Cherry Blossom (part 6)

TITLE : Cherry Blossom (part 6)

CAST :

  1. sooyoung (23)
  2. kwangmin (18)
  3. henry (24)
  4. jongup (18)

GENRE : family, romance, school life

RATING : PG 15

—-

NB :

  • maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan
  • maaf jika ada kata-kata kasar/menyinggung
  • semua cast punya kehidupan masing-masing

—-

anyeong readerdeul ^^, mian baru bisa publish ff ini

author juga manusia yang butuh liburan*halah

dan mian karena ini belum part akhir

—-

Happy reading and don’t be siders ^^

—–

“BENAR!!! DIA ANAKMU!! DIA ANAK DARI HUBUNGAN GELAPMU BERSAMA SAHABATKU…!!! hiksss….” pekik sooyoung dengan air mata yang mengalir dipipinya

mata kwangmin dan henry terbelalak mendengarnya.

“BUKANKAH INI KEJAM? AKU MEMELIHARA ANAK DARI PACARKU DAN SAHABATKU SENDIRI?!!” sooyoung kembali memekik

——

tumblr_m9f3yrTaRq1qeywzjo1_1280

flashback

sooyoung pov

“soooyoungie..” geunyoung tiba-tiba menghampiriku dengan wajah ceria lalu memeluku erat

aku tentu saja terkejut, tapi aku tersenyum dan membalas pelukan geunyoung

“geunyoungie.. ada apa? kau terlihat senang” tanyaku penasaran

“sooyoungie.. aku sangat bahagia.. aku.. sekarang.. sedang mengandung anak henry oppa..” kata geunyoung

“DEG” seperti dijatuhi bati berton-ton, aku tentu saja terkejut mendengarnya

“a.. apa?” tanyaku lalu melepaskan pelukannya

“aku. aku sedang mengandung anak dari henry oppa.. dan sekarang sudah 3 bulan ^^” kata geunyoung dengan wajah bahagia

mataku terbelalak, tenggorokanku seperti tercekik sesuatu hingga rasanya sakit bukan main

jika ada yang bertanya apa yang ingin aku lakukan saat ini, aku akan menjawab aku ingin berteriak, menangis dan berlari kelaut lalu menceburkan tubuhku kesana.

“ti..tiga bulan? dengan henry oppa?” tanyaku lagi. dia mengangguk seolah aku ini tidak mengenal henry oppa, namja chingu yang sudah bersamaku selama dua tahun lebih. dia mungkin berenkarnasi selama dua tahun itu sehingga dia tidak tahu jika aku adalah pacar resmi henry oppa.

tapi bagaimana bisa? bagaimana bisa dia melakukan hal itu padaku? bagaimana bisa dia mengatakan berita itu tanpa meminta maaf dulu padaku? bagaimana bisa dia bicara begitu pada teman yang sudah bersamanya selama 6 tahun lebih? bagaimana dia bisa mengatakan hal itu pada yeojachingu namja yang menghamilinya? bagaimana bisa aku menjadi orang pertama yang dia beritahu soal ini? bagaimana bisa aku menjadi pecundang seperti ini?

aku terdiam, sekuat mungkin kau menahan rasa kecewaku, rasa sedihku, rasa marahku didepan geunyoung. aku tersenyum padanya seolah aku tidak apa-apa

“ch..chukhae.. geunyoung-ah… ^^ dia.. pa..pasti akan rupawan sepertimu dan seperti he..henry oppa ^^” kataku padanya. tak terasa air mataku menetes satu persatu

“gomawo sooyoungie… aku juga sama terharunya denganmu ^^ akhirnya… penantianku selama ini tidak sia-sia.. sekarang henry oppa… sudah menjadi miliku seutuhnya” katanya.

“bwo?!! Ya Tuhan, aku tidak percaya dia bisa mengatakan hal itu didepanku” batinku menjerit.

dia sebenarnya temanku atau bukan? geunyounga.. aku bahkan belum putus dengan henry oppa!!!

“kuharap.. kau juga akan segera menikah dan memiliki anak.. agar anak kita bisa bermain bersama” kata geunyoung lagi

aku tertawa, tertawa dibalik luka dan keperihan hatiku. tertawa atas kekonyolan yang sungguh menyakitkan ini

“menikah? siapa yang akan menikahiku jika namjachinguku saja kau rebut dengan cara seperti itu?” batinku merintih

end flashback

“kau tahu perasaanku saat itu oppa? aku seperti ingin MATI DITEMPAT!!!… aku seperti dijatuhi BATU BERTON-TON BERATNYA..!!! aku seperti DIBUNUH geunyoung perlahan-lahan dengan cara yang sangat lembut..!! aku.. seperti tidak memiliki harga DIRI sama SEKALI..!!! entah sebagai SAHABATNYA ataupun sebagai YEOJACHINGUMU..!!” kataku dengan beberapa penekanan

“soo.. sooyoungie..” dia ingin bicara

“SEPERTI PECUNDANG!!” potongku lalu mundur

“SEPERTI TIDAK BERHARGA!!” aku mundur selangkah demi selangkah menjauh darinya

“SEPERTI BINATANG YANG TIDAK PUNYA PERASAAN!!”

“ITULAH AKU SAAT ITU…!! KAU TAHU RASANYA?!” tanyaku

“dan lebih lucu lagi ( :’D)… kau mengakui jika semua itu perbuatanmu.. tapi kau ingin tetap menjadi pacarku? bukankah itu LUCU? bukankah ini MENGGELIKAN? siapa yeojachingu yang tidak MUAK dengan keadaan seperti itu?” tanyaku lagi

“dan perkataan jongup tadi benar!! aku sama sekali TIDAK SUKA kau kembali..! melihatmu.. hanya membuat hatiku kembali HANCUR berkeping-keping..!! membuatku kembali mengingat saat-saat aku menjadi PECUNDANG dulu..!!!” kataku lagi-lagi dengan beberapa penekan

“OMMMAAAAA…. KENAPA OMMA MENANGIS?” tiba-tiba ilayda datang menghampiriku sambil menangis. mungkin dia terbangin karena mendengar pertengkaran kami

“ilayda.. kenapa kau bangun ini sudah malam.. ayo.. oppa akan menemanimu…” kwangmin meraih ilayda dan menggendongnya dengan lembut.

sejenak kwangmin menatapku lalu memberi isyarat jika dia akan masuk kekamar ilayda. aku mengangguk

“sooyoungie.. itu karena.. aku sangat mencintaimu.. aku sungguh tidak mencintainya” kata henry oppa sambil meraih tanganku

“hahh…?! tidak mencintainya? lalu bagaimana ilayda bisa ada didunia ini..?!” tanyaku

“semua yang kulakukan dengannya hanya karena aku sedang mabuk..” kata henry oppa. dia mendekat padaku dan memegang pundaku

henry pov

flashback

“oppa… kau tahu? sooyoung dan donghyun oppa pergi kekedai es krim lagi berdua..” kata geunyoung. aku menoleh padanya dengan tatapan terkejut

“lagi?” tanyaku. dia mengangguk mantab

“aku sudah bilang.. henry oppa akan marah jika mengetahui hal ini.. tapi dia tak menghiraukanku” kata geunyoung lagi

aku mendesah kesal, beginilah jika memiliki yeojachingu populer, semua orang ingin merebutnya dariku.

“sudahlah.. mereka pasti tidak akan melakukan apa-apa” kataku menghibur diri sendiri.

“sepertinya mereka sedang berkencan” kata geunyoung

gumamku ” hashhh kau ini selalu saja mengatakan berita bohong… dulu mereka hanya meminjam buku tapi kau bilang mereka bertukar diary, dulu saat mereka sedang mengerjakan tugas kelompok kau bilang mereka nonton bioskop.. sudahlah geunyoung-ah berhentilah menjadi rubah bagi sooyoung.. kau sangat memuakan” kataku lalu pergi meninggalkan gadis itu

“tapi mereka sungguh berkencan….. mereka akan pergi ke pameran alat music setelah itu…”

“pameran alat music? tapi sooyoung tidak mau kuajak kesana kemarin?” gumamku

“aku punya buktinya.. kalau oppa tidak percaya juga…kita tututi saja mereka” kata geunyoung lagi

“menututi? kurasa bukan ide buruk”

——

aku mendesah kesal saat aku melihat sooyoung dan donghyun sedang berjalan dipameran itu

“sudahlah.. melihat mereka sungguh membuatku kesal.. ayo kita pergi dari sini” kataku lalu meraih tangan geunyoung dan menariknya pergi

dan kami berhenti dikedai minuman. karena kesal, aku mengajak geunyoung minum dulu disana. dan dia ternyata juga menemaniku minum

“oppa… aku menyukaimu” kata geunyoung. aku mendongak dengan perlahan karena kepalaku yang terasa sudah berat.

“kau..? menyukaiku? moon geunyoung.. aku ini sudah punya yeojachingu…” kataku

“aku.. mau jadi selingkuhanmu.. jebal oppa.. aku sangat menyukaimu… aku akan memberikan apa saja untukmu!!” kata geunyoung.dia duduk disampingku lalu merangkul lenganku dengan manja

aku tersenyum smirk, “kau.. mau memberikan apa saja untuku?” tanyaku lagi.

end flashback

normal pov

“kau tahu? aku kepameran itu untuk membeli violin… sebagai hadiah karena kau sudah memenangkan kompetisi akhir tahun yang diadakan sekolah… “ kata sooyoung

henry tercekik mendengarnya, “dan donghyun oppalah.. yang membantuku memilih violin yang paling bagus” kata sooyoung lalu menunduk

“sooyoungie.. mianhae.. aku benar-benar menyesal.. jebal maafan aku.. aku berjanji, aku akan membantumu merawat ilayda..“ kata henry

sooyoung hanya terbelalak mendengarnya, “itu tidak perlu..!! geunyoung sudah menyerahkan ilayda sepenuhnya padaku..!!!  laipula bukankah kau tidak menganggap keberadaan ilayda?” tanya sooyoung sinis

flashback

“sooyoungie kenapa kau menjauhiku seperti ini.. cepat katakan apa salahku..” kata henry sambil terus mengejar sooyoung dan berusaha meraih gadis tinggi itu

sooyoung berhenti lalu menoleh kearah henry

“kita akhiri saja oppa… aku lelah..” kata sooyoung berbohong, dia tak mungkin mengatakan jika dia pergi agar geunyong bisa bersama pacarnya itu

“sooyoungie.. jebal… jelaskan dulu apa sebenarnya alasanmu..” mohon henry. sooyoung tak menghiraukannya . dia segera berjalan menjauh.

tapi langkahnya terhenti saat dia melihat geunyoung berjalan dari arah berlawanan. tanpa bicara apa-apa geunyoung melewati sooyoung lalu dengan begitu percaya diri dia memeluk henry

sooyoung hanya menengok sedikit dan melihat keduanya dengan ujung matanya.

“tikkk..” setetes air mata mulai mengalir lagi dipipinya, sungguh dia ingin sekali bunuh diri karena tidak kuat dengan semua situasi yang benar-benar menekan hatinya ini.

“YAH!! APA YANG KAU LAKUKAN?!!!” bentak henry pada geunyoung

“oppa.. aku mengandung anak kita.. dia sudah menginjak 7 bulan oppa..” kata geunyoung dengan air mata haru

“BWO?!! JANGAN BERGURAU… MANA MUNGKIN KAU MEMILIKI ANAK DARIKU..!!” kata henry

“tapi oppa.. apa kau lupa.. kita dulu pernah berkencan dan akhirnya kau melakukan hal itu denganku.. oppa.. ini anak kita sungguh..” kata geunyoung

sooyoung sudah tidak kuat, dia segera pergi dari sana. mendengar semuanya hanya membuat hatinya semakin sakit

“ANHI ITU CUMA KESALAHAN!!” kata henry, dia segera berlari menarik sooyoung lalu dengan gerakan cepat dia mencium bibir sooyoung.

mata sooyoung maupun geunyoung membulat karenanya

“TAPPP”

“PLAAKKKK!!!” dengan sekuat tenaga sooyoung mendorong henry lalu menampar pipi chubby henry dengan sangat keras

“aku sudah bilang semua berakhir!!” kata sooyoung tajam

“PLAAKKKK!!!” lalu mata sooyoung dan henry kini kembali terbelalak saat tiba-tiba geunyoung menampar pipi sooyoung tak kalah keras

“YAH BWOHANEUNGEOYA!!!” bentak henry marah,dia mendorong tubuh geunyoung hingga hampir tersungkur

geunyoung tak menghiraukan dan terus menatap sooyoung dengan amarah meluap

“jangan menyentuhnya!!” kata geunyoung pada sooyoung. sooyoung tertawa miris karenanya

dia benar-benar tak percaya jika sahabat yang ia bela bahkan dia rela mengorbankan apapun untuknya kini malah memperlakukan sooyoung seperti manusia tak berguna

sooyoung langsung berlari, dengan air mata yang tak henti-hentinya mengalir.

2 bulan kemudian

sooyoung mamasuki kamarnya, dan langkahnya terhenti saat dia melihat secarik kertas diatas meja belajarnya

sooyoung membuka surat itu

dear: sooyoungie

soyoungie.. mian.. aku tahu aku adalah gadis tidak tahu malu yang dengan begitu percaya diri merebut pacar sahabatnya sendiri..

aku sadar, aku tak akan bisa mendapat hati henry oppa yang memang sangat mencintaimu…

tapi soo, sungguh aku sangat mencintainya.. aku tidak bisa hidup tanpanya..

sooyoungie…aku minta, kau menjaga anaku, ilayda namanya.. ^^

jangan biarkan dia hidup bersama ibu tiriku, dan jebal pelihara dia seperti  kau memelihara anakmu sendiri,

saranghae sooyoungie.. anyeong ^^~

from: geunyoungie

sooyoung menghela nafas panjang, dia langsung berlari mencari pengirim surat itu

end flashback

“jadi sekarang, pulanglah.. aku sudah empat tahun memelihara ilayda sendirian.. “ kata sooyoung

“tapi sooyoungie.. aku mencintaimu.. aku janji aku akan berubah,, dan kita menciptakan keluarga bahagia bersama ilayda” kata henry. dia memegang pundak sooyoung erat

“lepaskan!!! aku bilang aku bisa sendiri.. aku sudah melupakanmu dan aku menyukai orang lain..” kata sooyoung

henry terdiam menatap sooyoung

“sooyoungie aku-“

“BUGHHH!!!!” sebuah pukulan keras menghantam pipi henry. henry jatuh tersungkur

“KAU TIDAK PUNYA MALU MEMINTANYA KEMBALI LAGI PADAMU EOH? KAU TAHU DIA MENDERITA SELAMA EMPAT TAHUN AKIBAT PERBUATAN BIADABMU DAN SELINGKUHANMU ITU!!! JADI PERGI ATAU AKU AKAN BENAR-BENAR MEMBUNUHMU!!” kwangmin berteriak sambil menarik kerah baju henry

“siapa kau?!! kau hanya bocah yang baru mengenal sooyoung beberapa hari lalu..!!!” kata henry tidak terima

“BUGGGHHHH!!!”

“DASAR BRENG**K!!! KAU MASIH BISA MENJAWAB HAHH!! DASAR!!!..” kwangmin berniat memukul henry lagi tapi sooyoung segera menahannya

“jebal kwangmin-ah… jangan seperti ini..” kata sooyoung lirih, dia menarik kwangmin menjauh

“HENRY LAU KUHARAP KAU PERGI SEKARANG!!” kata sooyoung

henry pun berjalan pergi sambil menatap sooyoung dan kwangmin bergantian

sooyoung langsung jatuh terduduk, tatapannya kosong dan air matanya kembali mengalir begitu deras. dia menepuk- nepuk dadanya yang terasa sangat sesak, bahkan dia merasa tidak bisa bernafas lagi. bahkan tangisanya tidak bersuara karena saking sesaknya

“dia sangat menderita.. dan itu dalam waktu yang sangat lama..” batin kwangmin sedih. diapun langsung menghampiri sooyoung dan segera meringkuh tubuh sooyoung yang begitu lemah

“hikkks… hikkss… hikkss…. “ sooyoung mencengkram bahu kwangmin, dia mulai terisak

kwangmin tidak bicara apa-apa, dia hanya membelai rambut gurunya itu dengan sangat lembut. dan bagi sooyoung itu benar-benar menenangkan hatinya

mungkin sekitar setengah jam mereka berada diposisi seperti itu. dalam diam dan dalam pikiran masing-masing. mereka mungkin lupa apa yang sudah mereka lakukan dulu. bertengkar, beradu mulut dan masih banyak lagi

kwangmin melepaskan pelukannya lalu menatap wajah sooyoung, dia tersenyum manis pada sooyoung lalu mengusap pelan air mata sooyoung yang masih mengalir

hnjty

“tidurlah… besok kau harus mengajarku kan? ^^” kata kwangmin

sooyoung tersenyum tipis, “gomawo kwangmin-ah.. jeongmal gomawo..” kata sooyoung lirih

kwangmin mengangguk, “sudah tidak usah menangis lagi.. kau tahu fansmu disekolah semakin banyak.. jangan buat mereka khawatir karena matamu bengkak besok”

sooyoung kembali tersenyum dan kali ini lebih lebar, “nde..” kata sooyoung

–***–

sooyoung masih sibuk menulis di buku catatannya, sedangkan semua siswa kecuali yang mendapat hukuman sudah kembali kerumah masing-masing

“songsaengnim..” panggil seseorang, sooyoung mendongak

“nde sungjae-ah..?” tanya sooyoung

“ng… bagaimana dengan henry hyung? apa kita masih memintanya mengajari yang ikut kompetisi vocal?” tanya sungjae

sooyoung terdiam sejenak, dia hampir lupa jika dia masih harus bertemu henry demi masalah kompetisi

“kenapa kau bertanya begitu?” tanya sooyoung. dia menopang dagunya dengan tangan kananya

“kata kwangmin.. jangan mengundang henry hyung lagi kesini.. jangan biarkan dia menemui soo- ahhh” kata-kata sungjae terhenti saat tiba-tiba kwangmin berlari dan langsung mengunci leher sungjae dengan tangannya

“YAH BWOHANYEUNGEOYA!! ahhh JO KWANGMIN!!” sungjae memberontak

“dasar babo!! kenapa kau harus mengadu padanya!!! yang perlu kau lakukan hanya mengabarinya untuk tidak datang ksini!!” kata kwangmin setngah berbisik, namun sooyoung masih bisa mendengarnya

“kau mudah bicara begitu.. tapi jika henry hyung tak datang bagaimana dengan latihanku jo kwangmin!!! kau ini sungguh egois isshhh!!” kata sungjae kesal

“kau kan bisa latihan sendiri bodoh.. kau ini manja sekali “ balas kwangmin

sooyoung tertawa kecil melihat tingkah kedua muridnya itu, mereka seperti dua sumo yang sedang bergulat

“sudahlah anak-anak…” kata sooyoung melerai keduanya.

dengan susah payah, akhirnya pergulatan itu berhenti dan mereka saling melepaskan diri

“sungjae-ya.. jika menurutmu dia bisa mengajarmu dengan maksimal maka biarkan dia kesini… ^^” kata sooyoung

kwangmin menoleh, “yah apa kau gila dia-?!” umpat kwangmin terhenti, sooyoung menaruh telunjuknya dan menyurh kwangmin diam.

“jinjja songsaengmin.. wah gomawo.. ya jo kwangmin lihat sooyoung songsaengnim membelaku weekkk😛 … “ ejek sungjae sambil menjulurkan lidahnya. kwangmin berniat memukul sungjae tapi sooyoung segera menahannya

“dia membelamu karena dia ingin kau menang.. babo!!” kata kwangmin sambil menunjuk sungjae yang tersu saja menjulurkan lidah padanya

“alah bilang saja kau cemburu karena henry hyung adalah mantan pacar sooyoung songsaengnim.. “ ejek sungjae lagi, membuat sooyoung maupun kwangmin terkejut mendengarnya

sadar atau tidak sooyoung maupun kwangmin kini menoleh dan saling bertatapan meskipun sangat sebentar

“lihatttt!!! kalian saling berpandangan seperti itu.., aigooo aigoooo.. jangan jangan kalian memang saling menyukai ya” kata sungjae dengan suara yang tidak bisa dibilang pelan, semua langsung menoleh dan menghampiri sooyoung

“sungjae.. kau bilang apa? kwangmin dan mrs.choi saling menyukai?” tanya baekhoo

sungjae hanya mengangguk dan tersenyum penuh kemenangan

“ya ya!!! dasar  kau..!!! mau mati ya!!!” kwangmin langsung meraih sungjae dan menjitak kepala sungjae pelan namun berulang-ulang

“tapi.. kwangmin-ah kenapa kemarin kau pulang begitu larut dari rumah sooyoung songsaengnim?” tanya youngmin sambil mengulum senyum

“ya jo youngmin apa yang kau bicarakan!!” kata sooyoung marah, entah kenapa dia sedikit malu akan ejekan itu

“jo youngmin.. aku akan memastikan kamarmu berantakan hari ini!!!” ancam kwangmin. semua hanya tersenyum

“kwangmin-ah.. songsaengnim.. jika tidak apa-apa kenapa kalian marah.. dan kenapa wajah kalian jadi merah seperti itu..” sambung ren

“aishhh jinjja.. “ sooyoung hanya menunduk sambil memegangi dahinya

“bagaimana bisa kalian menjadikan guru kalian sendiri sebagai olok-olokan anak-anak” lanjutnya

“songsaengnim.. tenang saja.. wajah kwangmin kan sudah terlihat tua.. jadi kalian terlihat cocok” sambung jongup

“benar.. sekarang banyak kog murid yang berpacaran dengan gurunya..” kata minwoo

“BWO?!!” sooyoung dan kwangmin memekik bersama, dan itu semakin membuat kelas 12-5 riuh dengan sorakan dan tawa

“MOON JONGUP!!!” lalu tawa mereka berhenti seketika saat seseorang masuk dan berteriak memanggil jongup

semua menoleh dan terkejut melihat orang itu

“o… omma…” raut wajah jongup terlihat berubah

“MOON JONGUP!! SUDAH KUBILANG JIKA KAU TIDAK PULANG TEPAT WAKTU AKU AKAN BENAR-BENAR MEMBIARKANMU KEDINGINAN DILUAR!! SEKARANG PULANG ATAU-..!!” teriak omma jongup, tapi dia berhenti seketika saat dia melihat seorang yeoja berdiri diantara gerombolan teman-teman jongup

“KAU~~!!” omma jongup menunjuk sooyoung sambil berteriak

“anyeong bi..” sapa sooyoung sambil membungkuk sopan.

omma jongup mendatangi sooyoung dengan wajah marah, membuat semua orang disana ngeri melihatnya

“PLAKKKK!!!!” sebuah tamparan keras langsung mendarat dipipi sooyoung

semua tentu saja terkejut, mereka tentu saja bertanya-tanya kenapa omma jongup berbuat sekejam itu pada sooyoung. tapi tidak mengherankan bagi sooyoung. dia biasa mendapat perlakuan seperti ini

“OMMMAAA..!!!!” pekik jongup sambil memegangi ommanya

“KAU- …”

_kau tbc dulu ya ^^V_

gimana readerdeul, gaje, aneh, jelek atau apa?

tetep ditunggu tanggepannya ya ^^,

oh iya aku mau tanya ada yang nunggu ff hajima(sooyoungXthunder)? kalo ga ada aku mungkin ga akan ngelanjutin soalnya periquestnyapun udah ga pernah nongol di blog ini…

 

22 thoughts on “Cherry Blossom (part 6)

  1. anita sy berkata:

    Soo eonni bner2 tegar wlaupun udh dikhianati ma shbtny dia msh mau ngrwt ankny…pnsrn ma klnjutany chingu…ditunggu next partny y…..:D

  2. omo. . kenpa eomma nya jongup nampar sooyoung? . penasaran ><. O'iy chingu gmna cara buat dpetin pw ff "My Naughty Brother" ? selain lewat fb? soalnya fb aku lagi error😦 .
    chingu aku blm prnah bca ff mu yang judul nya "Hajima" .kalau bisa aku mnta link ff nya ne? . next~~

      • udh chingu aku udah baca ff nya. gomawo^^
        oh.ne,mianhae aku udh lupa ama ff itu.mukin sking bnyaknya ff yang aku bca. jdi smpai lupa ama ff yang lain. hehe.. oh.ne,mianhae aku udh lupa ama ff itu.mukin sking bnyaknya ff yang aku bca. jdi smpai lupa ama ff yang lain. hehe..😀

  3. Ve berkata:

    Akhirnya di publish juga.
    Soo eonni sumpah tegar banget!!! Geunyoung jahat, gak setia kawan banget. Khianatin Soo eonni lagi-_-
    Gak geunyoung gak eommanya sama aja, pake tampar Soo eonni lagi.
    Lanjut penasaran!

  4. 🙂 manis banget siih si kwangminnie🙂😀
    soo eonni bruntung banget, mo dipasangin ma siapapun, pasti dapet feel’y, emang para author yg ngeship soo eonni daebbak daebbak smua’y… gomawo author for your story😉

  5. yani yanuari berkata:

    lmyan susah payah buat seacrh part” sblum’a hahahaha😀 konflik khidupan yng bner” berat buat soo eonni, udh d’khianatin sma henry+geunyeong nah skrang malah eomma’a geunyeong yng marah” sma soo huhhh dasar ahjuma jahat

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s