya

junhyung berjalan kehadapan mereka, “heyy!! kubilang sooyoung ada janji denganku!! apa kau tuli haahh!!” katanya sambil meraih tangan sooyoung yang satunya lalu menahannya

“ kikwang!! ada apa denganmu?!” tanya yoona. dia tak habis pikir,bagaimana bisa namjachingunya bertengkar didepan matanya untuk merebutkan yeoja lain

“kikwang-ssi…” mohon sooyoung sambil berusaha melepas genggaman kikwang

kikwang berhenti lalu menatap sooyoung, “omma sakit.. kau tak ingin menjenguknya?” tanya kikwang

“sa.. sakit?” mata sooyoung membulat. seketika perasaan bersalah, sedih,dan marah muncul.

“sooyoungie.. dia berbohong,itu hanya alasan agar kita tak bisa pergi berdua” kata junhyung

sooyoung masih diam untuk beberapa saat, “junhyung-ssi mianhae.. aku harus melihat keadaan bibi lee”

—–

“mianhae…karena appaku, kaki bibi lee jadi terkilir” kata sooyoung sedih. dia menatap sendu pada bibi lee yang sedang tidur di ranjang kamarnya

“ini bukan salahmu..”

“aku memang bukan yang menyakitinya,tapi aku penyebabnya, keluargamu terluka karena melindungiku..” kata soo sedih

“hey anhi!! omma, taemin dan juga aku.. sama sekali tak menyesal sudah berusaha melindungimu” kata kikwang

sooyoung kini menoleh pada kikwang,dia masih bisa melihat ujung bibir kikwang yang terluka

“haaaahhhh kau bahkan belum mengobati lukamu” dia membuang nafas panjang. lalu dia meraih handsaplash yang ada disakunya,dia segera memasangkan handsaplash itu diujung bibir kikwang

kikwang terdiam akan perlakuan sooyoung yang begitu lembut dan telaten.

“DEGG DEGG DEGG” kikwang merasa jantungnya bedetak lebih cepat sekarang. dia menatap wajah sooyoung yang berjarak cukup dekat dengan wajahnya.

dia bisa melihat bulu mata sooyoung yang lentik, bola matanya yang kecoklatan dan bersinar begitu indah, bibirnya yang tipis

“gleeekkk” lagi-lagi dia menelan air ludahnya

“hasshh ada apa denganku ishh!!” batinnya kesal

“kikwang-ssi kurasa aku harus kembali.. sebelum appa tahu jika aku kesini..” kata sooyoung.

“o..oh ndde…” kata kikwang

“apa appamu tidak memukulmu lagi..” tanya kikwang. sooyoung menggeleng

“dia pergi sejak kemarin…tapi jika dia ingin memukulku, aku sudah siap mental ^^ “ kata sooyoung.

kikwang terdiam,”bagaimana bisa dia siap, kemarin saja aku merasa cukup kesakitan akibat pukulan appanya,bagaiamana dengan sooyoung…” batin kikwang

“jika terjadi sesuatu kau bilang saja padaku, setidaknya jatah pukulan untukmu berkurang dan berpindah padaku” kata kikwang lalu tersenyum manis

“DEGG” sooyoung terdiam, dia merasa jantungnya berdebar lebih cepat saat kikwang tersenyum manis padanya

“n.. nde..gomawo” kata sooyoung

——

sooyoung pov

aku terdiam menatap langit-langit kamarku. lalu tiba-tiba bayangan kikwang muncul disana

“kenapa dia sekarang begitu baik dan perhatian padaku?”

“haaahhh apa karena bibi lee yang menyuruhnya?”

ahh molla, kenapa aku jadi memikrikan kikwang.

“sooyoungie.. ingat,dia sudah punya yeojachingu!! jangan berpikir macam-macam nee!!” kataku meyakinkan diriku sendiri

“ckleekk” tiba-tiba pintu kamarku terbuka.

aku segera bangun dan menghidupkan lampu kamarku

“appa?” panggilku. kulihat appa berjalan gontai kearah ranjangku

“Appa pasti mabuk lagi” gumamku berusaha menolongnya

“BRUKKK” tapi tiba-tiba appa menjatuhkan diri diatas tubuhku.mataku terbelalak seketika

aku berusaha mendorongnya tapi dia malah lebih kuat menindihi tubuhku

“Ya Tuhan,apa yang appa lakukan” batinku panic

“appa.. jebal!! jangan seperti ini” kataku

aku bisa melihat, appa tersenyum smirk kearahku

“kau tahu? aku sudah menginginkan tubuhmu sejak kau beranjak dewasa,pasti tubuhmu sangat mulus dan indah” katanya sedikit berbisik

aku membeku mendengarnya,lalu mataku terbelalak saat tiba-tiba dia membuka kancing bajuku

“appa jebal hajima!!” kataku memohon

dia tak menghiraukannya, dia malah beranjak menciumi leherku dan menyesapnya hingga menyebabkan kissmark disana

“shhhhhhh” aku tak bisa menahan desahanku. air mataku mulai menetes

dengan sekuat tenaga,aku meraih handphoneku dan menghubungi salah satu nomer yang ada disana

“tap braaakk” appa segera meraih handphon yang kupegang lalu membuangnya sembarang

“SREKKK!!” lalu dengan satu gerakan dia menyobek kemejaku.

“sshhh benarkan.. bahkan dadamu jauh lebih besar dari yang kubayangkan,hahaha” katanya. aku terus bergerak agar dia kesulitan untuk menyentuhku

“APPPA!! HAJIMAA!!” pekiku saat dia kembali menciumi leherku

“kenapa? kita hanya berjarak 17 tahun.. jika terjadi sesuatu padamu aku akan bertanggung jawab..”

“appa hajima jeball…!!!” pekiku. dia mulai meremas dadaku

“Ya Tuhan lindungilah aku” batinku

“BRUUUAAAKK!!!” tiba-tiba pintu terbuka.

“BUGHHH” aku melihat seseorang menarik appaku lalu memukulnya hingga dia tersungkur

“DASAR MANUSIA BIADAB!!!” umpat orang itu

“kikwang hikss.”

Kikwang pov

“DASAR MANUSIA BIADAB!!!” umpatku. aku sudah menahan diri untuk tidak memukulnya karena dia appa sooyoung

“BUGHHH!!!” aku memukulnya beberapa kali sampai dia pingsan. sungguh hatiku benar-benar murka saat ini, dia sama sekali tidak pantas untuk dikasihani

“kikwang hikss.” aku menoleh pada sooyoung yang hampir setengah telanjang sedang berbaring lemah diatas ranjangnya

“Ya Tuhan noona” kata taemin prihatin.

“teamin.. sebaiknya kau cepat menelphon polisi.. untuk sooyoung biar aku yang mengurusinya” kataku. taemin mengangguk dan segera berlari keluar

“sooyoungiee..” kataku lembut. aku segera melepas kemeja yang sedang kupakai lalu segera kupakaikan ditubuhnya

aku bisa merasakan tubuhnya gemetar dan berkeringat dingin, air matanya terus mengalir dan bibirnya bergetar

“Ya Tuhan, aku sungguh tak tahan melihatnya seperti ini” batinku. aku langsung memeluknya erat.berusaha mengurangi kegelisahan dan kesedihan yang pasti sedang ia rasakan saat ini

“hikks hikss ki.. kikwang.. a.. aku.. takuttt hikksss” dia terus terisak dengan suaranya yang parau

“sshhh tenanglah.. , aku ada disini…kau aman sekarang” kataku lembut. tak terasa air mata mulai mengalir dipipiku.

___ TBC ___

mian kalo jelek, dan mian kalo part ini ada yadongnya dikit, lain kali aku banyakin deh *lho?

tetep ditunggu tanggepannya ya, semakin banyak semakin cepat publish part berikutnya

31 thoughts on “YOUR MOTHER (part 4)

  1. Abang Minyoung berkata:

    Annyeonghaseo..
    Aaaaah chinguuuu!!!! kenapa makin hari makin bikin greget ceritanya>_<
    perut aku ampe mulas2 gitu ngebacanya. saking dapet banget feelnya. huaaaa
    Hmm chingu, kalau bisa agak dipanjangin dikit ya fanficnya. Habis aku suka banget. hehe
    ya udah itu aja deh. Fighting ya🙂

  2. Park Chanrin berkata:

    Idih makin greget banget :3 appa nya sooyoung nyebelin ih-_- eon,lanjutan ‘what are you ?!’ nya mana ? Aku suka ff itu :p aku
    suka semuanya sih._. #maruk

    Fighting eon ! *angkat banner*😀

  3. eh, itu si sooyoing juga suka sama kikwang? uwaaaa :3
    mereka nangis bareng TT /ikutan nangis/
    nyesek banget part ini😦
    meskipun ini kejar tayang tapi tetep aja daebakk banget ><
    nextnya ditunggu loo :3

  4. kyusoowon berkata:

    omo soo mau diperkosa appa tiri’a tp syukurlah kwikwang dateng…pasti pas appa’a soo buang hp soo itu udah tersambung ke kwikwang….cepat dilanjut chingu

  5. akhirnya ff ini muncul juga😀 .ternyta yoona itu temannya sooyoung wktu kecil,tpi kenpa yoona bsa jdi jahat ama sooyoung? .kikwang perhatian bnget ama sooyoung ^^ .ditunggu part selanjutnya, ama next part nya “what are
    you” .Hwaiting’-‘)9

  6. Hih..Ayah nya sooyoung keparat banget,pengen dihajar ya ..

    untung aja ada Kikwang, kukira tadi junhyung, ><
    keren loh, oh ya boleh kasi saran?
    gimana jika next part, ff ini dikasi 'read more' biar blognya lebih rapi?

    dan boleh ega request SooHan? (Sooyoung-Luhan)
    makasi ^^

    antagonisnya ditunggu, L-Soo momentnya juga🙂
    kalau bisa Soo jgn sama Junhyung,sama L lebih baik ^^

    • hehe belum sempet mbenerin chingu, tapi aku usahain deh

      mian,aku ga bisa bikin ff sooyoung-sm apalagi sooyoung-exo,disini kan khusus crack pairing..mian ya

      oke gomawo.. tunggu aja chingu ^^

  7. Kiki berkata:

    Huuaaaa sooyoung eonni ;-(
    appa tirinya bnerr2 f**k.
    Sooyoung tinggal di rumah kikwang aja deh,
    yoona berubah kek, air susu dibalas air tuba itu mah yoona.

  8. sooexoyoung143 berkata:

    Gila apa appanya sih sooyoung ini.. menakutkan Sih, nadib aja kikwang ada. Kali ngakk aishhh

  9. yani yanuari berkata:

    yaa tuhan!!😥 kesian bnget hidup soo eonni, smpe” dya mau d’perkosa sma appa tiri’a😥 jan smpe soo eonni jdi trauma gtu😥

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s