YOUR MOTHER (part 6)

TITLE : YOUR MOTHER (part 6)

CAST :

  1. choi sooyoung
  2. lee kikwang
  3. im yoona
  4. yong junhyung

GENRE : family, romance, sad

RATING : PG 17

—-

NB :maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan,maaf jika ada kata-kata kasar/menyinggung

—–

anyeong readerdeul,I’m back ^^

mian baru bisa publish ff lagi, mian juga kalo ff ini ga tamat-tamat, aku usahain part selanjutnya tamat deh

—–

Happy reading and don’t be siders ^^

—–

ym222

“ada kikwang disampingmu.. kau pasti terlindungi..” kata yoona.

“tapi aku.. sangat takut..” kata sooyoung lirih

“kau sooyoung, kau tak takut dengan apapun.. kau tahu kau adalah yeoja terkuat yang pernah kutemui” kata yoona

sooyoung terdiam, dia mencengkram pundak yoona dan terus menangis

“menangislah.. menagislah hingga semua beban dan kesedihanmu menghilang.. aku- akan tetap disini.. aku- akan tetap mendengarkanmu-.. aku- akan tetap menjadi sandaranmu..” kata yoona

“hiksss… gomawo… hikss”

–***—

“sooyoungie..” sooyoung yang sedang menatap kosong keluar jendela kini menoleh. seulas senyum terukir dibibirnya.

“hhahhh aku senang kau bisa tersenyum lagi padaku” kata junhyung setelah dia sudah berdiri disamping sooyoung

“mianhae.. “ kata sooyoung

“gwenchana.. kau sudah kembali bicara denganku itu sudah membuatku senang” kata junhyung

sooyoung tersenyum tipis.dia kembali menatap keluar jendela,dia bisa melihat jendela kamarnya dari sana

“apa yang kau lihat?” tanya junhyung. dia ikut melihat arah mana mata sooyoung tertuju

“aku… “ sooyoung menghela nafas lagi.

“ada apa?” tanya junhyung. dia meraih pundak sooyoung agar mereka bertatapan.

“GREEB” mata junhyung terbelalak saat tiba-tiba sooyoung memeluk tubuhnya. dia menatap sooyoung dengan wajah bertanya-tanya

“a.. ada apa sooyoungie” tanya junhyung.sebenarnya dia sering memeluk yeoja ataupun dipeluk yeoja, tapi kali ini berbeda,jantungnya berdetak tak karuan

“bawa aku pergi dari sini…” kata sooyoung lirih.dia memejamkan mata sabil merasakan hangatnya pelukan seorang junhyung.

“bwo?!” pekik junhyung terkejut

“bawa aku pergi dari sini.. hikss… disini…” sooyoung tak dapat melanjutkan kata-katanya karena terisak

junhyung terdiam dan menunggu sooyoung melanjutkan perkataannya

“disini.. hikss… disini terlalu menyakitkan untuku… hiks.. disini…. aku masih bisa.. mengingat semuanya…. hikss” junhyung bisa merasakan air mata sooyoung yang mulai membasahi seragamnya

junhyung melepaskan pelukan sooyoung dan kini menatap mata sooyoung dalam

“kau yakin?” tanya junhyung. sooyoung mengangguk pelan sambil mengusap air matanya

“lalu bagaimana dengan bibi lee.. dia itu.. sangat menyayangimu soo..” kata junhyung pelan

sooyoung terdiam, “aku.. tidak bisa merawatmu sebaik dia soo..” lanjut junhyung

“aku tak minta kau merawatku atau menghidupiku.. hanya saja.. carikan tempat untuku.. carikan tempat.. yang bisa membuatku melupakan semua ini hikss” kata sooyoung

junhyung menatap nanar pada sooyoung, dia melihat kesedihan yang mendalam dimata itu

“aku.. akan mencobanya.. kau bersabarlah, aku akan membantumu sekuat tenagaku..” kata junghyung. dia kembali memeluk sooyoung erat sambil mengusap rambut sooyoung

“CKLEEKK” tiba-tiba pintu kamar sooyoung terbuka, sontak keduanya melepaskan diri karena terkejut

“junhyung.. apa yang kau lakukan disini?” tanya kikwang yang terlihat tak suka

“tentu saja menjenguk sooyoung, bibi lee sudah mengizinkanku masuk kesini” kata junhyung

“sooyoung masih butuh banyak istirahat.. kenapa kau setiap hari kesini untuk menjenguknya?” tanya kikwang

sooyoung terekejut mendengarnya, sedangkan junhyung hanya tertawa remeh

“lee kikwang.. kenapa? kau cemburu?” tanya junhyung

“bwo?!” pekik kikwang

“sudahlah, kenapa kalian masih suka bertengkar seperti itu? kikwang-ssi… junhyung sudah memberikan pengaruh baik untuku.. jadi tidak apa-apa jika dia kesini setiap hari…” bela sooyoung

kikwang hanya membuang nafas,”cih.. tidak bisa dipercaya” kata kikwang lalu pergi begitu saja

——-

bibi lee dan paman lee tersenyum melihat sooyoung yang sudah mulai makan dengan lahap lagi, seminggu ini mereka sangat khawatir melihat sooyoung sama sekali tidak mau makan dan terus mengurung diri dikamar.

kikwang melirik sedikit kearah sooyoung, dia tersenyum tipis

“ddrrrrtttttt..” sooyoung langsung mendongak saat kikwang menggeser piringnya ke depan sooyoung

“makanlah yang banyak…” kata kikwang datar

“ng? bagaimana denganmu?” tanya sooyoung heran

“aku.. ingin diet, aku harus diet untuk kejuaraan sport bulan depan” kata kikwang asal

bibi lee,paman lee dan taemin tesenyum melihatnya.

“hyung! aku masih lapar.. aku juga minta ya..” taemin beranjak mengambil makanan kikwang, tapi kikwang segera memukul tangan taemin

“andwe..!! kau ini… ini untuk sooyoung!!” kata kikwang. taemin hanya mendengus kesal

“kurasa ada sesuatu yang berubah pada kikwang” batin bibi lee

lalu mereka kembali terdiam dan menikmati makanan masing-masing

“mm.. paman… bibi..” panggil sooyoung

“nde.. ada apa sooyoungie..?” tanya bibi lee dan paman lee bersamaan

“mm.. begini…, sudah kuputuskan..” sooyoung sedikit ragu mengatakannya

“apa?” tanya paman lee. semua keluarga lee menatap sooyoung dengan serius

“aku… akan segera mencari tepat tinggal lain..” kata sooyoung.

“BWO?!” mereka semua terkejut, terutama kikwang

“wae noona?” tanya taemin

“aku.. bukanlah keluarga kalian, aku sudah terlalu banyak merepotkan kalian” kata sooyoung

paman dan bibi lee terkejut mendengarnya.

“omong kosong soo.. kenapa kau bicara seperti itu” kata kikwang marah

“sooyoungie.. sudah kubilang.. ommamu adalah sahabatku,dia sudah kuanggap onnieku sendiri.. jadi kau juga sudah kuanggap anakku sendiri” kata bibi lee lembut. sooyoung hanya diam mendengarnya

“dan kami sama sekali tidak merasa kerepotan karenamu sooyoungie…” sambung paman lee

sooyoung masih diam, sesungguhnya dia juga menyayangi keluarga lee

“aku.. hanya ingin berada jauh dari rumahku…” kata sooyoung lirih

paman dan bibi lee saling berpandangan, “apa itu alasanmu?” tanya bibi lee

sooyoung mengangguk, “suaranya.. masih terngiang diotakku!.. aku-..ingatan itu-.. aku tak bisa melupakannya..semua terasa sangat sulit… jika aku masih berada disini” kata sooyoung

“lalu bagaimana dengan sekolahmu ? bagaiman kau hidup nanti ? kau belum bekerja sooyoungie” kata paman lee

sooyoung terdiam, “noona.. pikirkan lagi keputusanmu itu.. hidupmu masih panjang noona” kata taemin

“sooyoungie.. jebal.. bukannya kami tidak menginginkanmu melupakan semua kenangan buruk yang sudah terjadi.. tapi kami juga memikirkan masa depanmu” kata bibi lee sambil memegang lembut tangan sooyoung

“benar noona.. aku, kikwang hyung, dan juga kau, disini kita sama.. kita masih punya masa depan yang harus dipersiapkan” kata taemin

“sooyoungie.. kami akan mengizinkanmu pindah.. tapi setelah kau lulus nanti,sekarang ini matangkan dulu persiapan masa depanmu ne?” kata paman lee

sooyoung diam beberapa saat dan akhirnya mengangguk. sedangkan kikwang yang sejak tadi diam hanya bisa medesah tak percaya, dia sama sekali tak suka dengan keputusan ini. tanpa bicara apa-apa diapun pergi kekamarnya

——-

“haahhh..” sooyoung membuang nafas panjang saat dia melihat rumahnya

“kau tak akan bisa melupakannya jika kau terus mengingatnya!!” kata kikwang yang entah sejak kapan sudah berada didepan pintu

dia kini masuk dan menyejajarkan tubuhnya dengan sooyoung

“ kau hanya perlu memikirkan sesuatu yang membuatmu lupa dengan kejadian itu” kata kikwang lagi. dia ikut melihat kearah rumah sooyoung yang terlihat gelap sekarang

“kau bicara seperti itu.. karena kau tidak berada diposisiku.. dan kau tak akan pernah merasakan rasanya berada diposisiku…” kata sooyoung dingin

“benar.. aku tak pernah merasakan apa yang selalu kau rasakan, tapi setidaknya aku punya hati.. jadi aku tahu bagaimana rasanya sakit itu..” kata kikwang

“hhahh.. kau tak akan pernah tahu rasanya, kau punya yeojachingu yang cantik yang selalu membuatmu berdebar walau hanya dengan memikirkannya, kau punya keluarga yang baik yang selalu memperlakukanmu seperti manusia bahkan seperti pangeran.. kau juga punya teman-teman yang bisa membuatmu tertawa dan mudah melupakan masalah yang menimpamu..” kata sooyoung

“sedangkan aku? aku manusia yang hidup atau matipun tak akan ada yang perduli, tak akan ada yang mencari, tak akan ada yang menangisi.. hidup segan, mati tak bisa… itulah aku” lanjut sooyoung. meski tidak terisak namun air matanya menetes.

kikwang terdiam sambil menatap sooyoung.

“mungkin aku tidak bisa berada diposisimu, tapi kau bisa merasakan rasanya ada diposisiku,..” kata kikwang

sooyoung mengeryit, “maksudmu?” tanya sooyoung

“aku akan menjadi semua yang tidak kau miliki… aku bisa menjadi appa yang selalu melindungimu, aku bisa menjadi omma yang selalu memperhatikanmu, aku bisa menjadi teman yang selalu melindungimu, aku… juga bisa menjadi . kekasih yang selalu menyayangi dan mencintaimu” kata kikwang, tatapannya lurus kemata sooyoung

sooyoung terdiam mencerna kata-kata kikwang. kikwang mendekat pada sooyoung

“aku… akan melakukan apapun agar kau tetap berada disini.. tetap berada didekatku” kata kikwang lirih.

sooyoung mengeryit tak mengerti,dia terus berfikir dan berfikir. lalu setelah dia benar-benar tahu maksud kikwang dia mundur

“lee kikwang.. jangan bicara omong kosong.. kau.. tak akan bisa melakukan semua itu” kata sooyoung sambil menoleh kearah jendela, dia berusaha menghindari kontak mata langsung dengan kikwang

“bagaimana jika aku bisa melakukan semuanya?” tanya kikwang. dia mendekat lagi pada sooyoung

“k.. kau.. bukan keluargaku, kk.. kau juga bukan.. temanku.. dan lagi.. kau.. bukan.. kekasihku” kata sooyoung

“karena itu.. aku.. akan menjadi semua itu..” kata kikwang berbisik. lalu tangannya mengunci tubuh sooyoung dengan bertumpu pada tembok dan dia mulai mendekatkan wajahnya pada sooyoung

sooyoung terdiam membeku

DEG..

DEG…

DEG….

jantungnya berdebar cepat lagi. dia bisa merasakan hangatnya nafas kikwang

“apa yang ingin dia lakukan? apa dia ingin menciumku? apa dia benar-benar serius dengan perkataannya?” batin sooyoung gugup

lalu tiba-tiba bayangan yoona muncul, bayangan saat yoona menenangkannya dan menghiburnya hingga dia bisa kembali bicara dengan orang lain lagi

“andwe soo, dia adalah pacar yoona” batin sooyoung

“strappp” dengan gerakan cepat sooyoung menelusup kebawah lengan kikwang dan langsung berbaring ditempat tidurnya

“aku.. aku harus tidur..” kata sooyoung lalu menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut

kikwang terdiam sejenak lalu tertawa kecil menampakan sedikit gigi-gigi putihnya, dia menghampiri sooyoung

“baiklah… jaljayo…” kata kikwang sambil mengusap kepala sooyoung lembut. meski tertutup selimut dia tetap bisa tahu dimana letak kepala sooyoung

sooyoung diam saja seolah dia sudah tidur. kikwangpun mematikan lampu kamar sooyoung dan beranjak pergi

“JANGAN DIMATIKAN JEBAL!!” pekik sooyoung.

“wae?” tanya kikwang

“aku.. aku masih.. sedikit takut…” kata sooyoung dibalik selimutnya

kikwang mengangguk paham, “baiklah..”

—***—

“yang yoseob apa yang kau lakukan?” tanya sooyoung. saat ini dia benar-benar tak mengerti maksud yoseob yang memberikan sebuah kardus berukuran sedang yang berisi banyak susu kotak

“ini..bawalah.. aku sudah lelah, selama seminggu ini aku menunggumu datang,tapi kau tetap tak masuk sekolah..” kata yoseob

sooyoung mengeryit, “kau.. menungguku?” tanya sooyoung

“kau ini kenapa sih? kenapa kau jadi sering tidak masuk sekolah.. kau kan tahu jika dua bulan lagi kita akan ujian akhir” kata yoseob tanpa menjawab pertanyaan sooyoung

“mianhae…” kata sooyoung

“ini!!” yoseob menyerahkan sebuah buku pada sooyoung

“apa ini?” tanya sooyoung

“itu catatan selama satu minggu.. kau harus belajar dengan benar, jika tidak maka aku akan merebut posisi peringkat satumu” kata yoseob. mendengar itu sooyoung tertawa kecil

yoseob terdiam melihat sooyoung tertawa, ini adalah hal lanka yang seharusnya diabadikan lewat photo ataupun rekaman video. tapi dia terlalu gengsi untuk itu

“gomawo yoseob-ah.. aku tak akan melupakan kebaikanmu sampai kapanpun ^^” kata sooyoung. yoseob tersenyum tipis

“yoseob-ah kau dipanggil mrs.kim..!!” seseorang berteriak dari luar kelas. yoseobpun beranjak keruang guru

sooyoung mengambil seekotak susu dari kardus itu lalu meminumnya

“YAHH CHOI SOOYOUNG!!” tiba-tiba yuri datang bersama tiffany dan taeyeon. sooyoung menatap yeoja-yeoja itu datar

“kemari kau!!” taeyeon meraih lengan sooyoung kasar dan menariknya keluar kelas

“ada apa sih!! cepat lepaskan aku!!!” pekik sooyoung. dia berusaha berontak meski dia tahu usahanya sia-sia. karena yuri dan fanny ikut memeganginya

meski orang-orang tahu apa yang dilakukan yuri dan teman-temannya adalah perbuatan jahat mereka tetap membiarkannya. mereka hanya menatap remeh pada sooyoung

“straaakkk” taeyeon melempar tubuh sooyoung kasar hingga dia tertatap pintu kamar mandi

“apa yang kalian inginkan? apa masalah yang kubuat dengan kalian!!” pekik sooyoung.

yuri mendekat lalu menekan kedua pipi sooyoung dengan jari-jarinya yang tajam.

“kau!! sudah membuat yoona menangis!!” umpat yuri geram

“bwo?!!” tanya sooyoung tak mengerti

“PLAAKKK!!” fanny menampar pipi sooyoung kasar

“YAHH!!!” pekik sooyoung marah. setelah kejadian malam itu sooyoung jadi sedikit lebih berani

“KAU!! BERANI SEKALI KAU MERUSAK HUBUNGAN KIKWANG DAN YOONA!! MEREKA SUDAH BERSAMA SELAMA LIMA TAHUN!! APA KAU TAK MENGERTI?!!” pekik fanny marah. dia mendorong bahu sooyoung berulang kali

“AKU SAMA SEKALI TAK MELAKUKAN APA-APA!!” elak sooyoung

“PLAAKK!!” fanny menampar sooyoung lagi

“DASAR JA**NG!!! KAU ADALAH GADIS MURAHAN YANG SUKA MEREBUT PACAR ORANG LAIN!!“

“JAGA MULUTMU TIFFANY HWANG!! AKU SAMA SEKALI TAK MEREBUT SIAPAPUN!!” kata sooyoung. sekencang apapun teriakan mereka, tak akan ada orang yang mendengarnya karena mereka berada di kamar mandi sekolah yang sudah tak terpakai

“BERANI SEKALI KAU BERTERIAK PADA KAMI HAAHH!!!” taeyeon mencengkram lengan sooyoung yang kanan dan yuri mencengkram lengan sooyoung yang kiri

“apa yang ingin kalian lakukan?!!” tanya sooyoung

“aku akan membuktikan jika kau gadis jalang yang selalu memamerkan tubuhmu di internet” kata fanny sambil tersenyum smirk

“YAHH!! ANDWE!!” pekik sooyoung. fanny mendekat dan mulai membuka kancing seragam sooyoung

“ANDWEE!!! ANDWEEE!!” sooyoung terus memekik. dia kembali teringat oleh kejadian pemerkosaan itu

“HAHAHAHA.. DASAR JA**NG!! KAU SUDAH TAK PANTAS HIDUP DIDUNIA INI!! KAU HANYA SAMPAH!!” umpat yuri

“wwuuuu yoona pasti senang kita melakukan ini!! “ kata fanny. dia merekam tubuh sooyoung dari atas sampai bawah

“haha biar saja, mungkin tangis yoona berubah menjadi tawa setelah dia melihat ini” lanjut taeyeon.

“ANDWEE!! HAJIMA!! ANDWEE!!” sooyoung terus memberontak dan menangis

“berteriaklah sekeras mungkin, tak akan ada yang mendengarmu bodoh!!” kata fanny

“hahaha kau tenang saja!! setelah video ini tersebar.. pasti akan banyak namja yang memanggilmu hahaha..” kata yuri

“YAAAAAAAAHHH!!” sooyoung terus memekik. dia semakin teringat oleh appa tirinya

“benar.. kau akan menjadi gadis murahan terlaku diseko-“

“BYUUUUUURRRRRRR!!!”

“ KYAAAAAAAAAAAAAAAA!!!!” fanny, yuri dan taeyeon memekik histeris saat tiba-tiba tubuh mereka diguyur seseorang dengan air kotor

“yoo.. yona?!!” mata mereka terbelalak melihat yeoja tinggi kurus itu sedang menatap marah pada ketiga sahabatnya

“TAP”

“PRAAKK!!!” yoona langsung meraih handycam fanny dan membantingnya  dengan sangat keras hingga terpecah

“yaahh!! bwohaneungeoya!!!” kata fanny marah

yoona menarik sooyoung dari yuri dan taeyeon tanpa melepas tatapan tajamnya pada ketiga yeoja itu

“KALIAN YEOJA KAN?!! BAGAIMANA KALIAN BISA MELAKUKAN HAL SEPERTI INI?!! KALIAN SAMA SAJA MERENDAHKAN DIRI KALIAN SENDIRI!!” pekik yoona.

“APA MAKSUDMU? KAMI MELAKUKAN HAL INI JUGA DEMIMU!!” kata yuri marah

“AKU TAK BUTUH PEMBELAAN KALIAN!! KALIAN HANYA MENGGUNAKAN MASALAHKU UNTUK MEMBULLY SOOYOUNG!!” kata yoona

“IM YOONA.. KENAPA KAU MEMBELANYA?!! DIA ADALAH RIVALMU!!” kata taeyeon

“ANHI.. DIA- ADALAH ONNIEKU!! RIVALKU SEKARANG ADALAH KALIAN!! JIKA KALIAN MENYAKITINYA MAKA AKU TAK SEGAN-SEGAN MEMBOTAKI KEPALA KALIAN!!” kata yoona

“IM YOONA!!”

“APA KALIAN TAHU KENAPA SOOYOUNG TIDAK MASUK SELAMA SATU MINGGU?! DIA- DIANIAYA APPA TIRINYA!! DIA.. HAMPIR DIPERKOSA APPA TIRINYA!!!! DAN KALIAN MASIH TEGA MENGULANGNYA?! KALIAN INGIN MEMBUAT SOOYOUNG DEPRESI DAN GILA?! HAAAHH?!!” Pekik yoona. air matanya mulai menetes.

“MESKI KALIAN BUKAN TEMANNYA.. TAPI SETIDAKNYA KALIAN ADALAH YEOJA!! KALIAN HARUSNYA PAHAM PERASAAN SOOYOUNG SAAT INI!!” lanjut yoona sambil menoleh pada sooyoung yoona.

yuri, fanny dan taeyeon kini menatap sooyoung yang terlihat stress dan ketakutan. sooyoung menutup kedua telingannya dengan tubuh bergetar

“lihatlah!! Hikss…a.. aku..akulah yang menyebabkan dia seperti ini.. !! Kejahatanku padanya jauh lebih besar daripada dia yang tidak sengaja merebut  kikwang dariku…” kata yoona lirih

lalu tiba-tiba sooyoung meraih lengan yoona,”yo..yoona.. anhi..” kata sooyoung parau

“kk.. kau.. tak salah.. apa-apa..” kata sooyoung lagi. yoona bisa merasakan bagaimana gemetarnya tubuh sooyoung

yoona menghela nafas, dia segera mengancingkan seragam sooyoung yang terbuka. setelah itu dia melepas sweternya lalu ia pakaikan ditubuh sooyoung

sooyoung terdiam, dia merasa seperti berhadapan dengan kikwang kedua.

“ayo sooyoungie… kita pulang” kata yoona sambil menarik lengan sooyoung lembut

——–

saat mereka sudah sampai dikamar sooyoung, tiba-tiba telephon sooyoung bordering. karena yoona tahu sooyoung belum bisa mengangkat telepon, diapun yang mengangkatnya

“nde.. yeobseyo” sapa yoona

“yah!! nenek lampir!! kenapa kau yang mengangkat telphon ini?! dimana sooyoung?!” tanya junhyung disebrang telepon

“isshhh dasar kau ini!! aku yoona bukan nenek lampir tahu!!” kata yoona kesal

“iya iya yoona!! .. apa yang terjadi? kenapa kau membawa ponsel sooyoung?” junhyung terdengar khawatir

“ceritanya panjang.. jika kau ingin tahu cepat kerumah kikwang!!” kata yoona sedikit berbisik. dia takut jika sooyoung mendengarnya

“baiklah..” kata junhyung lalu menutup teleponnya

“yoo.. yoona..” panggil sooyoung

“ ada apa sooyoungie?” tanya yoona

“go.. gomawo.. dan.. mi.. mianhae.. jongmal mianhae..” kata sooyoung lalu menatap yoona

“kenapa kau meminta maaf?” tanya yoona

“kikwang… “ kata-kata sooyoung terhenti

yoona tersenyum, “semua ini belum sebanding dengan kejahatan yang pernah kulakukan padamu dulu” kata yoona

sooyoung terdiam, “apa kau.. berpisah dengan kikwang?” tanya sooyoung.

yoona tersenyum nanar lalu mengangguk, “sebaiknya kau istirahat dan lupakan semua kejadian hari ini ne.. aku akan mengambil makanan untukmu” kata yoona mngalihkan. dia hanya ingin sooyoung tak terlalu memikirkan hal ini

——

junhyung terdiam dan menatap sooyoung yang sedang tertidur.

“kau.. hebat..” kata junhyung. yoona menoleh terkejut

“wae?” tanya yoona

“karena kau mau mengakui kesalahanmu dan bersikap dewasa..” kata junhyung.

yoona tersenyum, “aku.. merasa… semua ini karma yang Tuhan berikan untuku, aku terlalu jahat pada sooyoung.. mungkin diputuskan kikwangpun belum sebanding dengan penderitaan yang telah kuberikan untuk sooyoung” kata yoona lirih

“setidaknya.. kau sudah berubah baik ^^” kata junhyung. yoona mengangguk setuju

“CKLEKKK” pintu terbuka

“sooyoungiee…” kikwang masuk dengan nafas terengah – engah.

junhyung menatap kikwang, sedangkan yoona hanya menunduk dan tak berani melihat

“hey.. apa yang kau lakukan disini? kata taemin teman-temanmu menyeret sooyoung!! apa yang kalian lakukan sebenarnya haahh?!” tanya kikwang pada yoona. yoona hanya diam dan menunduk

“hey.. pelankan suaramu! kau tak lihat sooyoung sedang tidur?” kata junhyung. dia berdiri dan memegangi kikwang

“im yoona!! kukiran kau sudah berubah..!! apa karena aku memutuskanmu kau jadi membully sooyoung lagi?!!” kata kikwang marah

“kikwang!! dia tidak salah.. beri dia kesempatan untuk bicara” kata junhyung membela

yoona kini berdiri lalu menatap kikwang dengan tatapan sendu. matanya berkaca-kaca

“benar!! aku yang melakukannya..!! sooyoung sakit lagi karenaku!!” kata yoona

“yoona?!” kata junhyung terkejut

kikwang mendesah kesal,” kau!! manusia apa bukan haahh?!”

“aku yang bersalah!!! SEMUA YANG TERJADI PADA SOOYOUNG ADALAH SALAHKU!!!!” pekik yoona lalu pergi begitu saja

kikwang hanya menatap kepergian yoona dengan kesal sedangkan junhyung yang kini mengejar yoona

“dia… yang sudah menyelamatkanku..” kata sooyoung yang ternyata kembali terbangun

“sooyoung?”

“dia.. memutuskan persahabatan dengan yuri,fanny dan taeyeon demi menolongku… dia… yang membawaku pulang dan dia juga yang mengambilkan makanan untuku..” lanjut sooyoung.

kikwang terdiam, sungguh dia terkejut mendengar kata-kata sooyoung barusan

“lee kikwang.. bukankah kau sudah mengenalnya seperti kau mengenalku? kau harusnya percaya jika dia sudah berubah..” kata sooyoung lagi. dia menatap tajam pada kikwang

“kau.. bicara seperti itu karena merasa tidak enak dengan hubungan kami kan?” tanya kikwang

“anhi. aku bicara apa yang sebenarnya terjadi…, jebal minta maaflah padanya!! aku tahu dibandingkan siapapun dia jauh lebih sedih apabila kau yang berteriak padanya..” kata sooyoung

kikwang terdiam, “anhi.. aku sudah tak mau berhubungan dengaannya lagi.. aku sudah benar-benar melupakannya” kata kikwang yang kini malah duduk pinggir ranjang sooyoung

“grreeeebbbb” sooyoung menggenggam tangan kikwang lembut. kikwang bisa merasakan betapa hangatnya tangan sooyoung

“siapapun orangnya.. jika kau berbuat salah, maka kau tetap harus minta maaf… meski orang itu musuhmu sekalipun” kata sooyoung lalu tersenyum pada kikwang

kikwang menatap mata sooyoung intens.

“aku akan minta maaf padanya.. sekarang tidurlah..” kata kikwang sambil mengusap rambut sooyoung pelan

sooyoung terdiam, “kenapa dia jadi seperti ini padaku?” batin sooyoung

“nde..” jawab sooyoung. dia kembali berbaring dan mulai memejamkan matanya

___ tbc ___

mian jelek, mian kalo membosankan, tetep ditunggu tanggapannya ya ^^

semakin banyak semakin cepat juga publish ff lain dan publish part selanjutnya

 

TEASER NEW FANFIC

CHERRY BLOSSOM

 

cb

cast :

  • sooyoung SNSD
  • kwangmin BOYFRIEND
  • sungjae BTOB
  • youngmin BOYFRIEND
  • jongup B.A.P
  • and idol 95 line

31 thoughts on “YOUR MOTHER (part 6)

  1. Abang Minyoung berkata:

    Annyeong..
    Akhirnya publish juga part 6nyaaa😀
    Kasian yah Soo eonnie, hidupnya menderita bgt–” Itu Yoseob sebenarnya knpa sih? Kok gak bsa ditebak gitu ya😮
    Ah makin penasaran nih. hehe
    Waaaah.. Bakal ada fanfic baru ya. Ditunggu deh fanficnya, Soo eonnie dikelilingi berondong. haha
    Fighting ya..

  2. Park Chanrin berkata:

    Aduh si kikwang berubah,hebaattt😮 yoona jadi baik lagi deh,horeeee ! /koprol di tempat/ aku tunggu ya eon lanjutannya,sama yang ‘what are you’ ! Semua ff eon aku tunggu !😉

  3. twoyeosin berkata:

    wah..
    baru baca uda part 6 aja. aku baca kok dari awal. keren banget thor. soo nanti jadinya ma kikwang yah? yoona ma junhyung? sok tau yah aku. aku suka banget. tapi aku lagi nunggu thor yang antagonisnya. semangat..

  4. oh uwoo….. akhirnya….
    untung aja, itu yoona dateng pas yuri, taeng, tiff, ngebully sooyoung /fiiuuhhh/ yoseob menanti sooyoung?? kyaaa /-\
    kikwang berubah dan sudah mulai ada rasa pada sooyoung kah? terus junhyung gimanaa???
    part ini udah dinanti sejak lama… btw, yang lain lebih cepet ya di updatenya, ff barunya juga :3 dan itu ada seungjae…. aaaa😄 seungjae buat aku aja yah ntar soo unnie biar sama kwangmin aja😉
    tetep semangat!!!😀

  5. giofi16yousen berkata:

    Udah nunggu ff ini di publish akhirnya dipublish juga
    Semakin penasaran soo eonni saa siapa pairingnya ditunggu part selanjutnya chingu

  6. Kiki berkata:

    Kasian yoona gak di percya ama kikwang,
    uh sukurin tuh tiff, yul ma taeng disiram. Jahat sih.
    junhyung ama yoona deh, daripada yoona sedih inget kikwang,
    author ini blom ada lanjutannya?

  7. yippi nae eonni udah baik lagi, happy hapy🙂 love u yoong eon :*
    kikwang jgn gitu dong ke yong eon dy kan udah berubah, lgian soo eonni jg udah baikan kan berkat yoong eon🙂
    gomawo author krn udah ngbt yoona eonni berhati malaikat lg🙂

  8. rina choi berkata:

    Bingung mau komen apa?
    jadi keputusan sooyoung pergi beneran? trus sooyoung berakhir sma siapa junhyung apa kikwang, tapi feeling aku sma kikwang deh.. kira2 kalo sooyoung sma kikwang, yoona sma junhyung dong? apa kabar sma yeosob?

  9. yani yanuari berkata:

    admin!!! udh brpa part yng udh bkin gua mwek😥 smpe” kaga bsa nafas lega U.U nyesek tau kaga baca’a jga😥 soo eonni hidup’a mnderita banget T.T smpe” kek gtu U.U udh kaga bsa coment apa” lagi skrang!😥 pen cpet” baca next part’a, d’tnggu ajaa deh :’)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s