MY NAUGHTY BROTHER 2 (Chapter 2)

TITILE    : MY NAUGHTY BROTHER 2 (Chapter 2)

CAST :

–          Choi sooyoung

–          choi junhong

–          lee minhyuk

–          choi jinri

GENRE : family, romance

RATING : PG 15

—-

NB :

  • maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan,maaf jika ada kata-kata kasar/menyinggung.
  • semua cast punya kehidupan masing-masing

—–

anyeong readerdeul, akhirnya author kembali😀

dan ternyata metode protect bukan mengurangi siders tapi juga mengurangi readers wkwkwkwk

karena aku suka sama part ini dan aku pingin kalian juga baca yaudah, jalan labil yang harus aku pilih *mianhae

mungkin kalian segan liat fb saya wkwkwk*apadah

—–

Happy reading and don’t be siders ^^

—–

Image

“OMMA.. ANDWE” pekiku dan zelo bersamaan

omma berniat melompat,

“OMMAAAAAAAAAA….”

“Ya Tuhan jangan biarkan omma pergi. Hanya dia satu-satunya keluarga yang aku puna..” batinku

“TAPPP” dengan gerakan cepat minhyuk berlari dan meraih tangan omma hingga omma tidak sempat terjatuh

zelo dan seungjong langsung berlari untuk membantu minhyuk yang terlihat kesulitan.

dengan susah payah akhrinya mereka berhasil menarik omma naik lagi keatas

“BRUKKK” omma langsung tergeletak tak sadarkan diri.

“Ya Tuhan omma… “ aku langsung berlari menghampiri omma

“hah hah hah sooyounghi.. apa kau yakin.. haahh… ommamu… sudah benar-benar pulih?” tanya minhyuk dengan nafas terengah-engah

aku menggeleng,”molla… tapi kata dokter yang ada disana omma sudah sembuh.. dan bisa kembali beraktivitas..” kataku. aku menyeka air mata yang ingin keluar dari mataku. sungguh jantungku serasa ingin meloncat keluar karena hal ini

“lalu kenapa dia bisa seperti ini lagi?” gumam seungjong

“padahal omma belum pernah menemui ommaku.. jadi kemungkinan ini bukan karena hal itu” kata zelo

“sudahlah,. yang terpenting sekarang kita bawa omma kembali..” kataku

——

“huffffffffffffffttt…” aku membuang nafas panjang, aku benar-benar takut jika omma akan pergi lagi atau melakukan percobaan bunuh diri lagi

“Ya Tuhaaannnnn..” aku mengusap wajahku dengan kedua telapak tanganku. aku menutup wajahku sejenak dengan tangan itu. entah bagaimana aku mengatasi semua ini

paman yongdae, dia pasti sakit hati dengan ommaku dan tak mungkin kembali lagi ke korea untuk mengobati ommaku.

sedangkan aku sendiri, aku batal menemui manager perusahaan designer karena harus menunggu dokter memberitahu keadaan ommaku sebenarnya dan menunggu sampai omma sadar

lalu tiba-tiba seseorang memegang kedua lenganku dengan lembut, dan membuka tanganku yang menutupi wajahku perlahan

dan aku melihat minhyuk disana,dia berlutut didepanku dan dia tersenyum manis padaku. aku balas tersenyum padanya meski hatiku merasa sngat gundah dan takut

lalu dia meraih sapu tangan yang ada disakunya dan dia usapkan diwajahku, begitu lembut, begitu terasa penuh kasih sayang. Dia selalu melakukan hal-hal yang membuatku merasa tenang. setelah dikiranya cukup dia menaruh sapu tangan itu di tanganku

“mereka bilang ommamu sudah sembuh.. berarti ommamu sudah sembuh..yakinlah ha itu agar kau tidak terlalu khawatir, yang perlu kau lakukan adalah menjaganya dengan baik ^^” katanya

aku mengangguk tanpa bicara apa-apa

“tapi sooyoungie..mianhae.. aku harus pergi.. ada mata kuliah hari ini…apa kau tidak apa-apa?” tanya minhyuk.

“gwenchana..^^  junhong mungkin sebentar lagi sampai.. kau pulanglah… kau sudah terlalu kurepotkan karena ini” kataku

“sudahlah.. semua ini tidak merepotkanku,” katanya sambil mengusap pundaku

“..mmm… kalau begitu aku pergi.. dan ini.. ada sedikit makanan ringan.. kau bisa memakannya, jangan terlalu stress hingga kau lupa makan ne? anyeong ^^” dia menyerahkan sebungkus plastik berisi makanan ringan kepadaku

“gomawo minhyukie… “ kataku, aku terus melihatnya hingga perlahan dia tertelan cahaya ujung koridor

“dia sangat baik..” gumamku

“tapi.. kenapa dia tidak mengungkapkan persaannya seperti saat dia menahanku dibandara? Apa dia tidak menyukaiku lagi?”

Aku terdia dan mengingat lagi kejadin saat minhyuk enghamiriku kebandara dia measangakan syal untuku lalu menciumku

“hhheeiiihhh apa yang kau pikiran soooyougie.. kemarin junhong sekarang minhyuk… sekarang yang harus kau pikirkan adala mma bukan mereka berdua!!!” kataku sambil mengacak rambutku frustasi

“kemarin aku kenapa noona?” tiba-tiba seseorang bicara disampingku

“oh.. aigoo.. zelo-ya. Kau mengagetkanku!!! Ishh” aku mengusap dadaku yang terkejut karena zelo menatapku dengan wajah yang berjarak sangat dekat dariku

Zelo mengeryit, “kau sendiri bicara aneh begitu seperti orang gila..” ejeknya.

“sooyoung-ssi..” panggil seseorang, aku dan zelo menoleh dan melihat dokter yang memeriksa ommaku

Ak berdiri menghampiri dokter itu, “bagaimana dokter… Ommaku mengalami sakit apa?” tanya zelo

“dia hanya mengalami depresi karena memikirkan hal yang baginya mungkin sangat menakutkan atau sangat dia takuti jika terjadi… “ kata dokter

“takut?” tanya zelo

“benar.. semacam kekhawatir terhadap sesuatu dengan berlebihan..” kata dokter

Aku terdiam, “apa yang dia takutkan? Apa dia takut paman yongdae memaksa dia untuk menjadi istrinya?”batinku

“maka dari itu.. aku minta kalian untuk benar-benar menjaganya dan hindari membuatnya marah, takut, sedih ataupun khawatir.. lakukan semua yang dia inginkan… semampu kalian..” kata dokter

Aku dan zelo mengangguk, “kalau begitu aku pergi, kalian boleh masuk kekamarnya sekarang” kata doker

Au dan zelo mebungkuk pada dokter lalu segera masuk kemar omma

Saat aku membuka pintu, aku melihat omma asih belum sadarkan diri. Wajahnya masih terlihat pucat

Aku duduk dikursi yang ada disebelah ranjangnya, dan zelo berdiri disampingku

Aku membelai rambut omma pelan sedangkan zelo membelai rambutku untuk menenangkanku

“apa yang sebenarnya terjadi dengan omma?” gumamku sedih

“sudahlah noona.. omma pasi baik-baik saja.. yang perlu kita lakukan adalah menjaganya dengan baik ^^” kata zelo sabil merangkulku

Aku mendongak dan tersenyum padanya, “nde..” kataku

Lalu tiba-tiba aku merasa tangan omma yang sedang kugenggam bergerak, aku menata kearah omma da melihat dia mulai membuka mata

“s..sooyoungie… jun..hongie..” kaa omma lemah sambil tersenyum

“omma… syukurlah omma sudh sadar…” kataku lalu balas tersenyum padanya

“sooyoungie… omma… ingin makan kue beras kesukaan appamu…” kata omma

Aku dan zelo saling bertatapan bingung, “kue beras? Baiklah.. aku akan membelinya…”  kata zelo

Tapi omma tiba-tiba menahan tangannya, “biar sooyoungie.. dia yang lebih tahu toko kue beras paling enak.. “ kata omma

Akupun beranjak berdiri, “kalau begitu.. aku akan membelinya… junhong.. kau jaga omma ya” kataku pada zelo

——-

Aku masuk kekamar rawat omma setelah aku mendapat kue beras yang omma inginkan. Tapi kemana junhong? Aku kan meminta dia menjaga omma, kenapa dia tidak ada?

“omma… aku sudah membeli kue beras.. tapi omma harus makan dulu dan minum obat ne?” kataku setelah duduk dikursi yang ada disamping ranjangnya

Oma mengangguk lemah, “mmm.. junhong kemana omma..?” tanyaku

Omma terdiam sejenak, “tadi omma bicara tentang orang yang dia suka, dan dia bercerita jika sebenarnya dia memiliki janji dengan yeojachingunya.. jadi omma menyuruhnya pergi saja… sepetinya dia sangat mencintai yeoja itu” kata omma

Aku sedikit terkejut mendengarnya, “yeojachingu? Tapi bukankah dia bilang akan menungguku sampai aku kembali ke korea? “ batinku

“yeojachingu? Aku tidak tahu jika junhong sudah punya yeojachingu…” gumamku. Ah entah kenapa aku sedikit tidak suka mendengar kenyataan ini

“benar.. kalau tidak salah namanya jinri… di bilang dia menyukainya sejak dia duduk di kelas satu senior high school…” kata omma lagi

“jadi yeoja itu sulli? Lalu apa maksud junhong bicara tentang ‘kecocokan’ itu? Ah ini sungguh menyebalkan” batinku

“omma menyesal.. karena omma baru tahu tentang hal ini… omma tidak pernah bersikap sebagai omma yang baik padanya..” kata omma sedih

“omma…sudahlah.. yang penting omma sudah berubah ^^ “ kataku sambil mengusap pundak omma

Aku terdiam lagi, “suli? Yeojachingu? Kecocokan? “ batinku lagi

Aku menggelengkan kepalaku, “sooyoungie.. kenapa kau begini.. kau harusnya senang karena junhong tidak akan mengejar-ngejarmu lagi, dan kalian akan kembali menjadi seperti sepasang saudara..” kataku meyakinkan diriku sendiri

“ada apa sooyoungie? Kau terlihat terkejut.. apa ada sesuatu?” tanya omma

Aku menoleh cepat pada omma, “ah.. an..anhi… tidak ada apa-apa” kataku

——

“Sooyoungie…” panggil minhyuk

Aku menoleh pada minhyuk yang berlari dari arah gerbang,

“ada apa minhyuk-ah?” tanyaku

Dia menggeleng, “tidak apa-apa ^^, bagaimana keadaan ommamu?” tanya minhyuk sambil menyejajarkan langkahku

Aku tersenyum, “hari ini dia boleh kembali…  dia sudah mulai pulih.. dan dia juga sudah berbaikan lagi dengan junhong” kataku senang

“jinjja? Wah aku senang mendengarnya.. tapi mana junhong?” tanya minhyuk sambil melihat sekeliling

“oh.. dia.. dia pulang kerumah ommanya.. tapi mungkin nanti dia ikut menjemput omma..” kataku

Minhyuk mengangguk paham, kamipun kembali menghadap kedepan

Dan aku tiba-tiba menghetikan langkah saat melihat seseorang kini berjalan dari arah berlawanan dan dia merangkul seorang yeoja

“oh.. itu junhong…tapi kenapa dia kembali? Ini kan masih pagi” kata minhyuk sambil memeriksa jam tangannya

Aku tidak menjawab dan masih diam menatap junhong yang begitu mesra merangkul sulli, Ini pertama kalinya aku melihat junhong bermesraan dengan yeoja, aku bisa melihat terkadang dia membisikan sesuatu pada sulli lalu mereka tertawa bersama

dan saat kami hampir berpapasan dia menatapku dengan tatapan yang tak pernah kulihat sebelumnya, bahkan saat aku ingin menyapanya dia malah memalingkan muka seolah tidak ada aku disini

“junhong-ah..” panggil minhyuk saat kami sudah benar-benar berpapasan

“nde?” tanya zelo dingin

“kenapa kau diam saja.. ada noonamu disini” kata minhyuk, dan saat itu zelo menatapku

“oh.. hai noona” sapanya padaku, begitu datar dan seperti tidak ada ketulusan disana

Aku hanya tersenyum simpul padanya, aku menunduk dan tak berniat menatapnya sama sekali, entah kenapa ini begitu menyegankan untuku

“oh iya.. kau nanti ikut menjemput ommamu kan?” tanya minhyuk lagi. Ah kenapa dia harus berlama-lama menahan zelo dan sulli disini

“omma…? ommaku sedang dikantor.. kenapa aku harus menjemputnya…” kata zelo denga nada yang begitu santai

Aku tersentak mendengarnya, bagaimana dia bisa bicara seperti itu?

“junong-ah…” gumamku

“zelo-ya.. ayo kita pergi..teman-teman sudah menunggu kita” ajak sulli, dia merengek dan menggelayut manja di lengan junhong

Aku terdiam menatap keduanya, “ne..chagi.. sebenar lagi..” kata zelo dengan nada mesra

Lalu dia menatapku,”oh.. apa yang kau maksud ommamu noona.. mmm… mian.. aku sibuk.. jadi aku tidak bisa ikut nanti.. lagipula aku tak begitu dibutuhkan..” katanya

“choi junhong!! Kenapa kau bicara begitu?” gumam minhyuk

“sudah ya… aku pergi dulu… anyeong” kata zelo lalu pergi begitu saja

Aku terdiam menunduk, entah kenapa hatiku begitu sakit mendengar dia bicara begitu, bicara semudah itu, bicara sekasar itu, dia bukan zelo yang kukenal

“sooyoungie.. “ minhyuk merangkulku

Aku mendongak dan tersenyum,”ayo… kita harus segera masuk”  kataku mengalihkan, aku hanya tidak mau dia khawatir denganku

Minhyuk pov

Aku melihat junhong kembali menatap sooyoung,”oh.. apa yang kau maksud ommamu noona.. mmm… mian.. aku sibuk.. jadi aku tidak bisa ikut nanti.. lagipula aku tak begitu dibutuhkan..” katanya

“choi junhong!! Kenapa kau bicara begitu?” gumamku terkejut, entah ada apa dengannya sebenarnya tapi sikapnya sungguh aneh. Biasanya dia akan menyela dan memisahkanku dengan sooyoung, biasanya dia akan mengajak sooyoung bicara agar sooyoung tak menghiraukanku

“sudah ya… aku pergi dulu… anyeong” kata zelo lalu pergi begitu saja

sooyoung terdiam menunduk, aku tahu dia begitu sakit mendengar junhong bicara begitu. Aku tahu junhong menyukai sooyoung sebelum sooyoung pergi ke amerika, aku tahu jika perasaan yang dulunya adalah perasaan sayang dari adik kepada kakaknya kini sudah berubah menjadi perasaan cinta seorang namja kepada yeoja

“sooyoungie.. “ aku merangkul sooyoung, mungkin sooyoung sedih melihat junhong seperti itu, entah sebagai seorang kakak pada adiknya atau seorang yeoja pada namja

dia mendongak dan tersenyum,”ayo… kita harus segera masuk”  katanya mengalihkan

—***—

Normal pov

“ajummaaaaa..” panggil kai. Sooyoung memutar bola matanya malas lalu menoleh pada kai

“bisakah sekali saja kau memanggilku dengan layak? Kau ini benar-benar” kata sooyoung sambil mengibatkan tangannya seolah ingin memukul kai

“layak bagaimana.. oh aku tahu.. chagiya.. bagaimana kabarmu? Apa kau sudah makan siang?” tanya kai, membuat pipi sooyoung bersemu merah karenanya

“ishhh.. kau ini!!! Bukan seperti itu juga!!” kata sooyoung

“lalu apa?panggilan Noona itu terlalu mainstream “ kata kai

“terserah kau saja.. aku lelah jika harus menanggapi keisenganmu itu” kata sooyoung

Kai hanya tertawa menanggapinya, “tapi noona.. akhir-akhir ini aku jarang melihat junhong… apalagi setelah dia berpacaran dengan sulli, dia jadi sering membolos” kata kai. Sooyoung menoleh karena terkejut

“membolos? Jinjja? “ tanya sooyoung

“iya.. haahhh kau lihat sendiri sekarang akulah yang jadi anak baik-baik” kata kai

“eyy.. jangan-jangan kau bicara begitu karena sulli lebih memilih junhong daripada kau.. kau cemburu ya..” kata sooyoung mencoba megalihkan kesedihannya

“untuk apa aku cemburu.. sulli yang sekarang sunggu berbeda dengan yang dulu.. dia sekarang terkenal bad girl dikampus ini.. aku saja mau mendekatinya segan.. mana mungkin aku cemburu” kata kai. Lagi-lagi sooyoung terdiam karena itu

“lagipula aku sudah bilang.. aku akan memelihara perasaanku padamu sampai ada yeoja lain yang mebuatku jantungku lebih berdebar-debar dari saat ini.. saat aku berada didekatmu choi sooyoung” kata kai, suaranya melembut dan tatapannya juga berubah

“kai-“

Kai tersenyum, “sudah tidak usah terharu, nanti kau jadi suka denganku lagi..” kata kai kembali bercanda, sooyoung hanya memukul pundak kai pelan

“ayo ajhuma kita makan.. lihat pipimu semakin kurus..” kata kai sambil mencubit pipi sooyoung

“eihhh lepaskan!! Aku mau tapi kau yang teraktir ya.. “ kata sooyoung, kai tersenyum

“itu mudah asal setelah itu kau berkencan denganku ne” goda kai

“ah lebih baik aku makan dirumah daripada harus berkencan denganmu :p” kata sooyoung lalu seakan beranjak pergi

“anhi. .Anhi.. Kau ini suka marah seperti ajhuma saja..” kata kai

Sooyoung tersenyum, merekapun berjalan ke cafetria untuk makan siang

“aku pesan makanan dulu ne..” kata kai setelah mereka menemukan tempat duduk yang berada dipojok ruangan

Soyoung mengangguk, dia melihat sekeliling untuk mengurangi kebosanan

Dan matanya terhenti saat melihat seorang yeoja dan namja sedang berciuman dengan mesra tak jauh dari tempatnya

Siapa lagi kalau bukan junhong dan sulli, bagi sooyoung junhong sudah sangat keterlaluan.

“CHOI SOOYOUNG!!” tiba-tiba seseorang memanggil sooyoung, dia adalah salah satu aktivis kampus yang memang kritis dengan kehidupan mahasiswa yang tidak baik.

“nde.. chaerin-ssi?” tanya sooyoung

“BUKANKAH NAMJA YANG SEDANG BERCIUMAN ITU ADALAH ADIKMU?” tanya chaerin dingin

Sooyoung hanya mengangguk

“BISAKAH KAU MEMBERITAHUNYA UNTUK TIDAK MELAKUKAN HAL SEPERTI ITU DIWILAYAH KAMPUS? ITU SUNGGUH TIDAK MENCERMINKAN SIKAP MAHASISWA YANG BAIK!!” kata chaerin

“mianhae atas sikapnya.. aku akan mencoba menegurnya.. “ kata sooyoung, dia berdiri lalu membungkuk sopan pada chaerin. Sadar atau tidak pembicaraan mereka menarik perhatian seluruh orang yang ada di sana, tak terkecuali junhong

“LEE CHAERIN!!BISAKAH KAU PERGI.. YANG MELAKUKAN HAL ITU ADALAH AKU.. KAU SEHARUSNYA MENEGURKU.. BUKAN MENEGUR SOOYOUNG NOONA… KARENA DIA BUKAN KAKAK KANDUNGKU DAN KAMI SUDAH TIDAK SERUMAH..!!!” tiba-tiba junhong datang dan memarahi chaerin

“CIHH.. KAU TAHU KENAPA AKU TIDAK MENEGURMU.. AKU TERLALU JIJIK MELIHAT SIKAP KALIAN.. “ kata chaerin lalu pergi begitu saja dengan

Junhong kini menatap sooyoung dengan tatapan kesal,” jika kau diteriaki maka balaslah berteriak… jangan hidup dalam keadaan lemah terus!!” kata zelo dingin

“aku tahu apa yang harus aku lakukan.. sebaiknya kau benarkan dirimu sendiri dulu.. !!” balas sooyoung tajam

“cih..” junhong hanya menatap remeh pada sooyoung, lalu sulli datang dan merangkul lengan junhong

“choi junhong.. Entah apa yang terjadi padamu sekarang, entah kenapa kau jadi menatapku seolah aku ini adalah kuman yang menjijikan.. tapi aku sungguh yakin kau punya alasan..Tapi aku minta bersikaplah layaknya namja sejati.. !! sikapmu tadi benar-benar sudah menjatuhkan martabatmu dan martabat sulli…bukan martaba siapa-siapa” kata sooyoung

“cih… aku tahu apa yang harus aku lakukan!!! “ kata zelo lalu pergi begitu saja

“ya choi junhong!!! cepat minta maaf pada sooyoung noona!!” tiba-tiba kai datang dan berteriak pada zelo

Zelo menoleh dan menatap remeh pada kai,”siapa kau? Dan siapa dia sehingga aku harus minta maaf padanya” kata zelo

“CHOI JUNHONG!! KAU TAHU SEMUA ORANG DIKAMPUS INI MENYALAHKAN SOOYOUNG NOONA KARENMU!! APA KAU TIDAK SADAR ITU!!!”kata kai terbawa emosi

“kai sudahlah.. Semua memperhatikan kita…” kata sooyoung lalu menarik lengan kai

“APA KAU TIDAK SADAR… SETIAP HARI DIA SELALU BERGANTI NAMJA.. SETIAP HARI DIA TERTAWA BERSAMA NAMJA YANG BERBEDA…SEKARANG DENGANMU, BESOK DENGAN LEE MINHYUK, ENTAH SELANJUTNYA DENGAN SIAPA… DAN BUKANKAH ITU BERARTI SOOYOUNG-SSI SAMA SAJA DENGANKU..” kata zelo

Mata sooyoung terbelalak mendengarnya, “BUGHHH!!!” kai langsung memukul wajah zelo hingga zelo jatuh tersungkur

“Ba.. bagaimana.. kau bisa bicara begitu.. dibandingkan siapapun.. kau adalah namja yang paling kupercaya didunia ini junhong-ah” kata sooyoung dengan air mata yang mengalir dipipinya. Dia langsung pergi dari sana dari tempat dimana namja yang sangat dia sayangi menyakitinya dengan begitu santai

Zelo terdiam menatap sooyoung, dia sendiri sadar perkataannya sungguh menyakitkan bagi sooyoung

“KENAPA KAU SEPERTI INI ZELO-YA? APA KARENA KAU SUDAH MENEMUKAN OMMAMU YANG LEBIH KAYA DARI KELUARGANYA? APA KARENA CINTAMU PADANYA TAK TERBALAS?” kata kai

“BWO?!”

“INGAT CHOI JUNHONG.. TUJUH BELAS TAHUN KELUARGA SOOYOUNG NOONA MERAWATMU DENGAN KASIH SAYANG TULUS!! DENGAN HARTA YANG TIDAK SEDIKIT!! DENGAN PERJUANGAN YANG TIDAK MUDAH!!! DENGAN PERASAA YANG TIDAK BISA DIBILANG BAHAGIA KARENA KAU BUKAN ANAK KANDUNG MEREKA..!!” kata kai dengan emosi meluap

Junhong hanya diam dan menatap kai dengan wajah datar.

“kau bicara seperti itu karena kau tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi…” kata zelo pelan

“aku memang tidak tahu apa-apa.. tapi aku tahu perasaan sooyoung noona begitu sakit sekarang..” kata kai lalu pergi

Junhong lagi-lagi terdiam.

“chagi.. gwenchana?” tanya sulli

Zelo hanya menganguk, “aku harus pergi… sulli-ya.. kau kembalilah bersama teman-temanmu”

—–

“Noona…” panggil kai dengan sedikit terengah-engah karena sooyoung berlari begitu cepat

Sooyoung berhenti saat dia sudah berada didepan rumahnya.

Saat itu minhyuk melihat sooyoung menangis, diapun menghampiri sooyoung

Sooyoung segera mengusap air matanya dengan punggung tangannya.lalu membalikan badannya

“sooyoungie.. ada apa? Kenapa kau menangis?” tanya minhyuk lembut sambil memegang kedua pundak sooyoung

“noona.. hahh noona gwencana?” tanya kai yang baru sampai dihadapan sooyoung dan minhyuk

“kai siapa yang melakukan hal ini pada sooyoung? Jangan bilang jika kau yang melakukannya?” tanya minhyuk pada kai

Kai terdiam sejenak, “bukan aku… tapi.. zelo..”

Sooyoung masih menunduk dan tak bicara apa-apa. Apalagi saat dia mendengar nama itu

Minhyuk megeryit,”ada apa lagi dengan zelo?” tanya minhyuk

“apa maksudmu lagi? Apa zelo pernah menyakiti sooyoung noona sebelumnya?” tanya kai

Sooyoung mendongak dan berusaha menghentikan pembicaraan kedua namja yang ada didepannya

“jebal hentikan aku-“ kata-katanya terhenti dan matanya terbelalak saat dia melihat seseorang sedang berdiri dibelakang kai dan minhyuk sambil menatapnya dingin

“junhong?” gumam sooyoung. Kai dan minhyuk segera menengok kebelakang

“untuk apa kau kesini?” tanya kai kesal

Zelo tak menghiraukannya, dia masih diam dan menatap sooyoung dingin. Begitu juga dengan sooyoung, dia menatap zelo dengan tatapan tak kalah dingin

“kalian bertiga… sebaiknya kalian pergi..” kata sooyoung

“BWO?!” kata minhyuk dan kai bersamaan

“zelo-ssi benar… aku adalah yeoja tidak baik…, aku selalu berganti namja.. aku selalu dikasihani oleh namja yang berbeda-beda.., “ kata sooyoung. Zelo menghela nafas sambil terus menatap sooyoung datar

“sooyoungie.. kenapa kau bicara seperti itu..” kata minhyuk

“noona.. kau tidak salah.. kami lah yang mendekatimu.. bukan kau..” kata kai

“siapapun yang mendekati, itu tak penting bagi orang lain yang memang tidak memahamiku.., aku tahu sebenarnya kalian hanya ingin membantuku dan menghiburku.. tapi bagi orang yang tidak memahamiku.. hal itu adalah hal menjijikan baginya…” kata sooyoung dingin. Tatapannya lurus ke mata zelo

“jadi aku minta.. siapapun.. tidak usah mendekatiku lagi.. Entah karena kasihan, sayang, ataupun cinta.. jangan mendekatiku.. aku bisa sendiri.. aku bimmppp” tiba-tiba zelo berjalan mendekat pada sooyoung melewat kai dan minhyuk lalu megunci bibir sooyoung dengan bibirnya. Meskipun tiba-tiba tapi ciuman itu tetap lembut dan penuh perasaan.

Mata sooyoung, minhyuk, dan juga kai hanya bisa membulat karena sikap junhong.

“DEG DEG DEG” sooyoung merasa jantungnya berdebar sangat cepat, bahkan lebih cepat dari saat minhyuk menciumnya dibandara. Tidak bisa dipungkiri sooyoung merasa senang saat junho menciumnya

Sejujurnya sooyoung begitu gelisah dan hatinya merasa tak nyaman karena sikap junhong yang begitu dingin padanya akhir-akhir ini. Apalagi ditambah kabar bahwa junhong berpacaran dengan sulli

“berani sekali dia-“ kai berusaha menarik junhong lalu memukulnya. Tapi minhyuk segera menahan tangannya

“kenapa kau menhanku hyung?” tanya kai marah

Lalu minhyuk menoleh lagi pada sooyoung dan junhong sambil tersenyum tipis, kai ikut menoleh dan melihatnya

Dan akhirnya kai sadar kenapa minhyuk menahannya, karena sooyoung juga membalas ciuman junhong, bahkan air mata sooyoung kebali menetes

“hati sooyoungah yang tahu siapa orang itu..” kata minhyuk tanpa memudarkan senyuman manisnya. Meski hatinya sekarang sedang menjerit kesakitan. Diapun beranjak pergi dan menjauh

—–

Sooyoung dan zelo memasuki rumah sambil sesekali menoleh dan berpandangan. Mereka tersenyum malu lalu kembali menatap kedepan, meski begitu, ikatan kedua tangan mereka sama sekali tidak terlepas

Tapi tiba-tiba junhong berhenti dan matanya membulat. Sooyoung ikut melihat apa yang junhong lihat. Dan matanya tak kalah membulat. Bahkan dia menutup mulutnya yang ternganga karena syokk

“ommmaaaaa…” sooyoung dan junhong segera menghampiri ommanya yang tergeletak diujung tangga dengan mulut yang mengeluarkan banyak busa

“Ya Tuhan omma… dia kenapa lagi……” kata sooyoung panik, dia terus menatap ommanya yang kini tak sadarkan diri dengan kepala yang mengeluarkan banyak darah

“bagaimana mulutnya bisa mengeluarkan banyak busa..” gumam sooyoung, sedangkan zelo yang tadinya terdiam kini mulai menoleh kesekeliling

dan dia melihat sebuah botol kecil disalah satu anak tangga, terlihat botol itu terbuka dengn obat berceceran disekitarnya

zelo segera mengambil obat itu dan melihatnya seksama, “ini obat tidur.. mungkin omma meminumnya dalam jumlah banyak..”

“jinjja? Tapi.. kenapa?” gumam sooyoung

lalu dia terdiam sejenak, “apa ini karena omma melihatku bersama sooyoung noona..? apa ini karena aku..?” batinnya gelisah. Sekelebat rasa bersalah membayangi pikirannya

“zelo sebaiknya kita bawa omma kerumah sakit..” kata sooyoung

__ TBC __

Mian jelek, mian membosankan, mian gaje

tetep dtunggu tanggepannya ya ^^ semakin banyak semakin cepet pul publish part selanjutnya🙂

30 thoughts on “MY NAUGHTY BROTHER 2 (Chapter 2)

  1. Kidochan berkata:

    First???
    Zelo berubah jadi bad boy gara-gara ommanya soo eon ya?
    kasihan banget minhyuk sama kai, sakit banget
    next thor…

  2. penasaran sama apa yang dibilang ommanya soo ke junhong.
    ffnya bikin aku makin penasaran ><
    kasian banget kai sama minhyuk, apalagi si minhyuk TT huwee..
    kalo soo ntar ujung-ujungnya sama junhong minhyuk nya buat aku aja wkwk
    oke nextnya ditunggu😀 fighting!!

  3. Zelo jdi kya gitu gra2 ada hubungannya sma ommanya soo , kai-minhyuk pasti potek bgt deh itu.. Ffnya bikin penasaran dan boleh minta permintaan ga? Ujugnya soo sma zelo aja soalnya kyanya disini mereka itu cocok2 gmna gitu..

  4. weh~ keren abis.. lanjut thor,ini ff paling keren,jgn lama” ya thor nge post nya🙂 daebbak🙂 ni ff bisa bikin aku ketawa,nangisnbahkan kasian🙂 jadi ni ff rasa es campur,semua perasaan ada di ff ini🙂

  5. Ve berkata:

    Akhirnya yang lama di tunggu datang juga, kirain part ini bakalan di protect ternyata nggak. Itu yang buat Zelo berubah eommanya Soo eonni ya? Sebenernya apa sih yang eommanya Soo eonni omongin ke Zelo sampai Zelo berubah? Penasaran nih.
    Gak suka kalau Zelo sm sulli apalagi pas bagian itu, Panas banget.
    Kai sm Minhyuk pasti sakit banget, apalagi mereka liat Zelo sm Soo eonni ciuman di depan mata mereka. Belum lagi Soo eonni yang ngebales ciumannya Zelo, sakitnya pasti banget” deh.
    Next part jangan terlalu lama ya thor~
    Di tunggu🙂 Hwaiting!!!

  6. rizky amelia berkata:

    pensaran sm yg dibilang eomma nya Soo ke zelo jangan jangan di ngancam zelo supaya nda deket deket sm zelo

    next partnya ditunggu ya eonni ^^

  7. giofi16yousen berkata:

    Baru sempet browsing sekarang hihihi🙂
    Apa yang diomongin eomma soo eonni ke zelo ? Penasaran sampai zelo berubah kyk gtu
    Ini jadinya soo sama junhong
    Kasihan kai sama minhyuk, apalagi minhyuk TT,sabar ya minhyuk🙂
    Part nextnya ditunggu thor karena udah penasaran banget🙂
    FIGHTING !

  8. kyusoowon berkata:

    omo apa zelo berubah karena diminta oleh ibu’a soo kasihan bgt…tp aku senang saat zelo nyium soo tp kesel jg saat zelo ciuman ma sulli berarti soo nerima bekas sulli dong

  9. tiara berkata:

    apa sih yg diucpkan ommanya soo eoni ke zelo? Kk smpai mmbwt zelo menjauhi soo eoni… Kan kasiha soo eoni dikasarin bgtu…

  10. Eomma soo eonnie kayakx belum sembuh bener tuh.
    Sedikit saja ngelihat zelo bersama soo eonnie, pasti ujung2nya mw bunuh diri.
    Kalau begini terus kapan mereka bisa bersatu coba😥

  11. Gak nyangka zelo bisa jdi badboy trus pcran ama sulli lagi…
    emang kok zelo bisa berubah knp emang????apa ada hubungan.ny ama eomma sooyoung????
    omooooo….zelo berani ngekiss soo didepan kai ama minhyuk?????trus soo bales ciuman zelo????jngan2 soo udah pasti cinta ama zelo nihhhh
    itu eomma soo knp lagi????

  12. nisa berkata:

    ya allah ibunya sooyoung tuh kenapa sih aneh aneh aja…. zelo juga perkataannya antarbangsa sama sooyoung .. untung akhirnya mereka baikan dan gak marahan

  13. nisa berkata:

    ya allah ibunya sooyoung tuh kenapa sih aneh aneh aja…. zelo juga perkataannya kasar banget sama sooyoung .. untung akhirnya mereka baikan dan gak marahan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s