Sunflower [songfic]

TITLE : Sunflower [songfic]

CAST :

  • choi sooyoung (SNSD)
  • lee kiseop (U-KISS)
  • bora (SISTAR)
  • kevin (U-KISS)

GENRE : sad, romance, songfic

SONG BY : SNSD

RATING : PG 15

—-

NB :maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan,maaf jika ada kata-kata kasar/menyinggung.

—-

 anyeong readerdeul, im back ^^

nih pairing mungkin baru aku ya yang bikin ff-nya, hehe

tapi semoga kalian suka ^^

—-

happy reading and don’t be siders

—-

aciyevgf7r

eojjeom geobi manhaseogetjyo neul geureoteut
hangsang geurimja soge sumeo boijil anha eonjena nan ni hangeoreum dwi

[Mungkin (aku) memiliki banyak ketakutan, seperti biasanya
(aku) tidak terlihat, selalu bersembunyi didalam bayangan]

.

“brukkk”

sooyoung menghela nafas sejenak melihat buku-buku yang sedang ia bawa kini terjatuh dan berserakan

“mianhae” sooyoung mendongak dan meminta maaf pada orang yang ia tabrak.

tapi dia terdiam membeku, saat menyadari siapa orang yang ia tabrak itu

“kiseop?” batin sooyoung

~

ttoreureu nunmuri heulleo tteoreojyeodo geudaen haneulman bone
naneun gureumingayo

[aku selalu mengambil selangkah darimu
Bahkan air mata jatuh mengalir, kau hanya memandang langit
Apakah aku ini awan?]

.

namja bernama kiseop itu hanya diam dan menatap aneh pada sooyoung

“hey gwenchana?” tanya kiseop sambil mengibatkan tangannya didepan muka sooyoung

tiba-tiba sooyoung menunduk, dia segera mengambil bukunya dengan tergesa-gesa.bahkan sesekali buku itu kembali terjatuh.

kiseop semakin heran dengan skiap yeoja didepannya

“cih dasar aneh” kata kiseop. bukannya membantu sooyoung, dia malah pergi begitu saja

sooyoung terdiam menatap kepergian kiseop. perlahan air matanya mengalir

–***–

jejarigeoreum neoegero
honja utgo tto na ulgo isseoyo ireoke nan

[Aku melangkah ke sana, ke tempat dirimu
Aku tersenyum juga tertawa sendiri, seperti inilah diriku]

.

sooyoung terseyum dan terus menggoreskan pensil diatas buku lukis kesayangannya

dia mendongak dan kembali menatap seorang namja yang sedang duduk di kursi taman bersama teman-temannya. meski berjarak cukup jauh, sooyoung tetap bisa melihat dengan jelas bagaimana wajah namja itu

seperti biasa, namja itu terlihat tampan mengenakan pakaian apapun. dan seperti biasa, sooyoung hanya bisa menatapnya dari kejauhan. mengabadikan setiap ekspresi wajah kiseop dalam sebuah lukisan

~

geuneul sok seulpeun haebaragi
geuraeyo nan neo hanaman geurijyo

[Aku adalah bunga matahari yang sedih dalam bayangan
Benar, aku hanya merindukanmu]

.

“sooyoungie..” sooyoung yang sedang mengemasi peralatan gambarnya kini mendongak

“oh.. Kevin-ssi? ada apa?” tanya sooyoung pada namja tinggi itu

“begini kemarin saat aku jalan-jalan kepameran,aku tak sengaja melihatnya.. kurasa buku ini bagus untukmu” kata Kevin sambil memberikan sebuah buku tentang lukisan.

sooyoung menatap cover buku itu sekilas lalu kembali mendongak, “untuku?” tanya sooyoung yang sedikit tak percaya

Kevin mengangguk sambil tersenyum manis. membuat sooyoung semakin merasa bersalah karena sudah menolak cinta Kevin beberapa hari lalu.

“gomawo kevin-ssi.. kau sudah sangat baik padaku” kata sooyoung

“cheonmanae… kalau begitu aku pergi dulu sooyoungie, hati-hati dijalan saat kau pulang nanti ne” kata Kevin. dia melambalikan tangannya lalu segera pergi

sooyoung balas melambaikan tangannya. setelah Kevin sudah pergi sooyoung membuang nafas

Kevin wu, salah satu namja tampan yang termasuk idaman banyak yeoja dikampus. bukan hanya tampan, Kevin juga ramah, baik hati dan juga pandai dalam hal akademik maupun non akademik

tapi tiba-tiba soyoung menoleh lagi pada kiseop, ulzang kampus yang selalu dingin dan hanya mau berbaur dengan teman-teman dekatnya saja.

“babo!!” umpat sooyoung pada dirinya sendiri. dia sadar, menolak seorang Kevin dan lebih memilih untuk tetap menyukai kiseop adalah hal yang bodoh. tapi dia tak bisa melawan hatinya.

hanya kiseoplah yang selalu ada dipikirannya.

—***—

dareun goseul baraboneyo wae geunyeoingayo
heunhan sarangyaegi naneun neomu eoryeowo honjamanui sangsanginikka

[Apakah kau memandang tempat yang lain? Mengapa ada dia?
Cerita cinta biasa yang sangat sulit bagiku karena ini hanya imajenasiku semata]

.

sooyoung pov

aku selalu suka perpustakaan, karena perpustakaan adalah tempat dimana aku bisa melihatnya dijarak dekat

“chagi..” tapi aku langsung terdiam saat mendengar suara itu. suara yeoja bernama bora. yeoja yang memang sudah satu tahun berpacaran dengan kiseop.

aku langsung membalikan badanku.

aku selalu tidak kuat jika melihat mereka bersama. berbicara, bertatapan, bergandengan tangan dan tertawa berdua. itu semua membuat hatiku sakit.

akupun segera pergi dari sana dengan hati sedih dan kecewa

~

sareureu danjame ppajyeo nun gameumyeon geudae nae gyeote isseo
kkaego sipji anhayo

[Jika (aku) menutup mata dan dengan lembutnya tertidur pulas, kau ada di sampingku
Aku tidak ingin terbangun]

.

kiseop tiba-tiba datang menghampiriku

“greebb” dia meringkuh tubuh kurusku erat dan begitu hangat.

aku hanya tersenyum dan terus tersenyum

“sooyoungie.. saranghanda..” kata kiseop berbisik ditelingaku

aku ingin sekali menjawab “nado kisepo-ah.. nan jongmal saranghaeyo”

tapi tenggorokanku serasa tercekak, aku hanya diam dan diam

dan perlahan air mataku mulai menetes.

kulihat sekeliling. benar, ini bukan tempat tadi, bukan tempat dimana kiseop memeluku dan mengatakan saranghae padaku.

ini adalah kamar tidurku yang sunyi dan gelap, yang tak mungkin ada namja bernama lee kiseop disana

—***—

jejarigeoreum neoege nan
amugeotdo tto nugudo anijyo hajimanyo
naui gidoga meari doeeo, jeonhaejigil geuttaeman gidaryeoyo

[Aku melangkah menuju ke tempatmu
Aku bukanlah siapa-siapa
Aku menunggu doaku menjadi gema dan terkirim kepadamu]

.

aku berjalan cepat menuju kelas, karena asik menggambar ditaman aku jadi tidak sadar jika bell masuk sudah bordering 5 menit yang lalu

 

“bruukkk”

sialnya aku malah menabrak seseorang saat aku berbeok disalah satu koridor

“mianhae” kataku pada orang itu

“nde.. gwenchana.. akulah yang salah karena terburu –buru” kata orang itu. aku mendongak dan ternyata dia adalah bora

“bora-ya.. gwenchana?” tanya kiseop yang datang dari ruangan tempat bora keluar. haahh pasti mereka tadi sedang berduaan

“nan gwenchana” kata bora. dia berdiri dibantu kiseop. dan aku hanya bisa menatap keduanya dengan nanar

kiseop terlihat begitu lembut memperlakukan bora. dia seperti ingin selalu melindungi bora dengan jiwa dan raganya

jika seperti itu, entah kapan perasaanku ini akan dibalas olehnya, diketahuipun mungkin tak akan pernah.

“sooyoungiee..” tiba-tiba seseorang berteriak dibelakangku. aku segera menoleh

“kevin-ssi.. ?”

Kevin tak bicara apa-apa, dia menarik lenganku dan membantuku berdiri

“kenapa kau belum masuk kelas? tadi yuri bertanya padaku.. dia kira kau sedang bersamaku sekarang” kata Kevin

aku hanya diam, entah kenapa aku ingin sekali menunjukan jika aku bukanlah pecundang yang tak memiliki seseorang yang memperhatikanku

“mianhae Kevin-ssi.. aku tadi terlalu asik menggambar..” kataku lalu tersenyum padanya.entah ini jahat atau tidak, tapi aku ingin sekali kiseop cemburu melihat keakraban kami

aku meliriknya sekilas dan dia ternyata sedang bicara dengan bora

“kajja..bora-ya.. kita kembali kekelas..” kata kiseop lalu menarik lengan bora

–***–

dan haruman naega anin geunyeoga na doel su itdamyeon geureotamyeon nan
nae jeonbureul beoryeoya handa haedo geureol su itdamyeon

[Jika aku bisa menjadi dia dan bukan diriku hanya untuk satu hari
Bahkan aku akan memberikan segalanya, jika aku bisa melakukannya]

.

aku menatap nanar pada kiseop dan bora yang kini sedang berpelukan.

“bahkan dihari terakhir aku melihatnya, aku harus menelan kepahitan ini…” gumamku sedih

andai aku berada diposisi bora saat ini,

berdiri didepan kiseop. lalu berpelukan dan saling mengucapkan salam perpisahan saat `, berfoto bersama dan semua hal yang mereka lakukan saat ini

bahkan memikirkannya saja membuat jantungku bedebar cepat, apalagi jika aku benar-benar bisa bersama dengannya

tapi apa mungkin? aku,aku jauh berbeda dengan bora, dia cantik dan seksi, dia juga popular dikampus. meski begitu personalitynya tetap bagus, dia tidak sombong, dia ramah, dan pandai.

sedangkan aku? aku hanya diam lalu melihat sekeliling.

tidak ada seseorang yang special yang menyelamatiku saat ini.

omma dan appaku berada di Cina untuk bekerja, nenekku sakit dan kini sedang dirawat, seunghyun oppa sedang kuliah di Amerika.

dan yuri, satu-satunya sahabat yang ku punya malah sedang asik berpamitan dengan namjachingunya.

dan semua ini menunjukan jika aku memang benar-benar  pecundang.

—***—

jejarigeoreum neoegero
honja utgo tto na ulgo isseoyo ireoke nan
geuneul sok seulpeun haebaragi
geuraeyo nan neo hanaman geurijyo

[Aku melangkah ke sana, ke tempat dirimu
Aku tersenyum juga tertawa sendiri, seperti inilah diriku
Aku adalah bunga matahari yang sedih dalam bayangan
Benar, aku hanya merindukanmu]

.

sampai kapan aku bisa bertahan?

kenapa aku hanya melihatnya?

kenapa aku harus menyukai namja yang sudah memiliki yeojachingu?

kenapa aku tidak bisa melihat namja lain selain namja bernama lee kiseop itu?

kenapa harus kiseop yang menjadi matahariku?

kenapa aku selalu menjadi bunga matahari yang hanya menghadap kearahnya?

apa aku bisa mencari matahari lain? matahari yang hanya menyinari satu bunga matahari saja?

aku lelah, aku lelah dengan perasaan ini.

aku berusaha melupakanmu tapi tidak bisa, lukisannya sudah terlalu banyak di buku sketku, namanya dan semua yang dia lakukan sudah terlalu banyak tertulis dibuku diaryku.

lalu apa yang harus aku lakukan? aku selalu ingin bertemu dengannya

~

jejarigeoreum neoegero

imankeum na?

[Aku melangkah ke sana, ke tempat dirimu
Sebanyak inikah?]

“sooyoungie…apa kau tahu jika bora minggu depan akan menikah?” tanya yuri saat kami tidak sengaja bertemu di bus

“DEG”

menikah? dengan kiseop? benarkah itu?

“ji.. jinjja?” kataku terbata. yuri hanya mengangguk,

haahhh… jadi semua penantianku berakhir sampai sini? kesetiaanku yang hanya melihatnya kandas sampai disini?

yuri kini memegang tanganku erat, dia pasti sadar jika sekarang ini aku benar-benar syok.

“gwenchana sooyoungie…, jika kiseop bukan jodohmu pasti kau akan mendapatkan seseorang yang lebih baik darinya” kata yuri

aku berusaha tersenyum meski perlahan air mata mulai menetes dipipiku

——

nan aningayo wae geureongayo

honjatmare tto nunmulman heureujyo

[Mungkin itu bukanlah untukku? Mengapa begitu?
Hanya ada air mata yang mengalir dalam kesendirianku]

.

@ halte

aku terisak, aku terus memgangi dadaku yang semakin lama semakin terasa sesak seolah aku tidak bisa bernafas

“hikkss.. hiksss… hiksss…” aku terus menangisi kisah cintaku yang berakhir menyedihkan ini,

“kenapa sama sekali tidak ada kesempatan untuku? bahkan hanya untuk mengungkapkan perasaanku padamu lee kiseop? hikksss” kataku parau

“tappp” lalu tiba-tiba seseorang memegang pundaku pelan.

aku menoleh dan mendongak.mataku membulat seketika

“kalau begitu ungkapkanlah sekarang” kata namja itu. namja yang beberapa detik lalu baru saja kusebut

“ki..kiseop?” gumamku tak percaya. bagaimana dia bisa ada disini? dan bagaimana bisa dia melihatku disini?

kiseop duduk disampingku lalu menatapku.dia memberikan sebuah sapu tangan padaku.

dengan ragu aku menerimanya

“apa yang membuatmu menangis?” tanya kiseop

aku hanya diam menunduk, “ba..bagaimana bisa kau ada.. disini?” tanyaku mengalihkan

“kau tidak tahu jika tadi saat di bus aku duduk dibelakangmu?” tanya kiseop

mataku membulat, “ji.. jijja?” tanyaku. Ya Tuhan,apa itu berarti dia mendengar semua yang kukatakan bersama yuri?

“kenapa? kau terkejut? atau kau malu karena aku sudah mendengar semua perkataanmu tadi?” tanya kiseop

“mi.. minahae” aku hanya bisa menunduk, sungguh aku benar-benar malu sekarang

“kau menangis karena bora akan menikah?” tanya kiseop. lagi-lagi aku hanya terdiam menuduk

“hahaha choi sooyoung… apa kau menyukai calon suami bora?” tanya kiseop lagi.

“a.. aku..”

kiseop tiba-tiba tertawa, “tenang saja.. aku.. bukanlah calon mempelai prianya” kata kiseop.

aku mendongak dan menatapnya tak percaya, “BWO?! ta.. tapi kenapa?” tanyaku

“kau ingat saat dulu kau bertabrakan dengan bora? saat itu dia marah karena aku memutuskannya” kata kiseop

“kenapa kau memutuskannya? bukankah kalian saling mencintai?” tanyaku. pertanyaan yang mungkin jawabannya akan membuat hatiku sakit

“kami.. sama-sama mencintai orang lain…., dan orang yang dia cintai akan resmi menjadi suaminya minggu depan” kata kiseop

aku hanya diam, sungguh ini mimpi atau bukan? bisa bicara dengan kiseop saja aku sudah sangat bahagia, dan sekarang dia malah bercerita padaku?

“bagaimana mungkin? kalian.. adalah pasangan yang serasi…, semua orang mengakui itu…, tapi kenapa..” aku terus berfikir dan menalarkan semua ini.

“entahlah… aku juga tidak paham…,semua ini berawal sejak aku melihat seorang yeoja cantik yang suka melukis ditaman… perasaanku mulai berubah…, setiap hari.. aku hanya ingin pergi ketaman itu dan membiarkan yeoja itu melukisku dengan tangan indahnya” kata kiseop sambil menatap mataku

“hey.. apa maksudnya?” batinku

“kau tahu choi sooyoung? aku.. sudah menunggu saat saat seperti ini..” katanya.

“m..maksudmu?” tanyaku

“aku… menunggu saat matahari bisa benar-benar mendekat pada bunga mataharinya…, aku harap bunga matahari itu tida layu, aku harap dia masih tetap menunggu dan menatap kearah matahari itu seperti dulu” lanjutnya

“saranghae.. bunga matahariku” katanya lalu memegang kedua tanganku lembut

“DEG”tiba-tiba  jantungku berdegup sangat cepat

apa aku tak salah dengar? kata-kata itu? kata-kata yang biasanya hanya kudengar dalam mimpi? sekarang terdengar langsung oleh telingaku

“lee… lee kiseop apa maksudmu sebenarnya?” tanyaku

“aku… mencintaimu choi sooyoung… aku menyukaimu sejak aku tahu kau menyukaiku… aku tahu saat kau melihatku, aku juga tahu saat kau merasa sakit karenaku… maka dari itu.. biarkan perasaan kita menyatu… biarkan cinta yang selama ini sama-sama kita pendam bersatu dan menciptakan sebuah harmoni kehidupan yang indah… menikahlah denganku sooyoungiee..” katanya.

mataku membulat sempurna, mendengar ‘saranghae’ dari mulutnya saja sudah membuatku tak percaya, dan sekarang dia malah mengatakan ‘menikahlah denganku?’

aku hanya diam, air mata haruku menetes begitu saja. air mata bahagia karena penantianku ini sama sekali tidak sia-sia

“nado saranghae.. matahariku” kataku padanya.

dia tersenyum lalu memeluku erat. aku sungguh bahagia. ternyata orang yang kucintai diam-diam, mencintaiku diam-diam

dan sungguh, cinta dalam diam itu berakhir lebih indah bagiku.

*** THE END ****

gimana pairing sooyoung-kiseop? ngefeel atau enggak? mian kalo jelek

tetep ditunggu tanggepannya ya ^^, mau baca mau komen juga dong berarti B-)

 

21 thoughts on “Sunflower [songfic]

  1. giofi16yousen berkata:

    Waktu baca awalnya nyesek tapi waktu baca endingnya wah seneng banget
    Kesedihan soo eonni bisa terobati karena kiseop juga cinta sama soo eonni🙂
    Chingu ditunggu ff lainnya
    FIGTHING !!!!!!!!!🙂

  2. twoyeosin berkata:

    wah.. oneshot baru nih thour?
    aku suka. tapi aku blm tau banget sma kiseop oppanya. hahaha
    tapi aku suka remaja banget.
    oh iya.. aku juga uda baca yang author bilang ff oneshot bang-soo yang coma. kenapa endingnya tragis banget yah.. jadi merinding. hehehe
    ff selanjutnya ditunggu. semangat..😀

  3. Ini ff pairing pertama yang aku baca. Dan juga gak sia-sia, ff ini ngebuat aku histeris sendiri bacanya.

    Ternyata selama ini perjuangan Soo eonnie tidak sia-sia, bahkan Kiseop sendiri berpaling dari Bora eonnie hanya karena terpesona melihat kecantikan Soo eonnie saat menggambar😀

    Chingu, semua ffmu suka banget aku baca. Selain pairing baru, ada suasana baru juga setiap kali aku baca. Keren deh pokoknya.
    Keep writing yah^^

  4. yeni swisty berkata:

    Kiseop, aku blm tau dia jadi entah kenapa aku menghayalnya malah jdi si Sehun xD #gak_nyambung
    FF Bagus.. (y)

  5. ismi khaerin berkata:

    hayouh aku kra cnta syo btpuk sbelah tgn. Eh tp trnyata huwwaw.
    Gak nyangka soo disini jdi stalkernya kisoep ,
    Kevin ksian juga nh, kok nama kevin mrip kris exo ya sma2 pnya marga wu. Kris juga di kanada di pngil kevin.

  6. yani yanuari berkata:

    wehhh wehhhh seopyoung (kiseop-sooyoung) bner” pairing new couple in nah hahaha😀 feel’a kena bingo!! sayang’a kaga adaa part kiseop Pov’a, jdi kaga tau isi hati’a kiseop k’soo eonni deh😦 tpi kaga papa deh, yng pnting ff’a daebakk!! hehehe😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s