Cherry Blossom (part 4)

TITLE : Cherry Blossom (part 4)

CAST :

  1. sooyoung (23)
  2. kwangmin (18)
  3. sungjae (18)
  4. jongup (18)

GENRE : family, romance, school life

RATING : PG 15

—-

NB :maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan,maaf jika ada kata-kata kasar/menyinggung.

—– 

anyeong raderdeul ^^ hohoho cepet gak aku comebacknya?

karena part sebelumnya banyak yang koment, part selanjutnya pun aku cepetin publishnya, dan aku juga jadi mengurungkan niat buat mrotect part ini

—–

Happy reading and don’t be siders ^^

—–

cherry-blossom-trees1

“pohon sakura.. pohon yang paling disukai geunyoung noona..” kata jongup sambil menatap keatas, melihat bunga-bunga sakura yang berguguran karena tertiup angin

“itulah sebabnya aku menyekolahkan ilayda disekitar sini…” kata sooyoung

“apa marga ilayda? apa moon? atau-?” tanya jongup lagi

“hanya ilayda.. aku hanya berusaha agar orang tidak curiga” sahut sooyoung

jongup mengangguk paham,lalu dia berhenti saat sooyoung menghentikan langkahnya

“itu dia..” kata sooyoung sambil menatap gadis kecil yang sedang bermain di kotak pasir bersama temannya

jongup kini menatap ilayda, tatapan yang dalam

“dia cantik kan? seperti geunyoung” kata sooyoung sambil tersenyum menatap ilayda

jongup tersenyum, “benar.. dia.. cantik seperti noonaku…”

“ayo.. kita temui dia.. , “ ajak sooyoung

jongup tersentak, “a..aku?”

sooyoung mengangguk, “dia harus tahu betapa tampan pamannya sekarang..” kata sooyoung sambil tersenyum

jongup terdiam, “tapi.. aku..” jongup terlihat ragu

“dia mudah diajak bicara, bahkan temanmu sangat akrab dengannya..” kata sooyoung

“temanku?” jongup menoleh terkejut

“ah..a..anhi.. lupakan..” sooyoung baru sadar akan perkataannya

“ilayyydaaa…” panggil sooyoung saat mereka sudah sampai

ilayda langsung menoleh dan tersenyum melihat kedatangan sooyoung, dia langsung berlari menghampiri sooyoung dan memeluknya

jongup hanya terdiam melihat hal itu, “dia merawatnya dengan baik” batin jongup

“ommaaa… kenapa omma sudah datang? apa omma tidak bekerja?” tanya ilayda

sooyoung menggeleng, “omma sudah pulang, dan omma membawa teman untukmu…” kata sooyoung meletakan ilayda dihadapan jongup

jongup melambaikan tangannya dan tersenyum kikuk pada ilayda, “anyeong.. i..ilayda.. aku jongup ^^” kata jongup

ilayda tersenyum dan balas melambaikan tangan padanya, “anyeong oppa.. hihi..apa oppa adalah murid ommaku?” tanya ilayda. jongup mengangguk

dilubuk hatinya,dia merasa lega karena dia sudah tahu jika keadaan ilayda sekarang baik-baik saja

——

kwangmin pov

“ya kwangmin-a.. apa kau tadi tidak lihat, mata sooyoung songsaengnim berkaca-kaca karena perkataanmu” kata sungjae.

aku terdiam, “apa begitu?” batinku

“hahhh dia sok kuat tapi baru ku katai seperti itu saja sudah mau menangis.. menggelikan” kataku santai

“eyyyy.. kau ini, kata hyungku.. senakal-nakalnya kau, jangan sampai membuat seorang yeoja menangis,itu laki-laki sejati” kata sungjae

“aiisshhh itu kata-kata yang terlalu berlebihan dan munafik, dan sejak kapan kau punya hyung?” tanyaku

“bukan hyung kandung, tapi dia sangat baik, dan rumahnya adalah rumah kedua bagiku.. dia yang mengajariku bernyanyi dan bermain musik” kata sungjae

“jinjja? kenapa aku tidak tahu? kapan kau bertemu dengannya?” tanyaku penasaran

“dia orang yang selalu bermain bersamaku saat aku kecil.., tapi sekitar tiga tahu yang lalu dia kembali kenegaranya, dan kami tidak sengaja bertemu disalah satu pameran alat musik beberapa bulan lalu” katanya

“sekali-kali ajak aku bertemu dengannya.. aku ingin bisa bermain gitar juga” kataku

“baik, tapi jika kau mengizinkanku mengajak jeongsun pergi ketaman hiburan.. otte?”

“plllakkk!!” aku langsung memukul kepalanya

“dia itu masih kelas satu junior high school, aku bisa dimarahi ibunya karena kegilaanmu itu bodoh” umpatku

“eyyy… aku hanya mengajaknya jalan-jalan, aku-“ sungjae tiba-tiba menghentikan kata-katanya dan juga langkahnya. matanya mengeryit,dia terlihat bingung dan juga terkejut

“ada apa?” tanyaku lalu melihat apa yang dia lihat

“bukankah.. itu jongup? HEY bukankah itu ilayda dan sooyoung songsaengnim?”pekik sungjae sambil menunjuk tiga orang yang sedang berbicara di taman bermain sekolah jeongmin

aku mengeryit, “benar.. itu mereka, tunggu..apa yang mereka bertiga lakukan? kenapa mereka bisa bersama seperti itu?” gumamku heran

“molla…” kata sungjae

aku masih diam, akhir-akhir ini aku memang sedikit curiga dengan sikap jongup yang berubah pendiam dan juga suka melamun, kufikir itu karena dia sedang ada masalah dengan ibu tirinya. tapi sepertinya itu karena kedatangan sooyoung songsaengnim

—***—

“jo kwangmin… ireona!!” aku mendengar seseorang mengguncang tubuhku

aku membuka mata dan melihat ommaku sedang berdiri sambil menatap marah padaku

aku bangun dan menatap ommaku “ada apa?” tanyaku malas

“kau ini!! kau terlalu lama tidur siang… ini sudah sore, lihat youngmin sudah belajar sejak tadi!!” kata omma.

aku memutar bola mataku, “youngmin.. youngmin… youngmin… hanya nama itu yang selalu dia sebut dan dia banggakan” batinku kesal

“ lalu kenapa jika youngmin sudah belajar sejak tadi?” tanyaku

“plaakkk” omma memukulku dengan guling yang ada disampingku

“cepat mandi dan bantu appamu mencuci mobil…” kata omma lagi

“omma.. aku ini anakmu atau pembantumu sih? kenapa kau tidak menyuruh youngmin saja?”  kataku kesal

“youngmin sedang belajar!! jika kau tidak mau mencuci mobil maka belajarlah!!” suruh omma

“lebih baik aku mencuci mobil..” kataku lalu beranjak pergi kekamar mandi

—–

“apa lagi yang kau lakukan kwangminie..kenapa ommamu berteriak tadi? kau tahu pertengkaran kalian terdengar sampai sini” kata appa

aku berhenti membersihkan kaca mobil lalu menoleh pada appa, aku tersenyum padanya

“tidak apa-apa appa.. aku tadi hanya kesal karena omma membangunanku saat aku tidur” kataku berbohong, aku hanya tidak mau appa dan omma bertengkar lagi karena appa membelaku

“yasudah.. appa masuk dulu, oh iya..ini” appa menghapiriku sambil memberiku uang.

“untuk apa uang ini?” tanyaku tak mengerti

“belilah makanan yang enak.. minggu ini kau dihukum tidak diberi uang jajan ommamu kan?” kata appa. aku mengangguk pelan

“gomawo appa.. ^^” kataku lalu memasukan uang itu kesaku dan kembali membersihkan mobil appa

entah kenapa aku menoleh kerumah mrs.choi beberapa kali

“…mata sooyoung songsaengnim berkaca-kaca karena perkataanmu” entah kenapa aku terfikir lagi oleh perkataan sungjae

apa perkataanku tadi pagi terlalu kasar? apa dia benar-benar sakit hati karena perkataanku?

—***—

normal pov

semua siswa langsung kembali ketempat duduknya saat dia sooyoung memasuki kelas

sooyoung mengeryit saat melihat namjoo menangis dipelukan soohyun. dia menghampiri kedua gadis itu

“ada apa ini?” tanya sooyoung lembut sambil membelai rambut namjoo

soohyun yang juga menangis kini menatap sooyoung, “songsaengnim..hikss..” soohyun hanya terisak

lalu minhyun menghampiri sooyoung, “songsaengnim… namjoo dilecehkan oleh murid kelas 12-1 tadi pagi… dan sekarang kwangmin dan teman-temannya sedang menghampiri mereka” bisiknya

“BWO?!” sooyoung memekik terkejut

“ini tidak boleh dibiarkan” kata sooyoung.

“anak-anak.. kalian tetap disini.. aku akan mencari kwangmin dan teman-temannya” kata sooyoung lalu beranjak pergi.

——

@ lapangan sekolah

kwangmin menatap tajam pada neil, “kalian ingin jadi pahlawan kesiangan hah?” tanya neil

“kau namja ke****t!! kau takut eoh? kau hanya berani melawan dan melecehkan yeoja?” tanya kwangmin

“cihhh” neil meludah

“takut? KAU MAU MATI YA!!!” pekik neil lalu menghampiri kwangmin, lalu kedua kelompok itu mulai berkelahi

beberapa siswa hanya melihati mereka dan tidak ada yang berani menghentikan

“HENTIKAN!!!” pekik sooyoung yang berlari kearah mereka

tidak ada yang memperdulikan sooyoung, semua masih berkelahi dan saling memukul

“YA KUBILANG HENTIKAN SEMUANYA!!” sooyoung kembali memekik, dia melerai kwangmin dan neil yang berkelahi hingga keduanya berguling di tanah

“ARGGGHHHH DIAM BODOH!!” kata neil

“BUGGHHHHH” entah sengaja atau tidak, neil memukul sooyoung hingga sooyoung jatuh tersungkur

kwangmin dan teman-temannya langsung berhenti dan menoleh pada sooyoung

“HEY BERANI SEKALI KAU MEMUKUL GURU KAMI!!” umpat sungjae, dia berlari kearah sooyoung dan menolongnya

“songsaengnim.. gwenchanayo?” tanya sungjae lembut. sooyoung mengangguk

“DASAR YEOJA BODOH!! KAU TIDAK SEHARUSNYA ADA DISINI!” sambung teman neil yang bernama JB

“BUGGHHH” jongup langsung memukul JB hingga tersungkur

“JAGA MULUTMU!!” umpat jongup kesal

mungkin karena kwangmin mengenal sooyoung, dia jadi tidak terima jika sooyoung diperlakukan seperti itu. dia langsung memukul neil tanpa ampun

“HENTIKAN JO KWANGMIN JEBAL!!” sooyoung menarik lengan kwangmin dengan sekuat tenaga

“KAU NAMJA ATAU BUKAN HAHH? BISA-BISANYA KAU MEMUKUL YEOJA SEPERTI ITU!!” umpat kwangmin sambil terus memukul neil hingga mulutnya mengeluarkan darah

“HENTIKAAAAAAAAAAAAAAAANNN!!” lalu seseorang berteriak. semua langsung berhenti saat menyadari jika orang itu adalah mr.jung, kepala sekolah mereka

——-

mr.jung berjalan kekanan dan kekiri sambil menatap tajam pada anak-anak yang berkelahi tadi

lalu langkah mr.jung terhenti didepan sooyoung. dia menatap sooyoung tajam

“kau ikut berkelahi mrs.choi?” tanya kepala sekolah tak percaya saat dia melihat sedikit luka lebam dipipi sooyoung

sooyoung hanya diam dan menunduk, “mianhae mr.jung” kata sooyoung sambil membungkuk

kwangmin dan teman-temnanya hanya terbelalak terkejut

“kenapa dia tidak membela diri?” batin kwangmin sambil melirik sooyoung yang memang berdiri disampingnya

“aku sudah menyuruhmu membimbing kwangmin dan teman-temannya, apa yang sebenarnya kau ajarkan pada anak 12-5? kenapa mereka malah membuat keributan seperti ini?” tanya mr.jung

dan lagi-lagi sooyoung hanya diam. membuat kwangmin dan teman-temannya kesal dan merasa bersalalah

“ sekali lagi maafkan saya, saya akan berusaha lebih baik” kata sooyoung

“kau masih ingat dengan kata-kataku kemarinkan?” tanya mr.jung, sooyoung terdiam

“katakan apa saja asal jangan membahas hal itu” mohon sooyoung dalam hati

“kau masih menjadi guru percobaan disini.. dan tugasmu membimbing mereka juga mempengaruhi posisimu” ulang mr.jung

semua terbelalak, apalagi kwangmin. dia hanya diam dan menatap sooyoung yang terlihat begitu menyedihkan

“jika kau tidak bisa merubah mereka,  posisimu akan terancam.. pikirkan hal itu…” kata mr.jung

semua semakin terkejut, “apa yang dimaksud mr.jung adalah dia mengancam akan memecat sooyoung songsaengnim ?” bisik ren pada ricky.

“mungkin..” kata ricky

“mr.jung, mrs.choi tidak salah apa-apa.. dia tadi berniat melerai kami dia-“ kwangmin berniat membela, tapi sooyoung langsung memegang lengannya lembut menandakan agar kwangmin jangan bicara apa-apa

“DEG” kwagmin sedikit terkejut dengan sentuhan itu, dia diam seketika

“mianhae mr.jung aku akan segera memperbaikinya.. “ kata sooyoung

——

semua keluar dari kantor kepala sekolah. neil dan kawan-kawan pergi begitu saja tampa bicara apa-apa

sooyoung menatap muridnya satu-persatu

“Gwenchana? “ tanya sooyoung lembut. semua menganguk lemah

“sebaiknya kalian segera mengobati luka-luka kalian itu… ^^” kata sooyoung.

“bagaimana dia bisa bicara seperti itu sedangkan pipinya saja lebam dan sedikit berdarah” batin mereka

“mianhae songsaengnim” kata sungjae.dialah satu-satunya dari mereka yang tidak gengsi untuk minta maaf

lalu sooyoung mengacak rambut sungjae pelan,membuat sang pemilik rambut menjadi sedikit gugup

“sudah.. tidak usah terlalu memikirkan perkataan mr.jung.. aku tahu kenapa kalian berbuat seperti itu..” kata sooyoung

“ini bukan masalah perkelahian kami,tapi masalah pemecatanmu” kwangmin ingin berteriak seperti itu, tapi dia mengurungkannya

“aku pergi dulu..” kata sooyoung lalu pergi. mereka bisa melihat sooyoung memegangi pipinya yang terluka tadi

“haahhh kita ini benar-benar babo!! ternyata dia diberi beban seberat itu karena kita..” kata ren sambil memukul kepalanya

“mr.jung benar-benar menyebalkan.. dia hanya menilai apa yang dia lihat.. bukan apa yang sebenarnya terjadi” sambung ricky

“dia selalu saja dihakimi…” batin jongup

sungjae dan kwangmin hanya diam, jika sungjae masih memegangi rambutnya, kwangmin juga masih memegangi lengannya sambil menatap kepergian sooyoung

——

@uks

sooyoung terdiam di salah satu kursi uks sambil memikirkan perkataan mr.jung tadi, disisi lain dia memikirkan ilayda yang keperluannya masih banyak yang belum dia penuhi

“Ya Tuhan…” sooyoung mengusap wajahnya dengan kedua tangan

“ah..” dia merintih saat dia menyadari ada luka yang belum diobati diwajahnya

sooyoung mengambil kaca yang ada ditasnya lalu melihat luka itu, terlihat biru dan lebam

lalu dia mendongak saat dia menyadari seseorang masuk keruang itu

“kwangmin?” sooyoung sedikit terkejut akan kedatangan namja tinggi itu

kwangmin duduk dikursi yang ada di samping sooyoung lalu menatap sooyoung dengan tatapan yang belum pernah sooyoung lihat sebelumnya

“kau tahu? kau itu belum pantas jadi guru… kau masih terlalu muda dan labil” ejek kwangmin

“apa kau kesini hanya untuk mengejeku?” tanya sooyoung

kwangmin membuang nafas panjang, dia tidak menjawab tapi malah berdiri dan mengambil sebuah obat di kotak obat. dia kembali duduk dan membuka obat oles itu

dan mata sooyoung terbelalak saat tiba-tiba kwangmin mengambil obat itu sedikit pada telunjuknya lalu dioleskannya dipipi sooyoung

sooyoung hanya diam akan perlakuan kwangmin, perlakuan yang begitu lembut dan bukan seperti kwangmin yang biasanya ia lihat

“dia kenapa?” batin sooyoung heran

“aku tahu.. kau pandai dalam ilmu bela diri.. tapi kenapa kau tidak melawan neil tadi?” tanya kwangmin. suaranya melembut dan tidak sekasar biasanya

“bayangkan jika aku melawan.. aku mungkin langsung dipecat dari sini” kata sooyoung

“jadi kau memang benar-benar diancam akan dipecat?” tanya kwangmin lagi.

sooyoung hanya tersenyum, “aku akan mengatasinya… kau tidak usah memikirkan hal itu” kata sooyoung

kwangmin mengambil sesuatu disakunya. ternyata dia mengambil handsaplash, dia membukanya lalu ia taruhkan dipipi sooyoung yang terdapat luka akibat kuku neil tadi

lagi-lagi sooyoung menunduk, entah kenapa dia malu akibat perlakuan kwangmin barusan

“hahhh kau membuatku benar-benar seperti orang jahat…” kata kwangmin setelah itu

“kau tahu kau jahat, tapi kenapa kau tidak merubahnya?” tanya sooyoung. dia kembali menatap kwangmin dengan tatapan lembut. kwangmin menatap sooyoung dalam diam

“aku tahu.. kau sebenarnya perduli dengan orang-orang yang ada disekitarmu…, hanya saja.. kau belum bisa mengungkapkannya dengan cara yang benar..” kata sooyoung.

——

“songsaengnim.. bagaimana? apa kasus ini akan ditindak lanjut?” tanya jr saat sooyoung masuk kekelas bersama kwangmin

“kepala sekolah adalah kerabat neil,dia sama sekali tidak mau tahu kenapa kita berkelahi.. dan sooyoung songsaengnim yang dijadikan kambing hitamnya” kata kwangmin dengan emosi yang meluap-luap

“apa maksudmu kambing hitam?” tanya minwoo

“tap” lagi-lagi sooyoung memegang lengan kwangmin agar dia tidak bicara apa-apa.

“kenapa dia suka sekali memegang lenganku ishhh” batin kwangmin. dia merasa kesal karena jantungnya jadi berdebar akibat perlakuan sooyoung itu

“tenang saja.. aku dan kita harus tetap menegakan keadilan.., meski kepala sekolah kerabat neil sekalipun…” kata sooyoung

“apa yang akan kau lakukan songsaengnim?” tanya youngmin

“aku akan memikirkannya.. yang perlu kalian lakukan sekarang adalah jangan menambah masalah lagi agar kepala sekolah tidak semakin benci pada kelas ini…, dan kuharap kalian saling menjaga satu sama lain.. , terutama yeojanya.. kalian mengerti?” kata sooyoung

“ndeee” jawab semuanya kecuali kwangmin

“jika kau nekat menegakan semua ini.. kau bisa benar-benar dibenci kepala sekolah “ kata kwangmin pelan pada sooyoung

sooyoung menoleh lalu tersenyum pada kwangmin, “jika masalah pelecehan namjoo bisa diselesaikan sesuai aturan.. aku rela jika memang harus ditendang dari sini” kata sooyoung

kwangmin terdiam ,”wae?”

“karena aku juga yeoja.., kau tahu? bagi kami pelecehan itu lebih menyakitkan dibanding apapun” kata sooyoung

——

@kelas 12-5 (jam tambahan)

sooyoung terhenti saat melihat youngmin, minwoo dan baekhoo sedang berlatih dance dikelas

“oh songsaengnim kau sudah datang” kata baekhoo. dia beranjak mematikan musik yang sedang diputar

“tidak usah dimatikan” kata sooyoung. dia menghampiri ketiga murid itu

”apa yang kalian lakukan?” tanyanya

“kami.. Cuma mencoba menari.. mungkin saja kami bisa ikut kompetisi seni yang dilakukan setiap awal tahun tahun ini” kata minwoo

“jinjja.. coba aku lihat” kata sooyoung sambil duduk disalah satu kursi

“bwo? ta.. tapi..” baekhoo terlihat ragu dan sedikit malu

“wae?”

“kami..masih amatir songsaengnim..” kata minwoo

“songsaengnim, kudengar kau pernah memenangkan kompetisi dance saat kau masih SMA.. bagaimana jika songsaengnim yang melatih kami?” tanya youngmin

“oh jinjja?” minwoo dan baekhoo sedikit terkejut

sooyoung terdiam, “ahh pasti sunny unnie yang mengatakannya” batin sooyoung

“tapi.. aku sudah sedikit lupa” kata sooyoung beralasan

“ayolah songsaengnim…” mohon baekhoo

sooyoung pov

“one two three four.. one two three four..” aku mencontohkan salah satu gerakan yang mudah namun bisa menunjukan keenergikan mereka

“iya.. lemaskan tangan kalian saat gerakan keempat” kataku lagi

“cklleeekkk” tiba-tiba pintu terbuka.

dan aku cukup terkejut melihat 5 orang masuk kekelas dengan tatapan heran

“apa yang kalian lakukan?” tanya ren

“oh kalian? apa yang kalian lakukan disini?” tanyaku heran

“bukankah kami dihukum untuk mengikuti jam tambahan? kau lupa dengan tugasmu ya” kata kwangmin sambil menghampiri kami

“jadi selama ini… inilah yang kalian lakukan? berlatih dance?” tanya ricky sambil melihat sebuah tape sedang terputar

“ahh jika tahu begitu aku ikut sejak dulu” kata jongup antusias

“anhi.. baru hari ini kita melakukannya.., dan sooyoung songsaengnim yang melatih” kata youngmin

normal pov

“anhi.. baru hari ini kita melakukannya.., dan sooyoung songsaengnim yang melatih” kata youngmin. dia sengaja mengatakannya, karena dia tahu, kwangmin akan bersemangat jika mendengar kata ‘dance’

“jinjja? songsaengnim.. jadi kau bisa dance?” tanya ricky

“dia memenangkan kompetisi dance sewaktu SMA..”kata youngmin lagi

“jo youngmin.. bukan seperti itu” kata sooyoung malu

“sebentar lagi akan ada kompetisi seni… kwangmin, jongup .. bukankah kalian pandai dance.. kenapa kalian tidak mengikutinya saja? “ tanya minwoo

sooyoung terdiam, “mungkin mereka bisa diubah degan cara ini” batin sooyoung

“itu ide bagus.., dan ini juga bisa kalian jadikan sebagai pembuktian kepada kepala sekolah dan warga sekolah yang lain jika kelas kalian bukan hanya kelas trouble maker…” kata sooyoung

“aku malas.. “ kata kwangmin. meski dilubuk hatinya dia juga ingin

“kwangmin-ah.. ayo kita mencobanya.. dancemu kan sangat bagus” kata jongup

——-

@ruang dance

kedelapan anak itu mulai mencoba dan membuat gerakan-gerakan dance, sungjae yang memang tidak ahli dan tidak begtu tertarik dengan dance akhirnya menyerah dan memilih mengambil sebuah gitar yang ada diatas lemari. dia mulai beryanyi untuk menghilangkan kebosanan

sooyoung yang menyadari hal itu langsung diam sejenak sambil melihat sungjae bernyanyi

“DEG” tiba-tiba bayangan seseorang mucul dipikirannya, entah kenapa sungjae terlihat sangat mirip dengan orang itu. bahkan lagu yang sungjae nyanyikan adalah lagu kesukaan orang itu dan juga sooyoung

sooyoung menghampiri sungjae,“kau bisa bermain musik?” tanya sooyoung. sambil duduk disamping sungjae

sungjae mengangguk, entah kenapa dia jadi sedikit gugup jika dekat dengan sooyoung karena kejadian rambut tadi

“apa aku boleh mengikuti kompetisi itu juga? aku bisa berduet bersama baekhoo, ren dan ricky..” kata sungjae

sooyoung menoleh lalu tersenyum, “tentu saja sangat boleh…itu bagus sungjae-ya.. tapi.. aku tidak pandai bernyanyi atau bermain musik” kata sooyoung sedih

“aku punya hyung,dia pandai bernyanyi dan juga bermain musik bagaimana jika aku memintanya melatih kami?”

“jinjja? itu ide yang bagus.. sungjae-ya.. kau anak pintar..” kata sooyoung sambil menepuk pundak sungjae pelan

lagi-lagi sungjae jadi merasa aneh saat dia bersentuhan dengan sooyoung

“aisshh apa yang kau pikirkan” batinnya

“BEEBB BBEEBB” handphone sungjae berbunyi

“ne hyung yeobseyo… oh kau ada didepan sekolahku?” sungjae terlihat senang

dia menoleh pada sooyoung yang juga sedang melihat kearahnya

“suruh dia masuk” kata sooyoung berbisik, sungjae mengangguk

“hyung.. kau masuk saja…, aku sedang berlatih untuk kompetisi seni.. kau bisa mengajari kami sekalian hyung” kata sungjae

setelah seesai, sungjae meletakkan handphonya

“dia akan kesini?” tanya sooyoung. sungjae mengangguk

“TUKK TUKK” terdengar ketukan dari arah pintu

“mungkin itu dia..” sungjae pun beranjak membukakan pintu, sooyoung mengikuti dibelakang

“hyung.. kau datang ^^” kata sungjae saat orang itu sudah terlihat

“sungjae-ya.. apa kau yakin aku yang melatih kalian?” tanya orang itu sambil berjalan masuk bersama sungjae

tapi langkah orang itu terhenti saat dia melihat sosok yeoja tinggi yang ada dibalik pintu sedang menatapnya dengan tatapan terkejut, matanya yang sipit itu langsung membulat.

“S..SO..SOOYOUNGIE?!” pekik orang itu

“HE..HEN..HENRY OPPA…?!!” kata sooyoung tak kalah kaget

“oh kalian saling kenal?” tanya sungjae. semua yang sedang berlatih kini berhenti dan ikut menoleh kearah pintu

sooyoung menutup mulutnya yang ternganga saking terkejutnya. dia merasa seperti mimpi bisa bertemu henry lagi

“so..sooyoungie… benarkah itu kau?” orang yang dipanggil henry itu menghampiri sooyoung.

“GREEEBBB” henry langsung memeluk sooyoung erat. membuat semua mata yang ada disana membulat melihatnya

“siapa dia?” kata kwangmin. dia merasa sedikit aneh saat melihat sooyoung dipeluk oleh namja lain

“dia…?” jongup yang baru menyadari wajah orang itu, juga tak kalah terkejutnya

“sooyoungie… sooyoungie.. benarkah ini kau…aku sangat merindukanmu” kata henry sambil mengeratkan pelukannya pada sooyoung, sooyoung hanya membalas pelukan itu tanpa bicara apa-apa

—-

siapa henry itu?

—-

___tbc___

mian jelek, mian membosankan,mian kepanjangan, mian kalo banyak typo yang salah

tetep ditunggu tanggepannya ya ^^, protect akan aku berlakukan sewaktu-waktu jika siders kembali bermunculan

aku tetep bakal mrotect untuk part terakhir . dan yang aku kasih tahu paswordnya yang udah koment minimal 3 x di ff ini oke ^_^ kekeke

bonus pict

ytxsPPkjo twins + ilayda

TEASER NEW FF (special riquest)

sand-watch-clockcast :

  1. sooyoung SNSD
  2. thunder MBLAQ
  3. yuri SNSD

31 thoughts on “Cherry Blossom (part 4)

  1. Soo• berkata:

    Chingu,request ffnya junho 2pm/wooyoung 2pm sama sooyoung dong🙂 ceritanya ttng kehidupan artis mereka sbagai personil snsd dan 2pm . Makasih ching🙂

  2. ff ini di setiap partnya bikin penasaran. Oh… ternyata ilayda bukan anaknya sooyoung. Terus ada hubungan apa henry ama sooyoung? .Di tunggu kelanjutannya dan di tunggu ff baru nya. Fighting^^~

  3. Ve berkata:

    Aduhh… Sungjae sm kwangmin baru ? gituin sm Soo eonni aja udh deg”an. Ayahnya ilayda siapa sih thor? Bikin penasaran .
    Henry?? Henry siapanya Soo eonni? Mereka punya hubungan apa? Lanjut thor… Di tunggu

    Wah, bakal ada ff baru ?????? nih, cast nya Sooyoung x Thunder . ? tunggu ya thor ff nya, jangan lupa cpt publish juga ff yang my naughty brother nya thor. Fighting!!

  4. Ve berkata:

    Thor, boleh request ff gak? k mau ff yang Soo eonni sm lee joon dong, atau sm daehyun jg boleh. Soalnya susah cari ff yang castnya mereka, thor. Kalau bisa tolong bikin ff nya ? thor, Gomawo🙂

  5. uwaah cepet nih updatenya… tumben? wkwk
    tuh kan, tebakanku bener ya? haha
    itu henry, henry suju??
    berarti ilayda anaknya kakaknya jongup? teus kakaknya jongup kemana? meninggal atau menghilang?
    nextnya ditunggu, Fighting!!😀

  6. Cho Soohyun berkata:

    Ternyata iladya bkn anaknya sooyoung tpi henry ada hbungan apa sama sooyoung
    trus jongup kok bisa knal sooyoung
    #jdi penasaran dech
    hwaiting

  7. giofi16yousen berkata:

    Itu henry jadi sapa lagi thor ?
    Makin penasaran thor sama ff ini
    Wah ada ff baru ya nanti
    Soo eonni sama thunder mblaq?jarang thor bahkan juga g ada
    Ditunggu ya thor
    Tetap semangat melanjutkan dan membuat ffnya
    HWAITING !:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s