Diproteksi: MY NAUGHTY BROTHER 2 (END- Full Version)

Konten ini diproteksi dengan password. Untuk melihatnya cukup masukkan password Anda di bawah ini:

Iklan

COMPLETE

TITLE : COMPLETE

CAST :

  1. Choi Sooyoung SNSD
  2. Lee Minhyuk BTOB

GENRE : romance

RATING : PG 15

—-

NB :

  • maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan(typo)
  • maaf jika ada kata-kata kasar/menyinggung
  • ff just for fun
  • don’t be plagiat, don’t be siders

—-

anyeong readerdeul ^^ maaf baru bisa update, ini ff special riquest dari salah satu reader setia blog ini hehehe

lagi-lagi alasannya karena saya sudah kelas 3 jadi udah lebih sibuk ngurus tugas sekolah, mian ya /bow/

maaf juga belum update ff hajima/CB/MNB soalnya ff itu terlalu complicated, aku jadi bingung sendiri ngelanjutinnya *plaakkk

—-

Happy reading and don’t be siders ^^

—-

 thgynbh

Di cuaca sepanas ini seorang gadis masih terlihat bersemangat dan bahagia dengan kegiatannya

Dia masih asik mendengarkan mp3 dengan headphonenya, bahkan dia sesekali ikut menggoyangkan tubuhnya dan mengikuti lirik lagu yang sedang ia dengar itu

“lihat dia..! Dia gadis ter aneh yang pernah kulihat di kampus ini..” Gumam naeun pada teman-temannya yang memang sedang duduk tak jauh dari sooyoung

Hanya anggukan dan tatapan heranlah yang di tunjukan teman-teman jieun tersebut

“apa dia benar-benar kakak zelo?..” Lanjut eunji

“ku rasa tidak… bahkan sifat mereka berbalik 180 derajat” lanjut naeun

Dan masih banyak lagi hujatan yang terlontar dari teman-teman satu kampus sooyoung

“dasar..!!” Gumam sooyoung pelan sambil tersenyum.

Meski tidak memperhatikan, sooyoung tetap bisa mendengar semuanya. Dia sengaja merusak satu speaker headphonenya agar dia bisa mendengar ejekan orang –orang itu

Kenapa? Ya… karena baginya ini sangat menyenangkan

“tap!”

Sooyoung mendongak saat seseorang tiba-tiba mengambil headphonenya

Baca lebih lanjut

Happy Birthday [Songfic]

TITLE : Happy Birthday [Songfic]

CAST : Sooyoung SNSD, minhyuk BTOB

GENRE : romance, sad, songfic

RATING : PG 15

SONG BY : B.A.P

———

NB : Maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan atau terdapat kata-kata yang tidak berkenan dihati

———-

Anyeong readerdeul,aku bawa songfic lagi nih*lagi demen bikin songfic

oh iya,ini Pairing request dari salah satu reader,semoga suka ya ^^

dan sedikit curcol aja,lagu happy birthday ini adalah lagu B.A.P yang menurutku paling soo sweet.gak akan nyesel deh kalo download lagu ini ^^

———-

Happy reading and please don’t be siders

HAPPY BIRTHDAY

kygt97u

minhyuk pov

aku keluar dari toko bunga,sejenak aku menghirup aroma bunga tulip putih yang baru saja kubeli

aku tersenyum,”semoga dia suka…^^” kataku lalu beranjak pergi

~~~~~~~~~

Listen babe I’ll dedicate this song for you

Dengar sayang, aku akan mendedikasikan lagu ini untuk dirimu”

..

“tokk tokkk tokkk”

aku membuka pintu kamarnya.aku melihat dia sedang melukis didekat jendela.meski sedikit pucat tapi wajahnya tetap cantik,wajahnya selalu terlihat cantik dimataku.

dia menoleh dan tersenyum padaku,”kau sudah datang?” tanyanya.

aku mengangguk lalu menghampirinya

“kau melukis lagi..?haahh… pasti kau bosan” kataku sambil membelai rambutnya

dia mengangguk,”minho sekolah dan seunghyun oppa juga sedang dinas keluar kota….” katanya

“mianhae soo,..aku juga baru bisa datang sekarang..” kataku menyesal

dia mendongak lalu tersenyum,”gwenchana… kau juga sedang mengurusi skripsi kan ^^,jadi utamakan dulu kuliahmu”

~~~~~~~~

nomu hengbokhan moseup ne yope inneun neo

oneureul gidaryosso noye sengireul

nal boneun noye misoga oh neomu neomu nuni busyeo

nol wiheso nan jo byoreul ttada jugo sipeo

 “Dirimu yang sangat bahagia, yang sedang berada di sampingku

  Aku menunggu hari ini, hari ulang tahunmu

 Senyummu saat memandang ke arahku,Sangat sangat cerah

 Ku ingin memetik bintang bintang itu untukmu”

..

normal pov

minhyuk terus menatap yeojanya yang begitu serius melukis.

“bahkan dalam keadaanya yang seperti itu dia tetap bisa tersenyum dan menghadapi semua dengan sikap positif” batin minhyuk kagum

“sooyoungie…” panggil minhyuk

“nde?” Tanya sooyoung tanpa menoleh

“ayo kita pergi…,”ajak minhyuk

“kemana?” Tanya sooyoung.kini dia menoleh pada namjachingunya itu

“kesuatu tempat yang pasti akan kau sukai”

sooyoung terdiam,”tapi bagaimana jika suster atau dokter.kim tidak mengizinkannya?” tanyanya

“aku sudah minta izin,kau tenang saja…”

“oh.. baiklah…ayo..” dia meletakan papan gambarnya dan beranjak pergi

“mm.. chagi tunggu…” tahan minhyuk.

“ada apa lagi?”Tanya sooyoung

“bisakah kau tidak menggunakan kursi itu?”

sooyoung terdiam,”apa..kau malu?”

minhyuk segera menggeleng cepat,”tentu saja tidak,hanya saja aku ingin menggendongmu..sehariiii saja ya?”

~~~~~~~~

Happy birthday to you,areumdaun ne sarang

Baby only for you,niga isso hengbokhe

Happy birthday to you,oneulchorom yongwonhi

Baby only for you,urin hamkke halgoya

“Selamat ulang tahun untukmu,Cintaku yang indah

Sayang hanya untukmu,Karena kau di sini aku senang

Selamat ulang tahun untukmu,Sama seperti hari ini.. selamanya

Sayang hanya untukmu,Kita akan bersama-sama”

..

minhyuk menurunkan sooyoung pelan-pelan dan lembut.dia kini merangkul sooyoung agar sooyoung tidak terjatuh

“saengil chukhahamnida chagi…” kata minhyuk lalu tersenyum lembut pada sooyoung

sooyoung masih terdiam takjub melihat pemandangan yang saat ini ada dihadapanya.sebuah bukit hijau yang kini terlihat sedikit orange karena terkena sinar senja.

diselah-selah bukit itu terlihat matahari yang mulai tenggelam.

“ayo…kita duduk disana..” kata minyuk sambil menunjuk sebuah karpet berwarna soft blue yang berada sekitar sepuluh langkah dari tempat mereka berdiri sekarang

merekapun duduk.dan lagi-lagi sooyoung dibuat terpukau oleh benda benda yang ada diatas karpet itu

disana terdapat sebuah kue tart yang dihias dengan sangat indah, makanan kecil yang ditata sedemikian rupa sehingga membentuk emoticon yang lucu, beberapa bungkus kado, dua lilin cantik yang menerangi senja hari ini,dan tak lupa bunga lily putih kesukaan sooyoung.

“kapan kau menyiapkan semua ini?” Tanya sooyoung

minhyuk hanya tersenyum,”minho membantuku… hehe ^^” kata minhyuk mengalihkan

~~~~~~~~

Nuneul tteugo nuneul gameul ttaekkaji

Haru onjongil niga saenggangna

Oerowo neo eomneun bami

Changgasairo bichineun haessal gateun neo

Neon nal kkaeugo utge hae teukbyeolhae neon jom dareun geol

“Dari sejak aku membuka mataku hingga aku memejamkannya

Aku hanya memikirkan dirimu sepanjang hari

Begitu sepi, malam tanpa mu

Dirimu, bagaikan sinar matahari yang bersinar lewat jendela

kau membangunkanku dan membuatku tersenyum, kau istimewa, dan agak berbeda”
..

“sekarang berdoa dan tiup lilinnya..” kata minhyuk

sooyoungpun memejamkan mata,dia meraih kalung salibnya lalu digenggamnya erat.

beberapa detik kemudian dia membuka mata dan meniup lilin 24 itu.

“yeeeyyyyy…chukhae chagi ^^” kata minhyuk senang.tapi senyumnya pudar saat ia melihat sooyoung menangis

“chagiya..waeyo?” minhyuk mendekat dan merangkul sooyoung

sooyoung malah semakin terisak,dia menutup mulutnya untuk mengurangi kerasnya isakan yang keluar dari mulutnya

~~~~~~

Sesang mueotboda deo naege sojunghan neo

Neol wihae junbihan mam badajugenni

“Dirimu, lebih penting dari apapun di dunia ini
Akankah kau menerima hatiku yang telah ku siapkan untukmu?”

..

“hikkss.. goma..wo..,kau…. sudah sangat baik padaku… hiks….”kata sooyoung.

“kau… tetap setia menemaniku..hiks.. meski keadaanku sekarang.. seperti ini…”lanjut sooyoung.minhyuk langsung tersentak mendengarnya

“terkadang…. aku berfikir.. aku tidak pantas untukmu….,kau.. bisa..mendapatkan gadis normal yang memiliki dua kaki yang utuh..,memiliki dua mata yang berfungsi semua…,bukan aku..bukan gadis cacat sepertiku hikss….”

minhyuk segera memeluk tubuh sooyoung,”shhhhh.. henapa kau bicara seperti itu?” Tanya minhyuk lembut.dia membelai rambut sooyoung dan berusaha menenangkannya

“aku…. merasa hanya menjadi bebanmu…”

“jangan berfikir seperti itu chagi… aku sangat mencintaimu….,kau tak pernah menjadi beban untukku…,kau adalah motivasi hidupku,kau adalah segalanya untuku” kata minhyuk

“hikss tapi buktinya kau… jadi..dijauhi teman-temanmu karena aku…,dan hiks….kau.. bertengkar… dengan kedua orang tuamu…karena aku..hikss…” kata sooyoung parau.suaranya terdengar begitu sedih

“itu karena mereka tidak mengerti kita, mereka tidak memahami cinta kita…,cinta itu bukan dilihat dari fisik… tapi dari hati….,jadi bagaimanapun keadaanmu,aku tak perduli…yang etrpenting aku selalu bisa nyaman saat bersamamu”

~~~~~~~~

alkong dalkong gakkeum urin datugido he

torajin noege ojjomyon joeulkka bamse gominhe

hoksina niga nal miwohalkka gaseum jorineun ne maeum ara?

nege nobakken omneun gol nomani nal utge handaneun got

“mesra, kadang kita bertengkar
Aku berpikir sepanjang malam apa yang harus ku lakukan untuk merajukmu
Apakah kau tahu bagaimana hatiku berat
Karena kau mungkin membenciku?
Bagiku, tidak ada yang lain selain dirimu. Kaulah satu-satunya yang membuatku tersenyum”

..

flashback

minhyuk menatap langit-langit kamarnya,ingin sekali rasanya dia menonjok pipi ilhoon karena sudah menyebabkan sooyoung salah paham dengannya.

ilhoon memang tidak suka hubungan minhyuk dengan sooyoung.katanya sooyoung tidak cantik,tidak sexy,kurus dan tidak popular di kampus.makanya tadi siang ilhoon membawakan serang yeoja sexy bernama hyuna dan dicomblangkan dengannya.sialnya lagi,sooyoung malah memergokinya

“aku harus minta maaf,mana mungkin aku berselingkuh dengan yeoja yang suka pamer paha seperti hyuna itu”

“BEEB BEEB” handphone minhyuk berdering,

“tumben minho menelphoneku..”gumamnya sedikit heran

“ne yeobseyo minho-ah waegurae?”

“hyung,appa,omma dan sooyoung noona kecelakaan…”

“DEG..”

end flashback

~~~~~~~~

niga dareun gon su maneun saramdeul sogesodo boyo

banjjakgorineun nun ipsul niga yope isseumyon maeumi noyo

“Aku bisa melihat bagaimana kau berbeda di antara kerumunan orang-orang
Matamu yang bersinar,bibirmu
Hatiku merasa damai saat kau berada di sampingku”

areumdaun-gol nol neryojun sinkke nan gamsahe

hangsang idero issojwo ne ane i will kiss you baby

sengil chukhahe

“Aku bersyukur pada Tuhan karena telah membawakan dirimu yang cantik kesini
Ku mohon, tetaplah seperti ini selamanya, didalam diriku aku akann menciumu sayang,
Selamat Ulang Tahun”

..

minhyuk terus memandang sooyoung yang kini memejamkan mata disampingnya.untung saja lengannya cukup kekar sehingga mampu menahan kepala sooyoung dalam waktu lama.

11

setelah pasca kecelakaan itu,sooyoung menangis saat pemakaman appa dan ommanya,dan yang kedua adalah hari ini.

meski sooyoung selalu tersenyum.dia sangat paham apa yang sooyoung rasakan selama ini.dia tahu jika sooyoung sangat sedih

kehilangan omma dan appa sekaligus saja bukanlah hal mudah,apalagi dia harus menerima kenyataan bahwa mata sebelah kanannya buta,dan lebih berat lagi adalah dia harus melepas impiannya sebagai dancer karena kaki kirinya terpaksa diamputasi

minhyuk memegang dahi sooyoung dengan telunjuknya,lalu telunjuk itu bergerak emngikuti lekuk hidung sooyoung

“sooyoungie,saranghae…jeongmal saranghaeyo..” bisik minhyuk

sooyoung membuka mata dan kini menoleh pada minhyuk.

“nado saranghae lee minhyuk..” katanya lembut lalu mengecup sekilas pipi minhyuk

“oh aku lupa,kau harus membuka kado yang paling besar…” kata minhyuk lalu bangun

“kado? apa tidak apa-apa jika kubuka sekarang?” Tanya sooyoung yang ikut bangun

minhyuk meraih kotak kado yang terlihat paling besar dibandingkan lainnya lalu ia berikan pada sooyoung

sooyoungpun membuka kado itu.

“waah kyeopta…” pekiknya saat ternyata isi kado itu adalah sebuah boneka beruang berwarna putih

sooyoung memeluk boneka itu senang.tapi dia terkejut saat sebuah suara mengagetkannya

“Choi sooyoung..marry me~~” boneka itu ternyata mengeluarkan suara

sooyoung mengeryit dan menatap minhyuk tak mengerti.ternyata kini minhyuk sudah menggenggam sebuah cincin yang sanagt indah.

dia tersenyum lalu meraih tangan sooyoung dan memasangkannya di jari manis sooyoung

“marry me lee sooyoung..” kata minhyuk sambil tersenyum lembut.

sooyoung menutup mulutnya karena terharu.dia mengangguk mantab.setetes air mata bahagia mengalir dipipinya.

“uljima” kata minhyuk

“CHU~~~” minhyuk mencium mata sooyoung sejenak dengan sangat lembut.sooyoung ikut memejamkan mata merasakan lembut bibir minhyuk yang emnyentuh kelopak matanya

lalu perlahan minhyuk beralih mencium bibir sooyoung lembut.ciuman kasih sayang yang terasa sangat indah,seindah cinta mereka,seindah pemandangan sunset diperbukitan itu

***membutuhkan karena mencintai,bukan mencintai karena membutuhkan***

_________THE END________

mian kalo gaje atau membosankan,tetep ditunggu tanggapannya.

jangan jadi siders ya ^^

My Naughty Brother (Part 6)

TITLE : My Naughty Brother (Part 6)

CAST :

  1. choi sooyoung [19]
  2. choi junhong (zelo) [16]
  3.  lee minhyuk  [19]
  4. Kim jongin (kai) [16]

GENRE : family, romance, school life

RATING : PG 15

NB :maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan,maaf jika ada kata-kata kasar/menyinggung.

—-

Happy reading and don’t be siders ^^

—-

mnbsrwy5t

Sooyoung dan zelo segera berlari memasuki restaurant bibi hyejin.sejak dari Seoul, genggaman tangan mereka tidak pernah terlepas.

Meski zelo tahu dia bukan anak kandungnya,tapi tetap saja dia ingin bertemu dengan sosok yang sudah merawatnya sejak kecil itu

Sekilas zelo menoleh pada sooyoung yang terlihat sangat bersemangat untuk menemui omma.

“semoga dengan kembalinya omma.. kau bisa hidup lebih baik lagi noona”batin zelo

Mereka segera menghampiri bibi hyejin yang sedang duduk bersama seorang ajhushi

“bibi..” sapa sooyoung.sooyoung dan zelo segera membungkuk pada keduanya

“oh sooyoung-ssi zelo-ssi.. kalian sudah datang,silakan duduk”kata bibi hyejin

Merekapun duduk,Sooyoung maupun zelo kini menatap seorang ajhushi berkaca mata yang juga sedang tersenyum pada keduanya

“pasti kalian sooyoung dan zelo…” kata paman itu sambil tersenyum

“nde..”jawab soo dan zelo bersamaan

“apa anda paman yongdae?”Tanya sooyoung.paman itu mengangguk

“kau sungguh cantik.. sama seperti ommamu…”kata paman itu.

“ga.. gamsahamnida paman..”kata sooyoung lalu membungkuk lagi

“mm.. maaf kudengar anda bertemu dengan omma kami..” Tanya zelo

Paman itu mengangguk,”kalian pasti sangat merindukannya..”

Soo dan zelo mengangguk,”apa paman juga tahu dimana omma kami sekarang?”Tanya sooyoung

Paman itu menoleh pada bibi hyejin,mereka saling bertatapan dengan ekspresi yang terlihat sedih.

“ada apa Ini?”batin sooyoung

“paman..”

Paman itu menatap sooyoung,”aku tahu… ayo!! kalian ikut aku” ajak paman itu

————

Sooyoung pov

Aku sedikit bingung dengan tempat yang kami datangi sekarang.

Aku melihat kekanan dan kekiri.terlihat beberapa orang menangis dengan begitu keras lalu tiba-tiba tertawa.ada juga yang sedang berlarian sambil membawa boneka.ada juga yang sedang menari-nari tidak jelas

Kuharap apa yang kupikirkan saat ini tidak menjadi kenyataan.sungguh aku benar-benar khawatir dan panik

“greebbb” aku merasa sebuah tangan menggenggam tanganku dengan lembut dan hangat. biasanya hal itu dilakukan minhyuk saat aku mendapat masalah.tapi tentu saja orang itu bukan minhyuk.orang itu adalah zelo

Entah kenapa,genggaman zelo terasa jauh lebih menenangkan daripada genggaman minhyuk atau himchan.

Zelo menatapku sambil tersenyum,aku balas tersenyum padanya.

Kami terhenti pada sebuah ruangan.lalu tiba-tiba seorang petugas membuka kunci pintu itu

Kami pun masuk.dan aku melihat seorang yeoja sedang menatap keluar jendela dan membelakangi kami.rambutnya terlihat berantakan dan dia memakai baju pasien.aku mengeryit

“anhi.. Tuhan jebal,kuarap itu bukan omma” batinku

“youngsun-ah..”panggil paman yongdae.aku dan zelo saling bertatapan

Lalu aku segera menghampiri yeoja itu.aku berlutut agar bisa melihat wajahnya

“DEG” jantungku serasa berhenti saat mengetahui bahwa yeoja itu benar-benar ommaku.

“o..ommaaaa…” kataku lirih,aku menutup mulutku karena tak percaya dengan apa yang aku lihat saat ini

Dan omma hanya menatapku sambil diam.diam dengan tatapan kosong,diam seolah dia tak melihat siapa-siapa.diam seolah aku ini bukanlah anaknya

Aku segera memeluknya,sungguh aku benar-benar merindukan omma,sangat merindukan omma

“hhh’.. ommaaaa…hhh’ o..ommaaaaaa” air mataku mulai jatuh.aku terisak,aku ingin menangis dengan lepas tapi dadaku terlalu sesak.

“beginikah kehidupanku Tuhan? Setelah appaku meninggal kenapa omma juga jadi seperti ini? Kenapa Tuhan?”

“hihihihihihihihiiiiiiii… sooyoungie?” tiba-tiba omaku tertawa sambil memanggil namaku.aku melepaskan pelukanku lalu menatapnya.dia menatapku sambil memainkan rambutku

“iya omma.. aku sooyoung…”kataku padanya.

“mana appamu? Hh..Apa.. dia tidak ikut..? huu’.. DIMANA..DIMANA DIA?!!!DIMANA SUAMIKU??!!… AKU MERINDUKAN SUAMIKUUUUU!!!! ” tiba-tiba omma berteriak histeris

“omma..omma tenanglah” kataku sambil memegangi kedua lengannya.zelo dan paman yongdae ikut membantuku

“LEPASKAN AKU!! AKU INGIN BERTEMU SUAMIKU!!! DIMANA SUAMIKUUUUUU KYAAAAA!!!”omma berteriak lagi

Hatiku benar-benar sakit melihat semua ini,melihat keadaan ommaku yang begitu menyedihkan ini

“PRANKKKK!!!” omma mulai mengamuk,dia memecahkan vas bunga yang ada disana.

“omma…hhhikksss’ ommaa tenanglah..”kataku terus berusaha menenangkannya.tapi tentu saja hal itu tak akan berhasil.dia sama sekali tidak mengingat siapapun

“sooyoung-ssi mundurlah,”kata paman yongdae sambil terus berusaha memegangi ommaku agar tidak mengamuk

Aku mundur hingga tubuhku menatap tembok.Aku menutup mulutku yang tergagap seakan tak bisa berkata,aku terisak semakin keras,air mataku jatuh semakin deras melihat omma seperti itu.

dia berteriak dan menghancurkan semua yang ada dihadapannya.dia menngobrak-abrik selimut dan kasurnya.dia juga memecahkan benda-benda yang ada disana

“ommaaa.. hhh’ o.. ommaaaa” isakku.sungguh aku ingin pingsan melihat hal itu.tapi mataku tetap terbuka dan memaksaku untuk melihat semua ini

Zelo segera menghampiriku lalu meringkuh tubuhku erat.

“noona…” katanya lirih.sepertinya dia juga menangis melihat omma seperti itu

“hhhi’ hhhi’ omma.. hhi’……” aku terus terisak,aku masih bisa melihat petugas rumah sakit jiwa itu datang dan mulai menenangkan omma.dan mataku membulat saat melihat petugas itu membawa suntikan yang cukup besar

zelo memutar tubuh kami sehingga kini dialah yang melihat omma dan aku yang membelakangi omma.

“KYAAAAAAA” aku mendengar ommaku berteriak kesakitan.aku menutup mataku karena tidak tahan mendengarnya

Zelo pov

aku memutar tubuh kami sehingga kini akulah yang melihat kearah omma sedangkan sooyoung noona membelakanginya. sebenarnya aku juga tidak kuat melihat semua itu.tapi aku yakin sooyoung noona akan lebih sakit dan sedih jika melihatnya

aku melihat petugas itu mulai menyuntik lengan omma

“KYAAAAAAA”, omma berteriak kesakitan.aku memejamkan mataku

“KYAAAAAAAAAAA APPPOO…!!!” rintih ommaku lagi.

“Ya Tuhaaan” aku menunduk dan mengeratkan pelukanku pada sooyoung noona yang terdengar semakin terisak.

“hii’… hi’… hi’..”Dia hanya menangis dan terus menangis,badannya bergetar,membuat hatiku semakin sedih dan prihatin padanya.

“bagaimana bisa dia mengalami kehidupan yang kejam seperti ini Tuhan?” batinku

“noona.. gwenchana..hhh’ tenanglah” bisiku menenangkanya.saat ini hanya itu yang bisa kulakukan untuknya

“suamiku.. apa dia menemui minah!!!!!! MINAH KEPA**T!!! MANA MINAH?!! AKU HARUS MEMBUNUHNYA!!!” Aku terdiam mendengarnya,dia pasti membenci ommaku..dan dia pasti juga sangat membenciku.

———–

Normal pov

“aku bertemu dengannya dijalan dan keadaannya sudah seperti itu..” kata paman yongdae

“aku berniat mengantarnya…,tapi saat kutanya, dia diam saja.dia bahkan sudah tidak mengenalku..,dia hanya menangis sambil memanggil ‘suamiku suamiku’ “ lanjutnya

Sooyoung dan zelo terdiam,”jika dia tidak mengenal paman,kenapa paman bisa tahu nama kami?” Tanya zelo

Paman yongdae menghela nafas,”aku pernah tidak sengaja bertemu dengannya beberapa tahun yang lalu…,dia menceritakan semuanya,dan dia bilang… dia… sudah tidak kuat berada dirumah,dia takut.. jika dia akan semakin menyakitimu”kata paman yongdae sambil menatap zelo.

Zelo terdiam,”jadi dia memang tidak pernah menyukaiku..”kata zelo sedih.sooyoung segera merangkulnya

“kau salah,dia sangat menyayangimu.. tapi karena rasa bencinya terhadap ommamu lebih besar makanya dia seperti itu” sangkal paman yongdae

Sooyoung mengangguk setuju.lalu mereka terdiam beberapa saat dalam pikiran masing-masing

“ngg.. sooyoung-ssi bisakah kita bicara sebentar..” kata paman yongdae.sooyoung menoleh pada zelo yang sedang menatapnya

“kalau begitu.. aku tunggu diluar noona..”kata zelo lalu segera keluar dari café itu

———–

Sooyoung dan zelo terpaksa naik kereta karena bus malam sudah tidak ada yang menuju Seoul.

Sooyoung menatap keluar jendela dengan tatapan kosong,entah apa yang ada dipikirannya saat ini.Pikiranya sudah terlalu penuh dengan konflik dan masalah.

“hhhhhhaahhh” dia menghela nafas berkali-kali.

“dia pasti sembuh…” tiba-tiba zelo angkat bicara.sooyoung menoleh pada adiknya itu

“onje?” Tanya sooyoung.zelo terdiam

“molla.. tapi kita harus meyakini itu kan noona?” kata zelo lagi.sooyoung terdiam menunduk

“aku…,lelahhh junhong-ah..”kata sooyoung lirih

Zelo kini duduk dihadapan sooyoung,dia meraih tangan noonanya lalu menggenggamnya erat

“ingatlah,kau masih punya aku noona…,aku akan menjadi kakimu jika kau lelah berjalan,aku akan menjadi matamu jika kau lelah melihat semua kejadian buruk,aku akan menjadi telingamu jika kau lelah medengarkan kata-kata yang membuatmu sedih,aku akan menjadi hatimu jika kau merasa tersakiti,aku akan menjadi apapun untukmu…”bisik zelo

ewferg

“DEG..” sooyoung merasa jantungnya berdetak cepat mendengar kata-kata itu.dia sedikit tak percaya zelo bisa berkata seperti itu padanya.

“yang perlu kita lakukan sekarang adalah berusaha dan terus berusaha,,^^”lanjutnya

——***——–

“ajhuma..” panggil kai.sooyoung hanya diam dan terus berjalan keluar sekolah

“YAH AJHUMA!!!”panggil kai lagi.sooyoung mendesah kesal lalu membalikan badan

“AKU PUNYA NAMA DAN AKU PUNYA TELINGA!! JADI JANGAN BERTERIAK PADAKU SEPERTI ITU!!!”kata sooyoung marah.kai langsung terdiam mendengarnya.

Sooyoung berjalan lagi,saat ini yang ingin dia lakukan adalah diam dan diam.

“sooyoung noona.. sooyoung noona mianhae…” kai terus mengejar sooyoung dan meraih tangannya.

Sooyoung membalikan badan sambil menatap kai malas,”apa maumu?”Tanya sooyoung

“apa kau baik-baik saja? Kau terlihat berubah”Tanya kai

“itu bukan urusanmu…,kim jongin sebaiknya kau menjauh dariku,aku tidak akan menanggapi semua yang kau lakukan padaku” kata sooyoung.kai terdiam

“wae? apa karena aku pernah menyakitimu?kau membenciku?” tanya kai pelan.

“anhi..”

“lalu?”

“karena aku lelah..,aku lelah menanggapimu..,selama ini kau selalu bermain-main denganku ataupun adiku,dan itu hanya  membuang waktuku,kau hanya melakukan sesuatu yang menyenangkan bagimu tapi kau tak pernah memikirkan akibatnya” kata sooyoung.kai tercekak mendengarnya

“kau tidak pernah memikirkan perasaanku ataupun adikku..,kau tidak tahu bagaimana keadaanku dan zelo sekarang kan? Yang kau pikirkan adalah.. kami lelucon paling menyenangkan dihidupmu,benarkan?” Tanya sooyoung.

Kai semakin tertohok mendengarnya,”aa.. aku..”

“sudahlah,lebih baik kau jauhi aku dan adiku,jangan ganggu kami lagi..” kata sooyoung lalu segera pergi

“noona!!” kai kembali memanggil.sooyoung berhenti namun tidak menoleh

“saranghae..” kata kai.mata sooyoung terbelalak seketika.

“apa yang dia katakan? Saranghae?”batin sooyoung.

“Anhi..aku sudah bertekad tidak memikirkan cinta,”kata sooyoung pada dirinya sendiri

“itu hanya cinta sesaat..!! sebaiknya kau lupakan saja perasaanmu itu,aku tak akan menanggapinya” kata sooyoung lalu kembail berjalan meninggalkan kai.tapi langkahnya terhenti lagi

“anhi!!ini bukan cinta sesaat!! Aku tidak pernah begini sebelumnya!! Aku tidak pernah insomnia karena memikirkan seorang yeoja sebelumnya..!! aku tidak pernah mau bekerja keras demi mendapatkan yeoja sebelumnya!! Biasanya aku mendekati yeoja dengan uang,tapi tidak denganmu!! Aku berusaha berubah menjadi baik demi mendapat hatimu!! jebal berikan aku kesempatan!!” kata kai

Sooyoung menghela nafas, ” mianhae jongin-ah,aku hanya menganggapmu adik,Tidak lebih!!” kata sooyoung lalu segera pergi

Kai terdiam,”kenapa sakit?kenapa kata-kata biasa itu terasa sangat sakit bagiku? Apa ini karma?”batin kai

————-

“noona..”panggil zelo sambil membuka kamar sooyoung.terlihat sooyoung berbaring diatas ranjangnya

Dia masuk dan memastikan jika noonanya benar-benar tidur,dia duduk ditepi ranjang sooyoung

“hhhhnnnnn” dia menghela nafas sambil melihat noonanya yang tertidur pulas

Dia tersenyum,”begitu cantik..,begitu tenang.., seperti angel..,memangdangnya membuat hati menjadi damai..” batinya entah sadar atau tidak

“seseorang yang bisa bersading denganmu pasti sangat bahagia,andai aku juga bisa………eh?” zelo terkejut mendengar perkataannya sendiri

“ada apa denganku?” batin zelo sambil memegangi dadanya yang mulai berdetak cepat lagi

Lalu dia terkejut saat sooyoung melenguh dan menyebabkan selimutnya terbuka.

Dan mata zelo membulat saat melihat baju noonanya yang terbuka sedikit sehingga menampakan perut sooyoung yang putih

Zelo pov

Aku terkejut saat sooyoung noona melenguh dan membuat selimutnya terbuka.aku jadi bisa melihat baju noona yang terbuka sedikit dan menampakan perut indahnya yang ramping dan putih

“DEG DEG DEG DEG” aku terdiam,aku sering melihat hal seperti ini sebelumnya.tapi setelah tahu jika sooyoung noona bukanlah saudaraku, aku jadi gugup.entah kenapa aku jadi sering berdebar melihat noona,aku jadi ingin terus melihatnya dan ikut kemanapun dia pergi.

“ada apa denganku..” batinku lagi.dadaku semakin berdebar

“anhi junhong-ah.. dia noonamu!! Dia noonamu!!” kataku melawan pikiran aneh ini

Aku segera membenarkan selimutnya dan beranjak pergi.

—–***——-

Normal pov

sooyoung menatap lurus kedepan.menatap perbukitan hijau yang terlihat indah dari sana

“appa…” sooyoung memegang batu nisan appanya.

“apa yang harus aku lakukan? Sebentar lagi adalah hari kelulusanku…” kata sooyoung lirih

“siapa yang menemaniku berfoto saat perpisahan nanti?” Tanya sooyoung sedih.

“apa omma sudah sembuh saat aku perpisahan nanti?” sooyoung terus berbicara sendiri dengan makam appanya

Sooyoung menunduk,”appa….,apa aku harus menerima tawaran paman yongdae?”

Sooyoung memejamkan mata untuk menikmati sejenak angin sore yang berhembus dan meniup ujung rambutnya yang panjang

“hhh….tapi… aku mencintainya…,aku… belum bisa… untuk tidak melihatnya,aku belum bisa meninggalkannya appa..”

Dia menatap langit,sejenak bayangan minhyuk muncul disana.bayangan saat minhyuk tersenyum begitu manis padanya.bayangan saat minhyuk selalu memperlakukannya dengan baik

“haaahh benar… aku tidak boleh egois,ini demi omma dan zelo..” katanya lalu menunduk

———-

“zelo..” panggilku sambil berjalan memasuki kamarnya

Zelo yang sedang mngerjakan tugasnya kini menoleh padaku,”nde?”

Aku duduk dipinggir ranjangnya lalu menghela nafas

Aku menunduk sambil melihat ujung kakiku yang terlihat pucat karena kedinginan

“dulu, paman yongdae bicara dengank bahwa dia akan pindah ke Amerika karena pindah tugas,dan dia bilang.. dia ingin menyembuhkan omma disana” kataku.zelo masih diam menatapku

“katanya disana ada rumah sakit yang bisa menjamin kesembuhan omma” lanjutku

“lalu apa yang kau katakan? Apa kau mengizinkannya?”Tanya zelo

Aku mengangguk,”dan dia.. juga mengajak kita…”

“kita?jadi disana kita akan tinggal bersama ajhushi yang baru kita kenal beberapa hari yang lalu?” zelo terlihat sedikit tidak setuju.

“ kau tahu? Setelah itu,aku mengumpulkan informasi tentang paman yongdae dari teman-teman omma…,dan mereka bilang paman yongdae orang yang baik,mereka bilang paman yongdae sangat menyayangi omma bahkan sampai sekarang”kataku meyakinkannya

lagipula… paman yongdae adalah duda..,dia tak punya siapa-siapa lagi sekarang”

zelo menghela nafas,”apa karena itu kau menerimanya?”

“mungkin hidup kita akan sedikit lebih ringan oleh bantuan paman yongdae…,dia akan membiayai sekolahmu” kataku sambil menatap matanya

“sedangkan jika kita tidak menerimanya,aku tidak yakin… bisa membiayai uang sekolahmu.. dua tahun kedepan junhong-ah.. mianhae”kataku merasa sedikit bersalah

Zelo menghampiriku lalu berlutut didepanku.dia mendongak dan menatapku sambil tersenyum

“gwenchana.. jika menurutmu itu baik maka aku akan mendukungnya,yang penting aku ikut kemanapun kau pergi ^^” katanya

—–***——

Normal pov

“sooyoungie.. kau sekarang tidak naik sepeda?” Tanya minhyuk yang menyamakan langkahnya dengan sooyoung. sooyoung menoleh sebentar

“himchan mengantarku setelah aku bekerja” kata sooyoung tanpa menoleh.

“oh begitu…”kata minhyuk pelan.

“apa terjadi sesuatu denganmu? Kau terlihat.. lebih diam..” lanjutnya.

“anhi… “jawab sooyoung singkat.

Minhyuk tersentak mendengarnya,dia tahu pasti terjadi sesuatu dengan sooyoung.dia menghela nafas sambil menatap sooyoung yang terus berjalan

“tappp”  lalu dia menarik lengan sooyoung agar mereka berhenti

“ada apa lagi? aku ingin ketempat kerja…” kata sooyoung kesal.dia menoleh kearah lain

“pasti terjadi sesuatu denganmu kan?ada apa? bicaralah denganku..! jangan seperti ini” mohon minhyuk.dia memiringkan kepalanya kearah pandangan sooyoung.

Sooyoung akhirnya menatap minhyuk malas,“apa yang terjadi? Aku biasa saja kog..,lagipula tahu apa kau tentang aku?” Tanya sooyoung balik.

“sooyoungie…”

“lee minhyuk dengar,yang dikatakan zelo benar… kau terlalu berlebihan dalam memperhatikanku,jangan buat aku berfikir jika kau menyukaiku” kata sooyoung datar

Minhyuk tersentak mendengarnya.dia ingin bicara tapi tidak bisa.ada sesuatu yang membuat lidahnya kelu

“ada apa denganmu?” Tanya minhyuk lagi.sooyoung menghela nafas

“lebih baik kau tidak usah terlalu memperhatikanku,kau… kai.. hanya membuat waktuku terbuang, aku ingin mendapat beasiswa, aku ingin menyembuhkan ommaku yang sekarang sedang terdiam dikamar rumah sakit jiwa!! aku ingin hidup lebih layak…!! Apa aku tidak boleh merasakannya?!!”kata sooyoung.air matanya mulai jatuh

1111111111111

“Aku.. akan membantumu..,jadi biarkan aku tetap seperti ini..,tetap berada disampingmu” kata minhyuk lembut

“siapa kau? Kau hanya tetanggaku dan teman kelasku…, kau akan merasa sakit dan kesulitan jika kau tetap berada disampingku” kata sooyoung

“itu tidak apa-apa bagiku..,yang terpenting aku.. bisa membantumu dan meringankan bebanmu” kata minhyuk. matanya ikut berkaca-kaca.

sooyoung segera menolehkan wajahnya kearah lain.dia tidak mau melihat wajah minhyuk yang terliat sedih saat ini

“jika kau ingin membantuku dan meringankan bebanku,maka menjauhlah dariku,jangan menolongku,biarkan aku sendiri…” kata sooyoung datar

Minhyuk terdiam,”sooyoungie..”

“jebal..” lanjut sooyoung

Minhyuk menghela nafas lalu mendongak,”baiklah.. jika itu maumu,aku akan pergi… mianhae jika selama ini aku hanya membuatmu semakin kesulitan dan tidak nyaman”kata minhyuk sambil tersenyum

Minhyuk pov

backsoung recommended : infinite_only tears

Aku menghela nafas lalu mendongak,berusaha agar air mataku tidak keluar.Sungguh,ini sangat berat untuku.

Menemaninya,membantunya,menghiburnya,membuatnya tersenyum,menenangkan hatinya,itu janji yang aku buat dengan appa sooyoung sebelum beliau meninggal.

Meskipun itu bukan janji,aku tetap ingin selalu melakukannya,aku hanya ingin sooyoung selalu bahagia

“baiklah.. jika itu maumu,aku akan pergi…mianhae jika selama ini aku hanya membuatmu semakin kesulitan dan tidak nyaman”kataku lalu tersenyum padanya.aku segera membalikan badanku dan meninggalkannya.

Aku berhenti melangkah tapi tidak menoleh padanya”dan semoga kau bisa hidup layak tanpa aku” kataku

Aku bukan menyerah,tapi membiarkanya melakukan apa yang membuat hatinya lega.aku tahu dia punya alasan kenapa dia memperlakukanku seperti ini

Sooyoung pov

Backsound recommended: super junior_goodbye my love

“baiklah.. jika itu maumu,aku akan pergi… mianhae jika selama ini aku hanya membuatmu semakin kesulitan dan tidak nyaman” katanya lalu tersenyum padaku.senyuman yang terlihat begitu menyedihkan

dia segera membalikan badanya dan meninggalkanku.Aku menutup mulutku untuk menahan isakan tangisku

dia berhenti melangkah tapi tidak menoleh padaku, ”dan semoga kau bisa hidup layak tanpa aku” katanya

rasanya seperti dilempar batu berton-ton,begitu sakit,begitu sakit melihat namja yang ku cintai harus pergi karena pintaku.harus menjauhiku karena masalahku.

”mianhae minhyuk-ah..” gumamku sambil melihatnya yang semakin lama semakin menjauh dan menghilang dari pandanganku

“hii’ hii’ …”air mataku mulai jatuh,aku terisak.

lee minhyuk,namja seperti malaikat penolong yang diturunkan tuhan untukku.dia selalu ada saat aku sedih,saat aku menangis,saat aku marah,saat aku bahagia,dialah yang selalu menemaniku dalam keadaan apapun.

sungguh ini sangat sulit untuku.jika bisa, aku ingin berlari mengejarnya dan memeluknya.tapi tidak,aku tidak boleh melakukannya.ini harus kulakukan agar nantinya dia terbiasa tanpaku,agar aku juga terbiasa tanpanya

Normal pov

“BEEB BEEB”

“noona handphonemu bunyi” teriak zelo yang sedang memotong daging dimeja makan

Sooyoung yang sedang menyiapkan bumbu kini berjalan mengambil handphonenya

“ne yeobseyo.. paman yongdae?” sapa sooyoung

“sooyoung-ssi.. sekarang aku ada didepan rumahmu.. aku membawa seseorang yang juga ingin kau temui..”

Sooyoung terbelalak,”jinjja? Baiklah aku keluar sekarang paman” kata sooyoung

“paman yongdae kenapa noona?” Tanya zelo

“dia ada didepan.. ayo kita keluar” ajak sooyoung

Merekapun membereskan alat-alat yang tadi digunakan untuk memasak lalu segera pergi keluar

“ckleeeekkk” pintu gerbang terbuka.

sooyoung dan zelo mengeryit saat melihat seorang yeoja cantik berdiri disamping paman youngdae

“siapa dia?”batin sooyoung maupun zelo

Sooyoung dan zelo membungkuk sopan menyapa kedua orang itu.paman yongdae dan yeoja itu balas menbungkuk

lalu tiba-tiba paman yongdae tersenyum,“minah.., dia choi junhong,anakmu” kata paman yongdae pada yeoja itu

Mata sooyoung dan zelo terbelalak mendengarnya

__TBC__

Mian membosankan dan tidak sesuai keinginan kalian.

tetep ditunggu tanggepannya chingu.semakin banyak semakin cepet publish part terakhirnya(part 7) ^^ oke

riquest ff juga boleh,tapi jangan sooyoung-sm soalnya aku ga bisa mendalami hehe 😀

My Naughty Brother (part 3)

TITLE : My Naughty Brother (part 3)

CAST :

  1. choi sooyoung [19]
  2. choi junhong (zelo) [16]
  3.  lee minhyuk  [19]
  4. Kim jongin (kai) [16]
  5. Kim himchan [19]

GENRE : family, romance, school life

RATING : PG 15

NB :maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan,maaf jika ada kata-kata kasar/menyinggung.

berhubung What Are You kayanya yang minat sedikit,jadi aku pending dulu beberapa waktu

—-

Happy reading and don’t be siders ^^

—-

mnb111

Backsound recommended: SNSD_ Dear mom / INFINITE_mother

Sooyoung langsung berlari keluar,mungkin ommanya belum pergi terlalu jauh

“omma.. bagaimana bisa kau meninggalkan kami seperti itu,,,hiks” kata sooyoung sambil menghapus air mata yang mulai mengalir dipipinya

Dia berlari kehalte,mungkin ommanya masih ada disana. Dia mencoba melihat kesekeliling halte.

Kosong,tidak ada siapapun disana

“haaaaaaahhh…” sooyoung terduduk lemah dikursi tunggu halte.

matanya sendu,tangannya mencengkram kuat surat dari ommanya

“omma….” Kata sooyoung parau

————

Sooyoung berjalan gontai memasuki rumah.Dia terus berfikir siapa yang mungkin didatangi omma saat ini

“noona.. kau darimana saja?”Tanya zelo yang ternyata sudah menunggu sooyoung dimeja makan

Sooyoung segera menyembunyikan kesedihannya lalu tersenyum pada adiknya

Zelo mendelik “apa kau habis berkencan dengan minhyuk hyung?”

Sooyoung duduk disamping zelo “an.. anhi.. aku ..tadi mengantar omma…”

“omma?”

Sooyoung mengangguk “ dia ingin menenangkan diri dulu”

“menenangkan diri? Diamana?bukankah semua kerabat omma sudah tidak ada?”

“nggg… dia.. menginap… di.. rumah teman SMA nya.. iya…” kata soyoung berbohong

Zelo mengangguk paham, “padahal aku ingin bilang omma jika akan ada study tour… “

Sooyoung mengeryit “study tour? Kapan?”

“sekitar akhir bulan ini…” kat zelo

Sooyoung terdiam, “bagaimana ini? Omma sama sekali tak meninggalkan uang” batin sooyoung

——***——

Langkah sooyoung terhenti saat dia melihat kai dan teman-temannya sedang duduk dikursi koridor sekolah

Mereka bertatapan untuk beberapa saat, sekilas ingatan saat kai memperlakukan dia dengan tidak sopan terputar diotaknya.begitu menyedihkan dan membuat hati sooyoung mendidih dan serasa ingin mencakar muka kai

Sooyoungpun berbalik dan mengurungkan niatnya untuk pergi keperpustakaan.tapi langkahnya terhenti saat minhyuk ternyata ada dibelakangnya.

Tiba-tiba minhyuk merangkul sooyoung lalu menariknya untuk tetap maju

“jika dia mengodamu,akan kuhajar langsung wajahnya.. aku janji” bisik minhyuk

Sooyoungpun menurut dan terus berjalan,kai terlihat menatap kearah mereka dengan tatapan tidak suka

Kai berjalan ketengah untuk menghadang jalan mereka.sooyoung dan minhyuk berhenti

ksm

“apa maumu?” Tanya minhyuk tajam.kai hanya diam sambil menatap tajam kearah sooyoung.sedangkan sooyoung menunduk.dia masih sedikit trauma melihat wajah kai

“minggir atau kuhajar mukamu…” lanjut minhyuk dingin.tatapannya benar-benar berbeda.kali ini benar-benar tajam dan memancarkan kemarahan

“jadi kalian berpacaran? Cishh hey tubuhnya sudah dilihat banyak orang… bagaimana kau bisa mau dengannya?” kata kai sambil menunjuk sooyoung.sooyoung langsung mendongak karena terkejut.dia benar-benar tak habis pikir akan sikap kai padanya

“BUGHHH!!!!” sebuah pukulan keras langsung mendarat dimuka kai sehingga tubuhnya langsung tersungkur.

beberapa siswa yang melihat hal itu langsung terkejut dan melihat kearah mereka.Sedangkan sooyoung hanya membelalakan matanya karena terkejut akan sikap minhyuk

“kuperingatkan kau!!! Jika kau mengganggunya lagi.. aku bisa melakukan yang lebih dari ini!!!” ancam minhyuk lalu segera menarik sooyoung pergi dari sana

Kai hanya tersenyum smirk sambil mengusap ujung bibirnya yang berdarah

“aku malah akan semakin mengganggunya” gumam kai

—–***——

Sooyoung berjalan mengendap sambil melihat kearah rumahnya.mengantisipasi apakah zelo melihatnya sekarang

“sepertinya dia masih tidur” gumam sooyoung lalu segera keluar gerbang.

Dia menaiki sepedahnya lalu beranjak pergi

Ternyata dari rumah yang ada disebrang rumah sooyoung,seseorang melihatnya dengan tatapan heran

“mau kemana dia pagi-pagi buta sudah pergi?”gumam minhyuk

———–

Sooyoung menaruh dua botol susu didepan gerbang salah satu rumah.dia kembali kesepedahnya untuk mengambil Koran lalu dilemparnya kerumah tadi

“AWWWW!!!” mata sooyoung terbelalak saat ia mendengar rintihan dari dalam rumah itu

“apa.. aku mengenai seseorang.. ashhb babo!!!” umpatnya sambil memukul kepalanya sendiri.dia beranjak pergi tapi

“CKREEEKKK” pintu gerbang terbuka

Seorang namja keluar sambil memegang kepalanya

“yah!!! Berhati-hatilah saat melempar”omelnya

Sooyoung membungkuk beberapa kali sambil meminta maaf

“mianhae.. aku tidak sengaja jinjja…” kata sooyoung

“tunggu.. sepertinya aku mengenalmu” kata namja itu.

Sooyoung yang awalnya menunduk kini mendongak dan melihat namja yang tidak ia ketahui namanya tapi sering bertemu dengannya.

“bukankah kau kakak kai?” kata sooyoung

Namja itu terkejut melihat sooyoung,apalagi setelah dia menoleh pada sepedah sooyoung dan melihat beberapa botol susu dan Koran ada disana

“kau..bekerja seperti itu…?” Tanya namja itu sambil menunjuk sepedah sooyoung

Sooyoung hanya diam,“sekali lagi aku minta maaf…” kata soo mengalihkan

Namja itu mendengus “ sudahlah,ini juga bukan sepenuhnya kesalahanmu…”

“gamsahamnida…” kata sooyoung lalu  beranjak pergi

“himchan-a… kenapa mengambil Koran saja lama sekali?” sebuah suara datang dari dalam rumah

Sooyoung reflex menoleh dan matanya membulat melihat pemilik suara itu

“sooyoungie…?”

“bibi kim..?” tentu saja sooyoung terkejut melihat yeoja yang beberapa minggu lalu bertemu dengannya dimakam.

Bibi kim langsung menghampiri sooyoung

“apa yang kaulakukan pagi-pagi begini?” Tanya bibi kim sambil membelai rambut sooyoung

Sooyoung tersenyum sambil menoleh kearah sepedahnya “aku bekerja mengantar koran dan susu bi”

Bibi kim terkejut “kau sudah bekerja?”

Sooyoung mengangguk,lalu tatapannya beralih pada namja yang berdiri dibelakang bibi kim

Mereka bertatapan untuk beberapa saat sebelum namja itu tersenyum

“apa dia himchan? Teman kecil yang selalu bermain denganku dikolam?”Tanya soo pada bibi kim

Bibi kim terkejut “ kukira kau sudah mengenalnya… aku tahu jika appamu meninggal juga dari himchan”

Sooyoung mengeryit lalu menoleh pada namja itu

“ingatanmu buruk sekali,aku saja langsung bisa mengenalmu saat pertama kali kita bertemu” ejeknya pada sooyoung

Flashback ( 16 tahun yang lalu)

“HUAAAAAAAHHH HAJIMA!!!!”

Seorang gadis kecil menangis begitu keras saat segerombolan anak nakal menggoda dan membuang bola kesayanganya kedanau

“hey!!! Jangan ganggu dia… bagaimana bisa kalian berbuat seperti itu pada seorang yeoja” seorang anak kecil berlari lalu berdiri didepan yeoja itu.

Gerombolan anak itu hanya tertawa mengejek lalu segera berlari pergi

“gwenchana… aku akan mengambilkannya untukmu jadi jangan menangis ya” kata namja itu

“ta.. tapi danaunya dal..lam dan..di dingin” kata sang yeoja sambil mengusap hidung dan pipinya yang basah

Namja kecil itu hanya tersenyum,dia beranjak mengambil bola yang tercebur didanau yang airnya dingin seperti es

“berrrrrrrrrr”

Namja itu kembali sambil merasa sedikit menggigil

“lihat.. aku.. sudah mengambilkannya untukmu…kau bisa bermain lagi sekarang”

End flashback

————

“noona.. darimana saja sih…?”Tanya zelo dari yang duduk diruang tamu.dia sudah memakai seragam sekolah

“a.. aku.. habis bersepedah.. akhir-akhir ini… aku merasa… tubuhku.. bertambah gemuk” kata sooyoung berbohong

Zelo mendelik “ gemuk? gemuk dari mana? Lihat, kau seperti tengkorak berjalan” ejek zelo

Sooyoung hanya nyengir kuda,

“kau berangkat saja dulu… aku…” belum selesai bicara zelo sudah memotongnya

“kau pasti ingin berangkat bersama minhyuk hyung yaa…ashh sudah kuduga”

“anhi…. Bukan seperti itu,aku… ingin naik sepedah saja kesekolah” kata sooyoung

“BWO?!! andwe apa kau gila,itu benar-benar jauh noona”larang zelo

“gwenchana.. aku hanya ingin hidup lebih sehat” kata sooyoung

—–***—–

“sooyoungie…” panggil yoona

“nde ada apa yong?”Tanya sooyoung

“kudengar kau membutuhkan pekerjaan,” sooyoung mengangguk

“ommaku membuka sebuah toko bunga.. jika kau mau kau bisa bekerja disana sebagai pengantar bunga… waktunya hanya sabtu dan minggu kok bagaimana?”

“jinjja?kapan aku bisa menemui ommamu?”Tanya sooyoung riang.

Nanti setelah pulang sekolah saja”kata yoona.

“baiklah…gomawo yoona-ya..”kata sooyoung

Yoona merangkul sooyoung “nde.. mianhae,karena hanya ini yang bisa kulakukan untuk membantumu sooyoungie”

“membantu apa?”tiba-tiba minhyuk datang dari arah belakang

“oh sooyoungie dia…”

“yoona membantuku menyelesaikan tugas dari mrs.lee..iya..hehe” potong sooyoung.dia menatap yoona dan memberikan sebuah isyarat dan yoona langsung mengetahuinya

——***——-

“anyeonghaseyo…” sapa sooyoung

“nde..? ada yang bisa kubantu?”

“maaf bi,aku choi sooyoung putri dari lee youngsun…”

“aahh.. jadi kau putri youngsun? Aigo kau benar-benar cantik… ada perlu apa?” tanya ajhuma itu.

sooyoung membungkuk berterima kasih

“begini, ommaku pergi meninggalkan rumah beberapa hari lalu.. apa dia menemui bibi?” tanya sooyoung

“jinjja?wah kami sudah tidak berhubungan sejak lulus SMA.. lebih baik kau mencari rumah teman-teman dekatnya”

Sooyoung mengangguk paham “apa bibi punya alamat mereka?”

“aku punya sebagian,tunggu sebentar biar aku carikan”

Sooyoungpun menunggu diluar,dalam hati dia berdoa, semoga dia bisa cepat menemukan ommanya

“sooyoung-ssi.. ini,ini alamat terbaru mereka…” kata bibi itu yang keluar sambil membawa secarik kertas

Sooyoung menerimanya “gamsahamnida bi.. semoga ini membantu ^^”kata sooyoung

“nde chonmanae.. kudengar appamu meninggal beberapa waktu lalu.. mungkin ommamu sedang menenangkan diri.. jadi kau tenang saja.. ommamu pasti kembali^^” kata bibi itu.sooyoung tersenyum

“nde.. kuharap juga seperti itu.. sekali lagi gamsahamnida bi ..aku mohon pamit dulu”

————-

Sooyoung menatap kertas yang diberikan bibi tadi,

Dia mendesah saat melihat alamat-alamat itu.semua tempat yang tertera disana jauh dari daerah sooyoung

Dia menggaruk rambutnya karena bingung, “Ya Tuhan,eoteokhe…”gumam sooyoung.

Lalu langkahnya terhenti saat ia melihat ada sebuah loewongan pekerjaan disalah satu restaurant.

Dia memeriksa lagi kalender dihandphonenya.

“sudah hampir akhir bulan…” gumamnya

Dia berfikir sejenak,hanya mengantar susu dan Koran dan membantu ditoko bunga omma yoona ia rasa masih belum cukup untuk membiayai study tour zelo.apalagi dia juga butuh biaya untuk mencari ommanya diluar kota

“apa aku perlu mencobanya…?”gumamnya sambil menoleh lagi pada restaurant itu

Dia menghela nafas lalu melangkah memasuki restaurant dengan mantab

——-***——

“noona.. apa omma belum kembali juga?”Tanya zelo

Sooyoung sedikit terkejut akan pertanyaan zelo

“ada apa zelo-ya?”Tanya sooyoung.dia tahu zelo pasti akan menanyakan tentang study tour

“mm… tidak jadi saja… bukan apa-apa”kata zelo

“apa tentang study tourmu?”Tanya sooyoung

Zelo mengangguk,”kurasa aku tak usah ikut saja…”

“ikutlah.. biar besok kuhubungi omma…nde?”

Zelo menatap noonanya lalu mengangguk

————-

Sooyoung menghapus keringat yang mengalir didahinya sejenak lalu kembali membersihkan meja restaurant tempatnya bekerja.

hari ini dia memang bekerja lembur agar mendapat gaji tambahan

Terkadang ia merasa tulangnya ingin patah,tapi saat ia mengingat adiknya,rasa itu langsung lenyap dan berubah menjadi bahan bakar untuknya

“sooyoungie..ini sudah malam,kau bisa pulang sekarang” kata sang manager restaurant

“nde sajangnim gamsahamnida..” kata sooyoung lalu segera melepas celemeknya.

“sooyoungie…” tiba-tiba seseorang memanggilnya

Sooyoung menoleh dan melihat bibi kim dan himchan menatapnya heran

“oh… nyonya,anda datang?” sapa beberapa pekerja lama pada bibi kim

Sooyoung mengeryit,”nyonya?”gumamnya heran

saat itu himchan menghampirinya “apa yang kau lakukan disini Dengan pakaian seperti ini?”Tanya himchan

————–

“Sebenarnya ada apa dengamu?” Tanya himchan.sooyoung masih menunduk sambil memainkan sedotan jusnya

“kau tahu tentang junhong kan?”Tanya sooyoung.himchan mengangguk

“omma…………….” Sooyoung sedikit ragu untuk mengatakannya.ia takut ia malah menangis jika mengatakan sesuatu tentang ommanya

“ommaku…. Pergi dari rumah…” lanjut sooyoung

“bwo?” Tanya himchan terkejut

“dia pergi karena sudah tak tahan dengan zelo….”lanjut sooyoung

“dan kau yang bekerja kesana kemari untuk memenuhi kebutuhan kalian?” Tanya himchan sedikit tak percaya

Sooyoung mengangguk lalu tersenyum

“himchan-a… jebal jangan katakan ini pada siapapun termasuk zelo” mohon sooyoung

Himchan mengeryit “zelo tak mengetahui jika kau bekerja seperti itu?” sooyoung mengangguk lagi

“bagaimana bisa kau seperti itu soo”

Sooyoung membuang nafas “aku hanya bisa seperti itu himchan-a.. hanya itu yang bisa kulakukan saat ini”

“kau bisa meminta bantuanku… bukankah kita sudah seperti saudara” kata himchan

Sooyoung menggeleng “aku masih sanggup melakukanya sendiri… terimakasih kau sudah mau mendengaran ceritaku ^^” kata sooyoung

————–

“TESSS!!”

Mata minhyuk membulat saat ia melihat setetes cairan kental berwarna merah jatuh dibuku putih sooyoung

Minhyuk langsung mengambil sapu tangannya, lalu ia taruh dihidung sooyoung.Dia menarik sooyoung agar  wajahnya mendongak keatas.Sejenak sooyoung terdiam karena sikap minhyuk yang sangat perhatian dengannya

Beberapa orang menoleh pada mereka.

“sooyoungie…gwenchanayeo?”Tanya yuri khawatir sambil menghampiri sooyoung.

“aku baik-baik sa…”

“berhentilah berbicara!!” potong minhyuk.sooyoung sedikit terkejut

“minhyuk-ah aku bisa sendiri…”kata sooyoung yang berniat memegangi sapu tangan itu sendiri

“Diam!!!” bentak minhyuk lagi ,wajahnya memancarkan kekhawatiran.

Sooyoungpun diam dan membiarkan minhyuk menolongnya

“Ayo kita ke UKS untuk meminta obat” ajak minhyuk saat darah sooyoung sudah berhenti

“tidak perlu..aku baik-baik saja…”tolak sooyoung

“bagaimana bisa kau bilang baik-baik saja sedangkan wajahmu pucat seperti itu” kata minhyuk marah

“minhyuk-ah tenanglah…,kau tak perlu memarahinya seperti itu”kata eunkwang

“benar…dia sedang sakit…”lanjut yuri

Minhyuk menghela nafas “jebal sooyoungie… menurutlah denganku sekali saja” kata minhyuk.suaranya melembut

————-

Sooyoung meminum obat lalu meneguk sebotol air yang dibelikan minhyuk.setelah selesai dia menaruhnya dimeja

Sooyoung terdiam sambil menatap minhyuk yang sedang menatapnya.sooyoung tersenyum

“kenapa kau masih bisa tersenyum?”Tanya minhyuk

“hanya karena aku sakit aku tak boleh tersenyum?”Tanya sooyoung balik

Minhyuk menghela nafas, “berhentilah berangkat sekolah menggunakan sepeda soo..itu terlalu melelahkan”

Sooyoung hanya tersenyum “minhyuk-ah gomawo atas semua bantuan dan perhatianmu… tapi kau tak perlu sekhawatir itu… aku baik-baik saja dan aku masih bisa menjaga diriku sendiri ” kata soo lembut

“Apa kejadian tadi mengatakan jika kau baik-baik saja?”Tanya minhyuk.sooyoung langsung terdiam

“aku merasa…”mihyuk meraba dadanya

“dadaku ini ikut sesak saat kau menderita seperti itu..”kata minhyuk lirih.seketika pipi sooyoung memerah mendengarnya

“sekali saja turuti permintaanku…berhentilah naik sepedah kesekolah”

Sooyoung menunduk “mianhae.. aku tak bisa.. aku punya alasan kenapa aku seperti itu”

Minhyuk membuang nafas sambil menatap sooyoung

“CKLEEEKKK” pintu uks terbuka

Yuri dan eunkwang masuk,dan sooyoung sedikit heran dengan ekspresi wajah yuri

“ada apa yul?”Tanya sooyoung

“sooyoungie..mianhae aku harus mengatakan ini,tapi sekarang adikmu sedang disidang kepala sekolah”

————-

Sooyoung segera berlari menuju kantor kepala sekolah dengan wajah khawatir

Wajahnya semakin terlihat pucat,membuat minhyuk,yuri dan eunkwang khawatir dan tak tega melihatnya

“sooyoungie.. pelan-pelan saja…” kata yuri.sooyoung atk menghiraukannya.saat ini yang ada dipikirannya adalah adiknya zelo

“grebbb” sooyoung menoleh terkejut pada tanganya.

sebuah tangan sudah mengait disana.tangan yang terasa hangat,tangan itu adalah tangan minhyuk

Minhyuk menatap sooyoung sambil tersenyum “tenanglah,aku masih ada disampingmu” katanya.

Sooyoung hanya tersenyum

————-

“choi sooyoung,kau sudah datang” kata mr.park,sang kepala sekolah.dia cukup mengenal sooyoung karena sooyoung termasuk siswa berprestasi dan aktif dalam organisasi sewaktu kelas 1 dan 2

Sooyoung dan minhyuk masuk sedangkan yuri dan eunkwang menunggu diluar

“AJHUMA.. APA ORANG TUAMU TAK PERNAH MEMBERINYA UANG… BAGAIMANA BISA DIA MENGAMBIL KUNCI MOTORKU..!!” belum sempat sooyoung menghirup udara kantor kepala sekolah itu,kai sudah berteriak padanya

lagi-lagi kai ada didalam kasus zelo

Zelo berdiri tak terima “JAGA BICARAMU!! AKU SAMA SEKALI TAK TERTARIK  DENGAN MOTOR BUSUKMU ITU!!”

Kai ikut berdiri “LALU KENAPA KUNCIKU ADA DITASMU HAH? APA MUNGKIN KUNCI ITU BERJALAN SENDIRI!!”

“TENTU SAJA TAK MUNGKIN..!! PASTI KAULAH YANG MENARUHNYA DITASKU!! AKU TAHU SEMUA KEBUSUKANMU KAI!!!” kata zelo

“MANA BUKTI JIKA AKU MENARUH KUNCIKU SENDIRI DITASMU?!”

“MANA BUKTI JIKA AKU BENAR-BENAR MENGAMBIL KUNCIMU?!”

Sooyoung memegangi dahinya yang terasa semakin berdenyut cepat.ingin sekali rasanya ia pingsan saja dan tidak memikirkan masalah untuk beberapa waktu.minhyuk hanya diam sambil menatap sendu pada sooyoung

“HENTIKAN ATAU AKU AKAN MENSKORS KALIAN BERDUA!!!” lerai kepala sekolah

“choi sooyoung, bagaimana kau mencotohkan adikmu.. ?aku sudah sangat mengagumimu sebagai murid disini” Tanya mr.park

Sooyoung hanya diam seribu bahasa,dia terlalu lelah meski hanya untuk bicara

“songsaengnim,kakakku tak salah apa-apa!!! Kenapa anda begitu saja mengambil keputusan jika aku mencuri kunci motornya?” kata zelo tak terima

“ jika ditanya bukti kau mencuri,semua orang melihat kunci motor kai ada ditasmu,tapi jika tidak apa kau punya bukti jika kau tak mencuri..? atau bukti lain jika terjadi kesalahan disini?!!”Tanya mr.im,guru ketertiban yang mendampingi kepala sekolah

“aku akan mencari buktinya… berikan aku sedikit waktu” kata zelo

“songsaengnim…”

“sudah kuputuskan untuk tidak mengungkit kasus ini,biar aku dan mereka yang merundingkan dengan kekeluargaan” kata kai sambil tersenyum pada kepala sekolah

Tentu saja sooyoung,minhyuk dan zelo terkejut mendengarnya

“APA MAUMU?!! AKU TAHU KAU PUNYA MAKSUD BURUK DIBALIK SEMUA INI KAN?!!” kata zelo

“zelo,jebal… pelankan suaramu” kata sooyoung lirih.

“CHOI JUNHONG!! Kai sudah dengan baik memaafkanmu.. kenapa kau malah seperti itu”kata mr.im

zelo hanya mendesah kesal

————-

Kai berjalan kehadapan sooyoung yang berniat pergi bersama minhyuk

“urusan kita belum selesai” kata kai

Sooyoung hanya menatap datar pada kai,sungguh dia sama sekali tak punya tenaga untuk memarahi siapapun.

“apa maumu?”Tanya sooyoung lirih.

“aku akan melupakan masalah ini asal kau mau menemaniku selama seminggu kedepan”kata kai lalu tersenyum smirk

“BWO?!!”

“KAU!!! BERANI SEKALI KAU BICARA SEPERTI ITU!!” kata minhyuk tak terima sambil menarik kerah baju kai

“minhyuk-ah biarkan dia…” kata sooyoung

Zelo yang sejak tadi diam kini menghampiri kai

“urusanmu denganku… jangan membawa-bawa noonaku!!” kata zelo pelan namun penuh penekanan

“apa kau gila? Tak mungkin aku menyuruhmu menemaniku selama seminggu.. kau pikir aku namja apa?” kata kai

Sooyoung masih terdiam,sepertinya dia sedang memikirkan sesuatu

“bagaimana ajhuma..?”Tanya kai

“hanya menemanimu kan?”Tanya sooyoung.minhyuk dan zelo menoleh terkejut.sedangkan kai tersenyum senang

“noona… hajima” kata zelo

“aku akan menerimanya dengan satu syarat…”kata sooyoung

“apa?”Tanya kai

“kau tidak boleh melakukan hal yang berbau melecehkanku seperti beberapa malam yang lalu”kata sooyoung

Kai tersenyum “itu hal mudah,aku janji untuk hal itu” kata kai sambil tersenyum penuh kemenangan

Minhyuk mendesah tak percaya mendengarnya,dia tidak bisa menerima kenyataan jika sooyoung menghabiskan waktu seminggu dengan namja lain apalagi dengan kai.

Zelo menatap tajam pada kai,dia tentu saja tak rela sooyoung menerima perjanjian itu demi dirinya.Apalagi dia adalah saksi langsung saat kai mencoba memperkosa noonanya

“kau senang sekarang?”Tanya sooyoung saat melihat kai begitu senang.kai tersenyum pada sooyoung

“TESSSS” tapi senyum kai pudar dan matanya langsung terbelalak saat ia melihat setetas darah mengalir dihidung sooyoung

Minhyuk yang juga menyadarinya langsung beranjak menutup hidung sooyoung lagi dengan sapu tangannya.tapi ternyata kai lebih dulu melakukannya

Sooyoung sedikit terkejut akan sikap kai,yang ada dihadapannya bkan seperti kai.namja dihadapannya begitu lembut dan memancarkan penuh perhatian.

Zelo langsung menghampiri sooyoung,dia mendorong tubuh kai

“menjauhlah darinya!!! Inikan yang kau inginkan?!!”Tanya zelo dingin pada kai.kai masih terdiam sambil melihat sooyoung yang mengeluarkan darah lagi dari hidungnya

Dia tak perduli dan kembali menutup hidung sooyoung agar darahnya tak keluar.

“KUBILANG MENYINGKIRLAH DARINYA!! AKU TAHU TUJUAN AWALMU MEMANG NOONAKU KAN?!” Tanya zelo

“zelo.. ha.. ji..ma…” kata sooyoung terbata

“BRUKKKK” tiba-tiba tubuh sooyoung terjatuh tak sadarkan diri.untung saja minhyuk yang berdiri dibelakangnya dengan sigap menolong sooyoung

“NOONA..!!” pekik zelo. Mata kai terbelalak melihat sooyoung seperti itu

“ada apa dengannya?”batin kai

__TBC__

mianhae membosankan,lagi galau nunggu B.A.P WARRIOR japanese version sama galau GG TOUR INA nih hehe*curcol

tetep ditunggu tanggepannya ya ^^

oh iya,kalo kalian boleh milih,kalian pengen sooyoung endingnya sama siapa?

sooyoung-zelo/sooyoung-minhyuk/sooyoung-kai/sooyoung-himchan

semakin banyak semakin cepet publish part selanjutnya 😀

kalo tanggepannya dikit,mungkin nasib ff ini kaya What Are you 😦

*bonus pics sooyoung zelo(my edit)

nb:ini cuma kesenangan semata & jangan dianggap serius

SZ

SZ1

#ekspresinya hampir sama

sama

same1

#bajunya hampir sama

MY NAUGHTY BROTHER (PART 2)

TITLE : MY NAUGHTY BROTHER (PART 2)

CAST :

  1. choi sooyoung [19]
  2. choi junhong (zelo) [16]
  3.  lee minhyuk  [19]
  4. Lee seungjong [16]
  5. Kim jongin (kai) [16]

GENRE : family, romance, school life

RATING : PG 15

NB :maaf jika terdapat kesalahan dalam penulisan,maaf jika ada kata-kata kasar/menyinggung.

—-

Happy reading and don’t be siders ^^

—-

mnb232

@ sekolah

“kriiiinkk kriiinkkk”

Bel istirahat berbunyi,sooyoung mengambil sesuatu ditasnya lalu beranjak pergi

“apa itu sooyoungie?”tanya minhyuk ayng memang duduk disamping sooyoung

Sooyoung menoleh pada minhyuk “oh ini.. ini bekal untuk junhong,”

Minhyuk mendelik “kau ingin mengantarnya?” Tanya minhyuk sedikit tak percaya.

Sooyoung mengangguk “setelah kejadian malam itu dia jadi jarang sekali makan.. aku takut jika maagnya kambuh” kata sooyoung khawatir,minhyuk terdiam.

Sebenarnya dia ingin mencegah sooyoung,karena ia yakin sooyoung hanya akan ditertawakan teman-teman zelo

Tapi setelah mendengar dan melihat sooyoung yang begitu khawatir dia membiarkannya

“baiklah… tapi berhati-hatilah,kudengar kelas zelo itu kelas paling nakal disekolah ini”

Sooyoung mengangguk “nde ^^”

———-

“HAHAHAHHAHAHAH!!!”

Benar saja,Sooyoung langsung terdiam saat semua teman-teman zelo menertawakannya

“noona kau hanya membuatku malu…”kata zelo kesal.

“ZELO,KENAPA KAU TAK MENERIMANYA… HAHAHAHA”

“AIGOOO AIGOO ANAK OMMA HARUS MAKAN BEKAL AGAR  TIDAK SAKIT BWAHAHAHAHA”

“LIHAT DIA,DIA SEPERTI ANAK TK YANG MASIH MEMAKAN NASI BEKAL… AIGOOO… HAHAHA”

Zelo hanya menunduk malu mendengar ejekan teman-temannya,sedangkan sooyoung masih terdiam

“AJHUMA, LEBIH BAIK KAU BUANG BEKAL ITU.. ADIKMU SAMA SEKALI TAK MENGHARGAINYA” kata kai

Sooyoung menatap tajam pada namja yang sedang duduk dipojok ruangan yang menatapnya remeh

“zelo-ya.. jangan perdulikan mereka.. kau belum makan sejak kemarin,kau harus makan..”kata soo pada zelo

“KUBILANG AKU TIDAK MAU!! LEBIH BAIK KAU BUANG SAJA BEKAL ITU… PALLI KAU HANYA MEMPERMALUKANKU” kata zelo

Sooyoung tersentak mendengarnya, zelo tak pernah seperti itu.dia selalu menurut jika memang itu demi kebaikannya

Tapi setelah ia pikir ia memang membuat zelo dipermalukan,Sooyoungpun berbalik dan pergi membawa bekal itu.

Lalu tiba-tiba seorang namja berdiri lalu menghadang jalan sooyoung.sooyoung sedikit terkejut

“noona,daripada mubazir… biar aku saja yang memakannya ^^ “kata seungjong sambil tersenyum.

Sooyoung sedikit tak percaya akan apa yang dilakukan seungjong.tapi dia mengangguk dan memberikannya

“aku hanya punya hyung yang tak pernah membuatkanku bekal,apalagi sampai rela mengantarnya..”lanjutnya

“SEHARUSNYA INI BUKAN SESUATU YANG DIJADIKAN LELUCON… TAPI SESUATU YANG DI IRIKAN DALAM SEBUAH KELUARGA.. “ kata seungjong pada teman-teman kelasnya.tapi sebenarnya yang ia tuju adalah zelo

Zelo terdiam,timbul sedikit rasa menyesal setelah mendengar kata-kata seungjong

Sooyoung tersenyum pada seungjong “gomawo seungjong-ah,kalau begitu aku pergi dulu” kata sooyoung

Kai yang melihat itu hanya diam,lalu seulas senyum terukir dibibirnya.bukan senyum nakal,melainkan senyum mengerti

————–

“kau beruntung memiliki adik seperti seungjong “kata soo pada minhyuk.mereka berjalan beriringan untuk pulang bersama.

Memang setelah pindahnya minhyuk,dia jadi jarang berkumpul dengan yuri dan lebih sering bersama dengan minhyuk.Bukan apa-apa,hanya saja sooyoung sedikit tidak suka dengan yuri yang setiap hari hanya membicarakan namja ataupun kehidupan glamor.lagipula yuri sekarang juga lebih sering menghabiskan waktunya bersama eunkwang

Minhyuk tersenyum “kau tahu aku dulu sama seperti zelo,nakal dan suka berkelahi… tapi karena seungjong aku berubah… seungjong sama sepertimu.. ^^”kata minhyuk

“jinjjayeo? Waah kuharap zelo bisa cepat berubah sepertimu…”

“nde.. kuharap seperti itu”

“AWAAAS!!!”

Terdengar teriakan dari arah lapangan basket

“BUGHHH” sebuah bola melayang dan mengenai tepat dikepala sooyoung.

Sooyoung terkejut dan langsung jatuh terduduk

“YA!!! Bwohaneungeoya!!”Terak minhyuk marah.

“sooyoungie gwenchanayeo?”Tanya minhyuk,suaranya melembut. Sooyoung mengangguk sambil memegangi kepalanya yang benar-benar pusing sekarang

“hey gwenchana?”Tanya seseorang yang berlari menghampiri mereka

“oh.. bukankah kau kakaknya junhong? Namamu sooyoung kan” Tanya orang itu

Sooyoung mendongak dan melihat seorang namja cukup tinggi yang memakai seragam basket,dia adalah kakak kai

“kau lagi…”gumam soo lirih.

“lain kali berhati-hatilah… jangan bermain seenaknya seolah sekolah ini hanya milikmu” kata minhyuk kesal lalu menolong sooyoung yang berusaha berdiri

Namja itu mendengus, “ salah siapa kalian pacaran dipinggir lapagan” kata namja itu kesal

“bwo?!!” minhyuk terlihat terbawa emosi.tapi sooyoung segera menahan lengannya

“sudahlah minhyuk-ah… menanggapinya hanya akan membuang waktu,ayo kita pergi”kata sooyoung lirih.dia masih merasakan sakit pada kepalanya

Minhyuk dan sooyoungpun pergi meninggalkan namja tadi tampa bicara apa-apa

“BEEBB BEEBB”

Sooyoung meraih handphone yang ada disaku roknya lalu mengangkat telphon yang berdering

“ne yeobseyo…?”

Dan tiba-tib Mata sooyoung terbelalak setelah mendengar suara parau ommanya.

“CTRAKKK” handphone sooyoung jatuh begitu saja ketanah.sooyoung jatuh terduduk lagi

“sooyoungie waeyo?”Tanya minhyuk khawatir

Sooyoung masih diam,matanya berkaca-kaca dan bibirnya bergetar

“Gwenchanayeo? Apa kau terluka karena lemparanku tadi?”Tanya namja berseragam basket itu yang ternyata belum pergi dan melihat sooyoung yang jatuh terduduk

“a.. appa.. “

——–

Langkah sooyoung terhenti saat melihat omma sooyoung menangis begitu keras diluar kamar rawat appanya

Sooyoung segera menghampiri ommanya dan memeluknya

“soo.. sooyoung.. appa hiks.. appa.. dia dalam keadaan kritis”

Sooyoung sebenarnya sangat sedih,tapi dia menyembunyikannya agar ommanya tak bertambah sedih

“omma tenanglah,appa pasti membaik”kata sooyoung sambil mengusap punggung ommanya

Minhyuk hanya menatap iba pada sooyoung. Rasa kagumnya pada sooyoung semakin bertambah saat ia melihat begitu tegarnya hati sooyoung dalam menghadapi masalah

“TAP TAP TAP “ zelo datang sambil berlari menghampiri omma dan noonannya

Wajahnya penuh kekhawatiran dan tentu saja penuh kesedihan

Omma sooyoung yang melihatnya langsung menghampiri zelo dengan murka

“lihat semua akibat yang kau LAKUKAN!!! Jika terjadi hal buruk pada suamiku AKU TAK AKAN MEMAAFKANMU JUNGHONG-AHH!!!!” teriak omma sooyoung frustasi.zelo hanya diam,

“omma jebal jangan seperti ini… semua ini bukan kesalahan junhong”cegah sooyoung saat ommanya ingin memukul zelo.Minhyuk menarik zelo agar menjauh dari sana

Lalu dokter yang meng menangani appa sooyoung keluar.

Sooyoung pov

Aku melihat dokter lee yang menangani appaku keluar,entah kenapa perasaanku menjadi tidak enak dan was-was

“dokter,apa suamiku sudah membaik?”Tanya omma

Aku,zelo,dan minhyuk menatap serius pada dokter lee

“mianhae… tuan choi,dia sudah kembali kesisi Tuhan… kami sudah berusaha semaksimal mungkin tapi takdir berkehendak lain”kata dokter lee

“DEG” aku merasa tubuhku benar-benar melemah tanpa tenaga.aku merasa sebagian dari nyawanya hilang bersama kepergian appa

“ANDWEEEEEEEE!!! ANDWEEEEEE!! APA YANG KAU LAKUKAN…!! KAU BISA BEKERJA ATAU TIDAK!!! SUAMIKUUUUU!!!  ANDWEEEEEEEEE” teriak omma sambil menarik lengan baju sang dokter

Aku segera menahan omma dan menjauhkannya dari dokter dengan tenagaku yang masih tersisa

“omma tenanglah”kataku.

Kulihat junhong terdiam dengan air mata yang mengalir dipipinya,dia tak berani mendekat dan malah pergi

“BRUKKKK” lalu kuliat omma terjatuh tak sadarkan diri.

——–

Backsound recommended : btob_aboji/father

Aku menutup wajahku dengan kedua telapak tanganku.

Tuhan,jika ini mimpi tolong segera bangunkan aku… aku sungguh tak kuat .dadaku benar-benar sesak

Air mataku yang sedari tadi kutahan kini pecah dan mengalir begitu deras dipipiku.sungguh aku sangat menyayangi appa,omma dan zelo

“hiksss” aku masih merasa tak kuat meski sekarang aku sedang duduk dikursi tunggu koridor rumah sakit

Entah apa yang harus kulakukan,appaku meninggal,ommaku pingsan dan adikku pergi entah kemana

Kuharap zelo masih menjaga akal sehatnya

aku melihat minhyuk yang kini berlutut didepanku.dia menatapku lembut dan tenang sambil membelai rambutku

lalu dia menarik pundaku dan memeluku erat.aku merasa sedikit tenang berada dipelukan hangatnya.

Normal pov

“hiks  hikss…appa..” kata soo lirih. Sooyoung mencengkram pundak minhyuk.air matanya membasahi seragam minhyuk

Minhyuk hanya diam sambil membelai rambut dan punggung sooyoung.berusaha mengurangi beban yang pasti begitu menghantam jiwa sooyoung

“gwenchana..”bisik minhyuk lembut.mungkin itu bisa memberi sedikit ketenangan pada sooyoung

“luapkan semunya jika itu membuatmu lega”lanjutnya

“hiks.. hikss… appa… app..appa hikss”sooyoung mulai menangis tersedu-sedu,suaranya begitu parau dan menyedihkan

——-

“ARGGGGHHHHHHHHHHHHHHH!!!”

Zelo berteriak dibawah guyuran hujan.langkahnya gontai

Dia ingin sekali menangis tapi air matanya tak mau keluar.hanya sesak yang ia rasakan

Yang ada dipikirannya saat ini adalah ia ingin sekali menggantikan posisi appanya.

“CHOI JUNHONG!!! BABOYA!!!!!!!! ARGGGGHHHHHHH ” teriak zelo lagi.kini dia memukuli kepalanya sendiri.

Dia jatuh terduduk didekat sebuah pohon yang ada dipinggir jalan.ia merasa kakinya benar-benar sudah tak memiliki tenaga lagi.

Dia hanya diam dan membiarkan hujan deras menghantam tubuhnya

Tapi beberapa saat kemudian dia merasa air hujan tak lagi membasahi tubuhnya.dia mendongak dan melihat yeoja yang beberapa hari lalu ia tolong kini menatapnya iba

Gadis itu memayungi zelo dengan payung pink transparantnya.Zelo hanya diam sambil menatap gadis itu.

Lalu gadis tinggi itu berjongkok disamping zelo lalu mengusap wajah zelo lembut dengan sapu tangannya

Zelo tetap diam dan membiarkan yeoja cantik itu mengusap wajah dan rambutnya yang basah kuyub

“menangislah, kau sedang dibawah hujan… jadi tak akan ada yang tahu jika kau menangis” kata gadis itu lembut

—–***—–

Sooyoung menatap makam appanya.tatapannya kosong

“appa… gomawo, atas semua yang telah kau berikan padaku, pada omma, dan pada junhong.. ,aku janji apapun yang terjadi aku akan menjaga omma dan junhong… aku janji tak akan mengecewakanmu appa… semoga kau tenang disisi Tuhan…”kata sooyoung lirih

“hiksss…. “ air mata sooyoung menetes lagi. sekeras apapun dia menahannya,tetap saja air matanya terus mengalir

“tikk tikk tikk” sooyoung merasa air mulai membasahi tubuhnya.dia melihat kesekeliling

Makam sudah sangat sepi,karena memang pemakaman appa soo sudah selesai 3 jam yang lalu

Diapun beranjak pulang,mengantisipasi jika omma akan memarahi junhong lagi nanti

“sooyoungie”panggil seseorang.sooyoung menoleh dan melihat seorang ajhuma menatapnya sambil tersenyum

“nde?”Tanya sooyoung.dia merasa tak asing dengan wajah itu tapi dia juga tak bisa mengingat

Lalu ajhuma itu menghampiri sooyoung dan memeluknya erat

“kau pasti sangat sedih… aku turut berduka cita atas meninggalnya appamu”kata ajhuma itu

“nd..nde..gamsahamnida”kata sooyoung

Ajhuma itu melepas pelukannya lalu menatap wajah sooyoung

“lihat,terakhir aku melihatmu kau masih berumur 5 tahun… dan sekarang kau benar benar cantik”kata ajhuma itu

“mm.. mianhae,apa dulu kita saling mengenal… aku… memiliki.. ingatan yang buruk ^^”kata sooyoung

Ajhuma itu tersenyum “aku bibi kim, … kau lupa?”

Sooyoung emmiringkan kepalanya kekanan dan kiri berusaha mengingat yeoja didepannya ini

“kita bertetangga waktu kau masih kecil… kau sering bermain dengan anaku dikolam ikan yang ada dirumahku..” Tanya bibi itu

sooyoung mulai tersenyum,”bibi kim,bibi kim ahh aku… aku ingat sekarang…”kata sooyoung

——***—–

Sooyoung berjalan menghampiri ommanya yang sedang melamun dikamar

“omma.. ayo makan,omma kan sudah sejak kemarin belum makan”kata soo lembut

Omma sooyoung hanya diam,lalu perlahan air matanya jatuh.membuat hati sooyoung benar-benar sakit melihatnya

“omma.. jika omma seperti ini appa akan sedih disana…”kata soo lembut

“kita harus mengusirnya,dia sudah tak ada hubungan lagi dengan kita” kata omma soo lirih

“maksud omma junhong?” Tanya sooyoung.omma tetap diam dengan tatapan datar

“andwe omma, dia adikku,dia harus tatap bersamaku” tolak sooyoung

“dia bukan benar-benar adikmu… dia sama sekali tak punya hubungan darah denganmu bahkan dengan appamu”

“omma jebal,pikirkan apa yang terjadi jika dia hidup sendiri,dia masih membutuhkan kita dan sampai kapanpun akan membutuhkan kita”

Omma sooyoung hanya diam sambil menghela nafas,tanpa menjawab lagi dia berbaring mmbelakangi sooyoung

“haaahh, aku ingin tidur… tolong tinggalkan omma soo”

Sejenak Sooyoung menatap prihatin,diapun menurut dan segera keluar.

Lalu Sooyoung melihat jam dinding,waktu sudah menunjukan pukul 10 malam tapi zelo belum juga pulang

Diapun beranjak mencari adiknya itu.dia hanya khawati zelo ikut mabuk-mabukan dengan teman-temannya

Dan  langkahnya terhenti saat ia melewati sebuah gang buntu yang cukup sempit,matanya membulat saat dia melihat zelo dan seungjong sedang dipukuli oleh gerombolan kai

“YAH!!! HENTIKAN!!”pekik sooyoung sambil menghampiri mereka

Kai yang melihat sooyoung langsung tersenyum smirk,

“tidak usah dipancing dia malah datang sendiri”kata kai

“lepaskan tanganmu dari adikku!!” kata sooyoung sambil mendorong mereka

“straaappp” dengan satu gerakan kai langsung mengunci tubuh sooyoung dengan lengannya

“BWOHANEUNGEOYA!!!” kata sooyoung sambil memberontak

“ajhuma kurasa aku mulai tertarik denganmu”bisik kai

“TAPP!!”

“BUGHHHH!!!” dengan tenaga yang tersisa zelo berhasil bangun dan menghajar wajah kai hingga tersungkur

“SINGKIRKAN TANGAN KOTORMU ITU DARI NOONAKU!!!” kata zelo sambil meraih kerah baju kai

Kai mengusap ujung bibirnya lalu tersenyum smirk pada zelo

“kau sudah merebut yeojachinguku… dan gantinya kau harus memberikan kakakmu padaku”katanya

“BUGHHHH!!!” sebuah pukulan yang lebih keras mendarat dipipi kai

“LANGKAHI DULU MAYATKU!!!” kata zelo

Lalu seorang teman kai menarik zelo,tapi orang itu tidak memukulinya melainkan hanya mengunci tubuh zelo dibantu satu temannya yang lain

Kai bangun dan mulai mengunci tubuh sooyoung ketembok.kini sudah tidak ada jarak diantara mereka

Lalu salah satu temannya mengunci mulut sooyoung dengan kain sehingga sooyoung tak bisa berteriak.dia juga menali tangan sooyoung dengan sangat kuat

Seungjong yang melihat itu langsung bangun dan menghampiri kai

“JANGAN SEKALI-KALI MENYENTUHNYA!!!” kata seungjong lalu mengayunkan tinju pada kai.tapi karena seungjong tak ahli berkelahi,kai mudah saja menghindar tanpa melepas cengkramannya pada sooyoung

“kau terlalu bodoh karena lebih berpihak padanya daripada berpihak padaku…”ejek kai.

Dua teman kai yang lain mengunci tubuh seungjong seperti apa yang dilakukan pada zelo

Kai beralih menatap sooyoung,dia melihat tubuh sooyoung dari atas sampai bawah

“zelo,apa kau pernah melihat noonamu telanjang?” Tanya kai. Seketika mata sooyoung,zelo dan seungjong terbelalak

“APA YANG AKAN KAU LAKUKAN!! CEPAT LEPASKAN SOOYOUNG NOONA!!!” kata seungjong

“CEPAT LEPASKAN DIA DAN PUKULI SAJA AKU!!!” lanjut zelo,dia menatap bersalah pada sooyoung

“aku sudah bosan memukulimu,kurasa melihat tubuh indah noonamu ini lebih menarik… benarkan teman-teman!!”

“hahahahaha tentu saja.. ayo cepat lakukan!!” suruh teman kai yang lain

“YAHHHH!!!!” pekik zelo marah,dia berusaha memberontak tapi gagal. Tiga orang sedang memegangi tubuhnhya

Dia hanya bisa menatap nanar pada noonanya yang mulai menangis

Mata sooyoung terbelalak saat kai mulai membuka kancing kemejanya

“ngggggg!!!!” sooyoung memberontak dan berusaha berteriak meski itu tak akan mungkin.hanya air mata yang menetes dipipinya

“JAUHKAN TANGANMU ITU DARI NOONAKU KEPA**T!!” kata zelo,dia merasa sedih saat melihat noonanya diperlakukan seperti itu,apalagi zelo hanya dapat melihat dan tak bisa berbuat apa-apa

Kancing baju sooyoung sudah hampir terbuka semua,

“YAHHH!!!! JANGAN KAI….!!!  JEBAL!!! HENTIKANNN!!!” teriak zelo,air mata mulai menetes dipipinya

Baginya,melihat noonanya seperti itu sama menyakitkannya dengan kematian appanya dulu

“AIGOO AIGOOO… KAU MENANGIS??!!! DASAR CENGENG!!”ejek kai pada zelo

Kai kembali tersenyum ada sooyoung “tubuhmu bagus juga ajhuma” kata kai

“KIM JONGIN!! HENTIKAN SEMUA!!!” sebuah suara mengejutkan kai.semua menoleh pada seorang namja yang berdiri diujung gang itu

“HYUNG?”

“KALIAN..!!! JIKA ,KALIAN TAK MELEPASKAN MEREKA, AKU AKAN MELAPOR PADA APPAKU AGAR ORANG TUA KALIAN DIPECAT!!” kata namja itu sambil menunjuk teman-teman kai

“anhi hyung… kami akan melepas mereka” kata teman-teman kai lalu segera berlari dari sana

Zelo dan seungjong terjatuh,lalu mereka segera berlari menolong sooyoung.

Seungjong membuka tali yang mengikat tangan sooyoung,dan membuka kain yang membungkam mulut sooyoung.

Sedangkan zelo langsung mengancingkan kembali baju noonanya yang hampir terbuka semua dan mengekspose tubuh indahnya

Karena Sebagai adik,dia harus menjaga kesucian kakaknya.

Dia melepas jaketnya lalu dipakaikan ditubuh sooyoung,dia tak perduli meski dia hanya menggunakan kaos sleeveless dan sekarang bisa merasakan betapa dinginnya udara malam

“noona gwenchana?” zelo memegang kedua pipi noonanya dengan tatapan khawatir dan penuh rasa bersalah. padahal wajahnya sediri sudah lebam dan berdarah

solo111

“hikss…hiksss” sooyoung hanya diam dan terus menangis.zelo langsung memeluk noonanya erat

Zelo merasa sangat sedih melihat noonanya seperti itu.

“mianhae noona ini salahku… “kata zelo sambil membelai rambut noonanya

Disisi lain,Kai hanya diam sambil menatap namja yang sejak tadi melihatinya dengan tajam,

“BUGHHH!!!” sebuah tinjuan mendarat dipipi kai

“tidak apa-apa jika kau nakal,tapi aku tak akan mebiarkan kau melakukan hal biadab seperi tadi… aku sungguh kecewa denganmu kai…!!!” kata orang itu

Kai hanya diam,dia tak bisa melakukan apa-apa pada hyungnya itu

—–***——-

Minhyuk menatap sedih pada sooyoung. Dia tahu semua kejadian yang dialami sooyoung beberapa malam lalu

Dia tak bisa membayangkan perasaan sooyoung saat ini, baru sehari setelah meninggalnya appa sooyoung,dia malah nyaris diperkosa didepan adiknya sendiri

Dia jadi semakin menyesal karena tak bisa menolong sooyoung,ingin sekali dia mendatangi kelas kai lalu memukulnya sampai pingsan

Biasanya sooyoung akan bercerita banyak hal pada minhyuk saat mereka pulang bersama,tapi setelah kejadian itu,sooyoung menjadi sangat pendiam dan jarang berbicara.

Bahkan sejak keluar gerbang sooyoung tak bicara sepatah katapun

“tappp” sooyoung terkejut saat tiba-tiba minhyuk menarik lengannya

“apa yang kau lakukan?” Tanya sooyoung

Minhyuk berhenti lalu tersenyum pada sooyoung

“kudengar ada pasar malam disana,ayo kita bermain dulu…”ajak minhyuk.

“tapi aku…” sooyoung tak melanjutkan kata-katanya karena minhyuk sudah menariknya

————-

Sooyoung masih diam sambil melihat sekeliling,begitu banyak orang dan pasangan yang ada dipasar malam itu.

Sedangkan dia? Dia menoleh lagi pada minhyuk.mereka hanya dua orang siswa yang masih mengenakan seragam sekolah dan tidak tahu ingin melakukan apa

“apa yang ingin kau lakukan disini? Ini terlalu ramai” kata sooyoung tak nyaman

Minhyuk mencoba melihat sekeliling,lalu matanya berbinar saat melihat sesuatu

“ayo kita main itu ”ajak minhyuk

Mereka menghampiri sebuah kotak permainan.cara mainnya adalah melempar busur panah pada balon,jika balonnya meletus maka mereka mendapat hadiah

Minhyuk mencoba mlempar,sooyoung hanya menatap minhyuk yang berkali-kali melempar tapi tetap saja tak bisa

“minhyuk-ah sebaiknya kau menyerah” kata sooyoung yang mulain tertawa melihat kefrustasian minhyuk

“ashh aku hampir bisa… “kata minhyuk tanpa melepas pandangannya pada balon itu

Lagi-lagi minhyuk gagal, minhyuk menggaruk kepalanya yang tak gatal

“sudahlah.. kau tak akan bisa,lebih baik kita pulang “kata sooyoung lalu tertawa kecil

“bagaimana jika aku bisa?” Tanya minhyuk lalu emnatap sooyoung. Sooyoung berfikir sejenak

“jika 3 kali kesempatan aku menang, kau harus mengabulkan permintaanku…bagaimana?”

“bagaimana jika kau tak bisa menang?”

“aku… akan menarikan lagu apink_no no no…”kata minhyuk percaya diri

“jinjja? Baiklah hahahha”

———–

Sooyoung memegangi perutnya karena sakit.sakit karena Sepanjang perjalanan pulang dia hanya tertawa

“jangan tertawa.. itu memalukan”kata minhyuk kesal

“hahahahha… jinjja,jika aku jadi kau,maka aku akan lari saja…kau tahu kau tak akan menang tapi kau menjanjikan seperti itu aigoooo hahahaha ”kata sooyoung sambil menepuk pundak minhyuk

“ daripada aku tidak menepati janjiku padamu lebih baik aku malu didepan mereka…” kata minhyuk.tawa sooyoung memudar setelah mendengarnya

Minhyuk berhenti sejenak sebelum masuk kedalam rumah,dia menatap lembut pada sooyoung

soohyuk

“lagipula aku senang ^^,karena kau kembali tertawa dengan begitu manis” lanjutnya

Seketika sooyoung merasa ada sesuatu yang menjalar dipipinya sehingga menjadi merah seperti tomat

“pukk pukkk” minhyuk menepuk kepala sooyoung pelan dan mengusapnya

“jangan terlalu memikirkan kejadian buruk yang sudah terjadi, kau gadis kuat dan aku yakin kau pasti bisa menghadapinya ^^” kata minhyuk

————

“kenapa sepi sekali? Pasti junhong belum pulang” kata sooyoung sat dia masuk kedalam rumah

“omma…” panggil sooyoung.

Dia memeriksa kamar ommanya,lalu kamar mandi,dapur,dan halaman belakang tapi dia tak berhasil menemukan diamana ommanya

Sooyoung masuk kekamar sambil memikirkan dimana tempat yang mungkin didatangi omma

Tapi matanya mengeryit saat ia melihat sebuah surat yang ada diatas meja belajarnya

Sooyoung meraih surat itu dan segera membacanya,

 

Sooyoungie,mianhae omma harus pergi

Semakin lama aku tinggal dirumah, maka aku akan semakin membencinya,

Aku sudah tak tahan melihat anak dari mantan pacar suamiku ada didekatku

Semoga kau tetap memaafkan omma,

Jangan mencariku dan hiduplah dengan baik

#omma

“strapppp” surat itu terjatuh kelantai.tangan sooyoung merasa sangat lemas sekarang

__TBC__

mianhae kalo membosankan, tetep ditunggu tanggepannya ya chingu

semakin banyak semakin cepat publish part selanjutnya ^^