[Twoshoot]Fangirl (Part 1)

TITLE : [Twoshoot] Fangirl (Part 1)

CAST :

  • Choi Sooyoung SNSD
  • Lee Jonghyun CN BLUE

OTHER:

  • Lee SoonKyu SNSD
  • Bang Yongguk B.A.P

 

GENRE : Romance, Sad, Comedy

RATING : PG 15

—-

NB :

  • maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan (typo)
  • maaf jika ada kata-kata kasar/menyinggung
  • maaf jika ada kesamaan cerita

—-

Anyeonghaseyo yorobeun ^^ /tebarbom/

haha, FF baru FF baru sepuluh ribu tiga sepulih ribu tiga *okeabaikan.

Ini salah satu ff yang menang berdasarkan voting kemarin ya ^^.

PENTING:

Sebelumnya aku mau minta maaf kalo disini aku makenya B.A.P lagi, bukan maksud ngefandom*ciyus, aku make B.A.P soalnya aku tahunya cuma dunia perfangirlan B.A.P aja, lagian kalo make Idol lain aku takut salah dan malah dikira ngebash.

yah daripada kebanyakan intro… capcus baca aja!

—-

happy reading and don’t be siders

—-
fgl

–*FG*–

“YA YA YA itu mereka..!”

Sooyoung terbangun dari tidurnya, dia mengangkat kepalanya dengan malas dan mengerjapkan matanya berkali-kali, butuh waktu lama baginya untuk memahami situasi yang terjadi.

“berisik sekali mereka..” gumamnya pelan saat dia melihat beberapa Yeoja berlari menghampiri sebuah mobil Van yang berhenti tak jauh dari tempatnya.

“PLAAKK!”

“Choi Sooyoung! bodoh! kenapa kau malah diam! mereka sudah datang!” Sooyoung sedikit terkejut saat sahabatnya yang bernama Sunny tiba-tiba memukulnya.

“bwo? siapa yang datang? apa dia begitu special sehingga kau sampai seperti itu?” Sooyoung bertanya dengan malas. mungkin nyawanya masih belum terkumpul semua ketubuhnya.

“itu mereka Bodoh! B.A.P! mereka sudah kembali dari Jepang! mereka sudah sampai!” ucap Sunny sambil menunjuk mobil tadi.

“Ommo! kenapa kau tak membangunkanku! asshh!” Sooyoung segera bangkit dan berlari menghampiri mobil itu.

“Ya Tuhan, bagaimana bisa aku berteman dengan orang semacam itu..” ucap Sunny, dia hanya bisa mendesah heran melihat sikap Sooyoung.

“BiEiPi Oppa! oppa!” Sooyoung ikut berteriak seperti teman-temannya yang lain. dia segera mengambil kamera yang baru beberapa hari lalu ia beli, lalu ia gunakan untuk memotret semua gerak dan ekspresi member B.A.P.

“Jung Daehyun!! Bang Yongguk!!” Sooyoung kembali meneriaki member B.A.P yang kini mulai bejalan menuju TS Office.

“drtttt drttt!”

“Oppa fighting!” sooyoung terus berteriak seperti teman-temannya yang lain. dia bahkan tidak menyadari jika handponnya bergetar, pertanda jika ada seseorang yang menghubunginya.

——

“apa kau berhasil memberikan kaos pada Himchan..?” tanya Sooyoung pada Sunny.

“belum, tadi dia berjalan begitu cepat jadi aku tidak bisa mengejarnya..” ucap Sunny dengan wajah sedih.

“haahahah makanya minumlah susu agar kau tidak tertindih dan terhimpit orang lain” ucap Sooyoung.

“ishh kau ini menyebalkan sekali..” ucap Sunny kesal.

“ lalu apa yang akan kau lakukan setelah ini?” lanjut Sunny.

“huufftt setelah ini aku akan mengupload semua foto di Twitter… agar Baby luar juga bisa tahu foto B.A.P” ucap Sooyoung sambil terus melihat kembali hasil jepretanya tadi.

“kau begitu berambisi menciptakan fanbase, aku yakin followernya belum mencapai seratus” ejek Sunny.

“ishh.. dasar pendek, aku kan baru.. jadi followernya masih sedikit! tapi lihat saja nanti.. aku pasti bisa sama terkenalnya dengan Busan Boy ataupun Lovemotion” ucap Sooyoung dengan begitu percaya diri. *lovemotion&busanboy adalah fanbase member B.A.P*

“iya iya… oh Sooyoungie… bukankah itu Jonghyun? kenapa dia ada disana?” tanya Sunny sambil menunjuk seseorang yang sedang duduk di kursi taman. taman kecil itu berada di depan rumah Sooyoung dan ada di samping rumah Sunny.

“iya.. benar, itu dia.. kalau begitu aku menemui dia dulu ya Sun, anyeong” ucap Sooyoung lalu segera berlari menghampiri namja itu.

“huu giliran Jonghyun ada.. aku pasti kau campakan begitu saja..” pekik Sunny dari kejauhan.

Sooyoung menoleh sebentar dan menyempatkan diri menunjukan senyuman kudanya(?).

“Jonghyunie.. apa yang kau lakukan disini?” tanya Sooyoung saat dia sudah berada di depan Jonghyun.

Namja yang di panggil Jonghyun itu segera mendongak dan menatap yeojachingunya itu. tatapanya terlihat tidak baik.

Sooyoung mengernyit, “a.. ada apa?” tanya Sooyoung heran.

“aku sudah duduk di sini selama 3 jam, darimana saja kau…?” tanya Jonghyun kesal.

“bwo? jinjjayo?” tanya Sooyoung terkejut.

Jonghyun tersenyum miris, “jinjja? coba lihat handphonemu!” perintah Jonghyun dengan wajah dingin.

Sooyoung menurut dan segera memeriksa handphonenya.

10 messages, 20 call missed

mata Sooyoung membulat seketika, dia benar-benar tidak tahu jika ada pesan dan panggilan sebanyak itu di handphonenya.

“eng.. Jonghyunie.. mianhae… aku benar-benar tidak tahu jika kau menghubungiku” ucap Sooyoung setelah dia duduk di samping Jonghyun.

Jonghyun membuang nafas panjang lalu menatap Yeojachingunya itu.

“bisakah kau memikirkanku meski hanya untuk sejenak?” tanya Jonghyun serius.

Sooyoung memanyunkan bibirnya, “ayolah, aku hanya lupa tadi… kenapa kau berbicara serius begini? kau membuatku takut kau tahu..” Ucap Sooyoung dengan polosnya.

Jonghyun menghela nafas sejenak, dia berusaha menahan emosi dan juga menahan gemas dalam waktu yang bersamaan.

Sooyoung meraih tangan Jonghyun dan berniat menggenggamnya erat.

Mata Sooyoung membulat saat dia sudah merasakan suhu tangan Jonghyun saat ini.

“Ommo.. Tanganmu dingin sekali, Ya Tuhan… bagaimana aku bisa sebodoh ini” Ucap Sooyoung panik. Tangan Sooyoung yang tidak menggenggam tangan Jonghyun kini ia gunakan untuk memukul kepalanya beberapa kali.

Jonghyun menatap Sooyoung dengan ekspresi cool sekaligus tajam.

“Hajima!” ucapnya dingin.

“huhuhu… maaf” Ucap Sooyoung. Dan dengan terpaksa Sooyoung menurut dan menghentikan aksinya itu.

“Mianhae.. jongmal mianhae..” ulang Sooyoung dengan ekspresi sedih. Jonghyun sendiri masih diam dan terus menampakan ekspresi marahnya.

Karena tak kunjung mendapat respon dari Jonghyun, Sooyoungpun memutuskan untuk melepas syal tebal yang ia pakai, lalu ia pasangkan di leher Jonghyun. setelah itu di genggamnya tangan Jonghyun dan ditiupnya tangan itu agar Jonghyun merasa sedikit lebih hangat. Sesekali Sooyoung juga mengesekan tanganya dengan tangan Jonghyun agar dingin di tangan namja itu sedikit berkurang.

Jonghyun sedikit terkejut dengan hal itu. Tapi dia terlalu gengsi untuk memaafkan Sooyoung.

Sooyoung melirik Jonghyun dengan ujung matanya. Ternyata tidak ada perubahan, Jonghyun masih tetap terlihat marah padanya.

“Yasudah, tidak apa-apa jika kau marah padaku…, aku pasti juga akan marah jika di perlakukan buruk seperti ini…” gumam Sooyoung di sela kegiatanya menghangatkan tangan Jonghyun.

Jonghyun menghela nafas panjang. Dia berniat bicara tapi Sooyoung lebih dulu melanjutkan bicaranya.

“tapi kau harus tahu.. ekspresi marahmu itu lebih menyeramkan daripada ekspresi Appaku jika tim sepak bola idolanya kalah, bahkan lebih menyeramkan dari ekspresi Ommaku saat dia tahu ada anjing yang buang air sembarangan di pagar rumahku” lanjut Sooyoung.

Jonghyun merapatkan bibirnya, dan sebisa mungkin dia menahan tawanya, Sungguh ekspresi Sooyoung sekarang benar-benar lucu dan menggemaskan baginya. Dan ucapan Sooyoung tadi itu sungguh membuat perutnya kram karena menahan tawa.

“Jadi Jonghyunie… “ Sooyoung mendekatkan wajahnya pada Jonghyun agar Jonghyun menatap matanya.

“jangan bereskpresi seperti itu yaaa.. jebaaaal.. marahlah tapi wajahmu harus tetap tersenyum seperti ini” Sooyoung meletakan masing-masing telunjuknya di ujung bibir Jonghyun lalu di tariknya hingga Jonghyun terlihat seperti seseorang yang sedang tersenyum.

“nahh… Jika begini kan kau tidak terlihat menyeramkan” ucap Sooyoung bercanda.

“Cihh,,,” Dan akhirnya Jonghyun tertawa dan tak bisa lagi menahanannya, dia sudah tak tahan melihat tingkah lucu Sooyoung. Karena dia memang tidak bisa berlama-lama marah dengan yeoja tinggi itu.

Sooyoung mengernyit tak mengerti saat Jonghyun tiba-tiba tertawa.

“traktir aku dua ramen dan aku tidak akan berekspresi seperti itu lagi padamu..” Ucap Jonghyun disela tawanya.

Sooyoung langsung tersenyum senang dan menampakan eyes smilenya. Cantik.

“Baiklah” ucap Sooyoung riang.

“tapi kau tidak boleh ikut makan, kau hanya boleh menemaniku makan!” lanjut Jonghyun dengan wajah tegas namun juga terlihat penuh kemenangan.

Sooyoung kembali duduk normal dan ekspresinya langsung berubah. “Hey.. bagaimana bisa begitu?” tanya Sooyoung tak terima.

“tentu saja bisa, kau sudah membuat tubuhku kaku seperti olaf.. , hmm tapi yasudah kalau tidak mau …” ucap Jonghyun sambil melipat kedua tanganya di dada. Sooyoung mendengus dan memanyunkan bibirnya.

“nde.. nde.. aku akan mentraktirmu DUA ramen.. dan aku tidak akan IKUT makan, kau puas?” ucap Sooyoung dengan senyum terpaksa.

“hahahaha.. “ Jonghyun tertawa geli karena sikap Sooyoung. Diapun melepas syal Sooyoung yang melingkar di lehernya lalu ia pasangkan kembali di leher yeojachingunya itu. Meski dari luar dia terlihat kejam dan judes dengan Sooyoung, tapi sebenarnya dia sangat perhatian dan menyayangi Sooyoung.

Jonghyun mendekatkan wajahnya pada Sooyoung, Membuat Sooyoung sedikit memundurkan tubuhnya.

“kalau begitu ayo” Jonghyun menoleh hidung Sooyoung sekilas sebelum Dia berdiri dan menarik Sooyoung menuju minimarket langganan mereka.

—–

“Ommo.. waahh beruntung sekali gadis ini, postinganya di retweet oleh Daehyun..”

Jonghyun menghentikan kegiatanya memakan ramen dan kini menoleh pada Sooyoung dengan tatapan aneh. Gadis tinggi itu masih saja asik dengan ponselnya.

“what?!! mereka akan merilis album Jepang lagi?! Aigooo… Daebakiya!”

Jonghyun hanya memutar bola matanya malas, sekarang ini dia ingin sekali bersikap seolah dia tidak kenal dengan Sooyoung. Dia berusaha sebisa mungkin untuk tidak perduli dengan apa yang terjadi pada Sooyoung, tapi tetap saja dia bisa mendengarnya.

“Ommo, ommo ommo..! ige bwoya?! assh dasar… Bagaimana bisa Youngjae mengirim mention ke Hyosung?! ini benar-benar menyebalkan!” Sooyoung terus saja berbicara dengan ponselnya. Bahkan terkadang Sooyoung meremas rambutnya, menggebrak meja dengan pelan, atau bergoyang-goyang tak jelas seperti orang gila.

“Sooyoungie..” Panggil Jonghyun.

“nde?” tanya Sooyoung tanpa menatap Jonghyun. tatapanya masih tertuju pada layar ponselnya.

Jonghyun mendengus kesal, “tolong mintakan sumpit pada pelayan… sumpitku patah” pinta Jonghyun.

Sooyoung mendengus lalu menoleh kesal pada Jonghyun. “Kenapa harus aku?” tanya Sooyoung.

Jonghyun tersenyum smirk, “alasan pertama, ini adalah bagian dari hukuman, alasan kedua karena kau adalah yeojachinguku, alasan ketiga karena aku hanya bersamamu, alasan keempat kare-“

“aahhh iya iya..terserah sajalah apapun itu alasanya” ucap Sooyoung kesal. Dia segera berdiri dan berjalan menuju kasir untuk meminta sumpit pada pelayan.

Jonghyun tersenyum penuh kemenangan, Sebenarnya sumpitnya tidak benar-benar patah, Dia hanya mengetes Sooyoung saja.

*adegan Sooyoung diatas terinspirasi dari saya sendiri*wkwk, pasti kalian juga pernah melakukanya kan?*

—*FG*—

“Ya Jonghyun-a.. kau tidak pulang dengan Sooyoung?” tanya Yonghwa yang berjalan di samping Jonghyun.

Jonghyun menggeleng, “idolanya sedang perform di salah satu stasiun TV, jadi dia pergi duluan” ucap Jonghyun.

“cihhh.. itu sungguh konyol, bagaimana kau betah berpacaran dengan yeoja seperti itu hyung?” tanya Minhyuk yang berjalan di sisinya yang lain.

Jonghyun hanya diam, sesungguhnya pertanyaan itu juga yang sering terngiang di otaknya.

“haha.. sama saja kau di nomer duakan Jonghyun-Hyung… , tidak-tidak.. dia suka B.A.P kan? berarti kau di nomer tujuhkan oleh Sooyoung noona.. hahaha” sambung Jungshin.

“untung saja di tidak suka EXO, karena kau bisa di nomer tigabelaskan oleh Sooyoung noona, hahahaha…” sambung Minhyuk.*nobash Y(^.^)

Jonghyun hanya tersenyum simpul menanggapi candaan dua dongsaengnya itu.Dan Yonghwa ternyata menyadari jika ekspresi Jonghyun tidak baik saat ini.

“tapi.. Sooyoung hanya menganggap mereka idola dan itu tidak akan lebih, lagipula yeoja-yeoja semacam itu biasanya lebih setia terhadap pasangan dibandingan dengan yang tidak..” Ucap Yonghwa menghibur.

Jonghyun menoleh dan tersenyum, “semoga saja begitu” ucapnya.

Minhyuk dan juga Jungshin hanya mengangguk pasrah. Mereka sudah tidak bisa menjawab jika Yonghwa yang berbicara.

Baru beberapa langkah berjalan meninggalkan kampus, Jonghyun terhenti oleh sebuah Kios dadakan yang menarik baginya. benar, kios aksesoris.

“Ada apa Hyung?” tanya Jungshin.

“kalian duluan saja, aku ada urusan sebentar” ucap Jonghyun lalu pergi menghampiri kios tadi.

“Ommo… apa yang dia lakukan disana?” pekik Minhyuk heran.

“mungkin dia ingin membelikan Sooyoung sesuatu, yasudah ayo pergi..” ucap Yonghwa.

Jonghyun POV

Aku berlari kecil ke arah kios aksesoris yang ada di depan kampusku. Entah kenapa aku ingin sekali membelikan Sooyoung sesuatu.

Disamping ingin memberikan dia hadiah, aku juga tahu jika Sooyoung kurang memperhatikan dirinya sendiri dan lebih mementingkan ke fangirlanya, jadi aku yakin dia tak memperhatikan penampilanya.

“Ada yang bisa kubantu?” tanya pelayan kios itu.

“mmm.. aku.. ingin membeli sebuah bando..mmm untuk yeoja…” ucapku.

pelayan itu tersenyum, “apa kau ingin membelikanya untuk yeojachingumu?” tanya pelayan itu. Aku hanya mengangguk sambil menggaruk tengkuku yang tak gatal.

“bagaimana ciri-cirinya?” tanya pelayan itu lagi.

Aku terdiam sejenak dan menghadirkan Sooyoung dipikiranku. Yeoja cantik dan lucu yang baru sekitar setengah tahun berpacaran denganku itu.

“dia… tinggi,mmm… rambutnya panjang bergelombang.. kulitnya tidak terlalu putih… dan pipinya chuby” ucapku menjelaskan. Pelayan itu terlihat mengangguk.

“kau pasti sangat menyayanginya.., siratan wajahmu terlihat baik saat kau membicarakan tentangnya” ucap pelayan itu. Aku hanya tertawa kecil.

benarkah itu? ya.. mungkin benar jika aku sangat menyayangi Sooyoung.

“kalau begitu kau bisa memberinya bando ini… ini akan terlihat cocok untuk yeoja yang tubuhnya tinggi..” Pelayan itu memberikanku sebuah bando berwarna blue pastle, disana terdapat sedkit hiasan bulu dan juga manik-manik kecil.

aku terdiam sejenak dan membayangkan betapa cantiknya Sooyoung jika dia memakai ini nanti. Rambutnya yang panjang itu akan terlihat semakin indah pasti. huuufttt… Bahkan jantungku saja sudah berdebar meski baru membayangkan saja.

“kalau begitu aku beli ini…” ucapku.

Tapi tunggu, bagaimana jika Sulli melihatnya dan merengek pada Sooyoung agar Sooyoung memberikan bando itu padanya?

“mm.. aku juga beli yang warna pink ya..” ucapku pada pelayan tadi.

—-

Normal POV

Seorang namja kembali memeriksa jam yang ada di tanganya. Jam yang baru beberapa minggu lalu dihadiahkan Sooyoung padanya saat dia ulang tahun.

“Huftt..” hatinya mulai kesal, bukan hanya sekali Sooyoung memperlakukan dia seperti ini. berjanji datang jam 4 tapi pada akhirnya dia datang jam setengah lima. Bahkan tadi Jonghyun datang pada saat keadaan taman begitu ramai, dan sekarang taman itu sudah sepi, hanya ada beberapa orang tua yang sedang berolah raga.

“apa kau menghadiahkan aku jam ini agar aku semakin ingat bagaimana kelakuanmu padaku dalam menepati janji? asshh” Karena bosan, Jonghyun akhirnya malah berbicara dengan jam berwarna hitam itu.

“Huffttt..” Jonghyun membuang nafas lagi. Kali ini dengan tujuan untuk menyabarkan hatinya sendiri. Setelah itu dia menoleh pada tas kado berwarna biru tua bergambar Masha. Kantung yang didalamnya berisi dua bando yang tadi siang baru saja ia beli.

“dia pasti akan semakin terlihat menggemaskan jika memakai bando ini..” ucap Jonghyun sambil tersenyum senang.

“Jonghyunie..” Jonghyun langsung mendongak saat dia mendengar suara itu. Suara yang sejak tadi sangat ia nantikan itu.

Tapi..

DEG…

Jantung Jonghyun serasa berhenti berdetak saat dia melihat penampilan Sooyoung sekarang.

“Mian Jonghyunie… aku tadi membantu membersihkan tempat di sekitar Stage dulu..” Ucap Sooyoung saat dia sudah berdiri di depan Jonghyun.

“Jonghyunie.. waeguraeyo?” tanya Sooyoung heran saat dia melihat ekpresi Jonghyun yang sepertinya tidak baik. Mata dan tatapanya terlihat kosong. Dia terlihat melamun untuk beberapa saat.

Jonghyun sedikit mendongak agar dia bisa menatap Sooyoung.

“kau… me… kau memotong rambutmu?” tanya Jonghyun sedikit ragu.

Sooyoung terdiam sejenak, lalu setelah sadar akan pertanyaan Jonghyun dia langsung tertawa.

“iya.. haha sebenarnya aku berniat mengikuti model rambut Youngjae yang di MV eodini.. tapi Sunny bilang itu terlalu pendek.. jadi aku hanya memotong rambutku seperti ini” ucap Sooyoung dengan wajah penuh antusias.

Jonghyun menatap Sooyong tak percaya. “hanya seperti itu kau bilang? ya! apa kau tahu.. dari kejauhan kau pasti akan dikira namja” ucap Jonghyun. wajahnya terlihat kesal.

sample*I see no different*

Sooyoung membulatkan kedua matanya, “jinjjayo? ah kurasa tidak a-“

“kenapa kau tidak minta saran dulu padaku?” Sahut Jonghyun. kini tatapanya sungguh sangat dingin dan menyeramkan.

Sooyoung memanyunkan bibirnya, dia heran karena Jonghyun selalu saja marah padanya.

“apa kau tidak suka? aku terlihat jelek ya?” tanya Sooyoung sambil membungkukan badanya sedikit kearah Jonghyun.

Jonghyun membuang nafas panjang, sungguh sekarang dia ingin sekali marah dan memukul sesuatu. Diapun memalingkan wajahnya dan menatap ke arah lain. Karena dia tidak mau menyakiti Sooyoung nantinya.

“Jadi inti dari semua ini adalah.. kau memotong rambutmu hanya karena ingin sama dengan Oppa-oppamu itu?” tanya Jonghyun kesal tanpa menatap Sooyoung.

Sooyoung mendengus dan kembali berdiri tegak, “Hanya? hey! mereka itu inspirasi hidupku… apa salahnya aku mengikuti gaya mereka?” tanya Sooyoung tak terima.

Jonghyun menoleh dan kembali menatap Sooyoung. “Bagaimana jika aku mengatakan aku tidak suka?” tanya Jonghyun.

Sooyoung terlihat melemah, “ja..jadi.. Kau.. Benar-benar tidak suka dengan model rambut baruku ini?” Tanya Sooyoung memastikan.

Jonghyun membuang nafas kembali, berusaha menahan rasa kecewa dan juga sedih yang muncul dalam waktu bersamaan. Sikap kurang peka Sooyoung sungguh semakin membuat hatinya sakit/

“Jonghyunie.. kau tidak suka ya? seharusnya aku tadi bertanya dulu pada-“

“sudah terlambat, sejak awal seharusnya aku paham… mana ingat kau denganku jika kau sedang memikirkan Oppa-oppa tercintamu itu?” ucap Jonghyun sambil tersenyum miris.

“Jonghyun-a.. kenapa kau bicara begitu.. aku tadi hanya lupa tida-“

“benar kan? alasanmu selalu saja lupa… kau selalu saja lupa jika ada aku yang masih berstatus sebagai pacarmu disini”

“Aku tidak seperti itu..” Sangkal Sooyoung.

“tidak kau bilang? lalu apa arti dari kejadian ini? hhhnn… aku jadi curiga, apa dipikiranmu itu pernah ada aku meski itu hanya sedetik saja? atau kau memang tak pernah memikirkanku? ahh aku lupa… pikiranmu itu sudah terlalu penuh dengan B.A.P tercintamu itu” sahut Jonghyun.

“Lee Jonghyun!” pekik Sooyoung.

Jonghyun berdiri tanpa melepaskan tatapanya pada Sooyoung. “sekarang terserah kau saja Choi Sooyoung.. aku benar-benar lelah” ucapnya. Dia meraih bungkus kado yang sejak tadi menemaninya itu. Menantikan saat Sooyoung membuka dan memakai isinya. Tapi sepertinya itu tidak akan terjadi.

Setelah itu, di serahkanya bungkus kado itu pada Sooyoung. Membuat Sooyoung heran sekaligus bertanya-tanya.

“buang atau berikan saja ini pada adikmu…” ucap Jonghyun singkat, lalu segera ia tinggalkan yeoja yang kini hanya diam membeku karena perlakuan dingin Jonghyun barusan.

Sooyoung terdiam dengan tubuh yang terasa membeku, aliran darahnya seperti tersendat, keringat dinginnya keluar dan membasahi kulitnya yang indah itu.

Meski Jonghyun sering marah denganya karena ke Fangirlanya, tapi sungguh… baru kali ini dia mendengar Jonghyun berkata sekasar dan sedingin itu padanya.

Perlahan, Sooyoung memberanikan diri membuka bungkusan kado yang Jonghyun berikan itu.

“TAPP”

DEG

Sooyoung langsung tersentak saat dia melihat isi dari bungkusan itu. dua buah bando yang sangat lucu dan tidak terlalu berlebihan. Sooyoung sendiri sebenarnya suka dengan bando itu, baginyapun bando itu pasti akan sangat bagus jika ia memakainya nanti.

“apa ini… apa dia marah karena ini?” gumam Sooyoung.

Flashback

“Ya Tuhan, jadi kau benar-benar akan melakukanya?” tanya Sunny.

“dulu saat rambutmu pendek saja aku tidak memarahimu.. kenapa sekarang kau melarangku?” tanya Sooyoung tak terima.

“itu karena tubuhku pendek, jadi aku tidak akan terlihat terlalu kurus… tapi jika kau, tubuhmu itu tinggi, jika rambutmu pendek.. kau akan semakin terlihat seperti tengkorak berjalan kau tahu?!”

“tidak.. yakinlah saja padaku,” ucap Sooyoung santai.

Sunny mendesah pasrah, ”terserah saja Sooyoungie.. aku sudah memberi saran apa menurutku yang baik untukmu, jika terjadi sesuatu hingga kau menyesal… jangan slaahkan aku” ucap Sunny.

“iya iya kau tenang saja, aku akan sedikit memanjangkanya nanti agar tidak terlalu pendek” ucap Sooyoung.

“Unnie… tolong buat rambutku jadi seperti ini ya” Sooyoung menunjukan salah satu foto Youngjae B.A.P pada petugas salon. Petugan salon itu mengangguk paham.

“biar kusiapkan dulu peralatanya” ucap petugas itu.

“nde..” jawab Sooyoung.

“sebentar lagi, aku akan sama kerenya dengan Youngjae.. hihihi..” Sooyoug terkikik sambil menatap dirinya di cermin.

“Sooyoungie.. Jonghyun mengirim pesan padamu” ucap Sunny dengan sedikit berteriak. Bukan karena dia marah dengan Sooyoung, tapi karena sekarang Sunny duduk di ruang tunggu sedangkan Sooyoung di tempat potong(?).

“biarkan saja.. aku akan membacanya setelah ini selesai” jawab Sooyoung.

End Flashback

Sooyoung segera mengambil ponselnya dan membuka Pesan Jonghyun yang sejak tadi ia abaikan.

From: Jonghyunie

Sooyoungie, kutunggu kau di depan gedung KBS jam 4 sore ya…

aku ingin memberikan sesuatu yang akan membuat rambut panjangmu yang indah itu semakin indah, kkk~

Ingat, kali ini jangan terlambat😛

DEG

Sooyoung merasa lemas, dia merasa menjadi yeoja paling bodoh sedunia karena terlalu mengabaikan Jonghyun. Dia sungguh sangat merasa bersalah pada namjachingunya itu.

“Dasar gadis keparat! bagaimana bisa kau menyia-nyiakan namja sebaik Jonghyun!” umpat Sooyoung pada dirinya sendiri.

“Tess!”

setetes air mata mulai mengalir di pipinya. Kali ini bukan karena sedih, tapi dia lebih merasa kecewa pada dirinya sendiri, dia merasa kesal dengan prilakunya yang selalu membuat Jonghyun marah dan kesal.

“ Mianhae Jonghyunie” ucapnya lirih.

Apakah hubungan mereka bisa bertahan?

apa Jonghyun memaafkan Sooyoung?

Apa yang akan Sooyoung lakukan untuk menebus kesalahannya pada Jonghyun?

–TBC–

hehe, gimana ? jelek? alay? aneh? typo? Mian kalo masih banyak kesalahan. tetep ditunggu tanggepanya ya.

kalo ada yang nanya “ff lama kog ga tamat-tamat?tapi  ff barunya kog lahir terus?” *adaemangtanyabeginian?

aku jawab: ya bodo amat lah kalo ff di blog ini ga ada yang tamat tapi ff barunya terus aja nambah. aku cuma nulis dan publish apa yang ada dipikiranku dan apa yang udah jadi aja.hehe..

Dan Ini dia 2 ff lain yang akan publish berdasarkan hasil voting kemarin.

uneliavablee

(Sooyoung-Siwan)

kummangatta(Sooyoung-L)

 

47 thoughts on “[Twoshoot]Fangirl (Part 1)

  1. Mrn berkata:

    Ff baru, kasian jonghyun nya -_- chingu ditunggu kelanjutannya🙂 aku juga nunggu as old as nya publishin dong chingu penasaran sama kelanjutanyaa🙂 sama 2 ff baru mu itu

  2. anita sy berkata:

    soo kenapa km g peka sih,tuh kan jonghyun oppa jd marah.Gmna hubungan mereka selanjutny?ditunggu next partny n ff lainny chingu🙂

  3. febryza berkata:

    ah pertanyaan yg aku mau tanyain udah di tanyain duluan sama author di akhir part.. terus aku mesti komen apa dong?😦
    oiya author aku nungguin loh kelanjutannya good person, fujoshi lovers sama hajimanya..

  4. cicamica berkata:

    please nextnya yg cepet ya🙂
    keren ceritanya jadi bertanya-tanya gimana ya para fangirl ngadepin pacarnya sendiri hahaha

  5. azalea berkata:

    ya ampun soo smpe segitunya fans sma himchan dkk??
    kasian jonghyun..
    bikin mereka balikan lagi dong..
    next

  6. @ayu_hy99 berkata:

    pertanyaan yg mau ditanyaain udh ditulis duluan jadi.. ditunggu next part’a dan ditunggu juga kelanjutan kisan minwoo-soo-jungshin, btw soo parah ga peka’a dan kasian juga sma jonghyun..

  7. Ini ff-nya buat nambah pelajaran untuk fangirling-an wkwk
    Itu sooyoung sama jonghyun jangan putus, please~
    Iyaya ntar kalo misalnya aku fg-an sama punya cowok ntar cowok-ku di nomer 13 wkwk ><

  8. AvindaELF20:02 berkata:

    Kasian jonghyun, dinomor duakan oleh sooyoung,sooyoung sampai segitunya mengidolakan himchan,,

  9. annyeong aku reader baru salam kenal ^^ hehe
    sooyoung terlalu berlebihan sampe-sampe pacarnya sendiri dilupain
    kalo aku jadi jonghyun aku juga bakal marah
    ditunggu kelanjutannya,fighting!

  10. Yey jonghyunxsooyoung is back back back /? ‘-‘/\) sooyoung unni minta digigit ya disini. Suka karakter jonghyun ciyus ‘-‘)b semangat kak buat nextnya. As usual aku menantikan fujoshi lover mu mwah :*

  11. Soo eonn fangirl B.A.P??Sama dong#abaikan
    Kasian Jonghyun,,Soo eonn bikin gemes aja,,peka dikit dong
    Next ditunggu..
    Ff baru Soo-L,Soo-Siwan ditunggu juga

  12. Rizky Amelia berkata:

    Sooyoung keterlaluan astagaaa-,- pacar aja di nomor tujuh kan untung bap lah kalau exo di nomor tigabelaskan ckckck
    Ditunggu next partnya eonni^-^

  13. FAnoy berkata:

    Jonghyun yg sabar ya? Sooyoung gitu banget sih ngefansnya..sampe rela mirip sama idolanya..kalo cewek sih gapapa..ini cowok sih..bandonya pasti bagus banget kalo dipake Sooyoung waktu rambutnya panjang😯
    Ditunggu next partnya ‘-‘)9

  14. ayuk berkata:

    Wahhh kasian jonghyun….
    Jonghyun harus ekstra sabar menghadapi soo…soo juga orang.ny kurang peka sihh
    Ayolahhhh smga soo ama jonghyun jangan putus..
    Walau soo sering buat kecewa jonghyun, tpi soo kan tetep cinta ama jonghyun…
    Ditunggu lanjutan.ny chingu

  15. soobeautifulchoi berkata:

    Ah sooyoung ngga peka kasian jonghyunnya😦
    smoga hub mrka baik2 aj… Jgn smpai putus
    Kkkk~
    Update soon yah+lanjutin ff as old as nya yah😀

  16. soobeautifulchoi berkata:

    Ah sooyoung ngga peka kasian jonghyunnya😦
    smoga hub mrka baik2 aj… Jgn smpai putus
    Kkkk~
    Update soon & lanjutin ff as old as nya😀

  17. nadigoo berkata:

    Aigoooo soo nggak peka banget
    Jonghyunnya marah besar kan ckck
    ayoo soo lakuin sesuatu biar jonghyunnya baik lagi hihi

  18. giayoung berkata:

    Omoooo lama gak buka blog ini, ternyta ada ff soojun baru
    Kasihan jonghyun oppa karena soo gak peka banget sama pcrnya sndiri
    Kalau jadi soo gak bakal aku sia -sia in jonghyunnya, bakal aku liminating biar awet dan aku kasih stempel biar gak diembat ma orang lain
    Pkok nya always ditunggu chingu ff lainnya apalagi yg baru heheheh😀
    FIGHTING THOR!!!!!!!!!!!!

  19. Soohaelin berkata:

    Soo eonni berlebihan banget ngefansnya:D fanatik bangett
    kasian jonghyunnya ditujuhkan:p
    semoga soo eonni dapet pelajaran aja gegara sikap jonghyunnya:)

  20. Suyongsii berkata:

    kasian jonghyun kkk~ aduh soo makanya pacarnya di perhatiin juga dong, pacarnya cemburu tuh haha… Pas diputusin jadinya nyesek kan.. :(( next yaa, ffnya bagus bgt

  21. Suyongsii berkata:

    kasian jonghyun kkk~ aduh soo makanya pacarnya di perhatiin juga dong, pacarnya cemburu tuh haha… Pas diputusin jadinya nyesek kan.. :(( next yaa, ffnya bagus bgtt

  22. SYLove berkata:

    Harus extra sabar kalo berurusan dg fangirl wkwk
    Sooyoung keren kok potong pendek tapi..nekat juga ini orang (huh!)
    Semoga mereka berdua bisa balikan!!

  23. rabiah berkata:

    Kasian sama jonghyun..sooyoung malah obses ama bap.. huhuhu..ngak papa jonghyun masih ada gue D cne menunggu.. 😊

  24. nisa berkata:

    wahhh kasihan deh jonghyun… diabaikan terus sama sooyoung…. sooyoung terlalu terobsesi sih sama bap…. ngakak waktu baca yang… untung ga ngefans sama exo ntar bisa di nomor tiga belasin…😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s