Shady Lady (Part 1) [TWO SHOOT]

TITLE : Shady Lady (Part 1) [TWO SHOOT]

CAST :

  • Choi Sooyoung SNSD
  • Mark Tuan GOT7
  • Suga BTS
  • Hyuna 4minute
  • Find by Yourself

jfvj

GENRE : Sad, Romance, Fluffy, School Life

RATTING : PG 15

CREAT BY : H-BY

.

NB :

  • Maaf jika terdapat banyak kesalahan dalam penulisan (Typo)
  • Maaf jika terdapat kata-kata kasar/ menyinggung
  • Maaf jika terdapat kesamaan cerita
  • DON’T BE SIDER
  • DON’T BE PLAGIAT

.

Happy Reading

.

.

SDYLDY2

~ Shady Lady~

#Show just the way you are#

.

“Aku berangkat!” Seorang lelaki berjalan keluar rumah dengan langkah mantab. Baginya, hari ini adalah hari yang paling menyenangkan karena seminggu kedepan kedua orang tuanya pergi ke China.

“Tuan Mark, Anda mau pergi kemana?” Seorang sopir yang sejak setengah jam lalu berdiri di depan gerbang, sekarang terlihat bingung karena namja bernama Mark itu tidak masuk ke dalam mobil melainkan berjalan menjauh dengan santainya.

“Tuan Mark!” Sopir tadi kembali memanggil Mark saat namja itu tak menanggapinya.

Dengan terpaksa, Mark berhenti dan membalikan badanya. “Ajushhi, hari ini.. aku naik bus saja ya? please” ucap Mark dengan wajah memohon.

“Tapi Tuan.. Nyonya bisa-“

“Gomawo, aku pergi~” belum juga menjawab dengan lengkap, Mark terlebih dulu pergi sambil berlari kecil.

.

.

Dengan riang, Mark naik ke dalam bus yang bisa mengantarnya ke Universitas dimana dia menuntut ilmu dua tahun ini. Meskipun bus cukup penuh dan tidak ada kursi yang tersisa, Mark tetap merasa senang. Karena baginya, Naik bus bersama orang lain adalah hal berharga yang hanya bisa dia lakukan beberapa bulan sekali.

Dan tentu saja itu semua karena kedua orang tuanya termasuk orang kaya yang tidak bisa membiarkan putra kesayangannya berada di tempat yang rawan dengan kejahatan itu.

‘Tapp Tapp!’

Saat Mark sibuk melihat hiruk pikuk kota dari jendela, seseorang menepuk bahunya pelan. Markpun menoleh dan melihat siapa orang itu.

“Maaf, tapi kancing tasmu terbuka Tuan” ucap seorang yeoja tinggi berkaca mata yang berdiri di belakang Mark.

Dengan cepat, Mark pun memutar tasnya kedepan agar dia bisa memastikan ucapan yeoja tadi. Dan ternyata benar, kancing tasnya terbuka sehingga siapapun bisa melihat buku-buku yang ada di dalamnya.

“Apa ada yang hilang?” Tanya yeoja tinggi berambut sebahu itu dengan ekspresi sedikit khawatir. Mark pun mencoba untuk memeriksa segala isi yang ada di dalam tasnya.

“No No.. everything is fine, I guess..” ucap Mark meskipun dia belum selesai memeriksa semuanya.

“Ye?” Tanya yeoja itu saat Mark menjawab dengan bahasa inggris dan suara yang cukup pelan.

“It’s okay it’s okay, kurasa tidak ada yang hilang karena semua masih lengkap..” ulang Mark memperjelas. Dia mendongak dan tersenyum pada yeoja di sampingnya itu.

“Aa.. syukurlah” ucap yeoja tadi dengan senyuman tipis pula.

Beberapa saat, Mark melirik yeoja di sampingnya itu. Sepatu kets, celana jeans, jacket musim dingin sepanjang lutut yang melapisi kaos putih polos, syal kotak-kotak yang warnanya sedikit usang, tas ransel, dan kacamata besar berframe hitam yang menghiasi tubuh tinggi yeoja itu.

“Aa.. thank you anyways” ucap Mark sambil membungkuk sedikit pada yeoja tadi.

“Eung” jawab yeoja tinggi itu singkat.

—***—

@Cafetaria

“Marka.. come here!” Mark yang sedang sibuk mencari tempat, kini langsung berhenti dan menoleh saat seseorang memanggilnya. Dan ternyata orang itu adalah Jackson, teman satu kelasnya yang sekarang terlihat duduk bersama dua yeoja dan satu namja lainnya.

Dengan senyuman tipis, Mark berjalan mendekat pada Jackson dan membuat 2 yeoja di depannya tersenyum senang. Bagaimana tidak, Mark adalah salah satu mahasiswa yang terKenal di kampus itu. Dia blasteran, pandai di bidang akademik, tampan, dan yang terpenting.. dia adalah anak dari pengusaha kelas internasional.

“Ahhh aku kira aku tidak bisa makan siang hari ini” ucap Mark saat dia telah duduk di samping Jackson.

“Ya, kalaupun sudah tidak ada tempat kosong.. kau bisa mengusir siapa saja agar kau mendapat tempat duduk” ucap Ravi, namja yang duduk di sisi Jackson yang lain.

Mark tersenyum tipis, “Mana bisa begitu..” ucap Mark pelan.

“Mark Oppa, annyeong~ nan.. Naeun imnida..” Mark mendongak saat seorang yeoja menyapanya.

“Ow, annyeong Naeun-ssi.. “ balas Mark ramah.

“Nan.. Namjoo imnida.. “ sambung yeoja lain yang duduk di samping Naeun. Mark tersenyum dan melambaikan tangannya. Membuat dua yeoja di depannya itu menjerit dalam hati karena terlalu senang.

“Aaa.. lihat Pesonamu Mark-a.. sekarang mereka tersenyum seperti orang gila” ucap Ravi sambil menunjuk Namjoo dan Naeun bergantian.

“Bukan hanya mereka, lihat gadis-gadis lain.. mereka melihat ke arahmu seolah kau adalah Idol yang sedang naik daun” sambung Jackson sambil menoleh ke sekitar cafeteria dengan wajah tak percaya.

Mendengar hal itu, Mark hanya tersenyum tipis, “Sudah biarkan saja” ucap namja itu sambil menyantap makanannya.

“Eoh? apa kalian diet? Kenapa kalian tidak makan?” Tanya Mark saat dia baru menyadari jika Naeun dan Namjoo tidak memegang makanan apapun saat ini.

Naeun tersenyum tipis, “Sebentar lagi makanan kami juga sampai” ucap yeoja itu sambil memangku tangannya.

“Eoh, apa disini melayani delivery?” Tanya Mark sambil menoleh ke sekeliling.

“Anhiyo oppa, hanya orang-orang special saja. Lain kali.. kau juga harus mencobanya” ucap Namjoo dengan wajah begitu yakin. Mendengar hal itu, Mark semakin bingung, sedangkan Jackson dan Ravi hanya menggelengkan kepala mereka dengan senyuman tipis.

“Nah itu dia, makanan kita sudah datang” ucap Naeun riang saat dia melihat seseorang berjalan mendekat. Dan Mark tentu saja mendongak dan mencoba melihat siapa pengantar itu.

‘DEG’

Mata Mark langsung membulat saat dia melihat seorang yeoja tinggi berkacamata lah yang sekarang mendekat sambil membawa dua Loyang makanan. Yeoja itu.. adalah seseorang yang beberapa hari lalu menyelamatkan isi tasnya di bus.

“Apa ini?” Sesaat, Mark menatap bingung pada dua gadis di depannya.

“Hahh, lihat dia.. sangat lamban… dan ceroboh, ckk.. aku heran Kenapa ajhuma itu masih saja bertahan disini” ucap Namjoo dengan ekspresi tak suka.

“Itu karena dia terlalu bodoh untuk menyelesaikan kuliahnya” sambung Naeun sedikit berbisik. Tapi tentu saja Mark, Jackson dan juga Ravi bisa mendengarnya dengan jelas.

‘Takk.. Takk…’

Beberapa saat kemudian, yeoja berkacamata itu tiba dan langsung meletakan Loyang makanan Naeun dan Namjoo di meja. Mark menatap yeoja itu dengan ekspresi bingung, tapi saat dia menoleh pada Ravi dan Jackson, keduanya terlihat acuh dan tetap saja menyantap makanan.

“Ahh unnie, kau tahu aku ini sangat lapar, kenapa kau baru tiba sekarang? heuhh” keluh Naeun dengan wajah kecewa. Tapi Mark menoleh pada yeoja itu dengan ekspresi tak percaya. Gadis cantik ini.. mengerikan.

“Mian.. beberapa orang menyahut antrianku tadi” ucap yeoja berkacamata itu merasa bersalah.

Melihat percakapan barusan, Mark semakin heran dan curiga. “Apa ini maksud dari special? kalian memaksanya?” Tanya Mark dengan wajah tak percaya. Naeun, namjoo dan gadis berkaca mata itu langsung menoleh pada Mark dengan ekspresi terkejut.

“An.. anhiyo.., dia melakukanya atas kemauan dia sendiri, benar kan Sooyoung unnie?” ucap Namjoo sambil tersenyum terpaksa pada yeoja bernama Sooyoung itu.

Sooyoung menghela nafas sejenak, “Eo… eoh.. aku.. melakukannya karena aku mau.., ngg.. kalau begitu.. aku pergi” pamit Sooyoung sambil membungkuk sopan. Dia terlihat menghindari tatapan Mark yang terus tertuju padanya.

“Siapa dia?” Tanya Mark pada Jackson dan Ravi saat gadis itu sudah pergi.

“Aaa.. yeoja berkacamata itu? Dia Choi Sooyoung.. dia adalah mahasiswa abadi di kampus ini” ucap Ravi menjelaskan.

“Mahasiswa.. abadi?” Tanya Mark tak mengerti.

“Yaa.. kau lihat sendiri kan sikapnya? Dia itu.. emm.. sedikit bodoh.. sehingga dia tak kunjung lulus dari sini” sambung Jackson dan di ikuti anggukan dari Naeun dan juga Namjoo.

“Dan setelah tahu hal itu.. kalian malah membullinya?” Tanya Mark tak percaya. Ravi, Jackson, Naeun dan juga Namjoo tentu saja terkejut mendengar reaksi menakutkan Mark.

“Aku tidak, yeoja-yeoja itulah yang sering menyuruh dia seenaknya” ucap Ravi menyangkal.

“Ya Oppa! Kenapa kau menuduh kami? Dia mau melakukannya karena dia juga mendapat keuntungan dari semua ini” ucap Naeun mengklarifikasi.

“Cih, tidak bisa di percaya” dan dengan ekspresi muak, Mark langsung beranjak pergi dari tempat itu.

“Ada apa dengannya?” gumam Ravi bingung.

Hari ini ternyata masih sama dengan hari kemarin. Lagi-lagi, hujan turun dengan deras dan membuat beberapa mahasiswa yang tidak punya kendaraan harus berteduh di toko dan halte terdekat.

Sama halnya dengan Mark, karena hari ini dia berangkat dengan bus, dia harus berteduh dulu di depan sebuah toko agar laptop dan bukunya tidak basah terkena air hujan. Sebenarnya namja itu bisa dengan mudah menelpon salah satu sopir untuk menjemputnya, tapi tidak.. Mark suka suasana ini, melihat hujan secara langsung… tanpa ada kaca mobil yang membatasinya.

Karena terlalu sibuk menatap langit dan hujan, Mark tidak menyadari jika seseorang sudah berdiri di sampingnya. Dan saat dia menoleh, dia melihat gadis tinggi bernama Sooyoung disana.

Beberapa saat, Mark di buat tercengang karena yeoja itu tidak memakai kacamata seperti biasanya. Dia juga tidak mengenakan syal sehingga Mark bisa melihat jelas bagaimana bentuk wajah Sooyoung yang semakin bersinar karena terkena air hujan.

“Soo..young-ssi?” sapa Mark dengan ekspresi tak yakin. Tapi benar, yeoja itu menoleh padanya.

‘Deg’ Setelah menyadari jika Mark lah yang berdiri di sampingnya, Sooyoung terlihat langsung panik.

“Eoh.. mi.. mian.. aku.. aku akan pergi sekarang” Ucap Sooyoung sambil beranjak pergi.

Mark menaikan alisnya bingung, “Wait!” ucap Mark sambil menahan lengan Sooyoung hingga dia kembali mundur.

Sooyoung terdiam dan menatap bingung pada pegangan tangan Mark yang tak kunjung terlepas.

“Ow, Sorry” ucap Mark saat dia menyadari dimana posisi tangannya sekarang. Dia pun langsung melepaskan pegangannya pada tangan Sooyoung.

“An.. anhiyo, Gwenchanayo” ucap Sooyoung sambil bergeser menjauh.

“Kenapa kau minta maaf… dan.. langsung pergi saat melihatku? Apa aku terlihat seperti hantu” Tanya Mark dengan wajah bingung.

Mendengar pertanyaan itu, Sooyoung terlihat gelagapan. “Anhi.. aku.. aku hanya takut.. orang-orang akan mengejekmu.. jika aku berdiri disini” ucap Sooyoung masih dengan nada gugup.

Mark mengernyit karena ucapan Sooyoung terdengar tak masuk akal, “Kenapa mereka harus mengejekku? Kau tidak sedang telanjang atau menari hula-hula disini?” Tanya Mark dengan ekspresi polos. Tapi entah Kenapa ucapan itu bisa membentuk sebuah senyuman di bibir Sooyoung hingga gigi-gigi rapih yeoja itu sedikit terlihat.

Mark mengerjapkan matanya karena ternyata ucapannya bisa membuat yeoja itu tersenyum, Beautiful.

“Kau.. benar, aku tidak melakukan apapun yang bisa membuatmu malu.. ” ucap Sooyoung setuju.

“Ahh.. no no no, kurasa ada sesuatu yang membuatku merasa malu jika aku terus berdiri di sini bersamamu ” ucap Mark tiba-tiba. Dan Sooyoung pun langsung menoleh padanya dengan ekspresi bingung.

“Aaa jinjja? Mi.. mian.., apa.. pakaianku terlalu kuno?” tanya Sooyoung sambil menunduk dan memeriksa bajunya.

Mark menggeleng sambil mengulum senyum, “Anhiyo, itu semua.. karena kau terlihat lebih cantik tanpa memakai kaca mata.., itulah Kenapa.. aku merasa sedikit malu saat berdiri di sampingmu” ucap Mark sambil tersenyum lembut pada Sooyoung.

‘Blushh’

Seketika, kepanikan Sooyoung langsung berubah menjadi rasa malu. Bahkan di udara sedingin ini, pipinya bisa memanas dan memerah seperti kepiting rebus.

“A.. aku hampir lupa, mm.. perkenalkan.. namaku Mark, aku dari kelas Management dan sekarang berada di semester empat” ucap Mark memperkenalkan diri.

Sooyoung terdiam sejenak dan menatap tangan Mark yang terulur ke arahnya. Sejujurnya, dia masih tidak percaya dengan apa yang terjadi saat ini, seorang namja yang cukup terkenal di kampus.. sekarang sedang berdiri di sampingnya dan mengajaknya berkenalan.

“Aaa.. nan.. Choi Sooyoung imnida, aku.. juga dari Management.. semester akhir” ucap Sooyoung sambil membalas jabat tangan Mark dengan sedikit ragu.

“Kau juga dari Management? Aaa.. aku pasti terlalu cuek sehingga tidak mengenalmu lebih awal” ucap Mark dengan nada menyesal.

“Anhi.. akulah.. yang tidak pernah bersosialisasi sehingga kau tidak tahu jika aku adalah mahasiswa disini” sangkal Sooyoung dengan wajah yang kembali menunduk.

Mark menatap Sooyoung dalam diam. Dia tahu itu semua adalah karena orang lain tidak bisa menerimanya ataupun memperlakukannya dengan baik.

“Eung.. Sooyoung ssi-“

‘BIIM!’

“Tuan Mark!” Saat Mark ingin mengatakan sesuatu, sebuah klakson mobil terlebih dulu berbunyi dan membuat keduanya menoleh. Dan ternyata orang itu adalah salah satu sopir keluarga Mark.

“Eum.. Sooyoung-ssi, apa.. kau.. mau pulang bersamaku, maksudku.. aku bisa mengantarmu sampai rumah” tawar Mark dengan sedikit gugup. Dan Sooyoung tentu saja membulatkan mata mendengarnya, jujur.. ini adalah pertama kali bagi Sooyoung mendapat tawaran seperti itu.

“Mwo? An.. anhi nan gwenchana…” tolak Sooyoung sambil melabaikan tanganya.

“Tapi kau bisa kedinginan jika terus berdiri disini” ucap Mark mencoba membujuk yeoja itu.

“Anhiyo anhiyo, nan gwenchana Mark-ssi, lagipula.. aku.. harus bekerja.. dan tempat kerjaku berada tidak jauh dari sini” tolak Sooyoung.

“Aaa really? Aahh sayang sekali.., mmm kalau begitu.. aku pergi, sampai bertemu besok” ucap Mark sebelum dia berlari menuju mobil tadi. Sooyoung pun membungkuk sedikit pada namja yang sekarang sudah masuk ke dalam mobilnya itu.

Dalam diam, Sooyoung terus menatap kepergian Mark. Beberapa saat yang lalu, dia merasa senang karena Mark tidak menjauhinya seperti yang lain. Tapi setelah menyadari jika namja itu terlalu sempurna, Sooyoung pun menunduk dan membuang nafas panjang.

“Haahh apa yang kau pikirkan? Tentu saja itu semua tidak akan pernah terjadi” ucap Sooyoung merutuki dirinya sendiri.

“Sooyoung Noona” Saat Sooyoung sedang sibuk menjernihkan pikiran, seseorang yang sedang berjalan di terotoar terlihat berhenti dan memanggil namanya.

“Eoh, Suga-ya?” mata Sooyoung melebar saat dia melihat salah satu tetangganya sekarang sedang berdiri dan menatapnya bingung.

“Apa yang kau lakukan?” Tanya namja bernama Suga itu sambil berjalan menghampiri Sooyoung.

“Aaa.. hari ini aku lupa membawa payung, makanya aku berteduh disini untuk melindungi laptop dan makalahku” jelas Sooyoung panjang lebar.

“Aa.. jinjja? Kalau begitu kita pulang bersama saja” ajak Suga sambil melambaikan tanganya dengan cepat.

“Eoh? Bisakah?” Tanya Sooyoung memastikan.

“Keureom, kajja..” ajak Suga sambil tersenyum riang pada Sooyoung. Sooyoung pun terlihat mengangguk dan akhirnya berlari ke sisi Suga.

[Other side]

Sejak beberapa menit setelah Mark kembali ke depan toko, namja itu terlihat hanya diam dengan ekspresi datar.

“Tuan Mark, apa temanmu sudah pergi? Kenapa kau tidak memberikan payung itu?” Tanya sang supir saat namja bernama Mark itu terus saja diam sambil menatap dua orang yang berjalan beriringan di bawah satu payung.

Flashback

Mark menoleh sekilas pada Sooyoung saat mobil yang dia naiki mulai berjalan. Entah Kenapa, dia tersenyum tipis ketika mengingat bagaimana manisnya senyuman yeoja itu. Yeoja bernama Choi Sooyoung itu.

“Tuan Mark, lain kali.. jika kau ingin pergi dengan bus.. jangan lupa membawa payung” ucap sang Sopir, Mr.Song.

Mark mendongak saat dia tersadar dari lamunannya, “Aaa? Eo..eoh… arraseo” ucap Mark asal. Tunggu, Payung?

“Eung, Mr.Song, apa kau menyimpan sebuah payung dimobil ini?” Tanya Mark dengan wajah penuh antusias.

“Kami selalu menyediakan dua payung di setiap mobil tuan, memang ada apa?” tanya Mr.Song balik.

“Aaa… Mr.Song, bisakah kita putar balik ke tempat dimana kau menjemputku tadi? Begini.. temanku terjebak hujan.. dan kurasa aku bisa sedikit membantunya dengan meminjamkan payung itu, ne?” mohon Mark pada sang Sopir.

Sesaat, Mr.Song tersenyum karena sikap Mark yang mengingatkannya pada sikap mendiang kakek Mark.

“Tentu saja bisa…” ucap sang Sopir pada akhirnya.

End Flasback

“Siapa.. namja itu?” gumam Mark pelan. Entah Kenapa.. sangat sulit baginya untuk melepaskan pandangan dari Sooyoung dan namja yang berjalan di sisinya itu.

“Tuan Mark, apa terjadi sesuatu?” Tanya Mr.Song saat Mark terus saja mengabaikan pertanyaannya.

Mark menoleh bingung, “Sorry?”

“Apa temanmu sudah pulang? Kenapa.. kau tidak mengantar payung itu?” ulang sang sopir. Mark membuang nafas karena pertanyaan itu terdengar cukup menyakitkan.

Masih dalam diam, dia kembali menoleh kedepan dimana Sooyoung dan namja tadi menyeberang di zebracross yang ada depan mobilnya. Mark bisa melihat jika Sooyoung tertawa dan tersenyum saat namja tak dia kenal itu mengatakan sesuatu. Siapa dia? Kenapa Sooyoung bisa tersenyum seperti itu?

“Mark-ssi?” lagi dan lagi, Mr. Song memanggil sang tuan muda yang terus saja diam

“Aa…no, I think.. she’s already gone.. ” ucap Mark berbohong.

“Let’s go..” lanjut Mark dengan perasaan sedikit kecewa.

—***—

Sooyoung berhenti saat dia melihat tiga gadis berdiri di depan cafeteria. Apa mereka menungguku?

Dengan sedikit panik, Sooyoung pun membalikan badan dan mengurungkan niatnya untuk makan. Tidak, lebih baik dia tidak makan daripada harus mengambilkan makanan untuk gadis-gadis manja itu.

“Sooyoung-ssi?”

‘TAPP’ tapi baru beberapa langkah berjalan kedepan, seseorang dari arah berlawanan terlebih dulu memanggilnya. Dan Sooyoung terlihat semakin panic saat namja itu adalah Mark. Apalagi karena namja itu berjalan mendekat padanya.

“Kau sudah makan? Kenapa kau sudah kembali dari sana?” Tanya Mark sambil menunjuk cafeteria. Dan Sooyoung hanya menjawabnya dengan anggukan pelan.

Tapi karena merasa aneh dengan ekspresi panik Sooyoung, Mark pun menoleh kearah cafeteria. Dan benar saja.., dia melihat Naeun, Namjoo dan juga Hyuna berdiri di depan pintu sambil bersendau gurau. Jadi mereka?

“Kau kembali.. untuk menghindari mereka?” Tanya Mark pelan pada yeoja di depannya itu. Sooyoung pun mendongak saat Mark bisa menebak sikapnya dengan tepat. Sesaat, dia melirik kearah tiga yeoja yang masih saja berdiri disana.

“Aku.. harus pergi.. permis-“

“Sooyoung Unnie!”

Saat Sooyoung berniat kabur, Hyuna terlebih dulu memanggilnya dan berlari kearahnya bersama Naeun dan Namjoo. Yeoja itupun mendengus pelan saat dia merasakan firasat buruk. Sedangkan Mark hanya bisa menatapnya sendu.

“Sooyoung unnie, kami menunggumu sejak tadi ishh!!” ucap Namjoo dengan sedikit kesal saat ketiga yeoja itu sudah berdiri di samping Sooyoung dan juga Mark.

“Mi.. mianhae..” ucap Sooyoung sambil menunduk. Melihat hal itu, Mark membuang nafas karena dadanya tiba-tiba merasa sesak. Sooyoung bahkan tidak melakukan kesalahan, tapi kenapa dia minta maaf?.

“Kajja, kami sudah lapar” ucap Hyuna sambil merangkul lengan Sooyoung.

“Aaa.. keundae, Mark Oppa.. kenapa.. kau.. disini bersamanya?” Tanya Naeun dengan ekspresi yang berubah manis.

Mark menghela nafas sejenak sebelum dia menjawab tiga gadis aneh yang baru datang itu.

‘Tapp!’ Tapi bukannya menjawab, Mark malah menarik lengan Sooyoung sehingga pegangan Hyuna terlepas. Sooyoung maupun ketiga gadis cantik itu tentu saja membulatkan mata melihatnya.

“Hari ini.. dia yang menjadi deliveryku” ucap Mark singkat. Sooyoung pun menoleh pada namja di sampingnya itu dengan ekspresi tak percaya. Delivery.. nya?

“Mwo?” Tanya Naeun sedikit tak mengerti. Hyuna dan Namjoo pun tak kalah bingung dengan gadis cantik itu.

“Kalian punya dua tangan yang lengkap kan? Jadi ambil saja makanan kalian sendiri” ucap Mark sebelum dia pergi ke cafeteria bersama Sooyoung.

.

.

Sooyoung berjalan di samping Mark dengan wajah menunduk. Menjadi deliverynya?.

Jauh di dalam lubuk hati Sooyoung, dia merasa kecewa karena ternyata pemikirannya tentang Mark selama ini salah, ternyata namja itu sama saja dengan ketiga gadis itu.

“Duduklah..” ucap Mark saat mereka sudah memasuki area cafeteria. Dan ucapan itu tentu saja membuat Sooyoung mendongak dengan ekspresi tak mengerti.

“Tapi.. aku harus mengambilkanmu-“

“Duduklah.. biar aku yang mengambilkannya ^^” ucap Mark dengan senyuman tipis.

‘DEG’

Sooyoung tentu saja langsung terdiam membeku mendengarnya. Sesaat, dia menelan salivanya karena tenggorokannya mengering secara tiba-tiba. Apa dia tak salah dengar? Namja itu… yang mengambilkan makanan untuknya?

“Tapi.. bukankah hari ini.. aku-“

“Hahahaha.. kau percaya? Aku melakukannya hanya agar gadis-gadis manja itu berhenti mengandalkanmu” ucap Mark jujur. Sesaat, dia menatap Sooyoung yang terus saja menunjukan ekspresi ‘mong’ nya. So Cute!

’Blushh’ Mendengar penjelasan Mark, pipi Sooyoung tentu saja langsung memerah. Dia bahkan langsung menunduk karena senyuman namja di depannya itu membuat jantungnya berdetak tak karuan.

“Duduklah.. aku akan mengambilkan makanan untuk kita” ulang Mark sambil menarikkan sebuah kursi agar Sooyoung bisa langsung duduk. Dengan sedikit ragu, Sooyoung pun menurut dan akhir duduk disana.

Sooyoung tahu, saat ini semua orang sedang menatapnya dengan ekspresi tak percaya. Tapi Sooyoung tidak bisa begitu saja pergi meninggalkan Mark yang beberapa saat lalu sudah membantunya. Entah kenapa, kesempatan ini terasa begitu berharga baginya.

—***—

@Library

‘Beeb’

Sooyoung segera meraih ponselnya saat sebuah pesan masuk. Dan tidak bisa di pungkiri, mata Sooyoung langsung berbinar saat dia melihat nama Mark disana. Akhir-akhir ini, keduanya memang sering makan bersama dan juga berkirim pesan. Yaa meskipun Mark melakukannya agar Sooyoung terhindar dari bullian orang lain.

Mark : Sooyoung-ssi, where are you?

Sooyoung: Library

Mark: Kau tidak makan siang?

Sooyoung terdiam sejenak, Makan siang? Yaa.. sebenarnya dia menyukai hal itu, apalagi jika bersama Mark. Tapi beberapa hari ini beberapa yeoja sering menghadangnya saat pulang. Dan hal itu tentu saja agar Sooyoung tidak mendekati Mark.

“Sooyoung Noona”

Sooyoung yang sedang sibuk menatap ponsel, sekarang terlihat mendongak karena seseorang memanggilnya. Dan saat dia menoleh kedepan, dia melihat tetangganya, Suga.. sudah duduk di depannya dengan senyuman tipis.

“Eoh, Suga? tumben kau kesini..?” Tanya Sooyoung dengan ekspresi tak percaya.

Suga tersenyum kecil, “Noona.. apa kau mau membantuku mengerjakan tugasku? Aiihh aku benar-benar pusing dengan pelajaran ekonomi! Aku heran.. kenapa kelas seni juga harus mengerjakan tugas mengerikan seperti itu” Dan Suga terlihat langsung mengomel dan mengeluh karena tugasnya.

“Tapi.. aku tidak pandai Sugaya, kenapa.. kau tidak minta bantuan kakakmu saja?” Tanya Sooyoung mencoba menolak.

“Yoonha terlalu sibuk pacaran Noona, ahh ayolah.. aku tahu sebenarnya kau itu tidak bodoh, kau hanya terlalu sibuk mencari uang kuliah sehingga tugasmu terteter, iya kan?” ucap Suga dengan wajah memelas.

Sooyoung memangku tangannya dengan wajah gemas, “Aigoo.. baiklah, kalau begitu apa yang kita butuhkan?”

“Hmm.. molla, hehe.. aku bahkan tidak tahu dimana rak untuk buku ekonomi” ucap Suga sambil terkekeh kecil.

Sooyoung menggeleng sambil memutar bola matanya, “Aisshh kau benar-benar manja seperti Yoonha!” ucap Sooyoung sambil menyentil dahi Suga pelan.

“Aihh appo!” pekik Suga kesal. Beberapa orang bahkan langsung menoleh padanya dengan ekspresi terganggu.

“Sudahlah, biar aku yang mencarikannya” ucap Sooyoung lalu berdiri dan berniat mengambil buku yang mungkin bisa membatu tugas Suga.

Tapi belum juga melangkah, Sooyoung langsung di buat terdiam karena seorang namja yang berdiri di depan pintu, sekarang sedang menatapnya dengan ekspresi datar.

“Mark? sejak kapan dia- ahh aku lupa membalas pesannya!” Sooyoung terlihat sedikit panic saat dia menyadari kesalahannya. Suga pun menoleh pada Sooyoung karena yeoja itu diam seperti patung.

“Waeyo? Nuguya igo?” Tanya Suga yang ikut menoleh pada Mark dengan ekspresi bingung.

Sooyoung terlihat beranjak menghampiri Mark dan menghiraukan pertanyaan Suga. Tapi sayangnya, Mark pergi begitu saja meskipun dia tahu Sooyoung berniat menghampirinya.

—***—

Soyoung masuk ke area kolam renang dengan perasaan ragu. Mungkin sudah sejak SMP dia tak lagi merasakan bagaimana nikmatnya berenang.

‘Brrrr~’ Melihat birunya air kolam saja Sooyoung sudah merinding ketakutan. Tapi ucapan Hyuna beberapa saat lalu membuatnya tergiur.

“Jika kau bisa mendapatkan kalungku yang jatuh disana, aku akan langsung memasukanmu ke café milik ayahku” Begitu kata Hyuna. Yeoja kaya itu memang sama seperti Naeun yang sering menyuruhnya melakukan sesuatu dengan imbalan pekerjaan part time.

“Dimana aku bisa mendapatkan kacamata atau pelampung?” gumam Sooyoung saat dia tak melihat perlengkapan renang di kolam indoor itu.

“Sooyoung-ssi?” Saat Sooyoung sibuk mencari dimana tempat perlengkapan renang, seseorang tiba-tiba memanggilnya dari belakang. Dengan sedikit tidak focus, Sooyoung membalikan badannya untuk sekedar melihat siapa orang itu. Tapi..

‘DEG’

Sooyoung sedikit tersentak saat seorang namja sudah berdiri tiga langkah di depannya dalam keadaan shirtless. Dengan cepat, Sooyoung tentu saja langsung menoleh kearah lain.

“What are you doing here?” Tanya namja yang tak lain adalah Mark. Sepertinya dia tidak sadar jika Sooyoung merasa canggung karena keadaannya yang sekarang sedang bertelanjang dada.

“A… aku sedang mencari kalung” ucap Sooyoung sedikit terbata. Dia menatap ke dasar kolam agar pandangannya teralihkan. Mark mengernyit dan mendekat pada Sooyoung.

“Kalung? Di dalam kolam itu?” Tanya Mark sambil mengarahkan tanganya ke pusat kolam. Dan Sooyoung hanya menjawabnya dengan sebuah anggukan. Dia terlihat menjauh saat Mark mendekat.

“Lalu kenapa kau masih ada disini?” Tanya Mark. Lagi-lagi dia mendekat pada Sooyoung sehingga yeoja itu ikut bergeser menjauh.

Sooyoung terdiam sejenak, “Aku.. tidak bisa berenang” ucap Sooyoung pelan. Sejujurnya.. dia malu karena seperti tidak ada satupun hal yang bisa dia lakukan. Dan lagi, seseorang yang sedang bertanya adalah Mark, namja yang bisa dan memiliki segalanya.

Mark mengernyit, “Kau.. tidak bisa berenang? Lalu kenapa kau mencarinya sendiri? Seharusnya kau-“

“Sepertinya… aku mencari kalung itu lain waktu saja” ucap Sooyoung sambil beranjak pergi.

“Wait wait! Aku.. bisa menemanimu.. dan membantumu mencarinya” ucap Mark dengan sangat yakin.

Sooyoung terdiam sejenak saat ucapan Hyuna beberapa hari lalu terulang, “Akan lebih baik jika kau menjauhi Mark, dia di jauhi teman-temannya karenamu”

Sooyoung menghela nafas sejenak,“Mianhae Mark-ssi.. tapi.. kau tidak seharusnya mengatakan hal seperti itu padaku” ucap Sooyoung menasihati.

“Why?” Tanya Mark sambil mendekat lagi pada Sooyoung. Tapi tentu saja Sooyoung langsung bergeser menjauh. Kali ini, dia bahkan terang-terangan menunjukan jika dia menghindari namja itu.

“Aku.. bukanlah seseorang yang harus kau temani, sebelum kita mengenal.. semua orang sudah membenciku, jadi aku mohon.. jangan membuat kebencian mereka terhadapku semakin bertambah karena kesalahpahaman ini..” mohon Sooyoung.

Mark terdiam mendengarnya, “Apa dia menjadi kesulitan karena aku?”

Sooyoung kembali menghela nafas, “Tapi.. terimakasih atas tawaranmu, annyeong..” pamit Sooyoung sebelum dia beranjak keluar dari area kolam itu.

.

.

‘Tik tok tik tok’

Waktu sudah menunjukan pukul 7 malam, tapi Mark masih saja terjaga di balik pintu masuk kolam renang. Sejak awal, dia sudah tahu jika kepergian Sooyoung tadi hanyalah kepura-puraan agar Mark pergi meninggalkannya, dia juga tahu.. jika yeoja itu tidak menyukainya. Tapi meski Mark sudah di usir secara tidak langsung, dan meskipun dia sudah di bohongi oleh yeoja tinggi itu, Mark tetap saja tidak bisa melangkah pergi, ada perasaan takut yang muncul sehingga dia tidak bisa membiarkan yeoja itu berada di kolam itu sendiri. Jauh didalam lubuk hati Mark, dia merasa khawatir pada Sooyoung, apalagi setelah mengingat jika yeoja itu tidak bisa berenang.

Beberapa saat kemudian, Mark kembali menoleh kearah kolam dan memastikan jika Sooyoung masih baik-baik saja. Dia bisa melihat jika Sooyoung duduk di pinggir kolam dengan sebuah senter di tangannya. Sejujurnya, Mark merasa iba melihat bagaimana Sooyoung harus berusaha dan kesusahan sendiri hanya untuk mendapatkan sesuatu. Sepenting itukah kalung itu?

“Kenapa ini begitu sulit?” gumam Mark sambil mendongak dan membuang nafas panjang. Sungguh, mendekati gadis seperti Sooyoung terasa lebih sulit baginya.

“Kyaa~”

‘BYURRR!’

Mark langsung menoleh cepat kearah kolam saat dia mendengar suara pekikan yang di ikuti oleh suara benda yang jatuh kedalam air.

“Sooyoung-ssi!!” Mark langsung berlari menghampiri Sooyoung yang sekarang terlihat gelagapan di dalam kolam itu.

‘BYURRR!’

Tanpa ragu, Mark langsung menceburkan dirinya ke dalam kolam. Setelah itu, dia segera berenang kearah Sooyoung agar dia bisa menyelamatkan yeoja itu.

‘Tapp!’

Dapat!. Mark berhasil meraih tubuh Sooyoung dan melingkarkan lengannya pada leher yeoja itu. Beberapa saat kemudian, dia membawa yeoja itu ke pinggir kolam.

‘Brugh’

Dengan sedikit susah payah, Mark berhasil menaikan tubuh Sooyoung ke pinggir kolam. Setelah itu, dia segera naik dan melihat keadaan yeoja itu.

“Sooyoung-ssi! Sooyoung-ssi… Are you okay?” Mark menepuk pipi Sooyoung beberapa kali agar yeoja itu tersadar.

“Sooyoung-ssi! Ya Choi Sooyoung Wake up! Please wake up!” Panggil Mark dengan nada dan ekspresi yang berubah panik.

“Ukhukk ukhukk ukhukk!” Beberapa saat setelah Mark memompa dada Sooyoung, yeoja itu akhirnya batuk dan mengeluarkan air yang sudah menyumbat pernafasannya.

“Sooyoung-ssi? Sooyoung-ssi.. are you okay?” panggil Mark memastikan.

“Ukhukkk ukhukk ukhukkkk!!” Sooyoung tidak menjawab dan terus saja terbatuk. Tapi perlahan-lahan, yeoja itu mulai membuka mata dan menoleh pada Mark yang terlihat sangat khawatir.

“Sooyoung-ssi..” panggil Mark dengan nada yang berubah lembut.

“Mark.. ” ucap Sooyoung lirih. Saaangat lirih.. sehingga hati Mark bergetar mendengarnya.

“Gwenchana? Manhi appa?” Tanya Mark sambil membantu Sooyoung yang beranjak untuk duduk.

“Mark…” Panggil Sooyoung lagi. Dia hanya bisa terduduk lemas dengan kepala yang bersandar di bahu Mark.

Mark membuang nafas panjang, “Tunggu sebentar.., aku akan mengambilkan sesuatu yang hangat untuk-“

‘Grebb!’

Saat Mark ingin pergi mengambil jaketnya yang tertingga di depan pintu, Sooyoung terlebih dulu menggengam tangannya dengan erat sehingga Mark langsung menoleh pada yeoja itu.

DEG

DEG

DEG

Beberapa saat, Mark di buat terpaku oleh genggaman tangan Sooyoung yang sangat dingin itu. Sejujurnya, dia tidak percaya jika saat ini Sooyoung lah yang menggengam tangannya.

“Mark… mm.. musowo..” ucap Sooyoung lirih. Saat mengatakan hal itu, dia mengeratkan genggamannya dan merapatkan tubuhnya pada tubuh namja itu. Mark pun membuang nafas panjang. Apa dia memiliki trauma? Kenapa dia setakut ini?.

“Shhh… It’s okay It’s okay.. aku ada disini, aku tidak akan meninggalkanmu.. jadi jangan takut..” Ucap Mark sambil mengusap bahu Sooyoung.

.

.

Mark terus berlari menuju ruang UKS. Dia berharap, ruangan itu belum tutup sehingga dia bisa mengambil beberapa handuk atau selimut disana.

“Unnie, apa Sooyoung ajhuma masih ada di kolam renang?”

‘TAP!’ Tapi Mark langsung menghentikan langkahnya saat dia mendengar suara seorang gadis di ruang loker. Yang membuatnya berhenti adalah karena ada kata ‘Sooyoung ajhuma’ disana.

“Karena dia bodoh dan terlalu terobsesi mendapat pekerjaan.. aku yakin dia masih berada disana” Meski Mark belum benar-benar melihat siapa orang yang baru saja berbicara, tapi Mark yakin jika dia adalah Hyuna.

“Lalu bagaimana jika dia tidak tahu bahwa kalungmu sebenarnya tidak hilang?” Tanya yeoja lain yang ternyata adalah Gayeon. Dan Mark tentu saja langsung membulatkan mata saat mendengar ucapan itu. Tidak hilang?!

“Hahaha.. mungkin dia menginap disini…” ucap Hyuna dengan tawa kecil.

“Unnie, aku akui.. yang baru saja kau lakukan ini benar-benar gila.. hahaha” ucap yeoja lain yang diketahui adalah Naeun. Mereka membicarakan kejahatan layaknya membicarakan tentang drama.

Mendengar hal itu, Mark langsung mengepalkan tangan dan membenturkannya pada dinding.

Gila? Itu bukan gila! Itu tidak beradab! tidak berperikemanusiaan!” Umpat Mark dalam hati.

“Aku hanya terlalu geram melihat kepolosan- ah.. maksudku kebodohannya, dan apa kalian lihat perubahan sikap Mark setelah dia mengenal Sooyoung? Dia benar-benar aneh! Aku rasa dia sudah di hipnotis!” ucap Hyuna dengan nada penuh kebencian.

“Jika dia bodoh.. lalu dimana levelmu Hyuna-ssi?”

‘DEG’ Hyuna, Naeun dan juga Gayeon langsung menoleh ke persimpangan koridor saat seorang namja muncul dan berjalan kearah mereka dengan ekspresi datar.

“Mark?”

“Op..oppa.. kenapa.. kau-“

“Jika- dia- bodoh- lalu sebodoh apa kalian? serendah apa- level kebodohan kalian… hingga kalian bisa melakukan hal sebodoh ini padanya?” Tanya Mark dengan tatapan yang berubah sangat dingin dan tajam. Dia mendekat perlahan seperti pembunuh yang siap mencekik musuhnya.

“Mark, mian.. aku sungguh-“

“ ’Mian’ bukanlah kata yang pantas kau ucapkan padaku Hyuna-ssi..” Potong Mark.

“Akan lebih pantas.. jika kau berlutut padanya sekarang juga..” lanjut Mark sambil mengarahkan telunjuknya ke arah kolam renang indoor dimana Sooyoung berada. Dan ucapan itu tentu saja membuat ketiga gadis di depannya mendongak tak percaya.

“Berlutut? Wae? aku hanya menyuruhnya mencari kalungku! Akupun berjanji akan memasukan dia ke café milik ayahku!” ucap Hyuna tak terima.

“Cihh!” Mark membuang mukanya kearah lain dengan wajah muak.

“Hanya? Hanya katamu? Kau bilang- kau HANYA menyuruhnya mencari kalungmu yang bahkan sedang kau pakai sekarang?” Tanya Mark tak percaya. Dia bahkan memegang kalung yang sedang Hyuna pakai dengan sedikit kasar, sehingga Hyuna sedikit tercekik.

Sesaat, Naeun dan Gayeon dibuat tercengang oleh sikap Mark yang berbalik 180o dari biasanya. Tapi beberapa saat kemudian mereka langsung membantu Hyuna agar cengkraman Mark terlepas.

“Mark, tenanglah-“

“Apa kalian tahu jika Sooyoung tidak bisa berenang?” Tanya Mark sambil menatap ketiga gadis di depannya secara bergantian. Dan ketiga gadis di depannya itu terlihat hanya diam.

“Apa kalian tahu jika dia hampir pingsan.. dan- dan sekarang terduduk lemas di pinggir kolam?” Tanya Mark lagi.

“Molla! kami sungguh tidak tahu! Jadi berhenti melakukan hal ini pada Hyuna!” ucap Gayeon sambil mendorong Mark sehingga cengkramannya terlepas.

“Cih, Molla?! jadi kalian tidak tahu jika dia berusaha keras melawan ketakutannya hanya untuk mendapatkan kalung itu? Hanya untuk mendapatkan pekerjaan? kalian tidak tahu jika sesuatu yang lucu dan menyenangkan bagi kalian.. adalah hal yang sangat berarti baginya?! Molla eoh? MOLLA?!” Tanya Mark murka. Dia bertanya sambil mendekat sehingga ketiga yeoja di depannya mundur.

“Hasshh ini hanya membuang waktuku!” Keluh Mark. Dengan perasaan yang masih kesal, diapun membalikan badan dan memutuskan untuk pergi saja dari sana. Hyuna, Gayeon dan Naeun bahkan langsung membuang nafas lega.

‘Tapp’ Tapi baru beberapa kali melangkah, Mark kembali berhenti namun tanpa membalikan badannya.

“Kalian tahu sendiri kan.. seberapa besar perusahaan ayahku?” Tanya Mark dengan wajah yang sedikit tertoleh kebelakang. Hyuna, Naeun dan Gayeon terlihat sedikit bingung mendengarnya.

“Kalian juga bilang sendiri kan.. jika aku.. sudah terhipnotis oleh Sooyoung?” Tanya Mark lagi.

“Apa yang ingin kau bicarakan sebenarnya?” Tanya Hyuna bingung.

Mark tersenyum smirk, “Jika sampai besok.. kalian belum berlutut di depannya, aku tidak tahu apa yang akan terjadi pada bisnis orang tua kalian” ucap Mark dengan begitu santai.

“Mwo?!” Pekik ketiganya dengan ekspresi syok.

“Ya! kenapa kau mengancam kami seperti itu!? Ini semua tidak lucu!” pekik Gayeon muak. Mendengar hal itu, Mark pun terpaksa membalikan badan karena ucapan tadi terdengar agak konyol di telinganya.

“Cih, Tidak lucu?! Jadi maksudmu.. menyuruhnya mencari kalung yang tidak hilang, dan membuatnya hampir pingsan karena tercebur, itu semua lebih lucu bagi kalian?! HAHH?!” Tanya Mark dengan sebuah pekikan di akhir ucapannya.

“Bukan itu maksudku, hanya saja-“

“Kalau begitu berlututlah didepannya besok” ucap Mark lalu kembali membalikan badan.

“Ya! Mark Tuan! Ada apa denganmu?! Kenapa kau bersikap berlebihan pada yeoja yang sama sekali tidak pernah menghiraukanmu?!” Tanya Hyuna.

Mark berhenti saat dia ingin berbelok, “Sebenarnya.. aku tidak ingin bertingkah menjijikan seperti kalian, menggunakan kekayaan dan status sosial hanya untuk menghancurkan orang lain”

“Mwo?”

“Tapi.. karena semua orang menyalahgunakan kebaikan Sooyoung, karena kalian bersikap keterlaluan padanya, kurasa.. inilah satu-satunya cara yang bisa aku gunakan.. untuk melindunginya” ucap Mark dengan begitu yakin.

“Cih! Konyol sekali!” ejek Gayeon muak.

Mark sendiri menanngapi ucapan itu dengan senyuman smirk, “Akan lebih konyol jika kalian tetap mengganggu Sooyoung dan mengorbankan bisnis ayah kalian yang bahkan baru saja berkembang” ucap Mark sebelum dia beranjak pergi.

.

.

Sooyoung masih terdiam dengan tatapan kosong. Dia duduk di kursi yang ada di koridor dengan keadaan yang masih basah kuyub. Lalu beberapa saat kemudian, dia menoleh ke kanan karena Mark datang sambil berlari.

“Oh.. Sooyoung-ssi.. kenapa.. kau duduk disini?” Tanya Mark heran karena Sooyoung ternyata sudah keluar dari area kolam renang. Namun Sooyoung tidak menjawab, dia hanya diam dengan wajah yang kembali menunduk.

“Apa kau kedinginan? Ah.. maaf, maaf karena sudah membiarkanmu kedingingan terlalu lama” ucap Mark saat dia sudah duduk di samping Sooyoung.

“Cha~ cepat pakai ini..” sambung Mark sambil menaruh dua lapis handuk besar di atas bahu Sooyoung dan satu handuk kecil di atas kepala yeoja itu. Dia tidak terlalu memikirkan betapa acuh Sooyoung terhadapnya karena dia paham betul jika yeoja itu masih merasa syok.

Beberapa saat keduanya hanya terdiam. Sooyoung bahkan sama sekali tidak menggerakan tubuhnya meski itu hanya untuk mengeringkan rambut. Dan hal itu tentu saja membuat Mark mendengus pelan. Diapun menggerakan tangannya untuk memegang handuk yang ada di kepala Sooyoung, dan setelah itu dia mulai menggerakan jari-jarinya untuk mengeringkan rambut yeoja itu.

“Jangan terlalu berfikir jika kau lebih buruk dari orang lain, jangan berfikiran jika kau sama sekali tidak memiliki kelebihan, kau itu tidak bodoh, kau tidak payah.. kau harus ingat itu” ucap Mark di sela kegiatanya mengeringkan rambut Sooyoung. Dan lagi-lagi, Sooyoung dibuat terpaku oleh namja tampan itu.

Beberapa saat kemudian, Sooyoung menatap pakaian Mark yang sebenarnya juga masih basah. Namja itu bahkan tidak memakai handuk sehingga angin bisa begitu mudah mendinginkan tubuhnya.

‘Tapp’

Sooyoung terlihat menarik tangan Mark agar namja itu berhenti mengeringkan rambutnya. Dan Mark tentu saja menurut meski ada perasaan kecewa di hatinya. Tapi kekecewaan itu langsung hilang saat Sooyoung meraih satu handuk besar di atas bahunya, lalu di letakannya handuk itu di atas bahu Mark.

Mark pun menatap handuk itu dan juga Sooyoung secara bergantian. Dia mengerjapkan matanya beberapa kali karena dia tidak menyangka jika Sooyoung juga peduli terhadap keadaanya.

“Terimakasih..” ucap Sooyoung sambil menatap lurus ke mata Mark. Dan Mark hanya terdiam menanggapi hal itu.

“Terimakasih.. karena kau tetap berada disini.. meski aku sudah bersikap buruk padamu” lanjut Sooyoung.

“Terimakasih juga.. karena kau mau menolongku, mencarikan handuk untukku, merawatku, menenangkanku, dan tetap menemaniku sampai sekarang.. ” Sooyoung kembali melontarkan ucapan terimakasihnya dengan air mata yang perlahan mulai menetes.

“Terimakasih.. karena kau .. tetap memperlakukanku seperti manusia… meskipun kelas sosial kita jauh berbeda..” Lanjut Sooyoung.

“Terimakasih juga.. karena kau.. rela beradu mulut dengan mereka.. hanya untuk membelaku..” ucap Sooyoung lagi.

‘DEG’ Mark sedikit tersentak saat dia mendengar ucapan terakhir Sooyoung. “Apa.. dia mendengar semuanya?”

“Tapi.. aku minta.. berhentilah bersikap seperti ini padaku.., berhentilah menyusahkan dirimu hanya untuk membelaku“ Mohon Sooyoung. Dan Mark pun hanya bisa membuang nafas tanpa melepaskan pandangannya.

“Sejujurnya.. ini semua membuat posisiku-“

“But I Love you”

‘DEG’

Sooyoung langsung menghentikan ucapannya saat Mark mengatakan sesuatu-yang-tak-seharusnya-dikatakan. Namja itu bahkan menatap lurus kearah matanya saat dia ingin mencari ‘candaan’ disana.

“I’ll protect you” lanjut Mark. Kali ini, dia menggenggam tangan Sooyoung yang masih terasa dingin. Dan Sooyoung hanya bisa terdiam karena tenggorokannya seperti tersumbat sesuatu.

“Choi Sooyoung.. let me be your boyfriend” ucap Mark dengan ucapan selembut tatapannya saat ini.

‘Blushh’ Pipi Sooyoung yang sebenarnya sudah memerah karena dingin, sekarang terpaksa bertambah merah karena ucapan Mark barusan. Dadanya yang tadi sesak karena insiden ‘tercebur’ sekarang harus kembali sesak karena jantungnya berdetak begitu cepat.

“Let me be your knight.. let me be your guardian angel” lanjut Mark dengan tatapan sungguh-sungguh.

Sooyoung menghela nafas saat dia ingin mengatakan sesuatu, tapi dia ragu mengucapkannya.

“Mark-ssi..”

.

.

END

.

.

TBC?

.

.

 

yaaapp, selesai juga part satu,

Shady lady itu.. terinspirasi dari lagunya BAP yg nyeritain tentang cewe yg harus ‘be yourself’

gimana readerdeul? enaknya lanjut ga? kalo iya.. insyaallah lanjutannya aku post pas ultah Sooyoung. Dan karena ini Twoshoot, part selanjutnya bakal aku protect. FF ini insya’allah ga jadi panjang kaya Traffic light kog hehehe.

Oh iya, sebenarnya aku bikin vote buat cast cowonya di bbm beberapa hari lalu, tapi karena ga ada tanggapan.. akhirnya aku sendiri yang milih hehehe
kalo ada yang ga tau Mark, silakan googling sendiri karena aku juga ga tau dia ataupun GOT7 *Mian*

.

Maaf dan beribu-ribu maaf kalo masih banyak typo, wordku autocorect juga sih jadi kadang2 ga nyadar kalo salah

tetep di tunggu tanggepannya ya, semakin banyak.. semakin semangat lanjutnya.

43 thoughts on “Shady Lady (Part 1) [TWO SHOOT]

  1. SY berkata:

    Bisa banget milih cast nya uh bias bias everywhere yuhuuu 😍 berawal dari bis trus trus dan lalu mark jatuh kedalam pesona choi sooyoung yg di situ ibaratnya bukan cewe perfek banget dan terasingkan/? Untung masih punya tetangga yg unyu nyenengin ky suga huhu hidup sooyoung. Sooyoung semoga hati mu terketuk dengan segala perhatian tulus dari mark duhh bacanya jg ngefeel banget apalg pas di kolam renang haha si antagonis minta maaf lah kalian sebelum perusahaan ayah kalian bangkruh ✌
    Lanjut min penasaran sama jawaban sooyoung dan kejadian di next part 😉

    Keep writing and fighting!!! 😁

  2. febryza berkata:

    wah jadinya twoshot? kirain bakalan oneshot aja heheeehe
    iya jangan dipanjangin kaya traffic light nanti kasian kamu utang ffnya jadi banyak hahaha
    oiya aku mau sedikit koreksi nih dibagian yg suga nawarin sooyoung pulang bareng disana ada nama jongup, awalnya aku kira ada jongup juga disitu cuma pas baca kalimatnya lagi kayaknya dia nama cast sebelum suga ya?
    alurnya emang sengaja dibikin cepet karena ini twoshot apa gimana?
    udah itu aja koreksinya kalo masalah typografi itumah wajar kok
    oiya mau tanya deh nanti kira2 bakalan dijelasin ga kenapa sooyoung bisa jadi mahasiswa abadi apa cuma yg kaya disebutin suga kalo sooyoung sibuk kerja jadinya dia keteter kuliahnya?
    ditunggu part selanjutnya dan passwordnya hehehe
    semangaaaaat *manggilcheerleader*

    • Ahaha makasih kak koreksinya, emang cast awalnya jongup trus gnti suga. Main castnya pun sbenernya jackson-suga-ken akhirnya jadi mark.
      Mungkn di jelasin kak*kalo g kpanjangan* hehe

  3. Yey~ Akhirnya ada ff Sooyoung Mark..
    kalau boleh nanya, koq gaya cerita kamu beda ya, Dek??
    Tapi aku suka, suka banget malah ^^

    Hanya ketemu beberapa kali sama Soo, Mark udh terpesona tuh sama Soo🙂
    Mark keren banget pas bela Soo 👍
    aduh kenapa sikap Soo gitu sih sama Mark..
    Semoga Mark diterima deh sama Soo..

    Good Job, chingu 👍
    Ditunggu KELANJUTANNYA(harus ada) ^^
    KEEP FIGHTING!!

  4. Waaah aku suka couple inii, dapeet bgt feel nyaa. Mark baik bgt bagaikan malaikat(?) huehehe, ini serius mereka bertiga jahat bgt sampe segitunya-_- untung ae ada mark… Hm padahalkn pengen castnya suga-sooyoung, tp gapapa deh aku tetep suka. Tp aku pengen ff selanjutnya ada cast suga-sooyoung yayaaa *puppy eyes*

    Keep writing yaa^^

  5. Woww.. Mark & Sooyoung, pairing bru😀
    cieee.. Jdi mark emng suka sma syoo,
    msh pnsaran knp syoo bisa jdi mhasiswa abadi, jdi ksian..
    Tpi itu si suga suka jga gk yah sma syoo:-/
    next ffnya ditnggu🙂

  6. Ranranii berkata:

    Dapet banget feelnya thor. Gak nyangka Sooyoung cocok jg dipasangin sama Mark. Bacanya bikin klepek2 sndiri wkwkwk. Nah tuh rasain tuh Hyuna dkk, biar kapok dia. Smoga dia beneran berlutut didepan Sooyoung. Suga munculnya cm dikit ya thor, agak banyakin dong hehehe.
    Ciee ciee Sooyounh ditembak tuh, pliiis diterima dong, biar Sooyoung ada yg ngejagain gt. Tapi plis dong thor smoga ortunya Mark setuju2 aja sama Sooyoung, secara gitu ortunya Mark kan orang kaya. Ditunggu jawabannya Sooyoung buat Mark hehehe
    Ditunggu lanjutannya ya thor. Oh ya sama ditunggu lanjutannya traffic light, udh gak sabar nih bacanya hehe. Fighting!!!!!

  7. Ya ampun. Ini so sweet banget. Ini beneran keren. Mark Tuan juga keren, cara dia ngebela Soo eonni itu loh, bikin melted 😵

    Suka banget deh. Nanti pw nya bagi ke aku juga yah 😄

  8. Aaaaa kasian bngt soo… Ihhh pada gak tau terima kasih, ditolong malah ngelunjak, huftttt
    Disini soo kaya dimanfaatin bngt tu sama hyuna cs,,,, untung ada mark dehhh…
    Trus masih penasaran ama hubungan soo n suga??? Apa jngn2 suga suka ama soo??? Ato malah gimana heheh
    Dilanjut chinguuu

  9. emang mark jelez ea dgn suga yg plg bareng wktu hjn tu dn suga ama soo young di perpustakaan brsma.. wahh daebak skrg mark dgn soo young fnfic…suga tu spa ea… tetangga soo young sekaliguz org yg ska sma soo young ea…hyuna jht banget ea… sruh nyari klung yg sma skli ngax hlg..penasaran ama jwpn soo young…

  10. seruuu kok chingu, mark jatuh cinta ke soo pada pandangan pertama and perhatian mark itu lohh yg bikin hati meleleh..
    hyuna dkk bener2 jahatnya ampe ngerjain soo sampe segitunya..
    nextnya di tunggu…

  11. Sumpah, suka bnget sma ceritanyaa*-*
    Duh trio gadis centil suka bnget sih nyiksa sooyoung, pdhal sooyoung itu senior mereka nggak berperikemanusiaan bnget sih-_-
    Suka pas adegan mark yg ngebela sooyoung di dpan hyuna and the gank smpe pngen nge-bangkrutin prusahaan mereka lgi bhakk
    Pokoknyaa sukaaakk..
    Sukaa jga pas mark cmburu sma si sugaa kocak dah
    Next part ditunggu thor~

  12. Keikooo berkata:

    wahhhh, markkkkkkk, huuu meskipun sbenarnya ini freakship, aslii, tpi tetep aja bikin greget, ish! yah meskipun sebenarnya ide ceritanya udah biasa, cowo sempura-cewek biasa aja, tapi ada aja gitu yg beda, cara penyampaian konfliknya kah, alurnya kah, atau apa aja gitu yg buat cerita ini jadi antimaenstream (castnya ggk kehitung, wahahah) dan, apa peran suga di sini? tentunya konfliknya ggk bakalan sesederhana ini kan? belum bisa nebak sih, tunggu chapter duanya, wahahah. anyway, scene awal ngingatin ‘remember’ nya yoo seung ho, hahah, daaann tulisannya makin rapih ajah, typojuga udah ggk ada kali, pokoknya terbaik deh! tetap semangatttt!!

  13. yani yanuari berkata:

    eyyyy gilaa!! keren parah in ff’a min😀 ku kira yng bkala cinta dluan it soo eonni, ehh tau2’a malah mark yng nytain prasaan’a dluan k’soo eonni ^_^ woahhhh neomu ddaebak!! btw it suga BTS peranan’a jdi sapa’a soo eonni nih? jdi pnsaran sma suga+jawaban soo eonni k’mark nyaa deh🙂 kajja d’wait next part min😉 sukses trus bkin ff yng feel’a dpet bingitssss!! >_<
    btw min, knapa pin bbm aku kaga d'acc yaa??

  14. sooexoyoung143 berkata:

    Greget, waduh author. Buat ceritanya nge feellll bngeet. Its been a long time since i visit your site ^^. Kayaknya rindu karya kamu sih. By the way. Mark!! Ngeship banget ini orang sama sooyoung unnie. Aduh aduh Mark makin berani yah sudah menyatakn 3 perkataan itu sama sooyoung. Rasa nya gue tdi ketawa kayak orang gila baca ni fic, keep it up and make an update again. ^_^

  15. sofy berkata:

    unnieee sorry baru bisa comment. soalnya pake opera mini suka gagal : ” (

    btw aku suka sama cast-nya > u < semuanya bias aku ehe.

    ah. aku suka sama ceritanya. and anw moment suga-soo munculin lagi dong😂😂

    hyuna hyuna hyuna. jahat banget sih sampe bohongin soo gitu. tapi seneng liat mark yang gamau ninggalin soo ehe.

    mark nembak soo?! wah gimana jawabannya ya? dan gimana reaksi jackson wkwkwk.

    tetep ditunggu karya ff lainnya ya unn? ok?👌

    anw. blog ini fav tempat baca ff klo sedang free dan ada waktu ehe.

    hanif unnie hwaiting! ✊👍

  16. xkkumx berkata:

    Sooyoung itu cantik dan shipable bgt. Sama siapa aja (yg cakep) cucok.
    Kalo dilihat dr sifat soo disini kayaknya mark hrs sabar biar cinta nya di terima sama soo… go mark go go!
    Suga tertarik sama soo jg atau dia emg baik ya kesemua org?
    Lanjut thor~

  17. risma_pngst berkata:

    duuhh authornya bisa bgt sih milih cast nya soalnya bias aku di Got7 itu Mark *kgkadaygnanya*
    apalgi si mark disini dia baik bangeett aduhh udah kyk malaikat tanpa sayap aja… tpi si soo nya malah nyesek bgt dsini dia di kerjain mulu ama hyuna cs untung ada pangeran berkuda putih yg selalu ada saat soo susah *duhh tdi ktanya malaikat tanpa sayap/?*
    weew ada syuga jga ternyata syuga jga suka ya ama soo?

    next part bagi2 pw nya ya kak~

  18. nisa berkata:

    uhhh suka sama couple ini …. udah suka mark dari dulu sih…. mark tuan sama mark lee sm rookies… duh yang namanya mark tuh orangnya semua kayaknya ganteng dan mempesona dihhh… seneng deh baca ff yang dua duanya bias…
    agak greget sama hyuna dkk… entahlah ngerasa pas aja perannya disini jadi antagonis #maapbuatfansnyahyuna
    moga moga aja soo unnie mau nerima mark…. dan mereka hidup bahagia😀 yeeay
    udah dulu cuap cuapnya…. maaf kak baru baca…

  19. udah lama ga liat grub unni ._. ternyata ada ff baru ._.
    unniii, ini ceritanya bagus bgtttt ^o^ aku suka pas bagian di kolam renanggg
    ughhh, so sweet bgt. ayo soo unniiiiterimaa mark ajaaaaa
    rada kesel ama si trio cewe itu -_- heung unniiii semangat yaaa ada mark disisi muu!!!

    oh iya kak baru ini aku ketemu sama ff pairnya sooyoung ama mark, duhh suka bgt kyk pas gitu. terus berkarya ya unniii ^^ aku tunggu yg lainn ^^

  20. fitri summer berkata:

    Baru buka blog jadi baru tau ada ff baru.
    Wahhh jarang2 cast nya mark & sooyoung.
    Wihhh mark disini perhatian bgt.
    Hyuna jahat bgt ama soo.
    #nice

  21. yuki-chan berkata:

    Ekhem. Maaf baru baca skrang kk hanif xD. Itu td digrup karna kk hanif promote, aku baru tau :v. Wuahhh, akhirnyaa, baru kali ini aku baca ff sooyoung-mark. Ih si naeun, namjoo dkk kejem amat jd hoobae:v. Kerenn kak. Jd penasaran soo mau bilang apa xD. Eh, btw, pw nya bagi2 yo kak xD Nice ff!! Keep writing!! ^^

  22. nurafrianti berkata:

    mark cwok bgt yaa belainnya, ngancemnya bikin merinding jg wkwkv
    aku suka deh
    soo mahasiswa abadi kasian juga
    semangat buat author nya yg berkarya, yg meluangkan waktu nya untuk ngbuat cerita buat kita 🙂

  23. Haiya… si Mark pdkt-nya ngebut banget..
    Tau-tau udah nembak aja nih.
    Sooyoung terima dong Mark-nya, udah ganteng masih berondong lagi😀
    Eh ini udah ada part akhir nya yah,, kudet nih thor..
    Omong-omong aku minta pw part akhirnya dong thor🙂

  24. NAzz berkata:

    Baru buka blog ini lgi stlah skian lama saya menghilang.
    Thanks bnget dah bkin ff mark-sooyoung (langka bnget soalnya)
    Ff nya keren bnget. Smangat min!! Ditunggu ff lainnya

  25. NAzz berkata:

    Sudah skian lama saya tidak bca ff lgi.
    Akhirnya ada jga ff mark-sooyoung (langka bnget soalny)
    Thanks buat author yang udah buat ff keren kya gini + dah bikin ff mark-sooyoung. Semangat buat author, ditunggu ff lainnya

  26. ismi khaerin berkata:

    Udah lama aku gak mampir ke blog ini , huft gra2 udh kelas XII tugas makin numpuk , dan mulai fokus sma UN ,ya jdi gak ngebrowser.:(
    Anyway aku jga iseng mampir nh , spa tau ajah ada ff baru , lah trnyata emang udah ada ff byak di bog kakak nih.
    Sperti biasa byasanya q tuh lihat2 judul dulu dan yap , langsung tertariknya ke ff ini di bandingin ke traffic lightnya.
    Cerita kali ini kyaknya simple aja . Yah konfliknya ringan(yaiyalah, namanya aja twoshoot).konfliknya jelas bgt dpet di baca dgn mudah, tpi kakak bwain critanya jga gak mbosenin kok ,
    Disini kyak biasa si pemeean cowok bkalan tertarik sma si pemeran utama cewek, dg rasa care / kagum sma khdupan si cwek yang dibuly di lngkungan sklhnya , dan mark di buat penasaran sma pnyebab soo un gak ‘lulus'(?). Bertahun2 netep di kampus… dan dsitu ada si quinkaa skolah nya yang suka ngebuli dan merintah soo unni. Akusih pertama toleran aja kalo naeun & hyuna jdi jerk. Tpi dsini si NAMJOOo..omaigat inikan bias gw di APinK kok ikut2an .pdhl nh kalo menurutke muka2nya namjo gak pante kalo di kasih peran antagonos kyak gini. Tpi gak pp dink lh ini jga storylinenta yg buat kakak kok aku mlh gak trima(gak ding).heheheh:V
    BTw kak kik MAShA kagak di lanjutin sh , pdhl MASHA tuh favorit aku loh ! Please lanjutin dong kak yahyahayah”

    He. Udh deh ckup dsini aha komen ku , udh byak bgt…ckckck

  27. ismi khaerin berkata:

    Udah lama aku gak mampir ke blog ini , huft gra2 udh kelas XII tugas makin numpuk , dan mulai fokus sma UN ,ya jdi gak ngebrowser.:(
    Anyway aku jga iseng mampir nh , spa tau ajah ada ff baru , lah trnyata emang udah ada ff byak di bog kakak nih.
    Sperti biasa byasanya q tuh lihat2 judul dulu dan yap , langsung tertariknya ke ff ini di bandingin ke traffic lightnya.
    Cerita kali ini kyaknya simple aja . Yah konfliknya ringan(yaiyalah, namanya aja twoshoot).konfliknya jelas bgt dpet di baca dgn mudah, tpi kakak bwain critanya jga gak mbosenin kok ,
    Disini kyak biasa si pemeean cowok bkalan tertarik sma si pemeran utama cewek, dg rasa care / kagum sma khdupan si cwek yang dibuly di lngkungan sklhnya , dan mark di buat penasaran sma pnyebab soo un gak ‘lulus'(?). Bertahun2 netep di kampus… dan dsitu ada si quinkaa skolah nya yang suka ngebuli dan merintah soo unni. Akusih pertama toleran aja kalo naeun & hyuna jdi jerk. Tpi dsini si NAMJOOo..omaigat inikan bias gw di APinK kok ikut2an .pdhl nh kalo menurutke muka2nya namjo gak pante kalo di kasih peran antagonos kyak gini. Tpi gak pp dink lh ini jga storylinenta yg buat kakak kok aku mlh gak trima(gak ding).heheheh:V
    BTw kak kik MAShA kagak di lanjutin sh , pdhl MASHA tuh favorit aku loh ! Please lanjutin dong kak yahyahayah”

    He. Udh deh ckup dsini aha komen ku , udh byak bgt…ckckckk

  28. Uhh mark sweet banget mau belain sooyoung dari nenek lampir #upsss
    Semoga nanti sooyoung mau nerima mark tanpa memikirkan status sosial mereka
    Oh ya aku boleh minta pw part 2 nya??
    Please kirim ke sini ya ( 089650956676)
    Please kirim pw nya ya thor .. gomawo

  29. slvvr berkata:

    Udah lama gak baca ff gara-gara fokus UN.ummm mark sweet banget😊 terutama pas bgian ngeringin rambut soo di punggir kolam .btw cast nya unik(mark x soo).magat yah thor 😉

  30. Chansoo berkata:

    Astaga mark kamu so sweet banget !! Gue suka gaya lo!! Aku pada mu lah 😂
    Duh nice ff banget, ceritanya simpel tapi manis, bikin readers ke bawa suasana sampe baper. Dan yaa mendadak aku jadi suk a pairing satu ini mark- sooyoung. Jujur nih ini ff pertama yg aku baca dengan main cast sooyoung – bap. Dan bikin aku langsung sukaaaaaaaaa .jujur aja aku gak begitu tau soal bap (kudet banget gue😂) biasanya cuma baca ff sooexo dan pairing SM boys lainnya. Dan berhubung kamu udh bikin aku jatuh cinta sama ff kamu ini. Mungkin ku bakal sering2 baca2 di blog ini.😍
    Oya aku pembaca baru di, chansoo imnida. Bangapta ☺☺

  31. sooexoyoung143 berkata:

    kyaaaaaaa~ rasanya sih gue udah comment, tpi gue mahu komen lgi.duh eonn, another feels ff. ngomong ngomong apa akan terjadi sama hyuna and the gangs. Yah ku harap sih dia berlutut di depan Sooyoung. Ihh jahat bngetkok.

  32. Rabiah berkata:

    Jahatnya hyuna.. tidak berhati perut.. enak aja menyuruh nyuruh org ..sooyoung onnie dont give up..fighting..by da way mark so manly.. 😍

  33. Wait wait wait >< aaaaa akhirnya ada ff yang castnya Sooyoung Mark. Ini tuh sweet banget dari sisi Mark nya, perhatiannya ituloh yang bikin melting. Nyesel deh waktu cek wp kakak kemaren cuman fokus ke and one, padahal ini erghhh keren banget.

    Mark gantle deh aku makin cinta. Dari beberapa hal yang bikin orang baper sendiri, gak usah disebutin satu satu deh, But yang paling disuka itu part Mark belain Sooyoung dari Hyuna. Yang waktu nyari kalung itu loh. Terus, terus, ngebayangin mark saking carenya sama Sooyoung itutuh bikin gue gigit jari. Apalagi pas Sooyoung bilang gak usah peduliin dia, terus mark bilang 'But i love You' itu rasanya mau banting hp deh.

    Duhhh ditembak tuh soo, terima aja. Tapi yang kecebur barusan ngeharapnya ada kissing sih, nafas buatan gitu loh wkwkwk

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s