Antagonis (part 5)

TITLE : antagonis (part 5)

CAST :

  1. choi sooyoung
  2. lee jonghyun
  3. kim myungsoo
  4. seo joohyun

GENRE : family, romance, friendship, school life

RATING : PG 15

—-

NB :maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan,maaf jika ada kata-kata kasar/menyinggung.

—-

anyeong raderdeul, haha i’m back \(^o^)/… wah ga kerasa udah seminggu*plak belum seminggu ya,baru kemaren kale

hehe,Alhamdulillah nih readerdeul karena onnieku pulang dari semarang aku jadi minjem modemnya deh *dasar author kerehore wkwkwkwk

—-

happy reading and don’t be siders

—-

meski jantungnya sangat berdebar-debar sekarang,dia tetap berusaha menghentikan semuanya dan mendorong jonghyun

langit

“greebb” tiba-tiba seseorang menarik jonghyun

” BUGGHHH!!!” jonghyun tersungkur

“BERANI SEKALI KAU MENYENTUH SOOYOUNG DAN MENCIUMNYA SEPERTI ITU DI GEREJA!!! KAU TAK MALU DENGAN TUHAN HAAHH!!” teriak myungsoo sambil menunjuk wajah jonghyun yang memar akibat pukulan kerasnya

jonghyun hanya menatap tajam pada myungsoo, “kau tidak lihat? sooyoung diam saja.. itu tandanya dia juga menyukainya” katanya

“BUGGHHHH!!!” pukulan yang lebih keras mendarat dipipi jonghyun. myungsoo menatap jonghyun geram

“MENYUKAI KATAMU!! DASAR NAMJA KEPA**T!! BAGAIMANA BISA KAU BERKATA SEPERTI ITU SETELAH APA YANG KAU LAKUKAN PADANYA!! “

“myungsoo sudahlah.. ini digereja” larang sooyoung sambil menarik lengan myungsoo

“Apa masalahmu?!! Harusnya kau senang.. Jika aku mendekati sooyoung itu berarti sainganmu untuk mendapatkan seohyun berkurang!!” kata jonghyun

“BWOHH??!!” myungsoo berniat memukul jonghyun lagi tapi sooyoung segera menahannya

“myungsoo jebal..” mohon sooyoung. dia melerai bukan bermaksud untuk melindungi jonghyun tapi dia hanya mencegah myungsoo berbuat sesuatu yang tak pantas myungsoo perbuat

“ Kau pikir aku namja keparat sepertimu eoohh?! meskipun aku mencintai seohyun.. aku tetap menyayangi sooyoung seperti aku menyayangi diriku sendiri..” kata myungsoo emosi

“cihh!!” tanggap jonghyun remeh

“kau itu namja!! maka bersikaplah layaknya namja sejati!! jagalah ucapanmu itu!!jangan labil seperti banci!!“ lanjutnya

“myungsoo jebal,tenanglah.. kau tak perlu bebrbuat seperti ini” kata sooyoung memohon

myungsoo menghela nafas,”haahhh baiklah.. ayo kita segera pergi dari sini” kata myungsoo lalu meraih tangan sooyoung lembut

jonghyun sedikit heran dengan hubungan antara myungsoo dan sooyoung, bahkan bagi jonghyun ikatan diantara keduanya lebih intim daripada hubungan sepasang kekasih

“sooyoungie.. aku yakin kau masih menyukaiku!!” kata jonghyun. myungsoo dan sooyoung langsung menghentikan langkahnya

dengan geram myungsoo beranjak menghampiri jonghyun,tapi sooyoung segera menahannya

“lalu jika aku masih menyukaimu kau memintaku kembali begitu?” Tanya sooyoung.jonghyun hanya diam dan tak menjawab

“kau pikir aku begitu murahan hingga mau kau jadikan pelampiasan?! aku tahu kenapa kau seperti ini.. karena kau tahu jika seohyun tak menyukaimu kan?” lanjutnya

“anhi.. kenapa aku harus memintamu kembali? kau pikir jika aku menciumu maka aku menyukaimu eoh?” tanya jonghyun

“asshh jinjja!! manusia ini benar-benar ya..” myungsoo hanya mendesah kesal.dia ingin memukul jonghyun tapi sooyoung mencengkram tangannya kuat

“begitu.. ? oh syukurlah aku lebih senang mendengar hal ini ^^” kata sooyoung sambil tersenyum

“soo.. ayo kita pergi!!” lanjut sooyoung setelah itu

“kau tak mengizinkanku memukulnya soo?” tanya myungsoo

sooyoung menggeleng,”jangan nanti tanganmu bisa sakit… “ kata sooyoung

——-

myungsoo pov

aku menoleh kearah sooyoung,dia masih diam dan menatap lurus kearah kotak pasir yang berada didepan kami.

setiap ada waktu senggang,aku dan sooyoung akan mampir ketaman kanak-kanak yang berada didekat rumahnya

“haahhhh” aku hanya menghela nafas. aku pernah mengalami hal seperti ini,memukuli namja yang sudah menyakiti sooyoung. dulu key dan sekarang jonghyun

tapi entah kenapa emosiku jauh lebih besar saat aku melihat jonghyun mencium sooyoung. rasanya aku ingin sekali menyobek mulutnya yang labil itu, menyobeknya agar dia tak macam-macam lagi dengan sooyoung

“gomawo… “ kata sooyoung tanpa menoleh padaku

“itulah yang seharusnya aku lakukan” jawabku

“untung saja aku yang diperlakukan seperti itu.. coba kalau seohyun,kau pasti langsung membunuhnya ditempat..” katanya lalu tertawa.aku terdiam, aku bahkan tidak memikirkan hal itu.

“ kenapa kau berfikir jika aku lebih mementingkan seohyun daripada kau?” tanyaku

dia tersenyum, “jadi aku lebih perduli padaku daripada seohyun?” selidiknya

aku diam tak bisa menjawab,”hhahaha benar kan kau tak bisa menjawabnya..” katanya

“kenapa kau masih seceria ini? apa sebenarnya kau senang jonghyun menciumu?” tanyaku. aku bisa melihat senyuman diwajahnya pudar seketika

“kenapa kua bisa bicara seperti itu?” tanyanya

“aku… hanya…”

“kau tahu sebenarnya hatiku sangat sakit karena jonghyun tadi,bahkan rasanya lebih menyakitkan daripada saat aku tahu jika dia tak menyukaiku” kata sooyoung.

“aku merasa jika aku ini seperti yeoja murahan yang dengan begitu mudahnya dicium oleh namja” katanya

“dia memang namja kepa**t!!” kataku

“lihat, aku seperti ini saja kau sudah sangat emosi.. bagaimana jika aku sedih? kau bisa-bisa mengutuknya seumur hidup” katanya

aku terdiam mencerna kata-katanya,”jadi dia menahan kesedihannya karenaku?” batinku

“beeb beeb..”

“nde yoebseyo..” sapa sooyoung setelah dia mengangkat telphonnya

aku hanya diam dan memperhatikan dia.hey tunggu kenapa aku baru sadar jika mata sooyoung itu coklat? bulu matanya juga lentik

“DEG” aku terdiam, aku langsung menggeleng kepalaku cepat

“apa yang kupikirkan sih hahaha momcheongaa…” batinku

“jinjaa? wah gomapsumnida.. kalau begitu besok aku akan segera kekantor anda sajangnim…” kata sooyoung. dia terlihat senang. bahkan dia berdiri dan membungkuk meski dia sedang berbicara lewat telphon

dan lagi-lagi aku malah memperhatikan bibirnya, memperhatikan saat bibirnya tersenyum, hey senyumnya manis juga ternyata

“apa yang kau lihat? kenapa kau menatapku seperti itu?” tanya sooyoung yang entah sejak kapan sudah menutup telphonnya dan kini malah menatapku sedikit ngeri

“a.. aku.. aku hanya baru sadar…”

“baru sadar? sadar apa?” tanya sooyoung

“ngg sadar…. sadaar.. sadar jika ternyata kau mirip yeoja juga..” kataku asal

“TAAPPPPPP” dia langsung menginjak kakiku

“ARRRGGGHHHHHH!!!” pekiku kesakitan

“aku ini memang yeoja babo!! ishh kau menyebalkan sekali sih!!!” katanya kesal

“eeyyyyy tapi kelakuanmu dan pukulanmu layaknya namja.. kau tak pernah berkata lembut dan ataupun bertingkah manja,kau tak pernah melakukan aegyo, kau juga tak berpakaian layaknya yeoja” kataku sambil melihat tubuhnya dari atas sampai bawah

lalu tiba-tiba dia mandekatkan tubuhnya padaku sambil tersenyum smirk. akupun sedikit mundur,tapi dia malah menempelkan tubuhnya padaku

“bwo..bwohaneungeoya?” tanyaku gugup

dia kembali melakukan wink lalu tangan lentiknya mulai memegang pipiku lembut. mataku semakin terbelalak

perlahan tangannya turun, telunjuknya mengikuti lekuk leherku.

“myungsoo-ya… “ katanya dengan berbisik dan terlihat sedikit merayu. aku semakin terdiam kaku

“haha..^^” tiba-tiba dia tersenyum manis dan menampakan eye smilenya. aku mengerjapkan mataku karena tak mengerti dengan maksud sooyoung

dia mundur sambil menatapku,“lihat!! aku melakukan hal seperti itu saja kau sudah gugup, apalagi jika aku melakukan semua yang kau sebutkan tadi?bisa-bisa kau menyukaiku sejak dulu…” katanya. aku terdiam mencerna kata-katanya

“ jika kau tahu namja suka yeoja seperti itu kenapa kau tak merubah dirimu?” tanya myungsoo

“hahaha karena aku tidak suka semua itu, aku ya aku, aku ya seperti ini.., jika aku merubah diriku karena ingin mendapat hati laki-laki berarti aku tidak jadi diriku sendiri….” katanya. aku terhenyak. dia selalu bisa bicara dengan begitu bijak

“dan aku yakin jika tidak semua namja suka yeoja seperti yang kau sebutkan tadi ^^…,” lanjutnya

–***—

sooyoung pov

“ myungsoo-ya apa kau mau menemaniku ke—“

“oppaa” aku langsung terdiam saat tiba-tiba seohyun datang dan langsung memotong kata-kataku

“oh.. seohyun-ah ^^” kata myungsoo senang. seohyun langsung berdiri diantara kami berdua dan membelakangiku

“isshhh” aku mengangkat tanganku seolah ingin memukulnya.

“yeoja ini sungguh tak sopan!!” umpatku pelan. aku segera mudur

“ya sudah!! aku pergi dulu!!!” kataku lalu segera pergi. entah kenapa aku selalu saja benci jika seohyun ada didekatku

“soo… kau tadi ingin bicara apa?” tanya myungsoo sedikit berteriak

“tidak jadi!!” kataku kesal tanpa menoleh padanya

“dia kenapa sih malah marah-marah begitu?” aku bisa mendengar myungsoo berkata seperti itu. aku hanay diam dan terus berjalan

“oppa.. sabar ya.. dia memang seperti itu jadi maklum saja” aku terhenti saat seohyun bicara seperti itu dengan begitu pd-nya

aku berbalik, “tahu apa kau anak kecil!! kau tak mengenalku ya.. jadi lebih baik kau diam!!” pekiku pada seohyun

seohyun langsung berbalik, wajahnya menampakan kesedihan. membuatku semakin muak

“onnie.. mi.. mianhae jika aku menyinggungmu..” katanya dengan wajah menyesal. aku tahu pasti dia juga berpura-pura

“hasssshhh what the fu*k!!” kataku kesal lalu berbalik dan segera pergi

“oppa.. bagaimana ini.. dia tak mau memaafkanku” rengek seohyun pada myungsoo.

“YA CHOI SOOYOUNG!! DIA SUDAH MINTA MAAF PADAMU KENAPA KAU SEPERTI ITU?!” teriak myungsoo

“WHAT  EVER!! “ pekiku kesal

——

“sooyoungie..” aku menoleh dan melihat jonghyun memelankan laju sepeda motornya agar bisa mensejajari langkahku

“ada apa?” tanyaku dingin

“aku ingin bicara denganmu… kumohon berhentilah” kata jonghyun.

aku memutar bola mataku malas, “ apa lagi? bikankah urusan kita sudah selesai.. bukan-bukan aku memang tak pernah punya urusan denganmu!”

“ayolah soo.. aku tak akan menyakitimu” katanya

—–

“mianhae.” kata jonghyun

aku masih diam dan emnatap lurus kedepan

“mianhae… aku menjadikanmu sebagai pelampiasan” lanjutnya. haahh jadi benar aku hanya menjadi pelampiasanya

“apa kau ditolak seohyun?” tanyaku pelan.

“dia menolaku secara tersirat..” katanya sambil menunduk. aku terdiam menatapnya.

aku tahu bagaimana rasanya ditolak secara tersirat. karena dulu dia juga melakukannya padaku

“kau bisa bercerita padaku.. aku akan menjadi pendengar yang baik” kataku lembut.

dia menoleh padaku dengan tatapan sedikit terkejut

“kau yakin?” tanyanya

aku tersenyum lalu mengangguk,” aku tak akan merasa sakit karena aku pernah merasakan yang lebih sakit daripada mendengar orang yang kau suka membicarakan yeoja lain^^” kataku

“haaahhhh…” dia menghela nafas

normal pov

“kau bisa bercerita padaku.. aku akan menjadi pendengar yang baik” aku menoleh tak percaya pada sooyoung

“bagaimana bisa dia bicara seperti itu pada namja kurang ajar sepertiku?” batinku

“kau yakin?” tanyaku.

tapi dia malah tersenyum lembut padaku,” aku tak akan merasa sakit karena aku pernah merasakan yang lebih sakit daripada mendengar orang yang kau suka membicarakan yeoja lain^^” katanya

111

“Ya Tuhan ternyata dia tak seburuk yang kukira” batinku sedikit kagum padanya

aku menghela nafas sejenak, “aku mengajaknya kepasar malam yang ada didekat sekolah.., dan dengan riang dia menyetujuinya.. kufikir dia mau karena memang dia memberikan harapan untuku… tapi ternyata dia juga sering main dengan namja lain yang mengajaknya“ kataku.

“mmm… mungkin karena dia.. mudah bergaul dengan siapapun” katanya

aku mengangguk,“ mungkin,lalu saat disana dia selalu bilang ‘pasti senang jika aku punya barang itu’ atau ‘ haah kapan ya aku memiliki yang seperti itu’ dan tentu saja aku membelikan semua yang dia inginkan..” kataku

“kau membelikan semuanya?! kau berarti sudah dibutakan oleh pesonanya..” kata sooyoung.

“kenapa begitu? kau terlihat tidak menyukainya” tanyaku

dia menghela nafas,” seingin-inginnya yeoja pada sesuatu tapi tak seharusnya dia bicara begitu dengan namja yang bukan pacarnya.., meski tak meminta langsung tapi dengan tersirat dia menyuruhmu membelikannya barang itu” kata sooyoung.

“memang kau tak pernah seperti itu pada seorang namja?” tanyaku penasaran

dia menggeleng, “untuk apa? aku bukan istrinya..itu berarti aku belum punya hak untuk meminta sesuatu.., bagiku meminta-minta seperti itu bukanlah cinta.. “ katanya.

“haahh kau benar juga… “ kataku.

“lalu apa lagi yang seohyun lakukan padamu?” tanya sooyoung

“saat jalan-jalan… dia selalu menyebut myungsoo myungsoo dan myungsoo…, lalu dia bilang ‘ meski banyak namja yang mendekatiku dan selalu baik denganku.. aku tetap akan mennggu myungsoo oppa’ begitu katanya”

“ya… aku juga tahu jika dia menyukai myungsoo…” kata sooyoung

“kurasa aku harus melupakan seohyun” kataku

“wae? kau menyerah?” tanya sooyoung

aku menggeleng, “aku.. tidak suka dengan personalitynya… dia… tak sebaik wajahnya” kataku

“ow.. baiklah jika itu keputusanmu… personality memang lebih penting daripada penampilan ^^” katanya lalu tersenyum. aku balas tersenyum

“gomawo sooyoungie.. kau sudah mau mendengarkan ceritaku… kurasa hatiku lebih lega sekarang” kataku.

“nde cheonmanae…, kalua begitu aku harus pergi” katanya lalu beranjak berdiri dari duduknya

“kau ingin kemana? aku bisa mengantarmu.. sebagai balasan karena aku sudah menyta waktumu” kataku

dia memeriksa jam tangannya,”apa tidak apa-apa? sebenarnya aku hampir terlambat” kata sooyoung

“gwenchana.. ayo cepat kalau begitu” ajaku. aku beranjak berdiri

“sooyoungie!! apa yang kau lakukan bersamanya disini?!!” aku dan sooyoung langsung menoleh saat tiba-tiba myungsoo datang bersama seohyun

myungsoo pov

“apa kau masih pusing?” tanyaku pada seohyun. tadi dia bilang dia pusing dan tdak ada orang rumah yang bisa menjemputnya.

“molla oppa.. badanku benar-benar lemas” katanya. kasihan sekali dia, dia harus seperti ini setiap hari menunggu jemputan sendirian

“yasudah ayo kuantar kau pulang” kataku.

lalu tiba-tiba langkahnya terhenti saat dia melihat seorang yeoja dan namja sedang duduk dikursi pinggir terotoar

“oppa.. bukankah itu jonghyun oppa dan sooyoung onnie? apa mereka berkencan?” tanya seohyun.aku segera menoleh pada tatapan yang dituju seohyun

aku mengeryit,dengan geram aku segera menghampiri mereka “sooyoungie!! apa yang kau lakukan bersamanya disini?!!” tanyaku

dia dan jonghyun terlihat ingin pergi.

sooyoung hanya diam dan menatap tajam pada seohyun.

“wae?” tanya sooyoung setelah itu

“wae? kau tak ingat jika dia sudah menyakitimu… kenapa kau begitu mudah memaafkan dan sekarang malah bicara berdua?” tanyaku

“oppa tenanglah.. kau kenapa” kata seohyun lembut. dia selalu saja bisa menenangkanku

“sooyoungie kau bilang kau terburu-buru… ayo lebih baik kita segera kesana” kata jonghyun menyela.

“berani sekali dia” umpatku dalam hati

“aku sedang bicara dengan sooyoung kenapa kau bicara seperti itu?!” kataku kesal pada jonghyun

“kim myungsoo kenapa kau memarahi  jonghyun tapi kenapa kau tak memarahi seohyun yang tadi dengan polosnya menyela perkataanku dan membelakangiku.. sudahlah berhentilah bersifat kekanak-kanakan..!!” kata sooyoung. wajahnya terlihat marah

“onnie.. jadi kau masih marah karena hal tadi.. mianhae.. aku benar-benar” seohyun berkata dengan penuh rasa -bersalah tapi jonghyun malah memotong kata-katanya

“sooyoungie.. kurasa kita tak perlu lagi berada disini… ayo pergi saja” kata jonghyun lalu langsung menarik tangan sooyoung untuk pergi.

hey berani sekali dia memegang tangan sooyoung seperti itu?!

——

normal pov

“ jadi kau sudah lama menjadi penulis artikel dan cerpen di majalah-majalah?” tanya jonghyun. dia terlihat sedikit kagum dan juga tak percaya

sooyoung hanya mengangguk,”hanya sambilan.. hehe daripada waktuku ku habiskan untuk kediskotik atau yang lain” kata sooyoung

“kenapa aku baru tahu..?” kata jonghyun.

sooyoung tertawa kecil,”apa aku harus memberitahu semua orang jika aku adalah seorang penulis amatir?” tanya sooyoung

“amatir kau bilang? bahkan novelmu akan diterbitkan,itu berarti kau seorang penulis hebat” kata jonghyun bersemangat

“hahaha amin ^^ , mm kuberi tahu satu hal jonghyun-ah…”

“apa?” tanya jonghyun

“tapi kau jangan percaya diri ya..” lanjut sooyoung. jonghyun mengangguk

“kau… adalah satu-satunya orang yang tahu jika aku adalah seorang penulis…” kata sooyoung sedikit berbisik

jonghyun terdiam,”benarkah itu? myungsoo amber atau yonghwa juga tak mengetahuinya?” tanya jonghyun

sooyoung mengangguk sambil mengulum senyum.” sebenarnya myungsoo ingin kuberitahu kabar ini.. tapi yah kau tahu lah” kata sooyoung

“seohyun?” tanya jonghyun. sooyoung hanya mengangguk

“tapi tidak apa-apa… kurasa aku tak perlu memberitahunya” kata sooyoung.

“haahh sudahlah tak usah sedih.. aku akan mentraktirmu es krim,otthe?” kata jonghyun. sooyoung mengangguk cepat sambil tersenyum senang

—***—

“sooyoungie… kita harus bicara” kata myungsoo sambil menarik tangan sooyoung

“hey myungsoo.. aku belum selesai mengerjakan tugas..” kata sooyoung

myungsoo tak menghiraukannya dan terus membawa sooyoung menuju balkon sekolah

“ada apa sih?” tanya sooyoung kesal. dia mengusap lengan tangannya yang sedikit memerah karena cengkraman myungsoo tadi

“kenapa kau jadi terlihat jahat pada seo..? apa kau membencinya karena jonghyun menyukainya?” tanya myungsoo

“anhi…aku  tak membencinya, tapi mianhae aku juga tak bisa baik padanya,dan ini semua bukan karena jonghyun, aku punya alasan yang mungkin tak bisa kau terima dan juga tak perlu kau ketahui ..” jawab sooyoung santai

myungsoo mendesah kesal,“lalu apa yang kemarin kau bicarakan dengan jonghyun?” tanya myungsoo.

sooyoung tertawa kecil,”bwohahahhaha apa urusanmu bicara seperti itu? “ kata sooyoung

“aku ini sahabatmu.. bukankah kau ingin mengajaku kenapa kau malah pergi dengan jonghyun kemarin??” tanya myungsoo

“kim myungsoo.. kau diam dan tak membahas ini aku malah tak akan marah padamu.. tapi aku sekarang benar-benar marah padamu!!” kata sooyoung. kini tatapannya tajam dan dingin

“wae? “ tanya myungsoo tak mengerti

“kau bilang kau sahabtku kan? tapi saat seohyun dengan begitu menyebalkannya langsung berdiri di antara kita dan menyela kata-kataku apa yang kau lakukan!! apa kau memarahinya? atau setidaknya kau mempersilakanku untuk melanjutkan bicara…? tidak kan? tapi kau malah memarahiku karena aku tidak memaafkan seohyun.. dank au bilang itu sahabat?” tanay sooyoung. matanya berkaca-kaca

myungsoo terdiam, dia terbeku mendengar kata-kata sooyoung. sekelebat rasa bersalah langsung menghampirinya

“meski jonghyun bersalah padaku tapi dia meminta maaf dengan baik-baik.. sedangkan kau? kau tiba-tiba datang dan berteriak layaknya kau ini adalah appaku…!!” kata sooyoung lagi. myungsoo semakin tercekat mendengarnya

“kenapa aku kemarin marah-marah melihat sooyoung dengan jonghyun ya” batin myungsoo

“aku akan tetap mendukungmu untuk mendapatkan seohyun.. tapi jika seperti ini.., entahlah…….” sooyoung menghela nafas sejenak

“aku merasa kim myungsoo!! kau berubah saat kau bersamanya!! kau seakan tak mengenalku!! wanita yang ada di dekatmu seolah hanya seohyun!!.. “ kata sooyoung. air matanya mulai menetes

“aku tidak akan meminta seluruh waktumu, tapi setidaknya kau tetap menganggapku, jangan samakan aku dengan seohyun,perlakukan aku seperti biasanya..,kau masih mengingatnya kan?” kata sooyoung

myungsoo masih diam dan menghayati kata-kata sooyoung. sedikit demi sedikit hatinya meluruh,dia merasa sangat bersalah pada sooyoung

“soo… sooyoungie..” kata myungsoo pelan

“mungkin jika seohyun bilang bahwa kau harus menjauhiku maka kau akan menjauhiku…tapi jika aku mengatakan jauhi seohyun apa kau akan melakukannya?” tanya sooyoung.myungsoo terdiam dan tak bisa menjawab

“seohyun tak akan bicara seperti itu.. sebaliknya jika kau.. kau mungkin akan mengatakanya..” kata myungsoo.

seketika air mata sooyoung jatuh semakin deras. membuat myungsoo tak mengerti sebabnya

“saat kau bicara begitu.. kau membuktikan jika kau lebih percaya dengan seohyun daripada denganku…. dan kau benar,aku ingin sekali menyuruhmu menjauhi seohyun, bagiku kau terlalu baik untuknya,bagiku kau bisa mendapatkan yeoja yang lebih bagus darinya,entah dari personality ataupun dari tampilannya” kata sooyoung

“apa kau cemburu karena aku masih bertahan dengan orang yang aku suka sedangkan kau sudah ditolak” tanya myungsoo. entah kenapa dia ingin sekali menanyakan pertanyaan aneh ini

“haahhhh baiklah, aku cukup tahu…, aku sudah bisa menyimpulkan semua ini.. kau lebih memilih bertahan dengan seohyun daripada mempertahankan persahabatan kita” kata sooyoung sambil mengusap air matanya

“kuperingatkan kim myungsoo,seohyun-tidak-sebaik-yang-kau-duga…jadi kuharap kau berhati-hati..” kata sooyoung lalu beranjak pergi

“sooyoung jangan seperti ini!! aku ingin tetap bersamamu!! kau.. orang yang paling berpengaruh dalam hidupku..!!” tiba-tiba myungsoo memekik. membuat kangkah sooyoung terhenti

“kenapa kau begitu mudah menyimpulkan jika aku lebih memilih seohyun daripadamu!! aku sama sekali tak menjawab aku akan menuruti seohyun dan mengabaikanmu!! aku bicara begitu karena aku lebih mengenalmu.. aku tahu banyak tentangmu.., aku tahu apa-apa saja yang akan kau pilih.. apa-apa saja prinsip yang kau pegang..!!” kata myungsoo.

“ kau bicara seperti itu karena seohyun tak ada didekatmu.. kau akan-“

“tappp” myungsoo memotong kata-kata sooyoung.dia segera menarik lengan sooyoung lalu membalikan tubuhnya

“kau tahu aku selalu berusaha mempertahankan hubungan persahabatan kita, aku mendekati seohyunpun demi mempertahankan persahabatan kita…” kata myungsoo.dia menatap mata sooyoung dalam

“wae?” tanya sooyoung tak mengerti

“karena jika aku melihat yeoja lain.. aku tak akan menyukaimu…”

“bwo?!”

“taappp!!” myungsoo menarik tangan sooyoung agar sooyoung mendekat dan

“CHUU~~” myungsoo memegang pipi sooyoung dan langsung membungkam bibir sooyoung dengan bibirnya.myungsoo memejamkan mata sambil menggenggam tangan sooyoung agar sooyoung tak pergi.

mata sooyoung terbelalak. mungkin myungsoo pernah sesekali menciumnya.tapi tidak seperti ini,entah kenapa yang kali ini berbeda,seperti ada emosi didalamnya, seperti ada aliran listrik yang mengalir ditubuhnya,bahkan dia baru bisa merasakan bagaimana tekstur bibir mnyungso, bagaimana harumnya aroma myungsoo saat mereka berada dijarak sedekat ini, bagaimana mancungnya hidung myungsoo yang menyentuh dan menekan pipinya

meski tak membalasnya,sooyoung juga sama sekali tida berontak.dia masih terdiam membeku karena perlakuan myungsoo

___ TBC___

part sebelumnya kisseu ma jonghyun, sekarang kisseu ma myungsoo, part selanjutnya sama seohyun jangan-jangan -_-” *yuri_mode_on

mian kalo jelek atau ga memuaskan,mian juga kalo ada kesalahan dalam penulisan,

tetep ditunggu tanggepannya ya ^^ dan doakan semoga wifi disekolah lancar/atau ada pulsa nyasar kemodemku hehe…jadi bisa publish ff terus wkwkwk*modal gratisan#justkid

oh iya kalo kalian mau lebih update ff apa aja yang aku publish,kalian bisa liat di fanpage sooyoung fanfiction ^^

24 thoughts on “Antagonis (part 5)

  1. uwaa……..
    akhirnya sooyoung sama myunngsoo kisseu juga ><
    rada gak paham sama kata-kata myungsoo yang ini “karena jika aku melihat yeoja lain… aku tak akan menyukaimu…”
    maksudnya apa??
    jadi myungsoo bilang dia suka sooyoung itu cuma kedok biar gak ketauan kalo dia udah cinta sama sahabatnya sendiri?
    bingung -_-
    nextnya tetep ditunggu😀 fighting!!!!

  2. rizky berkata:

    huaaa… d awal.td sebel sama jonghyun knp abis kisseu soo kyk gtu sikapnya😦
    tp asik baikan lg..

    aduh aduh aduh..
    jd ntar soo.sama siapa nih??? huhuhu😥 aku jd bingung pengennya soo ama yg mna ya d jdiin pasangannya.. aduuuh..
    bener2 nih author.. udh 2 episode nih yg tiap detik2 TBC selalu aja kiss scane tp knp beda cwok???

    yaudh deh.. ini makin keren aja.. daebak..
    pokoknya cpet d lanjutin ya thor…
    jhaha😀 *maksa

  3. sweetndah berkata:

    gak ngerti deh ma myungsoo mau nya ap…
    capek juga jd soo punya sahabat kyk gitu.
    jgn” jonghyun ntar jatuh cinta beneran lg ma soo.

  4. Park Chanrin berkata:

    Ya ! L ! Seenaknya ciumin orang ish-_- hehehe si jonghyun udah baikan lagi ih sama sooyoung^^ ekhm ekhm /batuk-_-/
    Like this ! I’m waiting for the next chapter eonnie ! Fighting !😉

  5. giofi16yousen berkata:

    Omo myungsoo ternyata deketin yeoja lain karena dia sebenernya jatuh cinta sama sooyoung aigoo tambah penasaran sama part selanjutnya hehehe🙂

  6. Hahaha.. aku seneng jonghyun kna pukul myungsoo,rasain tuh makanya jgn belagu :p

    Seohyun disini karakternya kaya lucifer,luarnya baik dalemya jahat.

    Eciyee kayaknya Myungsoo itu suka deh sama Soo,waktu lihat Soo ma Jonghyun selalu cemburu,bagus..baguss. dan Author makasi bgt uda dipost dan dibanyakin Soo-L momenya..gomawoyo🙂 semoga part selanjutnya juga cepet.

    Kyaaa~ Kisseu

    adegan yg ditunggu -tunggu,Aku suka,jadi L suka ma Seo karena biar ga jatuh cinta ma Soo? hmm~
    Aduh Itu keknya Soo juga suka tuh. dicium.hihihi

  7. Waooooowwww…yeayyy..soo-myungsoo kisseu😀 ini bru kusuka😀 klw sma jonghyun jngn :O#abaikan –‘
    sneng bnyk soo-L momentnya😀
    next partnya ditnggu thor😉

  8. ismi khaerin berkata:

    jonghyun2 bru twkan syo itu emank baik. Mkanya jgn lht org dri cntiknya aja tp personality jug kali. Seo trnyata matre juga, emank scra tdk lngsung seo nyuruh jonghyun ngebeliin yg ia mau.
    Myungsoo kok sprtinya ska soo dech. Tp aku gak rela ktika myungsoo slalu brpkiran bruk pd syo. Emank syo bnr L lebih menghiraukan seo drpd syo yg udh jd shbt lamanya. #makin hot aja ya

  9. babysyoo berkata:

    seo bikin ngamuk2 weh -__- jong kamret main cium aja -_- tp kl myungsoo yg cium syoo sih gpp ‘-‘ lanjut thorr ‘-‘

  10. Gak suka dehhh ama seo….jonghyun ama soo udah baikan ya
    trus jonghyun bakalan suka tu ama soo????ato malah gimana
    oooo jadi L deketin cewek lain biar dia bisa mengalihkan rasa suka.ny ama soo….awww L ama soo kiss tuuuu
    soo ama myung aja lahhhh

  11. yani yanuari berkata:

    anjritt author bkin gua bingung huaaaaa sbner’a soo bkalan jdi sma sapa sih? lee jonghyun or kim myungsoo?? arghhhhh kisseu’a SooSoo bkin trpesona >_< kajja d'next thor part'a🙂

  12. kyusoowon berkata:

    omo myungsoo ternyata suka jg ma soo…aih myungsoo nyium soo..enak’a jd sooyoung dpt ciuman dr 2 namja ganteng…si seo manusia kepala uler…

  13. Jadi, itu alasannya Myungsoo deketin Seohyun?
    Oke deh diterima alasannya.. hehehe..
    Tapi, apa Soo juga suka sama L?

    Oke, dari part-part sebelumnya part ini paling aku suka(terutama adegan kissingnya Soo-L)..hehehe..

    Good Job ^^
    Keep Fighting!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s