With You (Part 1)

TITLE : With You (Part 1)

CAST :

  • Choi Sooyoung SNSD

cropped-cxwq_bovqaatdk8.jpg

  • Bang Yongguk B.A.P

cwodhh7xcaaalsk

OTHER CAST:

  • Jung Kyungho
  • Minho SHINee
  • B.A.P
  • SNSD
  • Find by Yourself

GENRE : Sad, Angst, Romance, Fluffy, Idol Life

RATTING : PG 15

CREAT BY : H-BY

.

NB :

  • Maaf jika terdapat banyak kesalahan dalam penulisan (Typo)
  • Maaf jika terdapat kata-kata kasar/ menyinggung
  • Maaf jika terdapat kesamaan cerita
  • DON’T BE SIDER
  • DON’T BE PLAGIAT

.

Happy Reading

withyou2

-You’re not alone, Hold my hand-

-I’ll be with you-


MC 2: Lalu? Bagaimana kau bisa mengetahuinya?

Yongguk: Aku benar-benar tahu jika dia Idol adalah setelah aku di beritahu bahwa dialah yang menjadi model baju untuk project bazhar kami.

Sooyoung terdiam mendengar pernyataan itu, entah kenapa darahnya mulai berdesir cepat meski dia tidak benar-benar yakin dengan dugaannya.

MC 1: Aaaahh kurasa aku tahu siapa dia.

BAP: (Bingung dan saling bertatapan) Siapa? Siapa?

Yongguk: Sooyoung Sunbaenim.

BAP/MC: (Terkejut)

Tidak berbeda dengan member B.A.P, Sooyoungpun ikut terkejut mendengarnya. Na..ya?

MC 2: Sooyoung? Maksudmu Park Sooyoung (Joy)? atau Choi Sooyoung?

Yongguk: Seo Nyuh Si Dae, Choi Sooyoung.

Sooyoung mengerjapkan matanya beberapa kali setelah dia melihat bagaimana mantabnya Yongguk menjawab pertanyaan sang MC.

MC 1: Woah, ini benar-benar langka. Biasanya.. idol namja akan memilih Yoona, Seohyun, atau Taeyeon sebagai ideal type mereka.

“Aku kira.. juga seperti itu” Batin Sooyoung yang sepertinya masih saja tak percaya. Yap, Sooyoung memang anggota dari girl grup terkenal bernama Girls Generation. Tapi memiliki grup mate secantik Yoona, seanggun Seohyun, sesexy Yuri, dan semenawan Taeyeon adalah alasan kuat yang membuatnya berhenti berharap untuk menjadi ideal type idol lain.

Yongguk: Seperti yang memberku bilang, aku memang tidak terlalu memperhatikan idol lain, apalagi idol yeoja. Jadi aku sama sekali tidak tahu siapa yang tercantik, siapa yang paling berbakat dan siapa yang paling popular.

Sooyoung megernyit, “Jadi.. itu bukan karena aku cantik, atau berbakat, atau popular? Lalu.. kenapa…”

MC 2: Lalu apa yang membuatmu mengatakan jika Sooyoung adalah ideal typemu yang lain?

Yongguk: mungkin beberapa orang sudah tahu jika aku menyukai moralistic girl, dan kurasa.. Sooyoung sunbaenim adalah salah satunya.

“Sooyoung Sunbaenim.. adalah salah satunya…?”

‘Blushh’ – Tidak bisa dipungkiri, pipi Sooyoung langsung memanas mendengar pernyataan Yongguk barusan.

“Moralistic?”

“Aku?”

“Dia.. menganggapku seperti itu?”

“Dia.. menganggap.. jika aku.. memiliki.. hati.. yang baik?”

Sooyoung terus dan terus bertanya dalam hati- apakah semua ini nyata atau hanya hayalan semata, Apakah video ini sungguh tanpa rekayasa atau hanya buatan fans saja.

Sesungguhnya… Sooyoung tidak pernah se’tersentuh’ ini ketika ada idol yang memujinya cantik, berbakat, bertubuh bagus ataupun lainnya.

Tapi untuk kali ini, hati Sooyoung benar-benar dibuat bergetar oleh sang Leader B.A.P itu. Bagaimana tidak? namja yang biasanya memiliki ekspresi serius dan juga dingin itu mengatakan ‘Sooyoung Sunbaenim adalah salah satunya’ dengan sebuah senyuman tipis sehingga siapapun yang melihatnya pasti akan meleleh.

“Sooyounga.. Sooyounga!”

“Eh?” Sooyoung langsung tersadar dari lamunanya ketika Yuri memanggilnya dan mengguncang lengannya.

“Wae? kenapa kau diam? Apa kau tersentuh?” goda Yuri dengan senyuman manisnya yang menyebalkan.

Sooyoung tertawa remeh, “Cih! Tersentuh? Kau pikir aku percaya? Dia berkata seperti itu karena memilih yang lain sudah terlalu mainstream” ucap Sooyoung pura-pura tak percaya. Tidak! Dia tidak boleh menunjukan perasaan dia yang sebenarnya karena Yuri mungkin akan meledeknya sepanjang waktu.

Yuri menggelengkan kepalanya dengan ekspresi tak percaya, “Bagaimana kau bisa senaif ini saat ada seorang idol yang dengan begitu manis memujimu karena moral dan bukan penampilan? ini bahkan pertama kalinya bagiku melihat pujian sedalam ini!” ucap Yuri sedikit kesal.

“Kalaupun aku tersentuh, memang apa yang akan terjadi? Kau pikir setelah ini.. kami akan berteman atau setidaknya berbicara satu sama lain? Yuriaa.. aku ini sudah punya pacar, jadi semanis apapun pujiannya.. itu semua tidak akan merubah apapun” ucap Sooyoung mencoba realistis.

Sooyoung membuang nafas dan mengangguk pelan, “Haahh kau benar, kau sudah punya namjachingu. Hashh kenapa aku berharap kalian bisa saling menyukai…. Hahaha” ucap Yuri sambil terkekeh kecil.

“Mwo?” Tanya Sooyoung.

“Yaa.. aku tidak benar-benar tahu sifatnya, tapi menurutku.. kalian berdua bisa jadi pasangan yang cocok, sifatnya  yang pendiam dan tertutup kurasa sangat cocok dengan sikapmu yang ceria” ucap Yuri mencoba jujur.

“Kau juga ceria” sanggah Sooyoung.

“Tapi ideal typenya adalah kau! Ish!” balas Yuri.

“Ahh sudahlah, berhenti meracuni pikiranku! Aku ini mudah terpengaruh, jadi jangan berusaha membuat hubunganku rusak, oke!” mohon Sooyoung sebelum dia berdiri dan melangkah keluar.

.

–*With You*–

.

Yeorebeun! Kajja! Kita harus melakukan reheals terakhir!” Semua member SNSD terlihat langsung menoleh kearah pintu saat Taeyeon masuk dan mengajak mereka untuk kembali ke stage untuk melakukan reheals terakhir untuk perform mereka nanti malam.

Sooyoung yang sedang sibuk bermain ponsel sambil berbaring pun kini terpaksa bangun dan berjalan menyusul member SNSD yang lain.

“Hoaaammm~” Meski tidak lagi berada di ruang ganti, Sooyoung tetap menguap dan melenguh dengan begitu santai seolah dia sedang berada di rumahnya sendiri.

“Ya! Baboya! B.A.P sedang berjalan kea rah kita!” Bisik Yuri yang berjalan di depan Sooyoung.

Sesaat, Sooyoung sedikit terkejut sehingga dia segera menurunkan tangannya yang tadi ia Tarik ke atas.

“Memang kenapa?” Tanya Sooyoung yang masih berusaha untuk bersikap cuek.

Yuri mendengus sambil memutar bola matanya malas, “Anhiyo, Lupakan, kau memang lebih baik bersikap apa adanya agar Yongguk tersadar jika menyebutmu Moralistic girl adalah sesuatu yang konyol” ucap Yuri sebelum dia kembali menyejajarkan langkahnya dengan Hyoyeon dan meninggalkan Sooyoung sendiri di belakang.

“Gadis ini semakin cerewet saja!” dumal Sooyoung sambil menjambak ujung rambut Yuri dengan sedikit kesal.

“Ya!” pekik Yuri kesal.

“Mwo?” Tanya Sooyoung sok polos, dia bahkan menjulurkan lidahnya pada Yuri.

“Ya ya! bisakah kalian diam dan bersikap normal?” Tanya Taeyeon yang berjalan paling depan bersama dengan Seohyun dan Tiffany. Yuri dan Sooyoung pun langsung diam seperti anak kecil yang baru dimarahi neneknya.

“Anyeonghaseyo Sunbaenim!” Sapa member B.A.P yang ternyata sudah berpapasan dengan member SNSD.

“Annyeonghaseyo” Balas member SNSD sambil membungkuk sopan seperti apa yang dilakukan member B.A.P tadi.

“Annyeonghaseyo Taeyeon Sunbaenim” Sapa Himchan pada yeoja yang beberapa waktu lalu ia sebut sebagai ideal typenya.

“Oh annyeonghaseyo Himchan-ssi” Balas Taeyeon ramah dan membuat member B.A.P maupun SNSD tersenyum tipis.

“Apa dia juga akan melakukannya?” – Batin Sooyoung penasaran ketika tatapannya tertuju pada seorang namja tinggi yang berjalan paling belakang. Meskipun member lain membungkuk setidaknya 3x sesuai dengan barisan member SNSD saat ini, Namja bernama Bang Yongguk itu terlihat hanya diam setelah dia membungkuk sekali.

“Dia terlihat.. aneh…” Batin Sooyoung.

Dan..

Whuuusshhh!~ – Bagaikan angin lalu, Yonggukpun melewati Sooyoung begitu saja tanpa membungkuk, tersenyum, atau bahkan menoleh padanya.

CTAR! – Jika saat ini Sooyoung memegang cermin atau vas atau semacamnya, dia mungkin sudah memecahkannya tepat di depan wajah Yongguk.

“Ideal Type? Moralistic girl? Aku?!” – Sungguh, saat ini Sooyoung ingin sekali berteriak seperti itu. Tapi tidak, dia harus menjaga imagenya sebagai sunbae.

“Cih! tidak bisa di percaya” Hingga pada akhirnya, hanya umpatan itulah yang bisa keluar dari mulut Sooyoung.

“Wae? kau kecewa karena dia tidak menyapamu seperti Himchan menyapa Taeyeon?” Goda Yuri yang sialnya mendengar dumalan Sooyoung barusan.

“Mwo? Naega? Cih!! maldo andwe!” Sangkal Sooyoung dengan begitu mantab.

“Ya Sooyoungie, Mungkin dia tidak menyapamu karena dia tidak tahu.. Choi Sooyoung SNSD itu sebenarnya yang mana hahaha” sambung Hyoyeon diikuti tawa dari member lain.

“Ya Ya Ya! Mungkin saja.. idea typenya adalah namamu Sooyounga, bukan kau” Sambung Taeyeon yang ternyata juga ingin ikut andil dalam meledeki member tertingginya itu.

“Ideal type ataupun bukan, dia seharusnya tidak bersikap seperti itu di depan kita maupun orang lain!” Ucap Sooyoung yang merasa tidak terima dan juga tidak suka.

Mungkin benar, dia kecewa karena Yongguk tidak menyapanya dengan baik. Tapi lebih dari itu, dia memang tidak suka dengan orang yang bersikap sombong dan tidak sopan seperti Yongguk barusan.

“Ya, kau harus tahu jika pribadinya memang seperti itu..” ucap Yuri yang tentu saja mencoba membela.

“Cih! Dia menyukai moralistic girl disaat sikapnya sedingin itu? bukankah itu sedikit tidak adil?” Tanya Sooyoung dengan begitu frontalnya.

“Ya ya tenanglah! Jika dia mendengar ucapanmu, kau mungkin tidak lagi menjadi ideal type-nya tapi malah menjadi ideal enemy-nya!” ucap Tiffany yang akhirnya angkat bicara.

“Hasshh sudahlah! Setelah ini.. aku harus makan sesuatu!” ucap Sooyoung mencoba menenangkan dirinya sendiri.

Other Side:

“Cih! Dia menyukai moralistic girl disaat sikapnya sedingin itu? bukankah itu sedikit tidak adil?” – Yongguk menarik salah satu ujung bibirnya ketika dia mendengar statement frontal Sooyoung barusan. Mungkin dia tidak sadar jika raut wajahnya yang tadi terlihat dingin- sekarang berubah karena ada seulas senyuman tipis di bibirnya.

“Yongguka”

Shpp! – Menyadari jika Himchan mundur dan berjalan di sampingnya, Yonggukpun segera kembali ke ekspresinya yang datar dan dingin.

“Hn?” Tanya Yongguk singkat dan tanpa menoleh.

“Kau mendengar semuanya kan?” Tanya Himchan yang ternyata memang berniat membahas masalah interaksi tadi.

“Mwoga?” Tanya Yongguk pura-pura tak tahu dan juga tak peduli.

Himchan membuang nafas panjang melihat sikap Yongguk. “Bukankah akan lebih baik jika kau bersikap lebih ramah pada Sooyoung Sunbaenim?” Tanya Himchan mencoba memberi saran.

“Apa yang bisa aku dapat jika aku bersikap seperti itu?” Tanya Yongguk balik.

“Kau pikir aku tidak tahu? Kau sudah memperhatikan dia sejak lama kan?” Tanya Himchan to the point. Yaa, berbicara dengan Yongguk memang tidak perlu berbelit-belit.

Yongguk menoleh dengan ekspresi tak percaya, “Ye?”

“Kau.. sudah menyukainya sejak lama, iya kan?” Ulang Himchan namun dengan kata-kata yang lebih jelas.

Yongguk langsung tertawa mendengarnya, “Cih! Tertarik itu bukan berarti suka Kim Himchan, dan berhentilah berfikir terlalu jauh! Untuk apa aku memperhatikannya disaat dia sudah memiliki pacar?” tanya Yongguk.

Himchan menyipitkan matanya, “Kau bahkan tahu jika dia sudah punya pacar” Sindir Himchan dengan sebuah senyuman smirk di bibirnya.

Yongguk kembali tertawa santai dan berusaha untuk tidak terpancing ucapan Himchan. “Berhentilah mengurusi urusanku dan fokuslah untuk mendapatkan Taeyeon sunbaenim” ucap Yongguk membalikan keadaan.

Kali ini, Himchan juga ikut tertawa karena pernyataan Yongguk terasa sedikit konyol di telinganya, “Apa maksudmu mendapatkan? Memilihnya sebagai Ideal type bukan berarti berkeinginan untuk mendapatkan hatinya! Kau harus tahu, aku hanya mengaguminya” sangkal Himchan salting.

Yongguk tersenyum smirk, “Dengan kata lain, tertarik ataupun tahu siapa pacarnya bukan berarti menginginkan hatinya juga kan Kim Himchan?” Tanya Yongguk yang lagi-lagi membalikan ucapan Himchan.

“Hashh baiklah, aku kalah!” ucap Himchan yang akhirnya menyerah dan memilih untuk kembali berjalan di samping Daehyun.

.

.

.

“Bagaimana? Apa kau sudah bertemu dengan namja bernama Bang Yongguk itu?” Tanya seseorang yang berada di seberang telepon. Dan Sooyoung tentu saja mengernyit bingung saat namjachingunya itu tiba-tiba saja mengungkit nama Bang Yongguk.

“Oppa, apa maksudmu? Kenapa kau tiba-tiba menyebut namanya?” Tanya Sooyoung heran.

“Bukankah dia tertarik padamu? Kalian.. juga mendatangi event yang sama kan hari ini?” Tanya namja bernama Jung Kyungho itu.

Sooyoung memutar bola matanya malas, “Oppa, ada apa denganmu? Ini pertama kalinya kau mempermasalahkan hal semacam itu..” ucap Sooyoung yang sejujurnya merasa sedikit aneh dengan sikap Kyungho.

“Entahlah.., Aku.. hanya merasa.. jika sesuatu.. mungkin saja bisa terjadi pada kalian” ucap Kyungho jujur.

Sooyoung mendengus geram, “Oppa! Kau tahu kan jika seseorang yang kusuka hanyalah kau? Jadi berhenti berfikir macam-macam, okey?” mohon Sooyoung. Sungguh, dia ingin segera mengakhiri percakapan tentang namja bernama Yongguk itu. Entah kenapa, dia merasa sedikit tidak nyaman.

“Kau yakin?” Tanya Kyungho memastikan.

“Jadi kau meragukan perasaanku?” Tanya Sooyoung balik.

“Aku bukan meragukan perasaanmu, tapi… aku meragukan ingatanmu” ucap Kyungho. Meski tidak melihat ekspresinya, Tapi Sooyoung tahu jika Kyungho benar-benar berbicara serius saat ini.

“Apa maksudmu?” Tanya Sooyoung bingung.

“Kau mungkin bersikap seolah kau baru mengetahuinya sekarang, tapi aku tahu Sooyoungie… kau memperhatikannya jauh sebelum kau mengenalku” ucap Kyungho.

‘DEG’ – Mata Sooyoung terlihat melebar ketika dia mendengar pernyataan namjachingunya itu.

Bagaimana dia…

“Mungkin saat ini.. perasaanmu mengatakan jika hanya akulah yang ada di hatimu, tapi kita tidak tahu apakah ingatanmu terhadapnya akan kembali setelah dia memujimu dengan cara semanis itu” lanjut Kyungho masih dengan nadanya yang berat dan terdengar serius.

“Oppa-“

“BRUGHH!” – Sebelum Sooyoung berhasil mengatakan sesuatu, Sooyoung terlebih dulu menoleh kebelakang ketika dia mendengar suara benda yang terjatuh di lantai.

“Mwoya igo?” gumam Sooyoung sambil menoleh ke seluruh sudut koridor dimana dia sedang berdiri saat ini. Dia kira koridor itu tidak di lewati siapapun, tapi.. kenapa.. dia mendengar suara?

“Waegurae?” Tanya Kyungho bingung. Tapi sepertinya Sooyoung tertalu sibuk mencari tahu darimana sumber suara itu berasal sehingga dia lupa jika sambungan telepon Kyungho belum terputus.

‘TAP!’ – Langkah Sooyoung terhenti secara spontan ketika dia melihat sebuah tubuh sedang tergeletak tak berdaya di atas lantai. Sesaat, Sooyoung mencoba mengenali siapa orang itu.

“Ommo!” Setelah dia mendapat jawaban sementara, Sooyoungpun segera berlari mendekat untuk menolong namja itu.

“Sooyounga! Sooyounga! Apa yang terjadi? Kenapa kau berlari?” Tanya Kyungho yang kini berubah khawatir.

“Opp.. Oppa…, aku akan menghubungi nanti eoh, annyeong!” pamit Sooyoung sebelum dia menutup teleponnya.

“Yong.. Yongguk-ssi?” Sooyoung terlihat langsung berlutut di samping Yongguk dan mencoba memeriksa keadaannya.

“Oh?” Sooyoung sedikit tersentak ketika dia menyadari jika Yongguk ternyata masih sadarkan diri. Hanya saja..

“Haaah.. Heeeuuu.. haaahh.. ukhuukk ukhuukk!” Namja setinggi 184 cm itu terlihat kesulitan untuk bernafas sehingga dadanya terangkat ke udara berkali-kali. Tubuhnya pun terlihat berkeringat dan matanya terlihat sangat sayu layaknya seseorang yang belum tidur tiga hari tiga malam.

Sooyoung terlihat kebingungan menghadapi situasi ini, “Yong.. Yongguk-ssi, Yongguk-ssi.. wae.. waegurae?” Tanya Sooyoung pada namja yang saat ini sedang berusaha untuk duduk dengan tenaganya yang tersisa.

Melihat bagaimana kesulitannya Yongguk, Sooyoung tentu saja langsung memegang lengan namja itu dan berniat membantunya untuk bangun.

‘STRAPP!’ – Tapi dengan sekali kibasan, Yongguk berhasil melepaskan genggaman Sooyoung dari lengannya sehingga yeoja tinggi itu tersentak kaget.

“Ak.. aku.. tidak buttuh… ban.. tuan.. mu!” ucap Yongguk masih dengan nafasnya yang tersenggal-senggal. Dia terlihat memegangi dadanya dengan kuat ketika dia berbicara.

“Tap.. tapi kau-“

“Jika.. ad… ada seseorang… yang.. me.. lihat kita.., ka..u.. bisa mendapat.. mass.. salah! Jaddi..cepp..pat.. pergi!!” Pinta Yongguk dengan suara yang begitu lirih namun tetap bisa terdengar oleh Sooyoung.

Untuk beberapa saat, Sooyoung dibuat terdiam oleh ucapan Yongguk barusan. Apa dia.. baru saja mengkhawatirkanku?

Yongguk terlihat mengangkat wajahnya dan menarik nafas dalam meskipun hal itu membuat dadanya semakin terasa sakit.

“Ak.. aku.. akan mem..baik… setelah… b..beberapa.. menit! Jadi.. kau.. bis.. sa.. perg.. ghi.. sekk kharang!” lanjut Yongguk ketika Sooyoung terus saja diam dan tak segera pergi dari hadapannya.

“Arr.. arraseo, aku.. aku akan segera pergi dan mencari member B.A.P…” ucap Sooyoung yang pada akhirnya menuruti permintaan Yongguk.

Tapi sebelum yeoja itu berdiri dan melangkah pergi, Sooyoung terlebih dulu menghidupkan lampu center yang ada di ponselnya, lalu di letakannya ponsel itu di samping Yongguk.

Sooyoung tidak tahu apakah ini berhasil, tapi gelapnya koridor yang sedang mereka pijak saat ini mungkin saja juga mempengaruhi sesak nafas yang sedang Yongguk alami. Jadi dia memberikan sedikit penerangan agar sesak yang Yongguk rasakan setidaknya sedikit berkurang.

“Aku.. aku akan memanggil membermu secepat mungkin, jadi.. jadi.. kau harus tetap tenang.. dan jangan memikirkan hal macam-macam, okey” pinta Sooyoung sambil menggenggam tangan Yongguk erat agar namja itu yakin dan tersugesti ucapannya.

“….” Tidak ada jawaban, Yongguk hanya diam dengan wajah menunduk dan nafas yang masih tak beraturan. Dia sebenarnya tahu jika Sooyoung sedang menatapnya, tapi dia memutuskan untuk menghindarinya dan berpura-pura tak peduli saja.

.

.

“Himchan-ssi!”

Seorang namja yang baru saja keluar dari ruang ganti, kini langsung menoleh ke kakan ketika seseorang tiba-tiba saja memanggil namanya dengan cukup lantang. Namja bernama Himchan itu langsung mengernyit bingung ketika dia melihat Sooyoung berlari ke arahnya dengan nafas terengah dan kaki telanjang. Wajah yeoja cantik itupun terlihat berkeringat sehingga beberapa poninya jadi menempel di sekitar dahi.

“Ss.. Sooyoung-ssi waegurae?” Tanya Himchan bingung.

“Haahh.. haaahh, Yongguk… dia… haaahh.. dia.. sekarang.. sakit… dan.. dan sendirian.. di.. koridor.. dekat gudang” ucap Sooyoung masih dengan nafas yang terengah-engah. Bagaimana tidak? Demi menghindari kecurigaan staff dan idol lain, Sooyoung pun memutuskan untuk mencari jalan aman dan bahkan menggunakan tangga darurat saja.

“Mwo?! Yong.. Yongguk?” Tanya Himchan sedikit tak percaya.

“Eoh! Bang Yongguk! Aku tidak tahu.. haahh .. apa yang sebenarnya terjadi, tapi.. tapi sebaiknya.. kita segera kesana karena dia.. dia.. benar-benar seperti ingin pingsan!!” mohon Sooyoung dengan ekspresi yang bisa dibilang cukup panik.

.

.

Sooyoung terus menatap Himchan dan Zelo yang saat ini sedang membantu Yongguk berdiri dari balik dinding yang berjarak cukup jauh dari tempat mereka berdiri saat ini.

Tidak bisa di pungkiri, hati Sooyoung benar-benar sakit melihat bagaimana menyedihkannya Yongguk saat ini. Dia bahkan masih ingat bagaimana kesakitannya Yongguk ketika dia berusaha untuk berbicara dan juga bernafas.

“Apa.. dia sakit asma? Atau.. takut kegelapan? Atau mungkin.. paru-paru? Atau malah jantung?” Batin Sooyoung penasaran.

Entah sadar ataupun tidak, Yongguk ternyata melirik kearah dimana Sooyoung berdiri saat ini- sebelum dua orang yang membawanya itu berbelok ke koridor lain. Dan meskipun matanya masih sedikit berkunang-kunang, tapi Yongguk bisa melihat jika Sooyoung tidak memakai sepatunya dan malah membawanya dengan tangan.

Geu.. yeoja..

Wae?

Setelah dikira aman dan tidak lagi terlihat siapapun, Sooyoung segera berjalan ke posisi Yongguk duduk tadi untuk mengambil ponselnya yang tidak lagi menyala.

Sooyoung mendesah pelan ketika menyadari jika batree ponselnya telah habis dan tidak lagi bisa digunakan.

“Mereka pasti akan membunuhku” ucap Sooyoung sambil tertawa miris. Yaa meskipun tubuh Sooyoung jauh lebih besar dari Taeyeon, tapi dia tetap saja takut jika leadernya itu sudah marah.

Dengan langkah pelan, Sooyoung pun kembali ke ruang ganti untuk beristirahat dan meminum sesuatu.

“Noona!” Tapi baru beberapa meter berjalan, seseorang terlebih dulu memanggilnya sehingga dia berhenti.

“Oh Minhoya” sapa Sooyoung dengan senyuman ramah. Sepertinya dia lupa jika saat ini dia tidak memakai alas kaki apapun sehingga Minho langsung mengerutkan dahinya.

“Noona, apa yang terjadi? Kenapa Yuri Noona menanyakanmu padaku? Memang dimana ponselmu? Dan kemana saja kau? Kenapa kau tidak memakai sepatumu?” Tanya Miho panjang lebar.

Sooyoung nyengir kuda sambil menggaruk rambutnya yang tak gatal, “Tadi aku berjalan-jalan mengelilingi gedung, aku tidak tahu jika ternyata batreeku lowbat dan sepatuku rusak ketika aku menuruni tangga”

Minho menyipitkan matanya, “Kau.. naik tangga? Memang kau kemana? Kenapa tidak memakai lift saja?” Tanya Minho sedikit curiga.

“A.. Aku.. aku pergi ke atap, jadi.. jadi aku harus menggunakan tangga untuk bisa sampai disana” ucap Sooyoung berbohong. Dan sepertinya Minho menyadari hal itu, menyadari jika Sooyoung sedang menyembunyikan sesuatu darinya.

Tanpa bicara apa-apa lagi, Minho memutuskan untuk melepas sepatu yang sedang ia pakai, lalu di taruhnya sepatu itu di depan kaki Sooyoung.

Sooyoung mengernyit dan menatap Minho bingung, “Mwohaneungeoya? Kenapa kau melepas sepatumu?!” Tanya Sooyoung dengan nada tak suka. Minho memang tidak mengatakan apapun, tapi dia tahu jika namja itu berniat mengalah padanya.

“Pakailah, lantainya sangat dingin, kakimu bisa pecah-pecah” ucap Minho dengan senyuman manis yang terkadang terasa menyebalkan bagi Sooyoung.

“Shiro! Ruanganku sudah dekat jadi tidak akan terjadi sesuatu pada kakiku” Ucap Sooyoung lalu pergi begitu saja meninggalkan Minho dan juga sepatunya.

“Aeeeyy Noona!” panggil Minho sambil menahan lengan Sooyoung agar yeoja itu tidak berjalan pergi.

“Minh-“ Belum juga selesai mengajukan penolakan lain, Minho sudah terlebih dulu berlutut di depan Sooyoung dan menarik kakinya secara paksa agar mau bergerak masuk ke dalam sepatu besar milik Minho itu.

“Ya! Ya! apa yang kau lakukan? Orang-orang melihat kearah kita!” omel Sooyoung sambil berusaha menarik kakinya. Tapi tentu saja usahanya itu hanyalah sia-sia belaka karena tenaga Minho 2x lipat lebih besar darinya.

“Jika kau menurut sejak awal, aku tidak akan melakukan hal ini” ucap Minho dengan begitu santai- meski beberapa idol dan staff melihat kearah mereka dengan ekspresi bingung dan juga heran.

“Cih! kau ini benar-benar..” Ejek Sooyoung dengan senyuman tipis, dan di balas dengan senyuman khas ala Minho.

.

–*With You*–

.

Karena hari ini Sooyoung tidak mempunyai schedule apapun, diapun memutuskan untuk berjalan santai di area apartementnya untuk membeli sesuatu yang enak.

Yap, mungkin semua orang sudah tahu jika Sooyoung tak lagi tinggal bersama member SNSD di dorm. Saat ini Sooyoung tinggal di sebuah apartement elit di daerah Cheondamdong bersama 3 anjing kesayangannya. Dan meskipun tidak melakukan penyamaran, orang-orang tidak akan mengerubutinya dengan begitu norak karena hampir seluruh penghuni disana memang berasal dari kalangan menengah ke atas.

“Hmm.. dia lagi-lagi tidak menghubungiku” gumam Sooyoung kesal setelah dia memeriksa ponselnya, dan tidak ada satupun notif dari namjachingunya bernama Jung Kyungho itu.

“Hufftt.. jika begini.. siapa yang sebenarnya berubah?” gumam Sooyoung dengan nada putus asa.

Entah hanya dugaan atau memang benar, Sooyoung merasa jika Kyungho berubah setelah percakapan mereka malam itu. Namja itu tak lagi menelpon dan mengirim pesan pada Sooyoung sesering biasanya.

“BRUUKKK!” – Karena sibuk melamunkan namjachingunya, Sooyoung pun tidak sengaja menabrak seseorang yang berjalan dari arah berlawanan sehingga keduanya terjatuh di atas jalan setapak taman.

“Mian.. Mianhamnida” ucap Sooyoung sambil membungkuk sopan pada orang tadi setelah dia berhasil berdiri.

“Ah.. a.. nde gwaenchanha..” balas namja tadi singkat sebelum akhirnya dia kembali berjalan melalui Sooyoung.

“Tunggu, wajahnya sepertinya tidak asing” gumam Sooyoung penasaran setelah dia melihat wajah orang tadi secara sekilas.

“Eh.. dia kan..”

“Bang Yongguk-ssi!” Panggil Sooyoung sambil berjalan cepat untuk mengejar langkah namja tadi. Dan yap! Namja yang dia panggil Yongguk itupun langsung berhenti dan menoleh pada Sooyoung.

“Kau.. memanggilku?” Tanya namja tinggi itu dengan wajah bingung.

“Nde.., ah kau tau aku senang bisa melihatmu disini” ucap Sooyoung dengan ekspresi lega.

“kurigo.. bagaimana keadaanmu Bang yongguk-ssi? Apa kau sudah sembuh?” Tanya Sooyoung penasaran. Sejujurnya, dia ingin sekali menanyakan hal ini. Namun dia tidak tahu dia harus bertanya pada siapa dan bagaimana.

“Mian nona, sepertinya anda salah orang..” Ucap si Bang yongguk itu dengan senyuman tipis. Sangat berbeda dengan ekspresi Yongguk biasanya.

Sooyoung mengerjapkan matanya, “Nde?” Tanya Sooyoung bingung.

“Aku bukan Yongguk” ulang namja itu.

‘DEG’ – Mata Sooyoung langsung membulat mendengarnya.

Apa dia.. lupa ingatan?

Atau sesuatu sudah terjadi pada syarafnya?

Atau.. jangan-jangan.. dia sedang mengidap penyakit langka seperti DID?

.

.

TBC

.

.

Preview:

  • Kau tidak tahu siapa aku? #Sooyoung
  • Jika saja.. aku bisa sebebas itu mengungkapkan perasaanku #Minho
  • Aku bisa merasakannya, jika perasaanmu padaku semakin berkurang #Kyungho
  • Maaf! Tapi aku tidak bisa mengabaikannya #Sooyoung
  • Rasanya.. seperti.. aku akan mati! #Yongguk
  • Kau bisa melaluinya! Aku akan membantumu #Sooyoung
  • Obat terbaik adalah… memiliki seseorang yang bisa menjamin ketenangannya #Himchan
  • Kau sudah punya pacar! Jadi berhenti bersikap baik padaku! #Yongguk
  • Tapi.. kita.. masih bisa berteman #Sooyoung
  • Berhenti membantunya, kau idol! Bukan psikolog! #SM CEO
  • Jika akhirnya timbul rasa kasih sayang, kau.. tidak bisa pergi dariku! dan aku.. tidak akan pernah melepaskanmu! #Yongguk

.

.

Yaaahhaaa.. updateku cepet kan? BTW maaf ya kalo masih banyak Typo, banyak kaimat ga nyambung dan banyak kesalahan dalam EYD, kritik & saran membangun Insyaallah saya terima dengan lapang dada.

Oh iya, bagi kalian yang tahu info B.A.P, kalian pasti tahu kalo ini FF aku bikin special buat Bang Yongguk yang sekarang emang lagi hiatus dari B.A.P karena dia lagi sakit.😥

Dan mulai sekarang, aku mau bersikap santai aja. seberapapun reader yang komen, kalo emang ada waktu, Insyaallah ffnya aku lanjut, dan Paswordpun bakal aku kasih di part akhir aja ^^

Jadi mulai sekarang, mohon kerjasamanya ya uri saranghaneun readerdeul :*

 

COMING SOON:

somjte

CAST: Choi Sooyoung – Wu Kris – Jung Jessica – Suho

Genre : Romance, Fluff, Friendzone, Friendship, Family, Angst

16 thoughts on “With You (Part 1)

  1. Rabiah berkata:

    Nduk kesian sekali sama yongguk.. kenapa mcm bgitue.. mmg ada penyakit ya..asma atau lain2 penyakit.. huhu..mungkin kembar yongguk.. 😂😂

  2. Iya aku tau berita itu. Dan jujur sedih karena gabisa liat bang Yong guk di cb bap kali ini padahal doi member fav aku huhuhu… Gws aja… T.T
    Semangat lanjutin ffnya ya…
    Ps. Coming soon juga ditunggu, jarang2 krissoo muncul lagih

  3. yani yanuari berkata:

    omona!!! knapa yongguk oppa bsa sesak nafas gtu min, kan kesian😦 tpi apaa bner BangSoo it suka sling memperhatikan dri jauh?? ashhhh jdi makin pnasaran sma next Part’a, apalagi yongguk oppa tiba2 kaga kenal sma soo eonni…. keep Waiting for next part min😉

  4. febryza berkata:

    Aaahhh maaf maaf aku udh baca ini dari kemaren tapi baru kali ini sempet ninggalin komen huhuhu..

    Kalo diliat dari pembicaraan antara sooyung dengan si om sih kayaknya memang sooyoung ama youngguk udh kenal dulunya tapi mengingat sooyoung ingatannya pendek dan gampang dipengaruhi bisa jadi sooyoung lupa hahaha..

    Akuh seteam ah sama yuri berharap mereka berdua saling kenal dan suka biar sooyoung putus sama si om *evillaugh*

    Btw, itu yongguk mulai keserang penyakitnya yah? Yg serangan panik itu?
    Uuhhh choi sibling lucu anet sih

  5. Omaigat, someone tell me juseyo. Ini mba syong sok naif banget, tapi pedulinya ituloh minta ditendang. Gimana sih? Tapi ituloh, aciye ciye yang minta di notice tapi cowoknya cuek sedatar tembok. Kasian.

    Rada kesel sebenernya sih ini om jkh musti dipacarin sama mba syong, but kok kesannya gimana gitu. Rada gak rela sih, karna kayaknya karakternya si om itu baik-baik. Bhwahaha entar ujung-ujungnya si om selingkuh -ini kalo bener aku ketawa keres loh entar-

    Em yah, mau komen apa yah sama si yongguk? Gak deng, karakternya masih samar-samar takut salah nebak. Jadi yah, tapi tapi aku suka yongguk gini, cuek cuek bikin greget gimana gitu. Sooyoung kan menye menye yah, jadi entar dia ngebirit pengen sama yongguk kayaknya lucu deh wkwkw.

    Btw, itu yongguk kenapa yah? Mereka dulu saling kenal? Argh penasaran. Next semangat ya!!

    Ah iya, shady lady ditunggu loh

  6. Aakkk bang youngguk kasihaaan. Minho suka ya sama sooyoung tapi ngga bilang. Hmmm complicated banget kayaknya. Gapapa sih asal rutin aja lanjutannya haha 😂😂😄

  7. Yey~ Ff ini bakal jadi obat rindu aku sama Yongguk..

    Hmmm.. Apa maksud Kyungho tentang ingatan Sooyoung? Apa dulu Soo pernah suka Yongguk?
    Tapi, kayaknya Minho juga suka sama Soo..
    Itu yang ketemu Soo diakhir, kembaran Yongguk ya?
    Jadi gak sabar baca part 2 nya..

    Hanifah, makasih banget ya karna kamu sukses bikin aku baper dengan perkataan Yongguk dipreview “Jika akhirnya timbul rasa kasih sayang, kau.. tidak bisa pergi dariku! dan aku.. tidak akan pernah melepaskanmu!” (efek jomblo kayaknya)

    Good Job!!
    Keep Fighting!!

  8. natsu berkata:

    Aku suka moment sooyoung minhi :v
    Maapkan aku bang yongguk😀
    Yongguk harus terus usaha dapetin sooyoung ya, sebelum janur kuning kamu bisa ngelakuin apa aja
    Dan terakhir gws buat yongguk i miss youuu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s