Black Flower (One Shoot)

TITLE : Black Flower (One Shoot)

CAST :

  • Choi Sooyoung SNSD
  • Choi Junhong (Zelo) B.A.P

fghfj

OTHER:

  • Shin Sekyung
  • Find by yourself

GENRE : Sad, Romance, Fluffy, Songfic, Mystery

SONG BY: AKB48 -> Download MP3 (Disarankan untuk mendengarkan lagu ini saat membaca)

RATTING : PG 15

CREAT BY : H-BY

.

NB :

  • Maaf jika terdapat banyak kesalahan dalam penulisan (Typo)
  • Maaf jika terdapat kata-kata kasar/ menyinggung
  • Maaf jika terdapat kesamaan cerita
  • DON’T BE SIDER
  • DON’T BE PLAGIAT

.

Happy Reading

jkgut2

#Black Flower#

Baca lebih lanjut

Age [One shot]

TITLE : Age [One shot]

CAST : Sooyoung SNSD, zelo B.A.P, jieun SECRET

GENRE : romance

RATING : PG 15

———

NB : Maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan atau terdapat kata-kata yang tidak berkenan dihati

———-

Happy reading and please don’t be siders

———-

JUST CALL ME NOONA

NORMAL POV

Sooyoung berlari mencari ruang ganti snsd.lagi-lagi dia harus berangkat sendiri karena harus melakukan pemotretan dulu di salah satu majalah fashion

“brukkk” saat dia berbelok koridor,dia malah menabrak seseorang

“oh.. sooyoung-ssi mianhamnida..” kata orang yang ditabrak sooyoung itu.ternyata dia adalah jieun SECRET.

“nde gwenchana jieun-ssi..” kata Sooyoung lalu mendongak.dia sedikit terkejut menyadari jika jieun sedang bersama namja yang sangat ia kenal.mereka bertatapan beberapa saat sebelum sooyoung berdiri.

Sooyoung terdiam melihat namja itu menolong jieun berdiri.perlakuannya terlihat begitu lembut

“baik sekali dia..” kata soyoung kesal.

“sekali lagi aku minta maaf sooyoung-sii..” kata jieun lalu sedikit membungkuk.

“anhi..akulah yang salah karena sedang terburu-buru…mm..mianhae,aku harus segera pergi jieun-sii,zelo-ssi..anyeong..” sooyoung membungkuk sedikit lalu segera pergi dari sana

Sooyoung terhenti saat dia melihat member B.A.P berjalan dari arah berlawanan.dia menghela nafas lalu kembali berjalan seolah tak ada apa-apa.

Saat bersisipan mereka hanya saling membungkuk sejenak.

Zelo mengeryit.dia menoleh kebelakang dan melihat punggung sooyoung yang kini sudah tidak terlihat karena sooyoung sudah masuk keruangannya.

“zelo-ya..a ap kalian sedang bertengkar? Kenapa kalian sama sekali tidak melempar senyum?” Tanya jongup

Zelo mengeryit,”anhi..,bahkan beberapa hari yang lalu kita baru pergi ke lotte world”

“mungkin dia lelah junhong-ah..” kata yongguk.

———–

“noona…” panggil zelo.sooyoung yang sedang berbaring disofa kini langsung duduk karena terkejut

“ohh.. zelo-ssi? Apa yang kau lakukan disini?” Tanya tiffany.

Zelo membungkuk sopan pada member snsd lainnya.

”mianhamnida sunbanim…,aku ingin bicara dengan sooyoung noona” kata zelo.sooyoung mengeryit

“ada apa?” Tanya sooyoung dingin.

“bisakah kita bicara diluar?” Tanya zelo.

“aku harus bersiap untuk pergi kelokasi syuting..” kata sooyoung.

“ya.. sooyoungie.. kenapa kau seperti itu? namjachingumu sudah rela kesini untuk menemuimu” kata yuri sambil melepas alis bulu matanya.

“benar.. lagipula kita keluar satu jam lagi..”  sambung yoona.

“haaaaaaahhhhsss mereka itu temanku atau teman zelo sih” batin sooyoung kesal.diapun akhirnya berdiri dan menghampiri zelo

“kajja…” katanya malas.

————-

“noona.. apa aku melakukan kesalahan? aku tahu kau sedang marah denganku..” tanya  zelo

Sooyoung yang sedang menatap jalan raya yang terlihat kecil dari atas sana kini menoleh pada zelo

“anhi…” kata sooyoung.

Zelo menghela nafas.jika seperti ini dialah yang terlihat lebih tua

“ayolah noona,jangan seperti ini..” mohon zelo.dia meraih tangan sooyoung yang dingin itu lalu menggenggamnya.

“aku lelah junhong-ah…,berpacaran denganmu sungguh bukanlah hal mudah” kata sooyoung lalu menunduk.

Zelo mendekat pada sooyoung hingga kini badan mereka bersentuhan.”kenapa kau bicara seperti itu?” Tanya zelo

Sooyoung lagi-lagi menghela nafas, “kau baru berumur tujuh belas tahun,sedangkan aku…,” sooyoung terhenti.

“aku sudah berumur dua puluh tiga,zelo-ya… jarak umur kita terlalu jauh,bagaimana jika fansmu tahu kau berpacaran denganku? Mereka pasti tidak terima…”

“lalu netizen, apa yang akan mereka ank au setelah tahu hubungan kita ini?,mereka pasti akan berkomentar ’zelo-ya..kau seperti berpacaran dengan seorang ajhuma?’ atau ‘bagaimana bisa kau pacaran dengan yeoja yang seumuran dengan leadermu?’ ” kata sooyoung

Zelo terdiam dan masih menatap sooyoung,sooyoung kini diam menatap zelo.”kenapa dia tak bicara apa-apa?” batinnya

“sudah?” ank  zelo.sooyoung mengeryit

“bwo?”

“hanya itu kan?” Tanya zelo lagi

“maksudmu?” sooyoung semakin tak mengerti

“hanya masalah umur kan?”

“hanya kau bilang? Karirmu mungkin bisa terganggu karena aku..”

“terganggu bagaimana? Semenjak bersamamu,aku semakin bersemangat…aku selalu termotivasi,aku selalu bahagia meski semua ini terasa sangat sulit dan melelahkan,itu karenamu noona…,” kata zelo meyakinkan.Sooyoung terdiam,entah kenapa pipinya memerah mendengarnya.

“kita sudah bertahan selama setengah tahun,kenapa kau berubah pikiran hanya karena alasan umur kita yang terlampau jauh, hanya karena takut mendengaran komentar buruk dari orang-orang?” kata zelo lembut

Sooyoung langsung terdiam menunduk mendengar kata-kata itu.zelo membelai rambut sooyoung lembut

“ayolah noona…,jika kita saling mencintai,umur tak akan menjadi penghalang..,aku mencintaimu ank au mencintaiku, itulah yang paling penting” kata zelo sambil menatap sooyoung dalam

“mianhae junhong-ah…,”kata sooyoung yang merasa bersalah.zelopun meringkuh tubuh kurusnya.

Sooyoung memejamkan matanya sambil merasakan kehangatan dari pelukan zelo.dan Merekapun terdiam beberapa saat dalam posisi seperti itu.lalu Zelo melepaskan pelukannya dan kini menatap mata sooyoung.

“dan jangan suka berfikir negative,mungkin saja setelah tahu hubungan kita,mereka akan berkomentar ‘mereka sama-sama tinggi’ atau ‘mereka sama-sama lucu dan imut’ atau bisa juga ‘pesona marga choi,mereka sangat serasi’” kata zelo mencairkan suasana. sooyoung tertawa kecil lalu mengangguk

zelo memposisikan diri disamping sooyoung,mereka menatap gedung-gedung tinggi yang terlihat indah saat malam hari karena lampu-lampu gedung itu.

Dengan sedikit ragu,zelo merangkul pinggang ramping sooyoung.awalnya sooyoung terkejut,tapi dia tersenyum setelah itu

I’m a badman~~~”

Tiba-tiba handphone zelo berbunyi.zelo segera meraih handphonenya dan melihat siapa penelphone itu

“nde jieun noona..?” sapa zelo.sooyoung yang mendengar nama itu langsung terdiam.dia sedikit menjauh dari zelo

“lagi-lagi dia..” gumamnya pelan dan nadanya terdengar sedikit kesal.zelo segera menoleh karena ternyata dia mendengar apa yang dikatakan sooyoung

“baiklah noona..aku akan segera kembali kesana..nde anyeong..” zelo bicara dengan jieun tapi tatapannya tertuju pada sooyoung yang kini sedang melihat jalan raya.dia seolah tak perduli dengan apa yang dikatakan zelo dan dengan siapa zelo bicara

“noona…”

“kembalilah..” sahut sooyoung tanpa menoleh pada zelo

“apa kau marah..?” Tanya zelo yang merasa tidak enak

Sooyoung menoleh,”anhi..kembalilah,dia sudah menunggumu kan? “ kata sooyoung dengan senyum terpaksa

Zelo menghela nafas,”haaah selalu saja begitu..” kata zelo

Sooyoung hanya diam,zelo berjalan kebelakang sooyoung lalu melingkarkan tangannya keperut sooyoung.dagunya ia sadarkan pada pundak sooyoung dan pipi mereka bersentuhan

“aku tahu,sebenarnya kau marah karena jieun noona kan? Bukan karena masalah umur kita..” bisik zelo

Sooyoung sedikit terkejut,”an..anhi…”sangkalnya.zelo menghembuskan nafas.membuat sooyoung sedikit merinding karena nafas itu menyapu kulit lehernya

“kau percaya padaku kan noona…,jieun noona sudah kuanggap seperti noonaku sendiri,bukan hanya jieun noona tapi semua member secret sudah seperti keluargaku sendiri..” kata zelo.sooyoung hanay diam

“ayolah noona…,jika seperti ini akulah yang jadi terlihat tua” kata zelo dengan nada sedih.

“hhhhhh…,ya ya ya aku percaya padamu” kata sooyoung.

“Aku tidak percaya..kau masih belum percaya padaku” kata zelo

Sooyoung membalikan badanya lalu menatap zelo kesal,“kubilang aku percaya padamu!!” kata sooyoung dengan nada sedikit membentak.

“bagaimana aku percaya ucapanmu jika kau seperti itu” kata zelo.sooyoung mendengus

“CHU~~” sooyoung berjinjit lalu mencium pipi zelo sekilas.zelo sedikit terkejut,tapi tentu saja dia sangat senang mendapatkannya.

Zelo menatap sooyoung,sedangkan sooyoung mengulum senyum karena sedikit mali dengan apa yang sudah ia lakukan

“lihat.!! aku menciumu,bukankah itu bukti yang cukup jika aku percaya dengan namjachinguku?” kata sooyoung

Zelo menggeleng pelan dan membuat sooyoung mengeryit tak mengerti

“tapi begini…”

Zelo mendekatkan wajahnya pada wajah sooyoung lalu mencium bibir sooyoung lembut.Sooyoung memejamkan mata dan mulai membalasnya

Beberapa saat kemudian mereka saling melepaskan diri lalu tersenyum

“choi junhong,kau masih berumur tujuh belas tahun,kau tidak boleh mencium yeoja sembarangan” kata sooyoung bercanda

Zelo tertawa kecil,”hehe tapi sebulan lagi aku berumur delapan belas tahun,apa itu berarti aku boleh menciumu setiap saat?” goda zelo

“PLAKKK!!” sooyoung memukul dada zelo pelan

“dasar mesum!!”

***** THE END *****

————

mian membosankan

tetep ditunggu tanggapannya, jangan jadi siders ya

soalnya kalo kulihat yang baca di blog ini cukup banyak,tapi kenapa jarang yang mau menghargai tulisan author meski dengan sekedar koment

My Naughty Brother (Part 6)

TITLE : My Naughty Brother (Part 6)

CAST :

  1. choi sooyoung [19]
  2. choi junhong (zelo) [16]
  3.  lee minhyuk  [19]
  4. Kim jongin (kai) [16]

GENRE : family, romance, school life

RATING : PG 15

NB :maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan,maaf jika ada kata-kata kasar/menyinggung.

—-

Happy reading and don’t be siders ^^

—-

mnbsrwy5t

Sooyoung dan zelo segera berlari memasuki restaurant bibi hyejin.sejak dari Seoul, genggaman tangan mereka tidak pernah terlepas.

Meski zelo tahu dia bukan anak kandungnya,tapi tetap saja dia ingin bertemu dengan sosok yang sudah merawatnya sejak kecil itu

Sekilas zelo menoleh pada sooyoung yang terlihat sangat bersemangat untuk menemui omma.

“semoga dengan kembalinya omma.. kau bisa hidup lebih baik lagi noona”batin zelo

Mereka segera menghampiri bibi hyejin yang sedang duduk bersama seorang ajhushi

“bibi..” sapa sooyoung.sooyoung dan zelo segera membungkuk pada keduanya

“oh sooyoung-ssi zelo-ssi.. kalian sudah datang,silakan duduk”kata bibi hyejin

Merekapun duduk,Sooyoung maupun zelo kini menatap seorang ajhushi berkaca mata yang juga sedang tersenyum pada keduanya

“pasti kalian sooyoung dan zelo…” kata paman itu sambil tersenyum

“nde..”jawab soo dan zelo bersamaan

“apa anda paman yongdae?”Tanya sooyoung.paman itu mengangguk

“kau sungguh cantik.. sama seperti ommamu…”kata paman itu.

“ga.. gamsahamnida paman..”kata sooyoung lalu membungkuk lagi

“mm.. maaf kudengar anda bertemu dengan omma kami..” Tanya zelo

Paman itu mengangguk,”kalian pasti sangat merindukannya..”

Soo dan zelo mengangguk,”apa paman juga tahu dimana omma kami sekarang?”Tanya sooyoung

Paman itu menoleh pada bibi hyejin,mereka saling bertatapan dengan ekspresi yang terlihat sedih.

“ada apa Ini?”batin sooyoung

“paman..”

Paman itu menatap sooyoung,”aku tahu… ayo!! kalian ikut aku” ajak paman itu

————

Sooyoung pov

Aku sedikit bingung dengan tempat yang kami datangi sekarang.

Aku melihat kekanan dan kekiri.terlihat beberapa orang menangis dengan begitu keras lalu tiba-tiba tertawa.ada juga yang sedang berlarian sambil membawa boneka.ada juga yang sedang menari-nari tidak jelas

Kuharap apa yang kupikirkan saat ini tidak menjadi kenyataan.sungguh aku benar-benar khawatir dan panik

“greebbb” aku merasa sebuah tangan menggenggam tanganku dengan lembut dan hangat. biasanya hal itu dilakukan minhyuk saat aku mendapat masalah.tapi tentu saja orang itu bukan minhyuk.orang itu adalah zelo

Entah kenapa,genggaman zelo terasa jauh lebih menenangkan daripada genggaman minhyuk atau himchan.

Zelo menatapku sambil tersenyum,aku balas tersenyum padanya.

Kami terhenti pada sebuah ruangan.lalu tiba-tiba seorang petugas membuka kunci pintu itu

Kami pun masuk.dan aku melihat seorang yeoja sedang menatap keluar jendela dan membelakangi kami.rambutnya terlihat berantakan dan dia memakai baju pasien.aku mengeryit

“anhi.. Tuhan jebal,kuarap itu bukan omma” batinku

“youngsun-ah..”panggil paman yongdae.aku dan zelo saling bertatapan

Lalu aku segera menghampiri yeoja itu.aku berlutut agar bisa melihat wajahnya

“DEG” jantungku serasa berhenti saat mengetahui bahwa yeoja itu benar-benar ommaku.

“o..ommaaaa…” kataku lirih,aku menutup mulutku karena tak percaya dengan apa yang aku lihat saat ini

Dan omma hanya menatapku sambil diam.diam dengan tatapan kosong,diam seolah dia tak melihat siapa-siapa.diam seolah aku ini bukanlah anaknya

Aku segera memeluknya,sungguh aku benar-benar merindukan omma,sangat merindukan omma

“hhh’.. ommaaaa…hhh’ o..ommaaaaaa” air mataku mulai jatuh.aku terisak,aku ingin menangis dengan lepas tapi dadaku terlalu sesak.

“beginikah kehidupanku Tuhan? Setelah appaku meninggal kenapa omma juga jadi seperti ini? Kenapa Tuhan?”

“hihihihihihihihiiiiiiii… sooyoungie?” tiba-tiba omaku tertawa sambil memanggil namaku.aku melepaskan pelukanku lalu menatapnya.dia menatapku sambil memainkan rambutku

“iya omma.. aku sooyoung…”kataku padanya.

“mana appamu? Hh..Apa.. dia tidak ikut..? huu’.. DIMANA..DIMANA DIA?!!!DIMANA SUAMIKU??!!… AKU MERINDUKAN SUAMIKUUUUU!!!! ” tiba-tiba omma berteriak histeris

“omma..omma tenanglah” kataku sambil memegangi kedua lengannya.zelo dan paman yongdae ikut membantuku

“LEPASKAN AKU!! AKU INGIN BERTEMU SUAMIKU!!! DIMANA SUAMIKUUUUUU KYAAAAA!!!”omma berteriak lagi

Hatiku benar-benar sakit melihat semua ini,melihat keadaan ommaku yang begitu menyedihkan ini

“PRANKKKK!!!” omma mulai mengamuk,dia memecahkan vas bunga yang ada disana.

“omma…hhhikksss’ ommaa tenanglah..”kataku terus berusaha menenangkannya.tapi tentu saja hal itu tak akan berhasil.dia sama sekali tidak mengingat siapapun

“sooyoung-ssi mundurlah,”kata paman yongdae sambil terus berusaha memegangi ommaku agar tidak mengamuk

Aku mundur hingga tubuhku menatap tembok.Aku menutup mulutku yang tergagap seakan tak bisa berkata,aku terisak semakin keras,air mataku jatuh semakin deras melihat omma seperti itu.

dia berteriak dan menghancurkan semua yang ada dihadapannya.dia menngobrak-abrik selimut dan kasurnya.dia juga memecahkan benda-benda yang ada disana

“ommaaa.. hhh’ o.. ommaaaa” isakku.sungguh aku ingin pingsan melihat hal itu.tapi mataku tetap terbuka dan memaksaku untuk melihat semua ini

Zelo segera menghampiriku lalu meringkuh tubuhku erat.

“noona…” katanya lirih.sepertinya dia juga menangis melihat omma seperti itu

“hhhi’ hhhi’ omma.. hhi’……” aku terus terisak,aku masih bisa melihat petugas rumah sakit jiwa itu datang dan mulai menenangkan omma.dan mataku membulat saat melihat petugas itu membawa suntikan yang cukup besar

zelo memutar tubuh kami sehingga kini dialah yang melihat omma dan aku yang membelakangi omma.

“KYAAAAAAA” aku mendengar ommaku berteriak kesakitan.aku menutup mataku karena tidak tahan mendengarnya

Zelo pov

aku memutar tubuh kami sehingga kini akulah yang melihat kearah omma sedangkan sooyoung noona membelakanginya. sebenarnya aku juga tidak kuat melihat semua itu.tapi aku yakin sooyoung noona akan lebih sakit dan sedih jika melihatnya

aku melihat petugas itu mulai menyuntik lengan omma

“KYAAAAAAA”, omma berteriak kesakitan.aku memejamkan mataku

“KYAAAAAAAAAAA APPPOO…!!!” rintih ommaku lagi.

“Ya Tuhaaan” aku menunduk dan mengeratkan pelukanku pada sooyoung noona yang terdengar semakin terisak.

“hii’… hi’… hi’..”Dia hanya menangis dan terus menangis,badannya bergetar,membuat hatiku semakin sedih dan prihatin padanya.

“bagaimana bisa dia mengalami kehidupan yang kejam seperti ini Tuhan?” batinku

“noona.. gwenchana..hhh’ tenanglah” bisiku menenangkanya.saat ini hanya itu yang bisa kulakukan untuknya

“suamiku.. apa dia menemui minah!!!!!! MINAH KEPA**T!!! MANA MINAH?!! AKU HARUS MEMBUNUHNYA!!!” Aku terdiam mendengarnya,dia pasti membenci ommaku..dan dia pasti juga sangat membenciku.

———–

Normal pov

“aku bertemu dengannya dijalan dan keadaannya sudah seperti itu..” kata paman yongdae

“aku berniat mengantarnya…,tapi saat kutanya, dia diam saja.dia bahkan sudah tidak mengenalku..,dia hanya menangis sambil memanggil ‘suamiku suamiku’ “ lanjutnya

Sooyoung dan zelo terdiam,”jika dia tidak mengenal paman,kenapa paman bisa tahu nama kami?” Tanya zelo

Paman yongdae menghela nafas,”aku pernah tidak sengaja bertemu dengannya beberapa tahun yang lalu…,dia menceritakan semuanya,dan dia bilang… dia… sudah tidak kuat berada dirumah,dia takut.. jika dia akan semakin menyakitimu”kata paman yongdae sambil menatap zelo.

Zelo terdiam,”jadi dia memang tidak pernah menyukaiku..”kata zelo sedih.sooyoung segera merangkulnya

“kau salah,dia sangat menyayangimu.. tapi karena rasa bencinya terhadap ommamu lebih besar makanya dia seperti itu” sangkal paman yongdae

Sooyoung mengangguk setuju.lalu mereka terdiam beberapa saat dalam pikiran masing-masing

“ngg.. sooyoung-ssi bisakah kita bicara sebentar..” kata paman yongdae.sooyoung menoleh pada zelo yang sedang menatapnya

“kalau begitu.. aku tunggu diluar noona..”kata zelo lalu segera keluar dari café itu

———–

Sooyoung dan zelo terpaksa naik kereta karena bus malam sudah tidak ada yang menuju Seoul.

Sooyoung menatap keluar jendela dengan tatapan kosong,entah apa yang ada dipikirannya saat ini.Pikiranya sudah terlalu penuh dengan konflik dan masalah.

“hhhhhhaahhh” dia menghela nafas berkali-kali.

“dia pasti sembuh…” tiba-tiba zelo angkat bicara.sooyoung menoleh pada adiknya itu

“onje?” Tanya sooyoung.zelo terdiam

“molla.. tapi kita harus meyakini itu kan noona?” kata zelo lagi.sooyoung terdiam menunduk

“aku…,lelahhh junhong-ah..”kata sooyoung lirih

Zelo kini duduk dihadapan sooyoung,dia meraih tangan noonanya lalu menggenggamnya erat

“ingatlah,kau masih punya aku noona…,aku akan menjadi kakimu jika kau lelah berjalan,aku akan menjadi matamu jika kau lelah melihat semua kejadian buruk,aku akan menjadi telingamu jika kau lelah medengarkan kata-kata yang membuatmu sedih,aku akan menjadi hatimu jika kau merasa tersakiti,aku akan menjadi apapun untukmu…”bisik zelo

ewferg

“DEG..” sooyoung merasa jantungnya berdetak cepat mendengar kata-kata itu.dia sedikit tak percaya zelo bisa berkata seperti itu padanya.

“yang perlu kita lakukan sekarang adalah berusaha dan terus berusaha,,^^”lanjutnya

——***——–

“ajhuma..” panggil kai.sooyoung hanya diam dan terus berjalan keluar sekolah

“YAH AJHUMA!!!”panggil kai lagi.sooyoung mendesah kesal lalu membalikan badan

“AKU PUNYA NAMA DAN AKU PUNYA TELINGA!! JADI JANGAN BERTERIAK PADAKU SEPERTI ITU!!!”kata sooyoung marah.kai langsung terdiam mendengarnya.

Sooyoung berjalan lagi,saat ini yang ingin dia lakukan adalah diam dan diam.

“sooyoung noona.. sooyoung noona mianhae…” kai terus mengejar sooyoung dan meraih tangannya.

Sooyoung membalikan badan sambil menatap kai malas,”apa maumu?”Tanya sooyoung

“apa kau baik-baik saja? Kau terlihat berubah”Tanya kai

“itu bukan urusanmu…,kim jongin sebaiknya kau menjauh dariku,aku tidak akan menanggapi semua yang kau lakukan padaku” kata sooyoung.kai terdiam

“wae? apa karena aku pernah menyakitimu?kau membenciku?” tanya kai pelan.

“anhi..”

“lalu?”

“karena aku lelah..,aku lelah menanggapimu..,selama ini kau selalu bermain-main denganku ataupun adiku,dan itu hanya  membuang waktuku,kau hanya melakukan sesuatu yang menyenangkan bagimu tapi kau tak pernah memikirkan akibatnya” kata sooyoung.kai tercekak mendengarnya

“kau tidak pernah memikirkan perasaanku ataupun adikku..,kau tidak tahu bagaimana keadaanku dan zelo sekarang kan? Yang kau pikirkan adalah.. kami lelucon paling menyenangkan dihidupmu,benarkan?” Tanya sooyoung.

Kai semakin tertohok mendengarnya,”aa.. aku..”

“sudahlah,lebih baik kau jauhi aku dan adiku,jangan ganggu kami lagi..” kata sooyoung lalu segera pergi

“noona!!” kai kembali memanggil.sooyoung berhenti namun tidak menoleh

“saranghae..” kata kai.mata sooyoung terbelalak seketika.

“apa yang dia katakan? Saranghae?”batin sooyoung.

“Anhi..aku sudah bertekad tidak memikirkan cinta,”kata sooyoung pada dirinya sendiri

“itu hanya cinta sesaat..!! sebaiknya kau lupakan saja perasaanmu itu,aku tak akan menanggapinya” kata sooyoung lalu kembail berjalan meninggalkan kai.tapi langkahnya terhenti lagi

“anhi!!ini bukan cinta sesaat!! Aku tidak pernah begini sebelumnya!! Aku tidak pernah insomnia karena memikirkan seorang yeoja sebelumnya..!! aku tidak pernah mau bekerja keras demi mendapatkan yeoja sebelumnya!! Biasanya aku mendekati yeoja dengan uang,tapi tidak denganmu!! Aku berusaha berubah menjadi baik demi mendapat hatimu!! jebal berikan aku kesempatan!!” kata kai

Sooyoung menghela nafas, ” mianhae jongin-ah,aku hanya menganggapmu adik,Tidak lebih!!” kata sooyoung lalu segera pergi

Kai terdiam,”kenapa sakit?kenapa kata-kata biasa itu terasa sangat sakit bagiku? Apa ini karma?”batin kai

————-

“noona..”panggil zelo sambil membuka kamar sooyoung.terlihat sooyoung berbaring diatas ranjangnya

Dia masuk dan memastikan jika noonanya benar-benar tidur,dia duduk ditepi ranjang sooyoung

“hhhhnnnnn” dia menghela nafas sambil melihat noonanya yang tertidur pulas

Dia tersenyum,”begitu cantik..,begitu tenang.., seperti angel..,memangdangnya membuat hati menjadi damai..” batinya entah sadar atau tidak

“seseorang yang bisa bersading denganmu pasti sangat bahagia,andai aku juga bisa………eh?” zelo terkejut mendengar perkataannya sendiri

“ada apa denganku?” batin zelo sambil memegangi dadanya yang mulai berdetak cepat lagi

Lalu dia terkejut saat sooyoung melenguh dan menyebabkan selimutnya terbuka.

Dan mata zelo membulat saat melihat baju noonanya yang terbuka sedikit sehingga menampakan perut sooyoung yang putih

Zelo pov

Aku terkejut saat sooyoung noona melenguh dan membuat selimutnya terbuka.aku jadi bisa melihat baju noona yang terbuka sedikit dan menampakan perut indahnya yang ramping dan putih

“DEG DEG DEG DEG” aku terdiam,aku sering melihat hal seperti ini sebelumnya.tapi setelah tahu jika sooyoung noona bukanlah saudaraku, aku jadi gugup.entah kenapa aku jadi sering berdebar melihat noona,aku jadi ingin terus melihatnya dan ikut kemanapun dia pergi.

“ada apa denganku..” batinku lagi.dadaku semakin berdebar

“anhi junhong-ah.. dia noonamu!! Dia noonamu!!” kataku melawan pikiran aneh ini

Aku segera membenarkan selimutnya dan beranjak pergi.

—–***——-

Normal pov

sooyoung menatap lurus kedepan.menatap perbukitan hijau yang terlihat indah dari sana

“appa…” sooyoung memegang batu nisan appanya.

“apa yang harus aku lakukan? Sebentar lagi adalah hari kelulusanku…” kata sooyoung lirih

“siapa yang menemaniku berfoto saat perpisahan nanti?” Tanya sooyoung sedih.

“apa omma sudah sembuh saat aku perpisahan nanti?” sooyoung terus berbicara sendiri dengan makam appanya

Sooyoung menunduk,”appa….,apa aku harus menerima tawaran paman yongdae?”

Sooyoung memejamkan mata untuk menikmati sejenak angin sore yang berhembus dan meniup ujung rambutnya yang panjang

“hhh….tapi… aku mencintainya…,aku… belum bisa… untuk tidak melihatnya,aku belum bisa meninggalkannya appa..”

Dia menatap langit,sejenak bayangan minhyuk muncul disana.bayangan saat minhyuk tersenyum begitu manis padanya.bayangan saat minhyuk selalu memperlakukannya dengan baik

“haaahh benar… aku tidak boleh egois,ini demi omma dan zelo..” katanya lalu menunduk

———-

“zelo..” panggilku sambil berjalan memasuki kamarnya

Zelo yang sedang mngerjakan tugasnya kini menoleh padaku,”nde?”

Aku duduk dipinggir ranjangnya lalu menghela nafas

Aku menunduk sambil melihat ujung kakiku yang terlihat pucat karena kedinginan

“dulu, paman yongdae bicara dengank bahwa dia akan pindah ke Amerika karena pindah tugas,dan dia bilang.. dia ingin menyembuhkan omma disana” kataku.zelo masih diam menatapku

“katanya disana ada rumah sakit yang bisa menjamin kesembuhan omma” lanjutku

“lalu apa yang kau katakan? Apa kau mengizinkannya?”Tanya zelo

Aku mengangguk,”dan dia.. juga mengajak kita…”

“kita?jadi disana kita akan tinggal bersama ajhushi yang baru kita kenal beberapa hari yang lalu?” zelo terlihat sedikit tidak setuju.

“ kau tahu? Setelah itu,aku mengumpulkan informasi tentang paman yongdae dari teman-teman omma…,dan mereka bilang paman yongdae orang yang baik,mereka bilang paman yongdae sangat menyayangi omma bahkan sampai sekarang”kataku meyakinkannya

lagipula… paman yongdae adalah duda..,dia tak punya siapa-siapa lagi sekarang”

zelo menghela nafas,”apa karena itu kau menerimanya?”

“mungkin hidup kita akan sedikit lebih ringan oleh bantuan paman yongdae…,dia akan membiayai sekolahmu” kataku sambil menatap matanya

“sedangkan jika kita tidak menerimanya,aku tidak yakin… bisa membiayai uang sekolahmu.. dua tahun kedepan junhong-ah.. mianhae”kataku merasa sedikit bersalah

Zelo menghampiriku lalu berlutut didepanku.dia mendongak dan menatapku sambil tersenyum

“gwenchana.. jika menurutmu itu baik maka aku akan mendukungnya,yang penting aku ikut kemanapun kau pergi ^^” katanya

—–***——

Normal pov

“sooyoungie.. kau sekarang tidak naik sepeda?” Tanya minhyuk yang menyamakan langkahnya dengan sooyoung. sooyoung menoleh sebentar

“himchan mengantarku setelah aku bekerja” kata sooyoung tanpa menoleh.

“oh begitu…”kata minhyuk pelan.

“apa terjadi sesuatu denganmu? Kau terlihat.. lebih diam..” lanjutnya.

“anhi… “jawab sooyoung singkat.

Minhyuk tersentak mendengarnya,dia tahu pasti terjadi sesuatu dengan sooyoung.dia menghela nafas sambil menatap sooyoung yang terus berjalan

“tappp”  lalu dia menarik lengan sooyoung agar mereka berhenti

“ada apa lagi? aku ingin ketempat kerja…” kata sooyoung kesal.dia menoleh kearah lain

“pasti terjadi sesuatu denganmu kan?ada apa? bicaralah denganku..! jangan seperti ini” mohon minhyuk.dia memiringkan kepalanya kearah pandangan sooyoung.

Sooyoung akhirnya menatap minhyuk malas,“apa yang terjadi? Aku biasa saja kog..,lagipula tahu apa kau tentang aku?” Tanya sooyoung balik.

“sooyoungie…”

“lee minhyuk dengar,yang dikatakan zelo benar… kau terlalu berlebihan dalam memperhatikanku,jangan buat aku berfikir jika kau menyukaiku” kata sooyoung datar

Minhyuk tersentak mendengarnya.dia ingin bicara tapi tidak bisa.ada sesuatu yang membuat lidahnya kelu

“ada apa denganmu?” Tanya minhyuk lagi.sooyoung menghela nafas

“lebih baik kau tidak usah terlalu memperhatikanku,kau… kai.. hanya membuat waktuku terbuang, aku ingin mendapat beasiswa, aku ingin menyembuhkan ommaku yang sekarang sedang terdiam dikamar rumah sakit jiwa!! aku ingin hidup lebih layak…!! Apa aku tidak boleh merasakannya?!!”kata sooyoung.air matanya mulai jatuh

1111111111111

“Aku.. akan membantumu..,jadi biarkan aku tetap seperti ini..,tetap berada disampingmu” kata minhyuk lembut

“siapa kau? Kau hanya tetanggaku dan teman kelasku…, kau akan merasa sakit dan kesulitan jika kau tetap berada disampingku” kata sooyoung

“itu tidak apa-apa bagiku..,yang terpenting aku.. bisa membantumu dan meringankan bebanmu” kata minhyuk. matanya ikut berkaca-kaca.

sooyoung segera menolehkan wajahnya kearah lain.dia tidak mau melihat wajah minhyuk yang terliat sedih saat ini

“jika kau ingin membantuku dan meringankan bebanku,maka menjauhlah dariku,jangan menolongku,biarkan aku sendiri…” kata sooyoung datar

Minhyuk terdiam,”sooyoungie..”

“jebal..” lanjut sooyoung

Minhyuk menghela nafas lalu mendongak,”baiklah.. jika itu maumu,aku akan pergi… mianhae jika selama ini aku hanya membuatmu semakin kesulitan dan tidak nyaman”kata minhyuk sambil tersenyum

Minhyuk pov

backsoung recommended : infinite_only tears

Aku menghela nafas lalu mendongak,berusaha agar air mataku tidak keluar.Sungguh,ini sangat berat untuku.

Menemaninya,membantunya,menghiburnya,membuatnya tersenyum,menenangkan hatinya,itu janji yang aku buat dengan appa sooyoung sebelum beliau meninggal.

Meskipun itu bukan janji,aku tetap ingin selalu melakukannya,aku hanya ingin sooyoung selalu bahagia

“baiklah.. jika itu maumu,aku akan pergi…mianhae jika selama ini aku hanya membuatmu semakin kesulitan dan tidak nyaman”kataku lalu tersenyum padanya.aku segera membalikan badanku dan meninggalkannya.

Aku berhenti melangkah tapi tidak menoleh padanya”dan semoga kau bisa hidup layak tanpa aku” kataku

Aku bukan menyerah,tapi membiarkanya melakukan apa yang membuat hatinya lega.aku tahu dia punya alasan kenapa dia memperlakukanku seperti ini

Sooyoung pov

Backsound recommended: super junior_goodbye my love

“baiklah.. jika itu maumu,aku akan pergi… mianhae jika selama ini aku hanya membuatmu semakin kesulitan dan tidak nyaman” katanya lalu tersenyum padaku.senyuman yang terlihat begitu menyedihkan

dia segera membalikan badanya dan meninggalkanku.Aku menutup mulutku untuk menahan isakan tangisku

dia berhenti melangkah tapi tidak menoleh padaku, ”dan semoga kau bisa hidup layak tanpa aku” katanya

rasanya seperti dilempar batu berton-ton,begitu sakit,begitu sakit melihat namja yang ku cintai harus pergi karena pintaku.harus menjauhiku karena masalahku.

”mianhae minhyuk-ah..” gumamku sambil melihatnya yang semakin lama semakin menjauh dan menghilang dari pandanganku

“hii’ hii’ …”air mataku mulai jatuh,aku terisak.

lee minhyuk,namja seperti malaikat penolong yang diturunkan tuhan untukku.dia selalu ada saat aku sedih,saat aku menangis,saat aku marah,saat aku bahagia,dialah yang selalu menemaniku dalam keadaan apapun.

sungguh ini sangat sulit untuku.jika bisa, aku ingin berlari mengejarnya dan memeluknya.tapi tidak,aku tidak boleh melakukannya.ini harus kulakukan agar nantinya dia terbiasa tanpaku,agar aku juga terbiasa tanpanya

Normal pov

“BEEB BEEB”

“noona handphonemu bunyi” teriak zelo yang sedang memotong daging dimeja makan

Sooyoung yang sedang menyiapkan bumbu kini berjalan mengambil handphonenya

“ne yeobseyo.. paman yongdae?” sapa sooyoung

“sooyoung-ssi.. sekarang aku ada didepan rumahmu.. aku membawa seseorang yang juga ingin kau temui..”

Sooyoung terbelalak,”jinjja? Baiklah aku keluar sekarang paman” kata sooyoung

“paman yongdae kenapa noona?” Tanya zelo

“dia ada didepan.. ayo kita keluar” ajak sooyoung

Merekapun membereskan alat-alat yang tadi digunakan untuk memasak lalu segera pergi keluar

“ckleeeekkk” pintu gerbang terbuka.

sooyoung dan zelo mengeryit saat melihat seorang yeoja cantik berdiri disamping paman youngdae

“siapa dia?”batin sooyoung maupun zelo

Sooyoung dan zelo membungkuk sopan menyapa kedua orang itu.paman yongdae dan yeoja itu balas menbungkuk

lalu tiba-tiba paman yongdae tersenyum,“minah.., dia choi junhong,anakmu” kata paman yongdae pada yeoja itu

Mata sooyoung dan zelo terbelalak mendengarnya

__TBC__

Mian membosankan dan tidak sesuai keinginan kalian.

tetep ditunggu tanggepannya chingu.semakin banyak semakin cepet publish part terakhirnya(part 7) ^^ oke

riquest ff juga boleh,tapi jangan sooyoung-sm soalnya aku ga bisa mendalami hehe 😀